Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Analisis Farmasi: Antihistamin, Vitamin, & Disolusi

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Proses sintesis histamin

a)

Aminasi histidin

b)

Dekarboksilasi histidin

c)

Deaminasi histidin

d)

Asetilasi histidin

2.

Mekanisme kerja histamin

a)

Histamin melepaskan sel mast untuk berikatan dengan reseptor

b)

Sel mast berikatan dengan reseptor untuk melepaskan histamin

c)

Sel mast melepaskan histamin, kemudian histamin berikatan dengan reseptor

d)

Histamin berikatan dengan reseptor untuk melepaskan sel mast

Tambahkan masukan individual

3.

Kondisi yang menyebabkan kerusakan sel mast

a)

Benturan

b)

Getaran

c)

Adanya zat asing

d)

Semua jawaban benar

4.

Pernyataan yang tepat mengenai mekanisme kerja antihistamin

a)

Menghambat pembentukan histamin

b)

Menggantikan posisi histamin berikatan dengan reseptor

c)

Memberikan efek antagonis dengan histamin

d)

B dan C benar

5.

Pernyataan yang tepat mengenai efek histamin

a)

Meningkatkan sekresi kelenjar

b)

Menurunkan sekresi kelenjar

c)

Menurunkan permeabilitas pembuluh darah

d)

Menyempitkan pembuluh darah

6.

Pernyataan yang tepat mengenai efek antihistamin

a)

Meningkatkan kontraksi otot halus

b)

Melebarkan pembuluh darah

c)

Menurunkan sekresi kelenjar

d)

Meningkatkan sekresi kelenjar

7.

Contoh obat antihistamin H1

a)

Cimetidine

b)

Famotidine

c)

Loratadine

d)

Ranitidine

8.

Pernyataan yang tepat mengenai vitamin

a)

Diabsorpsi di duodenum

b)

Kelebihan vitamin akan disimpan di dalam tubuh

c)

Harus dimetabolisme menjadi bentuk aktifnya di dalam tubuh

d)

Diperlukan oleh tubuh dalam jumlah kecil

9.

Pernyataan yang tepat mengenai vitamin A

a)

Perlu dikonsumsi setiap hari

b)

Kelebihan dibuang melalui urin

c)

Berikatan dengan rhodopsin untuk mendeteksi cahaya

d)

Diubah menjadi betakaroten di dalam tubuh

10.

Riboflavin merupakan nama kimia dari

a)

Vitamin B1

b)

Vitamin B2

c)

Vitamin B3

d)

Vitamin B12

11.

Fungsi melanin pada tubuh

a)

Membantu perubahan calcitriol menjadi calciferol

b)

Membantu perubahan calciferol menjadi calcitriol

c)

Membantu perubahan betakaroten menjadi retinol

d)

Membantu perubahan retinol menjadi betakaroten

12.

Hasil uji disolusi tablet parasetamol sebagai berikut (S1): 88,67 ; 89,85 ; 81,79 ; 90,88 ; 82 ; 99,77 (%). Nilai Q adalah 80%. Pernyataan berikut yang tepat adalah

a)

Hasil uji disolusi memenuhi kriteria persyaratan uji disolusi tahap S1

b)

Hasil uji disolusi tidak memenuhi kriteria persyaratan uji disolusi tahap S1, tablet ditolak (tidak boleh dijual)

c)

Hasil uji disolusi meragukan, uji disolusi tahap S1 harus diulangi

d)

Hasil uji disolusi tidak memenuhi kriteria persyaratan uji disolusi tahap S1, uji disolusi dilanjutkan ke tahap S2

13.

Tujuan uji disolusi tablet parasetamol adalah

a)

mengetahui kadar zat aktif parasetamol dalam tablet

b)

mengetahui kecepatan tablet parasetamol melarut dalam media disolusi

c)

mengetahui kadar zat aktif parasetamol yang larut dalam cairan tubuh

d)

mengetahui kadar zat aktif parasetamol yang larut dalam media disolusi

14.

Pernyataan yang tepat mengenai uji disolusi tablet parasetamol adalah

a)

uji disolusi menggunakan metode basket

b)

uji disolusi menggunakan alat tipe 1

c)

uji disolusi menggunakan alat tipe 2

d)

semua jawaban salah

15.

