wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENGETAHUAN 1 IASP 2020

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah, yaitu..

a)

Nomor 18 Tahun 2014

b)

Nomor 18 Tahun 2016

c)

Nomor 28 Tahun 2014

d)

Nomor 28 Tahun 2016

2.

Moto BAN-S/M adalah profesional, tepercaya, dan terbuka. Adapun yang dimaksud terbuka adalah....

a)

akreditasi dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi

b)

akreditasi dilakukan dengan menggunakan instrumen yang teruji, melalui proses yang adil dan objektif sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan

c)

proses akreditasi dilakukan secara transparan dan hasilnya dapat diakses oleh semua pihak

d)

hasil akreditasi dapat langsung diketahui oleh sekolah setelah berakhirnya visitasi yang dilakukan asesor

3.

Yang merupakan komponen utama dalam Instrumen Akreditasi Baru yang berbentuk Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) ...

a)

Mutu lulusan, proses pembelajaran, kompetensi guru dan manajemen sekolah

b)

Mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru dan manajemen sekolah

c)

Mutu lulusan, proses pembelajaran, kompetensi guru dan kompetensi kepala sekolah

d)

Mutu lulusan, proses pembelajaran, kompetensi guru, kompetensi kepala sekolah, dan sarana prasana sekolah

4.

Salah satu landasan penyusunan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) adalah sekolah/madrasah merupakan instrumen mewujudkan nilai-nilai sosial. Pernyataan tersebut merupakan landasan sosiologi terkait ...

a)

Misi sekolah

b)

Integrasi Sosial

c)

Sistem Sosial

d)

Instrumen Sosial

5.

Dalam Instrumen Akreditasi Baru yang berbentuk Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP), Capaian Kinerja memiliki ....

a)

2 level

b)

3 level

c)

4 level

d)

5 level

6.

Yang bukan merupakan asumsi utama diterapkannya Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) adalah ...

a)

Penekanan diberikan kepada mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru dan manajemen sekolah

b)

Kualitas sekolah diukur dari mutu lulusan, proses pembelajaran, kelengkapan guru dan sarana pembelajaran berdasarkan dokumen yang ada

c)

Pergeseran dari compliance ke performance dan dari rule ke principles dengan tetap mempertimbangan Standar Nasional Pendidikan

d)

Mutu lulusan merupakan hasil dari proses pembelajaran, mutu guru yang didukung oleh manajemen sekolah

7.

Landasan Kebijakan penyusunan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) salah satunya adalah terkait dengan tugas BAN untuk menetapkan kebijakan dan pengembangan sistem akreditasi sesuai dengan prinsip perbaikan mutu berkelanjutan secara nasional. Hal tersebut tertuang dalam ...

a)

Permendikbud Nomor 11 Tahun 2018

b)

Permendikbud Nomor 12 Tahun 2018

c)

Permendikbud Nomor 13 Tahun 2018

d)

Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018

8.

Dalam Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP), yang termasuk dalam data primer (Performance Based) adalah...

a)

Telaah Dokumen

b)

Observasi

c)

Focus Group Discussion

d)

Dapodik/Emis

9.

Dalam Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP), Komponen Mutu lulusan memiliki Sub Komponen sebanyak ...

a)

3

b)

4

c)

5

d)

6

10.

Mengacu pada Kepmendikbud Nomor 241 / P / 2019 Tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi, Jumlah pertanyaan dalam Isilah instrumen akreditas jenjang SMP/MTs adalah ....

a)

119

b)

124

c)

129

d)

133

11.

Pelaksanaan visitasi dibatasi pada hal-hal yang pokok saja, namun cukup memberikan gambaran yang utuh dan terfokus pada substansi yang telah ditetapkan. Pengertian tersebut berkaitan dengan prinsip akreditasi ...

a)

Efektif

b)

Efisien

c)

Objektif

d)

Mandiri

12.

Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M). BAN-S/M adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada ..…

a)

Standar Proses

b)

Standar Pengelolaan

c)

Standar Pendidikan Nasional

d)

Standar Nasional Pendidikan

13.

