NEW
Font size
WorksheetsUAS KGD 2
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 7mins
Seorang laki-laki 40 tahun mask ke UGD karena kecelakaan. Pada saat dilakukan pemeriksaan breathing akan dikatakan baik jika?
Tampak tersengal-sengal saat bicara
RR : 20x/mnt
Terdapat tension pneumothorak
Terdapat pernafasan paradoksal
Hipersonor pada daerah yang terdapat jejas
Seorang laki-laki mengalami kecelakaan dan dibawa ke UGD. Hasil pengkajian didapatkan akral dingin, wajah pucat keabu-abuan, nadi teraba kecil dan cepat. Apakah yang sedang dialami oleh pasien?
Sumbatan jalan nafas
Gangguan ventilasi
Syok
Penurunan kesadaran
Perdarahan intrakranial
Seorang laki-laki dibawa ke UGD karena mengalami kecelakaan. Terdapat memar diderah femur dekstra, terdengar krepitasi, klien mengeluh nyeri yang luar biasa. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk mengontrol resiko perdarahan pada pasien diatas?
Pasang tourniquet
Penekanan langsung pada luka
Gunakan gurita
Pasang bidai/spalk
Pemakaian hemostat
Seorang laki-laki dibawa ke UGD karena kecelakaan. Pasien ddiduga mengalami rupture uretera. Apakah tanda gejala rupture uretra?
Keluhan nyeri pada kemaluan pasien
Adanya darah pada orifisium uretra eksterna
Sulit kencing
Kencing tanpa disadari
Tidak terdapat urine dalam 8 jam pertama
Normal produksi urine pada dewasa adalah…
0,5 cc/kg BB
1 cc/kg BB
2 cc/kg BB
3 cc/kg BB
4 cc/kg BB
Seorang lelaki mengalami kecelakaan, hasil pemeriksaan lamina fibrosa patah. Sedangkan klien indikasi untuk pemasangan NGT. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk pasien diatas?
NGT melalui mulut
NGT melalui hidung
Tidak perlu dipasang NGT
Kumbah lambung
Rangsang muntah
Seorang lelaki dibawa ke RS dengan penurunan kesadaran, dan terdengar adanya gurgling. Apakah tindakaan perawat untuk mengatasi gurling?
Suction
Rubah posisi
Pemasangan OPA
krikotiroidotomi
pemasangan NPA
Seorang pasien laki-laki dibawa oleh polisi ke UGD karena mengalami penganiayaan oleh orang yang tidak dikenal, hasil pemeriksaan didapat memar pada abdomen, pasien merasa sangat nyeri pada seluruh abdomen, TD 80x/mt, Nadi teraba cepat dan lemah, RR;25x/mt, Suhu: 36’C. Akral teraba dingin dengan CRT > 5 detik.
Apakah tindakan yang harus segera dilakukan oleh perawat untuk mengatasi masalah tersebut?
Pemberian oksigen
Kolaborasi pemberian analgetik
Pemasangan NGT
Pemberian antibiotik
Pemberian infus dua jalur
Seorang pelajar SMA usia 16 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena mengalami luka tusuk pada abdomen, sehingga ususnya keluar. Pasien mengeluh nyre pada daerah lukanya.
Apakah tindakan awal yang tepat yang harus dilakukan pada pasien tersebut?
Pemberian oksigen
Pemberian infus dua jalur
Pemberian analgetik
Menutup luka terbuka dengan kasa lembab
Pemasangan NGT
Anda adalah seorang perawat, dalam perjalanan ada bertemu dengan kerumunan massa yang sedang melihat seorang laki- laki yang terkena luka tusuk. Anda segera mendekati dan mengaktifkan SPGDT. apakah tindakan awal yang harus dilakukan pada orang tersebut?
Menyelimuti pasien tersebut
Memeriksa kondisi pasien
Menutup luka dengan kasa tiga sisi
Melakukan fiksasi pada luka
Membawa pasien kerumah sakit
Seorang pasien laki – laki usia 30 tahun dibawa ke UGD oleh temannya karena mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan pasien mengalami tension pneumothorak . Apakah hasil pemeriksaan perkusi pada pasien tersebut?
Sonor
Hipersonor
Vesikuler
Redup
Timpani
Seorang pasien laki – laki usia 30 tahun dibawa ke UGD oleh temannya karena mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan pasien mengalami open pneumothorak . Apakah hasil pemeriksaan pada pasien tersebut?
