WorksheetsKimia Fisika
Total questions: 44
Worksheet time: 2hrs 39mins
Elektrolisis dibagi menjadi 2 bagian salah satunya adalah…
Elektrolisis cairan
Elektrolisis suspense
Elektrolisis padatan
Elektrolisis tegangan
Elektrolisis arus
Katode dibagi menjadi 2 salah satunya adalah H+ reduksi dan hasil akhir dari H+ reduksi adalah ?
HI2
H2
HCL
I2
Cl
contoh dari anoda inert adalah….
C
H2O
O2
KI
I2
Anoda (+) dibagi menjadi 2 bagian salah satunya adalah anoda inert, yang termasuk
2. Partikel zat yang didispersikan berukuran lebih besar dari 100 nm adalah
Disperse koloid
Disperse kasar
Disperse cair
Disperse sejati
Disperse molekuler
Partikel zat yang didispersikan berukuran antara 1 nm - 100 nm adalah
Disperse koloid
Disperse kasar
Disperse molekuler
Disperse sejati
Disperse cair
partikel zat yang didispersikan berukuran lebih kecil dari 1 nm
Disperse koloid
Disperse kasar
Disperse molekuler
Disperse sejati
Disperse cair
Secara makroskopis bersifat homogen tetapi heterogen jika diamati dengan mikroskop ultra (campuran antara homogen dan heterogen) hal ini termasuk ciri-ciri larutan…...
Kopi
Teh
Susu
Air gula
Air putih
Sifat dari disperse kasar yaitu Dapat menghamburkan cahaya, yang termasuk contoh dari disperse kasar adalah
Kopi
Teh
Susu
Air gula
Air putih
Energy listik akan diubah menjadi energy kimia dan reaksi reaksi redok tidak spontan hal ini termasuk dari sel elektrokimia…
Sel elektrolisis
Sel elektofotosintesis
Sel beta
Sel delta
Sel volta
Sistem koloid pada hakekatnya terdiri atas dua fase, yaitu
Fase terdispersi
Fase koloida
Fase reversible
Medium koloida
Fase irreversible
Kegunaan elektrolisis adalah untuk ….
Permunian logam
Bahan baku logam
Sebagai larutan
Sebagai korosi
Mempermudah pengkaratan logam
Faktor-faktor yang bukan mempengaruhi Laju Reaksi
Indikator
Katalis
Kosentrasi
Ukuran partikel
Suhu
Berikut merupakan hal-hal yang dapat mempengaruhi laju reaksi adalah ….
Laju reaksi dapat dipercepat dengan adanya katalis
Laju reaksi dapat dipercepat dengan tidak adanya katalis
Laju reaksi dapat dipercepat dengan pengurangan luas permukaan bidang sentuh
Laju reaksi dapat dipercepat dengan pengurangan temperature
Laju reaksi dapat dipercepat dengan pengurangan konsentrasi reaktan
Suhu dapat mempercepat laju reaksi karena dengan naiknya suhu energi kinetic, manakah suhu dibawah ini yang dapat menghasilkan Laju reaksi (M/detik) paling besar.
30 oC
24 oC
22 oC
19 oC
18 oC
Orde dimana perubahan konsentrasi pereaksi 2 kali menyebabkan laju reaksi lebih cepat 2 kali disebut
Orde reaksi 0
Orde reaksi 1
Orde reaksi 2
Orde reaksi 3
Orde reaksi 4
Orde dimana laju perubahan konsentrasi pereaksi 2 kali menyebabkan laju reaksi lebih cepat 4 kali disebut
Orde reaksi 0
Orde reaksi 2
Orde reaksi 4
Orde reaksi 3
Orde reaksi 1
1. Yang dapat mempengaruhi terjadinya tumbukan efektif atau yang menghasilkan reaksi adalah ….
Tumbukan mempunyi energy yang cukup untuk memutuskan ikatan-ikatan pada zat yang bereaksi.
Menurunnya konsentrasi reaktan
Tumbukan tidak memiliki energi yang cukup untuk memutuskan ikatan-ikatan pada zat yang bereaksi.
Energi sistem lebih kecil daripada energi aktivasi
Molekul yang bertumbukan memiliki energy kinetik total lebih kecil daripada energi aktivasi
1. Berikut yang terdapat dalam teori tumbukan berdasarkan atas teori kinetik molekul gas yaitu …
Gas merupakan partikel molekul gas yang ukurannya lebih kecil daripada jarak antarmolekulnya.
Gerakan molekul-molekul gas selalu berbelok ke segala arah
Tumbukan yang terjadi antara molekul-molekul gas dengan dinding wadahnya bersifat kaku, artinya molekul-molekul gas akan dipantulkan kembali tanpa kehilangan energi
Perubahan temperature tidak mempengaruhi kecepatan gerak molekul-molekul gas
Semakin tinggi temperatur, maka akan semakin lambat gerak molekul-molekul gas
Contoh aplikasi koloid dalam farmasi
Adsorpsi toksin dalam saluran pencernaan oleh kaolin
antisuspending agent
Meningkatkan koagulasi partikel hidrofob karena adany elektrolit
Netralisasi basa di lambung oleh aluminium hidroksida
Netralisasi toksin dalam saluran pencernaan oleh kaolin
Sistem koloid dari partikel padat atau cair yang terdispersi dalam gas disebut
Aerosol
Sol
Emulsi
Buih
Gel
Sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat cair
Aerosol
Sol
Emulsi
Buih
Gel
Sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain disebut
Aerosol
Emulsi
Buih
Gel
Sol
Gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid adalah
Efek Tyndall
Gerak Brown
Adsorpsi
Koagulasi koloid
Muatan koloid
Pada beberapa proses suatu koloid harus digumpalkan, di lain pihak ada koloid yang perlu dijaga agar tidak menggumpal. Sistem koloid dapat distabilkan dengan penambahan suatu koloid lain yang disebut
Koagulasi koloid
Koloid protektif
Muatan koloid
Anti koloid
Gerak Brown
Cat dan tinta dapat bertahan lama karena menggunakan suatu...
