WorksheetsFSU KIW
Total questions: 52
Worksheet time: 2hrs 58mins
Undang undang Republik Indonesia yang mengatur tentang penerbangan adalah :
UU no. 1 tahun 2009
UU no. 15 thn 1992
UU no. 15 thn 1982
UU no. 15 thn 1972
Peraturan Direktur Jendral Perhubungan Udara yang mengatur tentang Persyaratan Teknis pengoperasian fasilitas teknik bandara adalah:
SKEP/11/1/2001
SKEP 41/III/2010
SKEP/77/VI/2005
SKEP/347/XII/1999
Peraturan Direktur Jendral Perhubungan SKEP/302/V/2011 mengatur tentang
Standar marka dan Rambu pada daerah pergerakan di bandar udara
Lisensi personel bandara
Lisensi personel teknik bandara
Persyaratan teknis pengoperasian fasilitas teknik bandara
Pedoman pengoperasian Bandar Udara sekurang kurangnya memuat informasi tentang bandar udara sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Appendix 1 PKPS bagian 139, dengan urutan sebagai berikut :
Administrasi Bandar Udara dan Safety Management System, Informasi Umum, Pelayanan Penerangan Aeronautika, Letak bandar udara, Prosedur Pengoperasian Bandar Udara
Informasi Umum, Letak Bandar Udara, Pelayanan Penerangan Aeronautika, Prosedur pengoperasian Bandar Udara, Administrasi Bandar Udara, dan Safety Management System.
Letak Bandar Udara , Informasi Umum, Pelayanan Penerangan Aeronautika, prosedur pengoperasian bandar udara, Administrasi bandar udara dan safety management system
Prosedur Pengoperasian Bandar Udara , administrasi Bandar Udara dan Safety Management system Informasi umum. Pelayanan Aeronautika , Letak Bandar Udara
Suatu bandar udara wajib memiliki sertifikat, kecuali:
Digunakan oleh pesawat udara yang melayani angkutan udara niaga dengan rute penerbangan dari atau luar negeri , atau
Mempunyai runway atau wilayah pendaratan yang sesuai dan dapat digunakan untuk melayani pesawat udara yang memiliki kapasitas lebih dari 30 (tiga puluh) tempat duduk
Berat maksimum tinggal landas lebih dari 5.700 (lima ribu tujuh ratus) kg untuk angkutan udara
Bandar Udara yang melayani pesawat udara dengan kapasitas lebih dari 9 (sembilan) tempat duduk sampai dengan 30(tiga puluh) tempat duduk
Sertifikat Bandar Udara Diberikan setelah bandar udara memiliki buku pedoman pengoperasian bandar udara (aerodrome manual) yang memenuhi pesyaratan teknis tentang, kecuali:
Tersedia pedoman pengoperasian Bandar Udara (aerodrome manual) yang memuat semua informasi tentang bandar udara dan sesuai dengan persyaratan pada peraturan 139.033
Fasilitas Peralatan, perawatan atau pengoperasian bandar Udara tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan.
Tersedia fasilitas dan peralatan sesuai dengan standar petunjuk teknis pengoperasian bandar udara(MOS part 139)
Tersedia prosedur pengoperasian Bandar Udara untuk menjamin keselamatan pesawat udara
Prosedur Pengoperasian Bandar Udara untuk Bandar Udara bersertifikat minimal:
3 (tiga)
5 (lima)
8 (delapan)
17 (tujuh belas)
8. Berikut ini merupakan objek pada RESA, kecuali:
Bebas dari objek tetap, di luar alat bantu visual atau navigasi sebagai petunjuk bagi pesawat terbang atau kendaraan
Semua objek tetap yang di ijinkan ada pada RESA harus bermassa keras
Semua objek tetep yang diijinkan ada pada RESA harus bermassa rendah dan rapuh ( frangibly mounted)
Bebas dari objek bergerak yang dapat membahayakan pesawat terbang pada saat runway digunakan untuk melakukan pendaratan atau take-off