Terdapat jejas pada dada
Pernapasan paradoksal
Terdapat sucking chest wound
Trakea bergeser
Suara pernapasan menghilang
Seorang pasien laki – laki usia 30 tahun dibawa ke UGD oleh temannya karena mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan pasien mengalami open pneumothorak . Apakah tindakan awal pada pasien tersebut?
Needle torakosintesis
Pemasangan kasa tiga sisi
Pemberian oksigen
Pemberian infus dua jalur
Pemasangan WSD
Seorang pasien laki – laki usia 30 tahun dibawa ke UGD oleh temannya karena mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan pasien mengalami tension pneumothorak . Apakah tindakan awal yang tepat pada pasien tersebut?
Needle torakosintesis
Pemasangan kasa tiga sisi
Pemberian oksigen
Pemberian infus dua jalur
Pemasangan WSD
Seorang pasien laki – laki usia 30 tahun dibawa ke UGD oleh temannya karena mengalami kecelakaan. Hasil pemeriksaan pasien mengalami hematorak. Apakaha tindakan yang tepat pada pasien tersebut?
Pemasangan WSD pada sela iga ke 1
Pemasangan WSD pada sela iga ke 2
Pemasangan WSD pada sela iga ke 3
Pemasangan WSD pada sela iga ke 4
Pemasangan WSD pada sela iga ke 5
Seorang perawat akan memberikan terapi oksigen pada pasien dengan multiple trauma. Pasien merasa sangat sesak. Apakah jenis pemberian oksigen ysng tepat pada psien tersebut?
BVM
RM
NRM
Nasal kanul
Simple mask
Seorang pasien laki – laki usia 25 tahun datang ke ruang UGD dibawa oleh keluarganya karena tersengat listrik, pada saat membetulkan prapon yang rusak tanpa sadar pasien tersebut menginjak kabel listri yang terbuka. Terdapat luka bakar pada , telapak kaki sampai tungkai sebelah kanan, pada abdomen, dan paha sebelah kiri
Berdasarkan rumus 9 (rule of 9) berapa persenkah luas luka bakar pada klien..?
30%
32%
34%
35%
36%
Seorang pasien laki – laki usia 25 tahun datang ke ruang UGD dibawa oleh keluarganya karena tersengat listrik, pada saat membetulkan prapon yang rusak tanpa sadar pasien tersebut menginjak kabel listri yang terbuka. Terdapat luka bakar pada , telapak kaki sampai tungkai sebelah kanan, pada abdomen, dan paha sebelah kiri
Berapakah resisitasi cairan yang tepat pada pasien tersebut jika BB 50 Kg (menggunakan rumus baxter)?
6000 cc
6400 cc
6800 cc
7000 cc
7200 cc
Seorang pasien laki – laki usia 25 tahun datang ke ruang UGD dibawa oleh keluarganya karena tersengat listrik, pada saat membetulkan prapon yang rusak tanpa sadar pasien tersebut menginjak kabel listri yang terbuka. Terdapat luka bakar pada , telapak kaki sampai tungkai sebelah kanan, pada abdomen, dan paha sebelah kiri, pasien mengeluh nyeri dada. Setelah diberikan resusitasi cairan, apakah tindakan yang harus segera dilakukan pada pasien tersebut?
Pemberian obat anti nyeri
Mengajarkan tehnik relaksasi
Monitor EKG
Perawatan luka bakar
Pemberian Pendkes tentang penceagahan luka bakar
Seorang pasien perempuan usia 45 tahun, dengan BB 55 kg dibawa ke UGD oleh keluarga karena rumahnya terbakar, klien terjebak salah satu ruangan dirmhnya, terdapat luka pada wajah, leher, dada dan kedua tangan. Klien mengatakan nafasnya terasa sesak, dengan RR 27 x/mt, klien terbatuk batuk dengan dahak berwarna hitam. Klien mengatakan nyeri pada luka, luka berwarna kemerahan dan terdapat bulla.
Apakah Diagnosa keperawatan yang tepat pada pasien tersebut?
Nyeri akut
Gangguan integritas kulit
Bersihan jalan naps tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Defisit volume cairan
Seorang pria berumur 22 tahun datang ke Rumah Sakit yang merupakan korban kecelakaan lalu lintas, pada saat kejadian korban tidak sadarkan diri. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan adanya jejas seluas 9x5 cm dan 8x6 cm dan juga adanya hematoma pada daerah frontal seluas 5x5cm setelah diperiksa tekanan darah 100/60mmHg, HR 96x/menit, tekanan nadi lemah dan RR 28x/menit. Pasien mengeluarkan suara menggumam ketika dipanggil dan menarik tangan ketika dicubit. 10 menit kemudian pasien tidak dapat dibangunkan TD 60/37 mmHg HR 120x/menit dan nadi tidak teraba. Apakah tidankan yang harus dilakukan pada kasus diatas?
