NEW
Font size
WorksheetsKEPERAWATAN ANAK UAS SEMESTER 2
Total questions: 49
Worksheet time: 50mins
Seorang anak perempuan usia 7 tahun dibawa orang tuanya kepuskesmas karena mengalami demam selam 3 hari. Hasil pengkajian : mengeluh sakit kepala, suhu 38.8 derajat celcius. Perawat akan melakukan uji tourniquet, perawata menjelaskan prosedur dan meminta persetujuan kepada orang tuanya, mencuci tangan, memasang manset di atas fossa cubiti, mengukur tekanan darah dan diperoleh hasil 110/70 mmHg, apakah tindakan selanjutnya pada kasus tersebut
Melepas manset secara perlahan
Menahan tekanan manset selama 10 menit
Mencatat jumlah petekhie pada daerah yang di tandai
Menentukan tekanan tengah sistolik dan diastolic
Memompa manset sampai tekanan yang telah ditentukan
Seorang anak perempuan berusia 11 tahun dibawa orang tuanya ke IGD dengan keluhan pusing, mual dan demam. Dari hasil pengkajian didapatkan anak terlihat lemah, mual dan terdapat bercak patekhi, anak tersebut sempat megalami mimisan sebelum dibawa ke IGD, saat ini anak sudah terpasang rehidrasi untuk mencegah syok.
Apa yang harus dievaluasi pada kasus tersebut
Turgor kulit
Suhu tubuh
Tekanan darah
Frekuensi nafas
Bising usus
Penyakit anemia hemolitik heriditer yang diturunkan secara resesif ditandai oleh difesiensi produksi globulin pada haemoglobin adalah
Thalassemia
Leukemia
Idiopatik trombositepeni purpura
Trobositopeni
Hemophilia
Gangguan perdarahan yang disebabkan oleh defisiensi herediter dari factor darah esensial untuk koagulasi
Thalassemia
Leukemia
Idiopatik trombositepeni purpura
Trobositopeni
Hemophilia
Kondisi dimana jumlah trombosit kurang dari 100.000/mm yang ditandai dengan perdarahan tanpa diketahui penyebabnya .
Thalassemia
Leukemia
Idiopatik trombositepeni purpura
Trobositopeni
Hemophilia
Seorang anak umur 1,5 tahun dengan diagnose thalassemia mayor. Hasil pemeriksaan HB 5 gr/ dl muka terlihat pucat , anak direncanakan dibetikan tranfusi supportif darah
Apakah indikasi yang harus dikaji sebelum diberikan tranfusi darah pada anak tersebut
Pemeriksaan hasil kadar serum Fe dan asam folat dalam darah
Pemberian vitamin E dan vitamin C
Pemeriksaan biopsy sumsum tulang
Pemasangan infus
Asupan makanan yang adequate
Anak laki-laki usia 5 tahun dibawa ibunya ke IGD dengan keluhan panas hari ke 3 disertai muntah-muntah. Hasil pengkajian anak tampak lemah, mukosa bibir kering, kelopak mata cekung, turgor kulit kembali lambat, petiche pada ektremitas. Suhu akral dingin, frekuensi nadi 100 x/menit, suhu 38 C, frekuensi nafas 28 x/menit. Apakah intervensi pada kasus tersebut?
Kolaborasi pemberian emetic
Berikan cairan intravena RL
Observasi intake output
Kaji tanda dehidrasi
Beri transfuse darah
Anak perempuan usia 5 tahun akan dilakukan persiapan pre operasi benjolan pada kaki kanannya. Hasil pengkajian TD 110/60 mmHg, frekuensi nadi 100 x/mnt, frekunsi nafas 24 x/menit, suhu 38 x/menit. Saat ini perawat akan melakukan tindakan pemasangan infus tetapi anak menangis apabila didekati. Apakah yang dilakukan perawat terkait kasus tersebut?
