wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Knowledge Sharing Games Sesi 1

Total questions: 11

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Pada umumnya JTM dioperasikan secara radial, namun dalam keadaan darurat bisa dilakukan pemaralelan dalam waktu yang sangat singkat, dengan persyaratan yang ketat

a)

Pengecekan phasa

b)

Pengecekan tegangan

c)

Keduanya

2.

Pada hubungan Trafo pengukuran dengan hubungan delta biasanya pangkal dan ujung kawat trafo pengukuran (tersier) tidak disambung. Ini biasanya disebut hubungan open delta. Hal ini merupakan

a)

Sumber pengukuran arus

b)

Sumber pengukuran tegangan

c)

Sumber relay tegangan

3.

Menurut standar PLN, pentanahan netral distribusi berbeda di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pentanahan Netral di Distribusi Wilayah Sulselbar pada umumnya menganut system Jawa Barat, yaitu

a)

Pentanahan Netral Tahanan Rendah

b)

Pentanahan Netral Tahanan Tinggi

c)

Pentanahan Netral Langsung

4.

Pada daerah tertentu (isolated), biasanya tidak mengikuti seperti nomor 12, tetapi sisi 20 kV nya adalah mengambang (ungrounded)

a)

Pada saat gangguan tanah, terdeteksi dengan tegangan menceng untuk seluruh 20 kV (busbar, feeder)

b)

Pada sisitem lama, mencari gangguan adalah melepas dan memasukkan PMT bergantian sampai ditemukan daerah yang terganggu

c)

Keduanya benar

5.

Pada JTM dan JTT, dikenal hirarki operasi peralatan switching

a)

Switching bisa dilakukan pada saat gangguan adalah PMS

b)

Switching bisa dilakukan pada saat gangguan adalah PMT

c)

Switching bisa dilakukan pada saat gangguan adalah LBS

6.

Dengan mengabaikan impedansi jaringan, impedansi gangguan, dan Tahanan tanah, maka besar arus gangguan tanah pada Distribusi di Wilayah Sulserabar adalah:

a)

300 Ampere

b)

24 Ampere

c)

Besar sekali

7.

Pada rangakaian pengganti trafo, arus di sisi bintang (Y) tidak ditransfer ke sisi delta (D) sehingga arus gangguan (misalnya sisi 20 kV bintang) tidak terasa oleh sisi primer (delta). Tetapi pada PLTD yang NGR nya ada, gangguan JTM terasa sekali di PLTD, sehingga gangguan hubung tanah diistilahkan “tumbukan”. Besarnya daya aktif pada saat gangguan dengan asumsi nomor 15 adalah:

a)

3.600 kW

b)

288 kW

c)

150 kW

8.

Mengapa pentanahan di Gardu Distribusi dipisah antara pentanahan netral/body dengan pentanahan arrester?

a)

Supaya gampang dievaluasi

b)

Supaya tidak saling mengganggu

c)

Supaya terhindar dari tegangan langkah

9.

Untuk memperbaiki tegangan pelayanan, salah satu caranya adalah mengatur Tap trafo

a)

Memperbaiki tegangan pelayanan TR dengan membagi Tap trafo distribusi dalam 3 zone (20 kV +/- 5 %)

b)

Memperbaiki tegangan pelayanan TR dengan membagi Tap trafo distribusi dalam 2 zone (20 kV +/- 5 %)

c)

Tidak perlu mengatur Tap Trafo

10.

Untuk menyamakan tegangan pada dua busbar yang berjauhan, dikenal dua model: Express Feeder dan Tie Line

a)

Express Feeder dioperasikan NC (Normally Closed), Tie Line dioperasikan NO (Normally Open)

b)

Express Feeder dioperasikan NO, Tie Line dioperasikan NC

c)

Express Feeder dioperasikan NC, Tie Line dioperasikan NC

11.

Tegangan 20 kV dari PLTA Bili-bili dihubungkan ke GI BorongloE lewat JTM. Di GI BorongloE dinaikkan tegangan ke 70 kV masuk pada Sistem Sulselrabar

a)

Model seperti ini adalah Express Feeder

b)

Model seperti ini adalah Tie-Line

c)

Keduanya tidak benar