Oksigenasi
RJP
EKG
Pasang alat bed side monitor
Injeksi adrnalin 0,05ml
Seorang laki laki berumur 30 th datang ke IGD Rumah Sakit dengan riwayat kecelakaan lalu lintas ketika dilakukan pemeriksaan didapatkan kesadaran delirium, kehilangan fungsi motorik maupun sensoriknya pada ektremitas atas dan bawah, pemeriksaan tanda tanda vital didapatkan TD 75/50mmHg, frekuensi Nadi 55x/menit, frekuensi nafas 8x/menit. Hasil diagnosa didapatkan ada cidera medulla spinalis dan terdapat fraktur servikal C2-C3. Apakah penatalaksanaan utama yang tepat untuk pasien tersebut?
Pemasangan neck colar
Pengkajian sistem neurologi
Pemasangan cairan Intravena
Pemberian oksigen
Pengkajian status ventilasi
Seorang laki-laki usia 48 tahun di rawat di ruang bedah. Hasil pengkajian : Klien mengeluh lemas. Ada ulkus di telapak kaki kanan, warna dasar terdapat nekrotik dan slough, warna pus putih kecoklatan, berbau busuk, kulit sekitar luka tampak kemerahan, bengkak, nyeri. Tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi napas : 20 x/menit, frekuensi nadi : 88 X/menit, suhu 38,5 oC. TB/BB : 165 cm/48 kg, GDS 370 mg/dl, leukosit 18.000 ribu/ul. Apakah masalah keperawatan utama yang tepat pada pasien?
Cemas
Nyeri akut
Risiko infeksi (septicemia)
Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Kurang pengetahuan tentang penyakit
Seorang laki-laki usia 55 tahun di rawat di ruang stroke. Hasil pengkajian : kelemahan pada tangan dan kaki kanan, hemiparese dextra, membuka mata dengan rangsangan perintah, afasia, dapat menghindari rangsangan adduksi/fleksi normal, kesulitan menelan, tekanan darah 160/100 mmHg, frekuensi nadi 98 x/menit, frekuensi pernapasan 24 x/menit, suhu 37,2°C. Riwayat hipertensi 10 tahun yang lalu.
Manakah penilaian tingkat kesadaran dengan menggunakan GCS yang benar pada pasien tersebut ?
E4 V3 M4
E2 V1 M1
E2 V3 M3
E1 V2 M2
E2 V(tidak terkaji) M4
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat di ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian didapatkan : tiba-tiba kesadarannya menurun, klien sering mengeluh sakit kepala berat. Respon membuka mata dengan rangsangan nyeri, respon verbal dengan suara mengerang, respon motorik menarik lengan bila dirangsang. Berapakah nilai GCS pasien pada pasien tersebut?
8
7
6
5
4
Seorang laki-laki usia 55 tahun dirawat di ruang saraf. Hasil pengkajian didapatkan : Klien tidak sadar, penurunan kesadaran timbul secara tiba-tiba saat melakukan aktivitas, suara snoring (ngorok), hemiplegia dextra. Tekanan darah 180/100 mmHg, frekuensi nadi 110 x/menit, frekuensi pernapasan 30 x/menit, suhu 37,2°C. Apakah pemeriksaan diagnostik yang tepat dilakukan pada pasien tersebut?
Parasintesis
X-Ray kepala
Darah lengkap
CT Scan kepala
EKG
Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat diruang saraf. Hasil pengkajian didapatkan: klien mengalami penurunan kesadaran, Nilai GCS 12 (E3M4V5), ada riwayat kejang, dan demam, tidak ditemukan suara napas napas tambahan, ada riwayat infeksi pernapasan dan sakit kepala berat. Tekanan darah 150/90 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit, frekuensi nadi 90 x/menit, suhu 38,9°C. Leher kaku kuduk (+), tanda bruzingsky I dan II (+).Apakah masalah keperawatan utama klien pada kasus tersebut?
Gangguan pola nafas
Nyeri
Hambatan mobilitas fisik
Ketidakefektifan jalan napas
Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral
Seorang Klien Remaja Dengan Diabetes Mellitus Tipe 1 Dirawat Di Gawat Darurat karena diabetik ketoasidosis. Apakah hasil pengkajian yang seharusnya perawat catat?
