NEW
Font size
WorksheetsK3 Listrik
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Hukum paling mendasar perihal keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah UUD 1945 tercantum dalam Pasal :
25
26
27
28
Undang-Undang berikut berhubungan dengan K3, kecuali :
UUD 1945
UU No. 1 / 1970
UU No. 21/ 2000
UU No. 13/ 2003
Peraturan Menteri tentang K3 Listrik di tempat kerja :
Permen 02/1989
Permen 12/2015
Permen 31/2015
Permen 70/2015
Potensi bahaya listrik terdiri dari :
Arus kejut listrik
Suhu berlebihan
Efek Medan Listrik
Semuanya benar
Tujuan K3 Listrik adalah untuk mencegah timbulnya bahaya akibat listrik diataranya seperti di bawah ini, kecuali :
Bahaya radiasi listrik
Bahaya sentuh
Bahaya kebakaran
Bahaya ledakan
Tegangan Listrik yang termasuk kategori Bahaya adalah :
48 Volt AC
50 Volt AC
52 Volt AC
Semua benar
Tegangan Listrik termasuk dalam kelompok Tegangan Menengah (TM)
220 V - 1 KV
1 KV - 35 KV
35 KV - 70 KV
70 KV - 150 KV
IP adalah tingkat perlindungan atau proteksi penghalang/ selungkup suatu peralatan dan IP singkatan dari :
Index Protection
International Protection
Ingress Protection
Indirect Protection
Berikut ini adalah upaya untuk mencegah terjadinya bahaya listrik sentuhan langsung, kecuali :
Isolasi bagian aktif
Pemasangan rintangan
Pemasangan pemutus
Penghalang/ selungkup
Bila terjadi arus bocor atau hubung singkat, arus akan tersalur ke tanah melalui penghantar. Hal ini merupakan :
Tujuan K3 Listrik
Hakekat K3 Listrik
Tujuan Pembumian
Tujuan pemutus arus
Beberapa trafo/ transformator PLN terbakar. Kejadian ini merupakan akibat dari potensi bahaya listrik :
Arus kejut listrik
Suhu berlebihan
Efek medan listrik
Semua benar
PUIL adalah singkatan dari :
Pedoman Umum Instalasi Listrik
Persyaratan Umum Instalasi Listrik
Peralatan Umum Instalasi Listrik
Peraturan Umum Instalasi Listrik
Pemilihan penghantar atau kabel berdasarkan standar SNI/ PUIL minimal :
Sama dengan arus nominal
Satu level di atas arus nominal
1,15 x arus nominal
1,25 x arus nominal
Pemilihan pengaman/ proteksi berdasarkan standar SNI/ PUIL adalah
Sama dengan arus nominal
Satu level di atas arus nominal
1,15 x arus nominal
1,25 x arus nominal
Motor induksi dengan daya 5HP sama dengan :
37 W
370 W
3,7 KW
37 KW
Pengukuran tahanan isolasi menggunakan alat ukur :
Megger
Insulation meter
Flux meter
Tangen Delta meter
Nilai tahanan pembumian pada sisi tegangan rendah sesuai dengan standar SNI/ PUIL adalah
≥ 10 Ohm
≤ 10 Ohm
≤ 5 Ohm
≤ 1 Ohm
Alat ukur tahanan pembumian adalah
Megger
Insulation Meter
Mega Ohm meter
Earth meter
Jarak aman untuk terhindar dari bahaya sentuhan langsung dari tegangan listrik 20 KiloVolt adalah
50 cm
60 cm
75 cm
100 cm
Untuk menghindari bahaya sentuhan tidak langsung, maka digunakan sistem pentanahan. Di bawah ini adalah beberapa sistem pentanahan sesuai standar SNI/ PUIL, kecuali :
Sistem TI
Sistem TT
Sistem IT
Sistem TN