Meminta keluarga untuk memegangi anak
Memasang infus meskipun anak menangis
Meminta keluarga untuk menenangkan anak
Mendekati dan membujuk anak agar mau dipasang infus
Memberikan terapi bermain sebelum prosesur dilakukan
Kondisi penyakit berupa proliferasi tak teratur atau akumulasi dari sel darah putih dalam sum-sum tulang menggantikan elemen sum-sum tulang normal disebut…
Thalassemia
Leukemia
Idiopatik trombositepeni purpura
Trobositopeni
Hemophilia
Pada pemeriksaan fisik pasien dengan leukemia akan didapatkan tanda dan gejala sebagai berikut..
Pembengkakan pada kaki
Hepatosplenomegali
Kejang berulang
Gatal pada kulit
Hematuria
Masalah keperawatan kerusakan integritas kulit pada pasien leukemia berhubungan dengan…
Penurunan system pertahanan tubuh
Penurunan jumlah trombosit
Agen kemoterapi, radioterapi
Kelemahan dan anemia
Nyeri
Kondisi penyakit yang terjadi karena adanya gangguan system imun yang menyebabkan kerusakan pada pancreas dan tidak mampu menghasilkan insulin disebut…
SLE
SJS
DHF
HIV
DM Tipe I
Intervensi keperawatan pada gangguan persepsi penglihatan pada masalah keperawatan anak dengan retinoblastoma yaitu…
Mengatur posisi pasien
Memantau tanda-tanda vital pasien
Orientasikan pasien pada lingkungan sekitar
Melibatkan orang tua dalam perawatan pasien
Menganjurkan keluarga memberikan mainan yang aman
Penyakit radang kronis yang disebabkan oleh penyakit autoimun dimana system kekebalan tubuh yang tidak normal melawan jaringan tubuh sendiri disebut…
SLE
SJS
DHF
HIV
DM Tipe I
Kelaianan hiperaktivitas kurang perhatian yang sering ditampakan padaanak sebelum usia 4 tahun dan dikarakterisstikan oleh ketidaktepatan perkembangan, tidak perhatian, impulsive dan hiperakatif disebut…
ADHD
Autiseme
Retadarsi Mental
Down Syndrome
Kerusakan Gen
Masalah kerusakan interaksi social berhubungan dengan disabilitas perkembangan dapat dilakukan intervensi keperawatan berupa…
Berikan anak perhatian
Kurangi stimulus yang berlebihan
Hindarkan benda-benda disekitar pasien
Berikan aktivitas bermain yang sesuai
Kaji pola interaksi anak dengan orang lain
Pada pasien DHF infeksi virus dengue mengakibatkan aktifnya system kompleman berupa pembentukan zat…
Histamin
Bradikinin
Prostaglandin
Leukotrin
C3a dan C5a
Sindroma yang mengenai kulit, selaput lender diorifisium dan mata dengan keadaan umum bervariasi dari ringan sampai berat dan kelaianan pada kulit berupa eritema, vesikel dan dapat disertai purpura disebut…
SLE
SJS
DHF
HIV
DM Tipe I
Suatu kondisi dimana anak mengalami hambatan pada perkembangan mental, tingkat intelegensi, Bahasa, social dan motoric serta kemampuan adaptasi disebut…
ADHD
Autiseme
Retadarsi Mental
Down Syndrome
Kerusakan Gen
Seorang bayi berusia 12 hari dirawat di ruang inap bayi rumah sakit Mayapada. Hasil pemeriksaan: BB 2200 gram, PB 45 cm, bayi mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan nutris. Perawat melakukan pengkajian refleks pada bayi
Apakah jenis pemeriksaan yang dilakukan dari kasus di atas?
Refleks rooting
Refleks sucking
Refleks glabela
Refleks crawling
Refleks tonik neck
Balita laki-laki berusia 4 tahun dibawa orang tuanya ke Poli Tumbuh Kembang. Hasil pemeriksaan; aktif bergerak, seperti berjalan, memanjat, mampu menggunakan benda-benda disekelilingnya (selain mainannya) saat bermain, terkadang benda-benda yang menjadi pilihannya tergolong berbahaya. Ibu sangat cemas melihat perilaku anaknya tersebut.