Berkeringat Dan Tremor
Kelaparan Dan Hipertensi
Pilek, Kulit Basah Dan Mudah Tersinggung
Napas Berbau Buah Dan Penurunan Tingkat Kesadaran
Kebingungan Dan Sakit Kepala.
Seorang pasien dengan biates militus dijelaskan bahwa ampurasi kaki diperlukan untuk mempertahankan hidup. Pasien merasa tidak bisa menerima kondisi saat itu dan menyalahkan petugas kesehatan dengan menuduh petugas melakukan kesalahan pelayanan. Manakah intervensi yang tepat untuk permasalahan diatas?
Mekanisme koping yang diduga/ diharapkan
Mekanisme koping tidak efektif
Kebutuhan untuk membicarakan pengacara rumah sakit
Eksplorasi kesalahan pada klien
Ekspresi kemarahan
Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada klien dengan tipe DM tipe 2. Hasil nya antara lain glukosa dara puasa 130mg/dl , suhu tubuh 38,5 derajat celcius, nadi 90x/menit, frekuensi nafas 23x/menit, tekanan darah 100/70 mmHG. Manakah hasil yang paling akan menjadi perhatian perawat?
Nadi
Pernafasan
Suhu tubuh
Tekanan darah
Gula drah puasa
Seorang laki – laki berumur 55 tahun datang ke IGD dengan riwayat Diabetes Militus pasien dalam kondisi penurunan kesadaran dan takipnea, saat dilakukan AGD hasil nya adalah : PH : 7,32, PCO2 : 30 mmHG, PO2 58 mmHG, BE-10, Sat O2 90%, Hco3 18 mmol/l. Interpretasi AGD pada pasien diatas adalah?
Asidosis metabolik kompensasi parsial dengan hipoksemia moderate
Asidosis respiratori kompensasi parsial dengan hiperoksemia
Asidosis metabolik tanpa kompensasi dengan hiperoksemia
Alkolisis metabolik dengan kompensasi parsial dengan mild hipksemia
Alkalosis metabolik dengan kompensasi parsial
Seorang laki – laki berusia 55 tahun datang ke IGD dengan keluhan bada cepat lelah hasil pengkajian didapatkan buang air 5 sampai 6x sehari, badan terasa lemas, kurang nafsu makan, sering haus, mukosa bibir kering, kulit kering dan kadang merasa gatal, gula darah puasa 170 mg/dl, dan gula darah 2 jam setelah makan 205 mg/dl, pandangan pasien kurang jelas. Apakah masalah keperawatan yang paling prioritas dari kasus tersebut?
Resiko ketidakseimbangan cairan
Resiko kerusakan integritas kulit
Resiko jatuh
Kelelahan
Intoleransi aktifitas
Seorang laki laki berusia 55 tahun datang ke UGD, memiliki riwayat Diabetes militus dari 6 tahun yang lalu, mengeluh kepala nya pusing, dada berdebar debar, bedan nya terasa lemas, keluar keringat dingin, dan pasien tampak gelisah. Saat diajak komunikasi pasien hanya menjawab seperlunya. Apakah pemeriksaan yang paling tepat yang harus dikaji oleh perawat?
Pemeriksaan laboratorium glukosa darah 2 jam PP
Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu
Pemeriksaan lab darah lengkap
Pemeriksaan glukosa darah puasa
Pemeriksaan lab hematologi
Seorang wanita berusia 55 datang ke IGD dengan riwayat Diabetes Militus sejak 3 th yang lalu, mengeluhkan dada berdebar, badan terasa lemas, keringat dingin, dan tampak gelisah, hasil GDS terakhir adalah 40mg/dl. Apakah implementasi keperawatan yang tepat pada kasus diatas?
Memberi glukosa 40%, sebanyak 2 flakon melalui intravena setiap 10 sampai 20 menit sekali
Memberikan cairan intravena dengan kecepatan yang cepat (guyur)
Memberiksan makanan dengan karbohidrat tinggi
Memberikan posisi tidur dengan bagian kepala ditinggikan
Memberikan cairan dextrose 5% hingga pasien pulih.
Seorang laki – laki berumur 40 tahun datang ke IGD dengan riwayat kecelakaan lalu lintas, terdapat darah dimulut dan hidung, terdengar suara ronchi saat bernafas, TD 90/70mmHG, nadi 120x/menit, RR 35x/menit (irreguler). Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
Pola nafas tidak efektif
Sesak
Bersihan jalan nafas tidak efektif
Resiko ketidakefektifan perfusi jaringan otak
Sumbatan jalan nafas