Berdasarkan aturan Penyerahan laporan tim asesor ke BAN SM dilakukan sesegera mungkin paling lambat ...

a)

2 hari setelah visitiasi dilaksanakan

b)

4 hari setelah dilaksanakan

c)

7 hari setelah visitasi dilaksanakan

d)

14 hari setelah visitasi dilaksanakan

14.

Tindakan pengamatan mendalam terhadap sekolah/madrasah (satuan pendidikan) yang telah diputuskan status dan peringkat akreditasinya dan terhadap BAP-S/M sebagai pelaksana akreditasi di daerah, dinamakan .....

a)

Verifikasi ulang

b)

Surveilans

c)

Validasi

d)

Visitasi ulang

15.

Perhatikan Kriteria Status Akreditasi di bawah ini!

(1) Memperoleh NA Hasil Akreditasi sekurang-kurangnya 70

(2) Memperoleh NA Hasil Akreditasi sekurang-kurangnya 71

(3) Memperoleh Nilai Komponen Standar Sarana dan Prasarana tidak kurang dari 60

(4) Memperoleh Nilai Komponen Standar Sarana dan Prasarana tidak kurang dari 61

(5) Tidak ada nilai komponen standar di bawah 50.


Sekolah / madrasah dinyatakan terakreditasi apabila memenuhi persyaratan nomor ...

a)

1, 2, 3

b)

2, 3, 4

c)

2, 4, 5

d)

3, 4, 5

16.

Lama visitasi di satuan pendidikan adalah…

a)

1 hari kerja, minimal 10 jam

b)

2 hari kerja, minimal 4 jam/hari

c)

2 hari kerja, minimal 5 jam/hari

d)

3 hari kerja, minimal 2,5 jam/hari

17.

Dalam pelaksanaan tugas, asesor harus memperlakukan sekolah/madrasah dengan tidak memandang apakah status sekolah/madrasah negeri atau swasta, besar atau kecil, terakreditasi maupun belum, di perkotaan, pedesaan maupun daerah 3T. Sekolah/madrasah harus dilayani secara adil dan tidak diskriminatif. Hal tersebut merupakan salah satu norma dalam akreditasi yakni.....

a)

Kejujuran

b)

Kesejajaran

c)

Keadilan

d)

Profesionalisme

18.

Asesor harus memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugasnya secara sungguh-sungguh dengan berpedoman kepada norma-norma pelaksanaan visitasi, hal ini dimaksud ...…..

a)

untuk menjaga kerahasiaan hasil visitasi dan melaporkannya secara objektif kepada BAP-S/M

b)

hasil akreditasi sekolah/madrasah benar-benar mencerminkan tingkat kelayakan sekolah/madrasah yang sesungguhnya

c)

pelaksanaan visitasi diharapkan dapat mendorong sekolah/madrasah untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan

d)

pelaksanaan visitasi hendaknya mampu menjaring informasi yang akurat dan valid

19.

Yang bukan merupakan persyaratan mutlak (Compliance mutlak) dalam proses akreditasi IASP 2020 adalah ...

a)

Sekolah / madrasah telah memiliki izin operasional yang dibuktikan dengan telah mengunggah dalam Dapodik

b)

Kepala sekolah/madrasah memiliki surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah.

c)

Sekolah / madrasah belum pernah meluluskan siswa.

d)

Sekolah / madrasah menyelenggarakan alokasi waktu proses pembelajaran disertai penyelenggaraan seluruh mata pelajaran di seluruh kelas sesuai kurikulum nasional

20.

Yang bukan merupakan variabel utama (performance) pada IASP 2020 adalah ...

a)

Mutu lulusan

b)

Proses pembelajaran

c)

Mutu Guru

d)

Kurikulum Sekolah

21.

Yang bukan merupakan asumsi utama diterapkannya Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) adalah ....

a)

Kualitas sekolah diukur dari mutu lulusan, proses pembelajaran, kelengkapan guru dan sarana pembelajaran berdasarkan dokumen yang ada.

b)

Penekanan diberikan kepada mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru dan manajemen sekolah

c)

Pergeseran dari compliance ke performance dan dari rule ke principles dengan tetap mempertimbangan Standar Nasional Pendidikan

d)

Mutu lulusan merupakan hasil dari proses pembelajaran, mutu guru yang didukung oleh manajemen sekolah

22.