Yang termasuk kriteria penerimaan uji disolusi tahap S3 adalah ...

a)

Tiap unit sediaan tidak boleh kurang dari Q-15%

b)

Rata-rata 12 tablet tidak boleh kurang dari nilai Q

c)

Maksimal 2 unit sediaan yang memiliki nilai kurang dari Q-15%

d)

Tiap unit sediaan tidak boleh kurang dari Q+5%

16.

Pernyataan yang tepat mengenai kondisi uji disolusi tablet parasetamol adalah

a)

media disolusi : dapar fosfat pH 8,5; kecepatan pengadukan 30 rpm; waktu 50 menit

b)

media disolusi : dapar fosfat pH 8,5; kecepatan pengadukan 50 rpm; waktu 30 menit

c)

media disolusi : dapar fosfat pH 5,8; kecepatan pengadukan 30 rpm; waktu 50 menit

d)

media disolusi : dapar fosfat pH 5,8; kecepatan pengadukan 50 rpm; waktu 30 menit

17.

Fungsi spacer pada alat dissolution tester adalah

a)

mengatur jarak antara labu disolusi dengan waterbath

b)

mengatur jarak antara pengaduk dengan dasar labu disolusi

c)

mengatur jarak antara pipa sampling dengan dasar labu disolusi

d)

mengatur jarak antara pengaduk dengan pipa sampling

18.

Berikut merupakan cara kerja preparasi standar parasetamol untuk uji disolusi ...

a)

standar dilarutkan dengan media disolusi dalam labu takar 100 mL (hingga tanda tera), kemudian dipipet 1 mL, dimasukkan ke dalam labu takar 50 mL, ditera dengan media disolusi

b)

standar dilarutkan dengan aquades dalam labu takar 50 mL (hingga tanda tera), kemudian dipipet 2 mL, dimasukkan ke dalam labu takar 100 mL, ditera dengan media disolusi

c)

standar dilarutkan dengan media disolusi dalam labu takar 50 mL (hingga tanda tera), kemudian dipipet 1 mL, dimasukkan ke dalam labu takar 100 mL, ditera dengan media disolusi

d)

standar dilarutkan dengan media disolusi dalam labu takar 100 mL (hingga tanda tera), kemudian dipipet 2 mL, dimasukkan ke dalam labu takar 50 mL, ditera dengan media disolusi

19.

Berikut merupakan cara kerja preparasi larutan uji disolusi tablet parasetamol

a)

Tablet dimasukkan ke dalam labu berisi 900 mL media disolusi, running sesuai kondisi yang dinyatakan dalam FI.5, larutan dipipet sebanyak 1 mL dan ditambahkan media disolusi hingga tanda tera dalam labu takar 50 mL

b)

Tablet dimasukkan ke dalam labu berisi 900 mL media disolusi, running sesuai kondisi yang dinyatakan dalam FI.5, larutan dipipet sebanyak 1 mL dan ditambahkan aquades hingga tanda tera dalam labu takar 100 mL

c)

Tablet dimasukkan ke dalam labu berisi 900 mL media disolusi, running sesuai kondisi yang dinyatakan dalam FI.5, larutan dipipet sebanyak 2 mL dan ditambahkan media disolusi hingga tanda tera dalam labu takar 100 mL

d)

Tablet dimasukkan ke dalam labu berisi 900 mL media disolusi, running sesuai kondisi yang dinyatakan dalam FI.5, larutan dipipet sebanyak 2 mL dan ditambahkan media disolusi hingga tanda tera dalam labu takar 50 mL

20.

Perbedaan uji disolusi untuk tablet dan kapsul adalah

a)

Uji disolusi tablet menggunakan alat tipe 1, sedangkan uji disolusi kapsul menggunakan alat tipe 2

b)

Uji disolusi tablet menggunakan dapar fosfat sebagai media, sedangkan uji disolusi kapsul menggunakan media aquades

c)

Uji disolusi tablet menggunakan media aquades, sedangkan uji disolusi kapsul menggunakan dapar fosfat sebagai media

d)

Uji disolusi tablet menggunakan alat tipe 2, sedangkan uji disolusi kapsul menggunakan alat tipe 1