1. Apakah intervensi yang tepat diberikan untuk kasus di atas?
Menyarankan ibu untuk menyediakan ruangan khusus untuk bermain anak
Menyarankan ibu untuk melarang jika anak melakukan sesuatu yang dianggap berbahaya
Menyarankan ibu untuk membimbing dan mengontrol perilaku anak dengan bahasa yang dimengerti
Menyarankan ibu untuk memberitahukan anak dan mengingatkannya tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan
Menyarankan ibu untuk membiarkan saja apa yang dilakukan anak, karena anak pasti akan berhenti apabila sudah merasa bosan atau sakit
Seorang ibu muda telah melahirkan seorang bayi pertamayan di pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Hasil pemeriksaan: lahir dengan persalinan normal, BBL 2500 gram, PB 49 cm, frekuensi nafas36x/menit, frekuensi nadi 110x/menit dan suhu 36,9oC. Bayi dirawat bersama ibunya diruang rawat gabung. Perawat memberikan perawatan ibu cara merawat bayinya terutama pada awal bayi lahir.
Apakah intevensi utama yang diberikan pada kasus tersebut?
Berikan pendidikan tentang ASI eksklusif
Berikan pendidikan inisiasi menyusui dini
Berikan pendidikan kesehatan tentang manfaat ASI
Berikan pendidkan tentang posisi menyusui yang benar
Berikan Pendidikan mempertahankan suhu tubuh bayinya
Seorang bayi perempuan berusia 7 bulan dibawa oleh ibunya ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. Hasil pemeriksaan: frekuensi nafas 35 x permenit, frekuensi nadi 110 x permeni, suhu 38,2oC, bayi menangis keras dan meronta-ronta saat diperiksa, dan berhenti bila pemeriksaan dihentikan. Perawat memahami bahwa proses ini merupakan ciri perkembangan pada usia bayi.
Apakah hasil pengkajian yang didapat pada bayi tersebut?
Denial
Takut
Anger
Depression
Stranger anxiety
Seorang ibu membawa anak perempuan berusia 11 bulan ke Poli Tumbuh Kembang Anak karena belum bisa berdiri dengan baik. Ibu mengatakan merasa khawatir dengan kondisi perkembangan anaknya. Perawat melakukan pemeriksaan dengan menggunakan Denver dengan hasil bahwa anaknya tidak mengalami keterlambatan.
Apakah intervensi yang tepat pada kasus tersebut?
Berikan cara memberikan nutrisi yang seimbang
Berikan cara memilih alat yang tepat sesuai usia anak
Berikan cara menstimulasi perkembangan motorik halus
Berikan cara menstumulasi perkembangan motorik kasar
Berikan cara memilih pemeriksaan lanjut yang harus dilakukan
Seorang anak berusia 8 tahun dirawat diruang anak dengan keluhan panas. Hasil pemeriksaan: kulit tampak kemerahan dan teraba panas, suhu 38,9oC, nadi 98 x/menit, dan respirasi 22 x/menit. Turgor kulir kembali < 2 detik, gelisah dan rewel.
Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus di atas?
Monitor suhu
Berikan minum peoral
Lakukan tepid water sponge
Kolaborasi pemberian terapi antipiretik
Memberikan selimut atau pakaian yang tebal.
Seorang bayi laki-laki berumur 9 bulan dibawa ke IGD RSI dengan keluhan diare sudah 6 kali dalam sehari, tidak mau menetek, dan rewel.Hasil pemeriksaan: Suhu tubuh 39˚C, ubun-ubun cekung, turgor kulit kembali lebih 2 detik, terjadi penurunan BB sebesar 350 gram dimana berat sebelum sakit 5500 gram.
Apakah intervensi utama yang dapat dilakukan perawat pada kasus di atas?