Dalam Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP), yang termasuk dalam data primer adalah ...

a)

Telaah Dokumen

b)

Dapodik / Emis / PMP

c)

Observasi

d)

Focus Group Discussion

23.

Dalam Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP), Indikator compliance mutlak yang harus terpenuhi sejumlah ...

a)

3

b)

4

c)

5

d)

6

24.

Dari draft awal secara berturut-turut pada perangkat akreditasi 2020 Jenjang SMK Komponen Mutu Lulusan, Proses Pembelajaran, Mutu Guru, Manajemen Sekolah terdiri dari … Indikator

a)

10, 10, 5, 18 indikator, total 43

b)

11, 10, 5, 18 indikator, total 44

c)

12, 10, 5, 18 indikator, total 45

d)

13, 10, 5, 18 indikator, total 46

25.

Berikut merupakan beberapa terkait kode etik assesor, kecuali ..….

a)

Menghindari kesepakatan atau bargaining dalam arti negatif, dengan tidak menerima pemberian uang, barang, dan jasa di luar haknya sebagai asesor.

b)

Mendukung kegiatan akreditasi dengan menciptakan suasana bersahabat dan kondusif saat kegiatan visitasi.

c)

Bersahabat dan membantu secara profesional.

d)

Membangun kerja sama tim asesor.

26.

Asesor harus memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugasnya secara sungguh-sungguh dengan berpedoman kepada norma-norma pelaksanaan visitasi, hal ini memiliki arti ...…..

a)

pelaksanaan visitasi diharapkan dapat mendorong sekolah/madrasah untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan

b)

pelaksanaan visitasi hendaknya mampu menjaring informasi yang akurat dan valid

c)

Asesor memberikan hasil penilaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan

d)

untuk menjaga kerahasiaan hasil visitasi dan melaporkannya secara objektif kepada BAP-S/M

27.

PP No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan mengalami dua kali perubahan yaitu ...

a)

PP Nomor 13 Tahun 2013 dan PP Nomor 32 Tahun 2015

b)

PP Nomor 32 Tahun 2013 dan PP Nomor 13 Tahun 2015

c)

PP Nomor 23 Tahun 2013 dan PP Nomor 13 Tahun 2015

d)

PP Nomor 23 Tahun 2013 dan PP Nomor 31 Tahun 2015

28.

Tujuan Visitasi ke sekolah / madrasah adalah ....

a)

Menetapkan kelayakan sekolah / madrasah yang akan divisitasi.

b)

Kegiatan verifikasi, validasi, dan klarifikasi data dan informasi yang telah diisi oleh sekolah / madrasah dalam Sispena-S/M melalui wawancara dan observasi terhadap kondisi objektif sekolah / madrasah.

c)

Mendapatkan data dan informasi tentang kondisi objektif sekolah / madrasah untuk menentukan status dan peringkat akreditasi.

d)

Menjamin kegiatan validasi proses dan hasil visitasi tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan

29.

Pimpinan memiliki kewenangan mengelola sekolah / madrasah berdasarkan prinsip Manajemen Berbasis Sekolah sesuai dengan....

a)

Permendikbud Nomor 13 Tahun 2018

b)

Pasal 51 UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003

c)

PP Nomor 32 Tahun 2013 dan PP Nomor 13 Tahun 2015

d)

Permendiknas Nomor 63 Tahun 2009

30.

Apabila pada tahap pertama yang disebut sebagai asesmen kecukupan, yakni untuk mengecek semua syarat compliance yang dibutuhkan melalui instrumen akreditasi pendukung yang datanya diperoleh dari Dapodik Kemendikbud / Emis Kemenag dan sumber lain yang relevan satuan pendidikan layak atau memenuhi syarat, maka selanjutnya akan dilanjutkan pada tahap kedua yakni....

a)

Pendaftaran sekolah untuk divisitasi oleh Kepala sekolah

b)

Visitasi oleh asesor untuk menilai performance sekolah / madrasah melalui instrumen akreditasi utama

c)

Visitasi oleh asesor untuk menilai performance sekolah / madrasah melalui instrumen penunjang akreditasi

d)

Pemantauan oleh tim dari BANS/M Provinsi

31.