Tanda garis yang melintang di taxiway berupa 2(dua) garis solid dan 2 (dua) garis terputus – putus berwarna kuning 2 (dua) garis putus – putus berada terdekat dengan runway merupakan pengertian dari :
Intermediate Holding Position
Taxiway Edge
Runway Holding Position
Taxi Shoulder
Urutan yang benar untuk gambar mara di runway dibawah ini, adalah:
Runway designation, Threshold, touchdown zone, aiming point
Touchdown zone, threshold, runway designation, aiming point
Aiming point, threshold, runway designation, touchdown zone
Aiming point, touchdown zone, runway designation, threshold
Gambar disamping yang ditunjuk anak panah (A) merupakan marka:
Aerobridge Safety Marking
Parking Stand Number Marking
Equipment Parking Area
No Parking Area Marking
Panjang landas pacu (runway) dipengaruhi oleh, kecuali:
Ketinggian altitude
CBR Sub Grade
Temperatur udara sekitar lokasi
Kemiringan permukaan landas pacu
Daerah manuver (Manouvering Area) terdiri dari, kecuali:
Runway
Taxiway
Apron
Parallel taxiway
Kemiringan longitudinal slope untuk nomor kode (code number) runway 3 dan 4 adalah tidak boleh lebih dari:
1%
1,5%
2%
2,5%
Penelitian dilaksanakan secara visual pada permukaan perkerasan lentur (fleksibel) maupun perkerasan kaku(rigid), diawali dengan membagi bidang landasan menjadi bidang pias dengan Panjang dan lebar yang telah ditentukan, merupakan penelitian:
Corrected Deduct Value (CDV)
Individual Deduct Value (IDV)
Pavement Classification Index (PCI)
Kerataan ( IRI/Integrated Roughness Index)
Pengujian kekesatan runway dilakukan dengan cepat dan menerus yang hasilnya berupa grafik serta menunjukkan besaran nilai SFC (slide force coefisien), dengan cara mengukur friksi antar roda dan permkaan perkerasan dan dilakukan pada permukaan perkerasan dalam kondisi basah (membasahi permukaan) dengan alat:
MU-meter
British Pendulum
Sand Patch
Heavy Weight Deflectometer (HWD)
Jika frekuensi pesawat udara per hari yang mendarat di landas pacu adalah ≥ 210, maka frekuensi pembersihan yang diusulkan berdasarkan SKEP 77 tahun 2005 adalah:
Tiap 2 tahun
Setiap Tahun
Tiap 6 bulan
Tiap 2 bulan
Pesawat udara Boeing 737 , CASSA 212, MA 60, memiliki tipe roda:
Duel Wheel, Single Wheel, Single Wheel
Duel Wheel, Single Wheel, Single Wheel
Duel Wheel, Single Wheel, Duel Wheel
Single Wheel, Single Wheel, Duel Wheel
Lebar minimum runway strip yang diratakan termasuk landas pacu (runway) untuk landasan instrument non-presisi kode number 3 atau 4 adalah:
90 M
80 M
140 M
300 M
Warna dasar dari Mandatory Information Sign “25 – 07” dan Information Sign “B” seperti yang Digambar adalah berwarna:
Angka berwarna putih latar belakang merah, huruf berwarna hitam latar belakang kuning
Angka warna putih latar belakang kuning, huruf berwarna kuning latar belakang berwarna hitam
Angka berwarna merah latar belakang putih, huruf berwarna putih latar belakang merah
Angka berwarna kuning latar belakang putih, huruf berwarna merah latar belakang putih
Penurunan setempat dari permukaan perkerasan berbentuk elips dengan panjang maksimum 5 m, pada perkerasan lentur (flexible) merupakan pengertian dari :
Melendut
Alur jejak
Perubahan bentuk w
Pengembangan
Berikut ini merupakan salah satu penyebab kerusakan pada jenis kerusakan melendut adalah :
Kesalahan pada perataan awal perkerasan
Ketebalan perkerasaan kurang/kelelahan dari lapisan perkerasan
Kelelahan dari bahan perkerasan
Perubahan bentuk permukaan akibat besarnya gaya tangensial akibat rem/impact pesawat.