Melakukan pemasangan transfusi darah pada bayi
Melakukan tepid water sponge pada bayi
Melakukan pemasangan infus pada bayi
Melakukan pemberian oralit pada bayi
Melakukan pemasangan cairan IV
Seorang bayi laki-laki berusia 2 minggu dibawa ke poli anak dengan keluhan tidak mau menyusu sejak 3 hari yang lalu dan bayi selalu rewel. Hasil pengkajian didapatkan bayi tampak lemah, BB 2800 gr, kulit tampak kering, bayi tampak tidak mau menghisap ketika diberikan putting susu ibu dan ibu tampak khawatir dengan kondisi bayi.
Apa masalah keperawatan yang tepat pada kasus diatas?
Diskontinuitas pemberian asi
Ketidakefektifan menyusui
Ketidakseimbangan nutrisi
Kekurangan volume cairan
Cemas
Bayi perempuan baru lahir dirawat diruang Perinatologi dengan keluhan berat badan rendah. Hasil pemeriksaan: Berat badan 2100 gram, panjang badan 42 cm, frekuensi nadi 120 x/mnt, frekuensi pernafasan 60 x/mnt, suhu 35,8oC, tidak mau menetek, turgor kembali < 2 detik, ujung-ujung jari tangan dan kaki membiru, teraba dingan pada akaral, dan terdapat warna kekuningan pada kulit area wajah dan tangan.
Apakah intervensi tindakan yang dilakukan pada bayi tersebut diatas ?
Berikan fototerapi
Rawat dalam inkubator
Kolaborasi terapi cairan
Reposisi posisi kepala bayi
Pijat pungung dan kaki bayi
Seorang anak perempuan berumur 18 bulan dibawa ke Puskesmas untuk pemeriksaan rutin bulanan. hasil pemeriksan: Tahap perkembangan anak anatara lain mampu berjalan dan jongkok tanpa pegangan, mampu membuka celana sendiri, mampu jongkok 5-10 menit, mampu mengkomunikasikan keinginan bab atau bak nya pada orang lain. Ibu menanyakan bentuk stimulasi untuk motorik kasar yang dilakukan untuk anaknya kepada perawat.
Apakah informasi kesehatan yang diberikan pada kasus diatas?
bermain bola besar
Menyusun kotak atau balok
Berjalan sambil berpegangan
Berjalan naik dan turun tangga
Memasukan benda ke dalam wadah kotak
Anak Perempuan usia 5 tahun dirawat diruang perawatan dengan keluhan batuk pileks. Hasil pengkajian: Batuk berdahak, anak mengatakan tidak mampu mengeluarkan dahaknya, bila batuk anak merasa nyeri dan selalu memegang dadanya, skala nyeri 6 (rentang 1-10), frekuensi napas 50x/menit frekuensi nadi 130x/menit, terdengar ronchi di kedua lapang paru.
Apakah intervensi utama pada kasus tersebut?
Mengajarkan tehnik relaksasi napas dalam
Mengatur posisi semifowler
Melakukan fisioterapi dada
Mengajarkan batuk efektif
Managemen nyeri
Perawat berdinas di ruang rawat anak infeksius. Perawat akan melaksanakan terapi bermain dan membuat rencana permainan dengan mengajak anak yang berusia 3-5 tahun. Pasien dipilih sesuai dengan kreteria yang sudah ditentukan.
Apakah prinsip bermain yang harus diperhatikan di Rumah Sakit pada kasus tersebut?
Kegiatan permainan dengan waktu yang singkat
Permainan tidak mengeluarkan banyak energi
Permainan menggunakan alat di rumah sakit
Permainan mempertimbangkan keamanan
Kelompok umur bermain harus sama
Seorang ibu membawa bayinya yang berumur 2 bulan datang ke posyandu. Hasil pemeriksaan: berat badan bayi 2200 gram dengan panjang badan 42 cm. Bayi tampak lebih kecil dibanding bayi lain seusianya. badan bayi saat lahir 2100 gram. Terdapat riwayat selama kehamilan nafsu makan menurun, sering merasa mual dan muntah.