Penilaian hasil akreditasi menggunakan program aplikasi penilaian dan status hasil akreditasi yang ada pada Sispena. Teknik penilaian pada butir instrumen akreditasi menggunakan.....

a)

Skala Lajuan (Rating Scale) antara 0 sampai 3

b)

Skala Lajuan (Rating Scale) antara 1 sampai 4

c)

Skala Lajuan (Rating Scale) antara 0 sampai 4

d)

Skala Lajuan (Rating Scale) antara 1 sampai 3

32.

Akreditasi bermutu untuk pendidikan bermutu memiliki empat pilar, berikut yang sesuai urutan pilar 1, 2, 3, dan 4

a)

Manajemen yang bermutu, asesor yang bermutu, perangkat yang bermutu dan Instrumen yang bermutu

b)

Perangkat yang bermutu, asesor yang bermutu, manajemen yang bermutu dan hasil-hasil yang bermutu

c)

Asesor yang bermutu, manajemen yang bermutu, perangkat yang bermutu dan BAN S/M yang bermutu

d)

Instrumen yang bermutu, manajemen yang bermutu, asesor yang bermutu dan hasil-hasil yang bermutu

33.

Yang menjadi salah satu utama pedoman dalam pengembangan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP 2020) adalah....

a)

POS pelaksanaan akreditasi sekolah

b)

Naskah Akademik IASP 2020

c)

Draft IASP 2020

d)

Modul contoh IASP 2020

34.

Pergeseran paradigma dalam penilaian akreditasi Sekolah/Madrasah berubah dari .......

a)

performance ke compliance (rules to principles)

b)

performance ke compliance (principles to rules)

c)

compliance ke performance (principles to rules)

d)

compliance ke performance (rules to principles)

35.

Jumlah Butir Pernyataan pada Indikator Compliance Mutlak (Harus Terpenuhi) dan pada Indikator Compliance Relatif berturut-turut adalah ... butir

a)

5 dan 9

b)

5 dan 10

c)

6 dan 10

d)

6 dan 9

36.

Perubahan sistem akreditasi dari compliance based menjadi performance based mensyaratkan kecakapan asesor dalam penggalian data pada saat melakukan...

a)

akreditasi

b)

asesmen

c)

visitasi

d)

evaluasi

37.

Dari Kelengkapan Laporan Visitasi Format 3.4. berikut ini:

(1) Pakta Integritas Asesor,

(2) Laporan individu,

(3) Laporan tim / kelompok,

(4) Rekomendasi,

(5) Berita Acara Pelaksanaan Visitasi, dan

(6) Foto Kegiatan Visitasi.

Yang harus disediakan dalam bentuk salinan cetak dan digital sesuai POS pelaksanaan Akreditasi S/M 2020 ...

a)

1, 2, 3, 4, 5, dan 6

b)

1, 4, 5, dan 6

c)

1, 5, dan 6

d)

1 dan 5

38.

Berdasarkan Alur Proses Akreditasi (lihat gambar), yang pelaksanaannya berlangsung dalam satu rangkaian adalah...

a)

Sosialisasi IASP dan Asesmen Kecukupan DIA

b)

Validasi Proses & Hasil Visitasi dan Verifikasi Hasil Validasi & Penyusunan Rekomendasi

c)

Penetapan Hasil & Rekomendasi Akreditasi dan Pengumuman Hasil Akreditasi

d)

Pengumuman Hasil Akreditasi dan Penerbitan Sertifikat Akreditasi & Rekomendasi

39.

Dalam proses penggalian data seorang asesor ada dan perlu menerapkan kemungkinan suatu metode kualitatif dengan melakukan ...

a)

wawancara

b)

observasi

c)

triangulasi

d)

pemberian angket / kuesioner

40.

Jumlah butir (butir Inti dan butir kekhususan) pada Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASAP) 2020 untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan SLB berturut-turut adalah sebanyak .... butir

a)

34, 33, 33, 45 dan 40

b)

36, 35, 35, 45 dan 40

c)

36, 35, 35, 44 dan 40

d)

34, 33, 33, 45 dan 40