Suatu tanda bagi pesawat untuk berhenti sebelum memperoleh izin masuk runway disebut :
Runway center line marking
Runway holding position marking
Taxiway holding position marking
Taxiway edge marking
Tanda yang berbentuk persegi panjang dengan garis yang berwarna merah yang tidak boleh dipergunakan parkir peralatan disebut :
Equipment parking area marking
No parking area marking
Service road marking
Parkir stand number marking
Lebar taxiway dengan OMGWS 4,5<x<6 adalah :
7,5 m
10,5 m
15 m
23 m
Warna dasar dari information sign pada gambar dibawah ini adalah :
Lambang warna putih latar belakang kuning
Lambang warna hitam latar belakang kuning
Lambang warna merah latar belakang putih
Lambang warna kuning latar belakang hitam
Jika panjang runway 2000, dengan designation marking 18-36, di Approach area 36 terdapat obstacle pohon yang mengakibatkan runway designation 36 di displace sepanjang 150 cm, berapa panjang runway yg tersedia (TORA) dan panjang (LDA) untuk runway 36 :
1850, 2000
2000, 1850
2000, 2000
1850, 1850
Penyebab utama kerusakan keluarnya bahan pengikat dan bahan batuan halus pada permukaan perkerasan (lelahan bleeding) dibawah ini, kecuali :
Terlalu banyak penggunaan aspal atau pengikat lainny
Penetrasi aspal terlalu banyak
Subgrade turun
Pemadatan berlebihan
Ukuran dimensi RESA yang dibutuhkan adalah minimum rekomendasi dimensi panjang RESA untuk International Aerodrome Code number 1 dan 2 adalah :
90 m x 2 x lebar runway, 90 meter
60 m x lebar runway, 300 meter
90 m x 2 x lebar runway, 240 meter
90 m x 2 x lebar runway, 120 meter
Jika daya dukung dari perkerasan kaku, dibangun di atas subgradasi kekuatan medium, telah diukur secara teknis dan ditetapkan sebagai PCN 80 serta tidak ada batasan tekanan ban, maka informasi yang dilaporkan adalah :
PCN 80 R/B/W/T
PCN 80 F/B/W/T
PCN 80 D/R/W/T
PCN 80 X/C/F/T
Sebutkan minimal 5 marking pada runway, taxiway dan apron
Berapa Declared (TORA, TODA, ASDA, LDA) bandar udara yang digambarkan dibawah ini :
Suatu daerah yang berbatasan langsung dengan tepi runway, umumnya ditanami rumput dan bebas dari rintangan yang membahayakan, disebut :
Runway
Runway Shoulder
Taxiway
RESA
Suatu daerah diujung runway, diarah take off yang berbentuk empat persegi panjang, dipersiapkan sebagai daerah yang dapat dipergunakan sebagai daerah yang dapat dipergunakan oleh pesawat apabila gagal pake off, adalah :
Stopway
Clearway
Runway
Shoulder runway
Suatu daerah empat persegi panjang, diatas daratan atau perairan, di bawah pengawasan yang berwenang, dipersiapkan untuk melindungi pesawat yang baru take off menuju suatu ketinggian tertentu, adalah :
Stopway
Clearway
Runway
Shoulder runway
Sudut perputaran roda kemudi depan yang digunakan dalam mendesign runway turnpad tidak melebihi..
30 derajat
45 derajat
60 derajat
90 derajat
Daerah bebas obstacle untuk menampung pesawat yang “undershooting” atau “overrunning” dari runway adalah……
Runway
Runway Shoulder
Taxiway
RESA
Taxiway Clearance pada OMGWS 4,5<x<6 yaitu :
1,5 m
2,25 m
3 m or 4 m
4 m
Lebar runway strip kode nomer 1 atau 2 untuk runway presisi adalah
30 m
40 m
70 m
140 m
Jumlah garis threshold jika lebar runway 60 adalah
4
6
12
16
Panjang dan lebar garis threshold harus minimal ..
45 m dan 2 m
30 m dan 1,5 m
30 m dan 1,8 m
35 m dan 1,8 m
Panjang dan lebar marka Touchdown Zone adalah…
22,5 m dan 3 m
22,5 m dan 2 m
18 m dan 1,8 m
18 m dan 1,5 m
Panjang TORA + Stopway =
TODA
TIDA
ASDA
LDA
Kemiringan Clearway yaitu:
1%
1,25%
2%
2,5%
Panjang Wind Director Indicator adalah ….
6,0 m
2,6 m
3,6 m
4,0 m
Berapa Declared Distance ( TORA,TODA, ASDA, DAN LDA) pada runway 30
1800, 2100, 2100, 2150
1800, 2150, 2100, 1650
1800, 1800, 2070, 1950
2100, 1800, 2000, 1650
Nilai dari kekuatan permukaan runway flexible harus :
PCN > ACN < 1,0 PCN
PCN > ACN < 1,05 PCN
PCN > ACN < 1,1 PCN
PCN > ACN < 1,2 PCN
Marka ini adalah :
Apron safety line
Apron edge marking
Parking clearance line
Aircraft type limit line
Marka ini adalah :
Apron safety line
Apron edge marking
Parking clearance line
Aircraft type limit line
Frekuensi Survey Resistance jika pesawat yang beroperasi 31-90 adalah ….
3 bln
4 bln
2 bln
2 minggu
TORA+Clearway :
TODA
TIDA
ASDA
LDA
Area yang digunakan hanya untuk take off, tidak untuk landing, dan biasanya karena ada kerusakan, adalah :
Displacemetn Treshold
Stopway
Clearway
RESA