Koagulasi koloid
Koloid protektif
Muatan koloid
Anti koloid
Gerak Brown
Partikel koloid dapat bermuatan positif bila mengadsorpsi kation, contonya seperti…
Fe(OH)3
Etanol
As2S3
CH3
HNO3
Partikel koloid dapat bermuatan negatif bila mengadsorpsi anion, contonya seperti…
HNO3
As2S3
Fe(OH)3
Etanol
CH3
Mengadsorpsi mediumnya, dapat dibuat dengan konsentrasi yang relatif besar, Tidak mudah digumpalkan dengan penambahan elektrolit, Viskositas lebih besar daripada mediumnya, Bersifat reversibel, Efek Tyndall lemah hal ini ciri-cir dari …
Sol Hidrofil
Koagulasi koloid
Koloid protektif
Koloid liofob
Sol hidrofob
Adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pememptisasi (pemecah) ini termasuk cara dispersi…
Cara peptisasi
Cara fisika
Cara mekanik
Cara Elektrodispersi
Cara mekanik
Cara busur bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. 2 kawat logam yang berfungsi sebagai elektrode dicelupkan ke dalam air, kemudian di antara kedua kawat diberi loncatan listrik
Cara Elektrodispersi
Cara fisika
Cara mekanik
Cara peptisasi
Cara mekanik
Katalis meningatkan koefisien reaksi dengan menyediakan jalur reaksi alternatif (atau mekanisme) dengan energi aktivasi yang lebih rendah. Contohnya produksi NH3 menggunakan katalis Pt Catalytic converter pada
Kenalpot
Sol
Sprayer
Kompor
Emulsi
Grafik hubungan perubahan konsentrasi terhadap laju reaksi dibawah ini adalah
Orde reaksi 0
Orde reaksi 1
Orde reaksi 2
Orde reaksi 3
Orde reaksi 4
Suspensi termasuk dalam sistem dispersi molekular dan dispersi kasar Suspensi adl suatu dsipersi kasar dimana partikel zat padat yg tdk larut terdispersi dlm suatu medium cair. Pemilihan fase disper harus memiliki sifat
Tidak distribusi ukuran partikel
luas permukaan belum spesifik
Peningkatan pertumbuhan Kristal
Penghambatan pertumbuhan Kristal
Penghambatan perubahan dalam bentuk polimorfi
Dari gambar dibawah ini mengambarkan tumbukan partikel ……
Tumbukan yang cukup energy dan menghasilkan Reaksi
Tumbukan yang tidak cukup energy dan menghasilkan Reaksi
Tumbukan yang tidak cukup energy dan tidak menghasilkan Reaksi
Tumbukan yang tidak butuh energy dan tidak menghasilkan Reaksi
Tumbukan yang tidak butuh energy dan menghasilkan Reaksi
Manakah dibawah ini yang merupakan pernyataan yang tidak tepat tentang laju reaksi
Laju reaksi dapat dipercepat dengan peningkatan reaksi reaktan
Laju reaksi dapat dipercepat dengan peningkatan temperatur
Laju reaksi dapat dipercepat dengan peningkatan memperluas luas permukaan
Laju reaksi dapat dipercepat dengan peningkatan katalis
Laju reaksi dapat dipercepat dengan penurunan temperature
Sistem koloid yang terbentuk ketika partikel atau molekul terdispersi mengadakan asosiasi dengan medium pendispersinya adalah
Koloid Asosiasi
Sol hidrofob
Koagulasi koloid
Koloid liofob
Koloid protektif
Manakah unsur yang paling mudah direduksi dan sukar dioksidasi….
Cu
Au
Pt
Ag
Hg
Manakah unsur yang paling mudah dioksidasi dan sukar direduksi …..
Li
K
Ba
Ca
Pada aturan sel galvanik penulisan notasi garis ganda menyatakan…
perbedaan elektroda
Jembatan garam
Perbedaan fasa
Jembatan anoda
Jembatan katoda
gambar tersebut termasuk reaksi….
Pengendapan
Dekomposisi rangkap
Reaksi Redoks
Reaksi Hidrolisis
Penggantian pelarut
Laju reaksi meningkat dua kali setiap kenaikan suhu 10 derajat celcius. Jika pada suhu 30 derajat celcius laju reaksi A + B hasil adalah 4 x 10-4 M/s maka laju reaksi pada suhu 60 derajat celcius adalah . . . .?
3,2 x 10-3
5,2 x 10-3
7,2 x 10-3
9,2 x 10-3
Suatu reaksi berlangsung 3 kali lebih cepat dari semula setiap kenaikan suhu 20 derajat Celsius. Jika pada suhu 30 derajat reaksi berlangsung 3 menit pada suhu 90 derajat, reaksi akan berlangsung selama….. Menit
1/2 menit
1/5 menit
2/9 menit
3/9 menit
1/9 menit
Berapakah nilai order NO yaitu nilai m…..
1
2
3
4
5
Berapakah nilai order Cl2 yaitu nilai n…..
1
2
3
4
5
