WorksheetsTraining Advanced Anti Fraud
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Berikut adalah benefit dari pelaksanaan identifikasi kerawanan dan mitigasi potensi fraud di perusahaan adalah....
a. Meningkatkan Anti Fraud awareness karyawan terhadap potensi terjadinya fraud di perusahaan
b. Menentukan skala prioritas pada critical business process dan langkah pencegahan potensi terjadinya tindakan fraud
c. Menentukan aspek pengendalian dengan deteksi parameter indikasi fraud yang wajib untuk ditindaklanjuti
d. Memperoleh gambaran rekam jejak karyawan dan pemantauan karakter, perilaku dan gaya hidup karyawan
Pada identifikasi kerawanan, selain melakukan breakdown detail atas business process. Hal apa lagi yang perlu diperhatikan oleh para leader?
a. Analisa potential risk & fraud yang dapat terjadi pada critical process
b. Perkiraan cost saving apabila terjadi tindakan fraud pada critical process
c. Key Control Indicator, Key Risk Indicator dan Key Performance Indicator
d. Membuat list penyebab terjadinya tindakan fraud
Pada proses seleksi interview pada rekrutmen karyawan baru, salah satu hal yang wajib dilakukan oleh leader adalah sebagai berikut...
a. Melakukan penggalian lebih dalam terhadap calon karyawan yang meliputi keterlibatan & keaktifan karyawan di organisasi LSM dan Partai Politik
b. Melakukan pengecekan background, aktivitas dan hubungan sosial calon karyawan melalui social media
c. Memastikan calon karyawan telah mengisi form pernyataan Integritas
d. Memastikan calon karyawan telah memiliki pengalaman kerja sebelumnya
Apakah yang dimaksud strategi C3K dalam implementasi Know Your Employee (KYE)?
a. Know, Care, Control dan Catch
b. Know, Close, Care dan Curious
c. Kind, Close, Control dan Check
d. Kind, Care, Catch dan Case Analyst
Pada passive detection, peran leader dalam meningkatkan efektivitas channel pelaporan FIFTRUST adalah...
a. Membuat komitmen tertulis terkait pelaporan tindakan fraud, tetapi tidak dilakukan implementasinya
b. Menghapus seluruh data yang diperlukan dalam investigasi dugaan tindakan fraud di cabang
c. Mendukung terjaminnya kerahasiaan identitas serta perlindungan pelapor
d. Memberikan sanksi kepada karyawan yang diketahui melaporkan dugaan tindakan fraud
Apabila leader menemukan dugaan tindakan fraud, apa yang wajib dilakukan oleh para leader?
a. Membiarkan tindakan fraud tersebut terjadi hingga memberikan dampak negatif kepada finansial perusahaan
b. Melarang dan memberikan ancaman kepada para karyawan agar tidak melaporkan tindakan fraud ke channel pelaporan FIFTRUST
c. Melakukan analisis dan pengumpulan data-data awal sebagai bahan penanganan tindakan fraud
d. Memberikan hukuman kepada karyawan yang diduga melakukan tindakan fraud, tanpa mencari data pendukung
Dalam deteksi fraud, langkah yang selanjutnya dilakukan setelah mengumpulkan data-data Key Control Indicator, Key Risk Indicator dan Key Performance Indicator adalah...
a. Melakukan pengecekan lapangan atas seluruh data tersebut
b. Melakukan review terhadap penanggungjawab atas seluruh data tersebut
c. Menemukan data anomali, di atas threshold, dan dibawah target untuk menentukan prioritas yang harus dikontrol
d. Membuat dashboard kontrol untuk dilakukan monitoring secara periodic
Berikut ini yang bukan peran leader di dalam membangun budaya Anti Fraud adalah...
a. Leader harus memiliki awareness, pemahaman dan pengamalan budaya anti fraud
b. Leader memahami dan mematuhi policy & procedures yang berlaku
c. Leader menjalankan control dan monitoring yang kuat
d. Leader bekerja keras untuk mencapai target yang ditetapkan
Berikut ini bukan modus fraud yang sering terjadi di FIFGROUP
a. Penyalahgunaan dana marketing untuk kepentingan pribadi
b. Penggelapan unit UTJ yang disimpan di gudang
c. Manipulasi perjanjian kredit Customer
d. Pembuatan tim khusus/professional collector fiktif
Berikut ini yang bukan termasuk learning insight atas setiap kejadian fraud yang terjadi di FIFGROUP
a. Leader harus meningkatkan kompetensi karyawan terkait pemahaman SOP
b. Leader harus menjadi role model dalam memegang teguh integritas dan implementasi budaya Anti Fraud
c. Leader harus memperkuat kontrol dengan sampling dan sidak secara konsisten
d. Leader harus melakukan validasi secara konsisten dalam setiap proses approval