Apakah data yang didapat saat dilakukan pengkajian pada kasus tersebut?
Herediter
Lingkungan fisik
Sosial ekonomi
Lingkungan prenatal
Lingkungan intranatal
Seorang Bayi perempuan baru lahir di rumah sakit Bersalain. Hasil Pemeriksaan: BBL 3000 gram, Panjan badan 46 cm, kulit kemerahan kecuali ekstrimitas biru, frekuensi jantung 88x/menit, menangis lemah, fleksi pada ekstrimitas , dan usaha bernafas lambat dan tidak teratur.
Berapakah nilai APGAR pada bayi tersebut?
Score 4
Score 5
Score 6
Score 7
Score 8
Seorang bayi baru dilahirkan dengan kondisi air ketuban ibu keruh, usia kehamilan 35 minggu, tidak menangis dan tonus otot jelek. Saat ini sedang dilakukan perawatan dengan pengaturan posisi, dikeringkan dan dihangatkan. Pada saat dievaluasi bayi tampak apnea, sianosis dan frekuensi jantung 70 kali/menit
Apa tindakan yang selanjutnya paling tepat dilakukan pada kasus diatas?
Melakukan ventilasi tekanan positif dan kompresi dada
Melakukan ventilasi tekanan positif selama 30 detik
Mengobservasi frekuensi nafas dan jantung
Memberikan terapi oksigen
Memerikan epinefrin
Seorang Balita dirawat diruang anak dengan keluhan kejang. Hasil pemeriksaan: demam, tubuh teraba hangat, suhu 38oC, frekuensi nadi 90 x permenit, frekuensi nafas 28 x/permenit, anoreksia dan 2 kali muntah, mengalami kelemahan, aktivitas sehari-hari dilakukan ditempat tidur. Anak mempunyai riwayat kejang demam sejak 2 tahun yang lalu.
Apakah Intervensi yang tepat pada kasus diatas?
Anjurkan untuk anak tirah baring
Anjurkan Makan sedikit-sedikit tapi sering
Anjurkan melakukan Tekhnik relaksasi nafas dalam
Anjurkan untuk anak agar minum susu sebelum tidur
Anjurkan ibu memberikan kompres pada area lipatan
Seorang remaja dibawa keluarganya ke rumah sakit dengan keluhan batuk dan sesak nafas. Hasil pemeriksaan: mampu meludah, kesulitan bernafas dan menahan nyeri yang amat sangat saat batuk, frekuensi nafas 30 x/menit, frekuensi nadi 90 x/menit, pemeriksaan rontgen terdapat sekret purulen dibagian apek paru dextra.
Apakah intervensi yang tepat untuk kasus diatas?
Ajarkan teknik distraksi
Ajarkan fisioterapi dada
Ajarkan teknik batuk efektif
Ajarkan membuat jeruk nipis dan madu
Ajarkan menutup mulut dan hidung saat batuk
Seorang bayi baru lahir dengan berat badan 2000 gram dan panjang badan 46cm. Hasil pemeriksaan: Suhu 36oC, nadi 110 x/menit, pernafasan 50 x /menit, Perawat membantu membersihkan lemak yang menempel pada tubuh bayi secukupnya. Setelah itu Bayi dirawat diruang perawatan observasi.
Apakah tindakan yang tepat kasus di atas?
Memandikan bayi dengan air
Menyelimuti dengan kain bedong
Membersihkan semua vernik kaseosa
Meletakkan bayi pada radiant warmer
Memakaikan baju lengkap yang tertutup
Seorang Anak laki-laki berusia 7 bulan dibawa oleh orang tuanya ke poliklinik rumahsakit Anak dan Ibu. Hasil pemeriksaan: test DDST didapatkan tangan memegang mainan kerincingan, tidak dapat melihat manic-manik dan tidak mampu mengambil benda dengan tangannya. Kesimpulan gagal (fail). Perawatan memberikan pendidikan kesehatan dan cara melakukan stimulasi anaknya kepada orangtuanya.
