Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TPS #1 @ULC

Total questions: 5

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Semakin hari, virus COVID-19 disebarkan semakin masif hingga ke daerah endemis malaria

di Indonesia terutama NTT, Maluku, dan Papua. Tidak hanya bahaya infeksi SARS-CoV-2, masyarakat

juga diminta untuk waspada terhadap penyakit lain termasuk malaria.

Malaria menjadi salah satu penyakit yang banyak menjangkit masyarakat di Indonesia,

maupun dunia. Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles tersebut diperkirakan

telah menyebabkan setidaknya 216 juta kasus di 91 negara dunia pada 2016 menurut catatan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Maka dari itu, penyakit malaria diperlukan pengawasan yang

ketat di Indonesia.

Melansir “Sehat Negeriku Kemkes”, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular

Vektor dan Zoonosis Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa penyakit malaria memiliki gejala yang

mirip dengan COVID-19 termasuk demam, sakit kepala, hingga nyeri otot. Kemiripan tersebut

membuat prosedur layanan malaria mengacu pada protokol pencegahan COVID-19.

“Penderita malaria dapat terinfeksi penyakit lainnya termasuk COVID-19,” kata Siti. Dengan

hal tersebut, disarankan kepada petugas layanan malaria untuk mengenakan alat pelindung diri

(APD) guna mencegah penularan COVID-19 yang bisa jadi diidap oleh pasien malaria. Sementara itu,

bagi masyarakat luas di pemukiman diharapkan untuk tetap mengutamakan jarak fisik, memakai

masker, cuci tangan pakai sabun, dan menghindari kerumunan lebih dari 5 orang. Sebagai

tambahan, Siti menyarankan untuk memasang kelambu di ranjang sebagai langkah agar terhindar

dari gigitan nyamuk.

Di masa pandemi COVID-19 ini, pemeriksaan diagnostik malaria akan dilakukan dengan Tes

Cepat (RDT) sehingga pasien akan mendapatkan pengobatan segera setelah diketahui bahwa ia

terinfeksi malaria. Oleh karenanya, perencanaan kebutuhan logistik terutama RDT dan obat anti-

malaria disiapkan untuk mencukupi sampai 2-3 bulan ke depan di fasilitas pelayanan kesehatan. […]

WHO memberikan rekomendasi untuk memberikan obat massal (MDA) guna mengurangi kasus dan

angka kematian yang disebabkan malaria selama epidemi ini dan darurat. Dengan menggunakan

MDA, masyarakat yang ditargetkan akan diberikan obat-obatan antimalaria secara berulang terlepas

dari adanya gejala atau tidak.

(Artikel telah dimuat di laman tirto.id dengan perubahan)


Apa judul yang tepat untuk bacaan di atas?

a)

Penyebaran Virus COVID-19 di Daerah Endemis Malaria

b)

Imbauan Kemenkes Masyarakat Waspada Malaria Selama Pandemi COVID-19

c)

Kemiripan Penyakit Malaria dengan COVID-19

d)

Langkah Pemeriksaan dan Pengobatan Malaria di Masa Wabah COVID-19

e)

Upaya Kemenkes Mencegah Penularan COVID-19 dan Malaria

2.

Semakin hari, virus COVID-19 disebarkan semakin masif hingga ke daerah endemis malaria

di Indonesia terutama NTT, Maluku, dan Papua. Tidak hanya bahaya infeksi SARS-CoV-2, masyarakat

juga diminta untuk waspada terhadap penyakit lain termasuk malaria.

Malaria menjadi salah satu penyakit yang banyak menjangkit masyarakat di Indonesia,

maupun dunia. Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles tersebut diperkirakan

telah menyebabkan setidaknya 216 juta kasus di 91 negara dunia pada 2016 menurut catatan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Maka dari itu, penyakit malaria diperlukan pengawasan yang

ketat di Indonesia.

Melansir “Sehat Negeriku Kemkes”, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular

Vektor dan Zoonosis Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa penyakit malaria memiliki gejala yang

mirip dengan COVID-19 termasuk demam, sakit kepala, hingga nyeri otot. Kemiripan tersebut

membuat prosedur layanan malaria mengacu pada protokol pencegahan COVID-19.

“Penderita malaria dapat terinfeksi penyakit lainnya termasuk COVID-19,” kata Siti. Dengan

hal tersebut, disarankan kepada petugas layanan malaria untuk mengenakan alat pelindung diri

(APD) guna mencegah penularan COVID-19 yang bisa jadi diidap oleh pasien malaria. Sementara itu,

bagi masyarakat luas di pemukiman diharapkan untuk tetap mengutamakan jarak fisik, memakai

masker, cuci tangan pakai sabun, dan menghindari kerumunan lebih dari 5 orang. Sebagai

tambahan, Siti menyarankan untuk memasang kelambu di ranjang sebagai langkah agar terhindar

dari gigitan nyamuk.

Di masa pandemi COVID-19 ini, pemeriksaan diagnostik malaria akan dilakukan dengan Tes

Cepat (RDT) sehingga pasien akan mendapatkan pengobatan segera setelah diketahui bahwa ia

terinfeksi malaria. Oleh karenanya, perencanaan kebutuhan logistik terutama RDT dan obat anti-

malaria disiapkan untuk mencukupi sampai 2-3 bulan ke depan di fasilitas pelayanan kesehatan. […]

WHO memberikan rekomendasi untuk memberikan obat massal (MDA) guna mengurangi kasus dan

angka kematian yang disebabkan malaria selama epidemi ini dan darurat. Dengan menggunakan

MDA, masyarakat yang ditargetkan akan diberikan obat-obatan antimalaria secara berulang terlepas

dari adanya gejala atau tidak.


. Perhatikan kalimat ini!

Di sisi lain, penyakit malaria juga akan semakin memperberat kondisi seseorang yang

terinfeksi virus tersebut.

Letak yang paling tepat untuk kalimat tersebut adalah…

a)

Setelah paragraf pertama kalimat kedua

b)

Setelah paragraf kedua kalimat kedua

c)

Setelah paragraf kedua kalimat ketiga

d)

Setelah paragraf ketiga kalimat pertama

e)

Setelah paragraf ketiga kalimat kedua

3.
a)

-1007/2015

b)

-1008/2015

c)

1/2015

d)

1007/2015

e)

1008/2015

4.
a)

5

b)

8

c)

12

d)

16

e)

20

5.
a)

0,05236

b)

0,06375

c)

0, 9

d)

0,2

e)

0,019125