Apakah tindakan yang tepat pada kasus di atas?
Cara stimulasi Bahasa
Cara stimulasi komunikasi
Cara stimulasi motorik halus
Cara stimulasi motorik kasar
Cara stimulasi personal sosial
Seorang Balita dibawa oleh orangtuanya ke rumah sakit terdapat benjolan di daerah paha. Anak mengeluh dan merintih-rintih nyeri pada daerah paha yang mengalami benjolan. Perawat melakukan pengkajian lebih dalam terhadap nyeri anak.
Apakah metode yang tepat yang dilakukan pada kasus di atas?
Mengukur Tingkat Intensitas Nyeri Wong Baker FACES
Melakukan pengkajian nyeri dengan indicator PQRST
Skala Nyeri Wajah edisi perbaikan/revisi (FPS-R)
Membimbing cara teknik distraksi relaksasi
Mengajarkan managemen nyeri
Seorang remaja berusia 17 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan sering merasa sesak nafas dan sakit kepala. Hasil pemeriksaan: wajah pucat, terdapat edema pada wajah, turgor kulit kembali 2 detik, pasien gelisah. Hasil tanda-tanda vital tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi nafas 32 x/menit, suhu 36,8o C.
Apakah implementasi utama pada kasus tersebut?
Membatasi intake cairan
Meningkatkan istirahat
Meningkatkan istirahat
Menyajikan makanan rendah garam
Mengkolaborasikan pemberian terapi oksigen
Seorang anak berusia 5,5 tahun dibawa orang tuanya ke rumah sakit dengan keluhan sering sesak nafas, kebiruan pada daerah mulut, panas 2 hari dan tidur anak kurang nyenyak. Orang tua merasa khawatir kondisi anaknya. Hasil pemeriksaan fisik: terdengar bising jantung II, denyut nadi 130 x/menit, RR 28 x/mnt, suhu 38,2o C.
Apakah intervensi keperawatan keperawatan utama pada kasus tersebut?
Membatasi aktivitas sehari-hari anak
Beri pendidikan kesehatan tentang penyakit anak
Posisikan anak pada posisi lutut ke dada (knee-cest)
Ciptakan lingkungan yang nyaman untuk beristirahat
Lakukan kompres hangat dengan teknik tepid water sponge
Anak perempuan usia 18 bulan dibawa ke puskesmas dengan keluhan bab cair sudah 6 kali sejak 3 jam yang lalu, kemudian ibu diberikan oralit dan diajarkan cara membuat oralit. Saat ditanya ole perawat tentang imunisasi campak ibu mengatakan belum melakukan imunisasi pada anaknya dan ibu mengatakan menolak anaknya diberikan imunisasi karena keyakinan bahwa imunisasi tersebut tidak halal. Perawat menghargai pendapat dari ibu.
Apakah prinsip etik yang dilakukan oleh perawat ?
Non-Malefience
Benefiicence
Autonomy
Justice
Fidelity
Anak perempuan usia 10 tahun dirawat di PICU dengan keluhan penurunan kesadaran dengan riwayat tidak mau makan sejak 1 bulan yang lalu Hasil pemeriksaan fisik : anak sangat kurus, mata sayu dan cekung, mukosa bibir kering, rambut kemerahan dan mudah rontok, turgor kulit jelek, kulit kering dan tampak kusam. Perawat akan melakukan pemasangan Nasogastrik tube (NGT).
Apakah tindakan pertama kali yang dilakukan perawat pada kasus tersebut ?
Mencuci tangan
Menyiapkan alat
Meminta persetujuan keluarga
Menjelaskan prosedur tindakan
Mengkaji fungsi saluran pencernaan
Seorang balita perempuan usia 4 tahun dibawa oleh orangtuanya ke UGD RS karena mengalami demam naik turun 4 hari, telapak tangan dan kaki anak teraba dingin, muntah dan BAB cair bercampur darah, serta ada perdarahan pada gusi. Berdasarkan hasil pengkajian terdapat bintik perdarahan dikulit, uji tourniquet (+), suhu 38,9 ^o C, frekuensi nadi 89 x/menit, frekuensi nafas 30 x/menit, anak tampak lesu dan pucat.
Apa tindakan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Nasihati ibu untuk memberi anak minum lebih banyak
Lakukan pemeriksaan laboratorium darah lengkap
Kolaborasi pemberian cairan intravena
Kolaborasi pemberian obat antipiretik
Beri oralit sebanyak mungkin
Seorang bayi laki-laki berusia 8 bulan dibawa ke klinik karena mengalami BAB cair 4 kali sejak malam hingga pagi, dan setiap ibu membersihkan anusnya setelah BAB bayi selalu menangis. Ibu mengatakan bayi masih menggunakan popok. Hasil pengkajian didapatkan kulit sekitar anus tampak kemerahan, bayi tampak lemas, turgor kulit kembali dalam 1 detik.
Apa intervensi keperawatan yang tepat pada kasus di atas?
Anjurkan ibu untuk menghentikan penggunaan popok
Anjurkan ibu memberikan bayi banyak minum
Berikan salep untuk mengurangi nyeri
Jaga agar bokong tetap kering
Berikan larutan oralit
Seorang anak laki-laki usia 10 tahun dibawa oleh orangtuanya ke UGD karena jatuh dari pohon dan anak pingsan. Hasil pengkajian didapatkan kesadaran menurun dengan nilai GCS 6 (E_2 M_2 V_2 ), suhu 36,2 ^o C, frekuensi nafas 12 x/menit, frekuensi nadi 56 x/menit, TD 90/65 mmHg, tampak banyak air liur pada mulut anak dan suara nafas stridor. Orangtua tampak khawatir dan gelisah dengan kondisi anaknya.
Apa tindakan yang tepat dilakukan pada kasus diatas?
Mengatur posisi semifowler
Mengobservasi tanda-tanda vital
Mengobservasi tingkat kesadaran
Mempertahankan kepatenan jalan nafas
Memberikan informasi pada orangtua terkait kondisi anak
Seorang anak dirawat diruang perawatan penyakit jantung. Anak sering mengalami sesak dan sianosis setelah melakukan aktifitas. Sebagai seorang tenaga kesehatan Perawat harus memahami tentang patofisiologi bagaimana terjadinya perubahan mekanisme dalam sistem peredaran darah pada penderita penyakit jantung bawaan (CHD).
Apakah perubahan yang terjadi secara umum pada kasus diatas?
Terdapat dua perubahan hemodinamik utama
Terjadi percampuran darah arteri dari vena
Perubahan aliran darah pulmonal dan tekanan darah.
Kenaikan tekanan pulmonal akan menurunkan kerja jantung
Adanya perfusi yang tidak adekuat dan kongesti pulmonal.
Anak usia 4 tahun sejak lahir mengalami kelainan jantung bawaan dan sekarang sedang menjalani perawatan. Hasil Pemeriksaan: kelemahan, BB tidak naik-naik dalam 6 bulan, terjadi keterlambatan tumbuh kembang, suara bunyi jantung abnormal, frekwensi nafas meningkat.
Apakah intervensi yang dilakukan pada kasus tersebut?
Memonitor tanda-tanda vital
Memantau kehangatan ekstremitas.
Memberikan oksigen sesuai instruksi
Memantau kualitas dan intensitas nadi perifer
Menjelaskan pada orangtua tentang tumbang anak
Seorang anak berumur 2 tahun dirawat diruang anak dengan keluhan kebiruan pada seluruh tubuh. Hasil pemeriksan didapatkan kelainan jantung bawaan berupa lubang pada septum interventrikula
Apakah tanda yang menonjol yang bisa ditemukan pada kasus tersebut?
Anak terlihat pucat
Anak sering batuk
Diameter dada bertambah
Mengalami infeksi saluran pernafasan atas
Nafas pendek dan retraksi pada jugulum.
