WorksheetsUH Sistem Utama Mesin & Mekanisme Katub
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Tenaga mesin berkurang karena suplai bahan bakar ke ruang bakar hanya sedikit atau tidak efektif untuk proses pembakaran. selain itu juga akan terdengar suara berisik (ngelitik) pada mesin. Merupakan akibat dari....
Tidak ada celah katup
Celah katup terlalu renggang/besar
Celah katup terlalu rapat/kecil
Piston berhenti
Katup terbakar
Katup seolah tertekan terus dan akan menimbulkan kebocoran kompresi serta boros bahan bakar, bahkan kemungkinan terburuk katup terbakar karena pembakaran terjadi diruang katup bukan diruang bakar. Merupakan akibat dari....
Celah katup terlalu rapat/kecil
Tdak ada celah katup
Celah katup terlalu renggang/besar
Tidak ada pengapian
Tidak ada bahan bakar
Katup tidak akan menutup dengan baik, kerugian gas baru, pembakaran dapat merambat ke bagian karburator dan katup-katup menjadi panas dan berkemungkinan terbakar. Merupakan akibat dari....
Tidak ada pengapian
Posisi top engine tidak tepat
Celah katup terlalu besar
Tidak ada celah katup
Celah katup terlalu kecil
Posisi celah katup pada saat top 1 engine adalah.....
1 hisap, 2 buang, 3 hisap, 4 buang
5 buang, 6 hisap, 7 buang, 8 hisap
1 buang, 2 hisap, 3 hisap, 5 buang
4 buang, 6 hisap, 7 hisap, 8 buang
1 hisap, 2 kompresi, 3 usaha, 4 buang
Posisi celah katup pada saat top 4 engine adalah......
4 buang, 6 hisap, 7 hisap, 8 buang.
1 hisap, 2 kompresi, 3 usaha, 4 buang
1 hisap, 2 buang, 3 hisap, 4 buang
5 hisap, 6 kompresi, 7 usaha, 8 buang
1 buang, 2 hisap, 3 hisap, 5 buang
Suatu mekanisme / konstruksi yang merubah energi panas menjadi energi gerak disebut...
(a)
Piston bergerak dari TMA ke TMB, katup hisap terbuka menghisap campuran bahan bakar adalah langkah kerja (a)
Piston bergerak dari TMB ke TMA, kedua katup tertutup, campuaran bahan bakar & udara dipampatkan adalah langkah kerja (a)
Ada loncatan bunga api pada akhir langkah kompresi & terjadi pembakaran, piston bergerak dari TMA ke TMB adalah langkah kerja (a)
Piston bergerak dari TMB ke TMA, katup Buang terbuka , piston mendorong gas bekas sisa pembakaran keluar adalah langkah kerja (a)
Piston bergerak dari TMB menuju TMA, saluran udara masuk ke silinder tertutup & dilanjutkan kompresi. Saluran Intake pada ruang engkol terbuka campuran bahan bakar &udara masuk ke ruang engkol adalah langkah kerja (a)
Piston bergerak dari TMA menuju TMB, api busi menyala beberapa derajatsebelum piston mencapai TMA. Panas gas hasil pembakaran mendorong piston menuju TMB sampai saluran buang terbuka dan gas bekas keluar adalah langkah kerja...
(a)
Bila poros engkol berputar menyebabkan exhaust camshaft juga berputar melalui timing belt, sedangkan intake camshaft diputarkan oleh exhaust camsaft melalui roda gigi. Bila camsshaft berputar, nok akan menekan kebawah pada valve filter dan membuka katup. Bila sumbu nok terus berputar, maka katup akan menutup dengan adanya tekanan pegas. Setiap camshaft berputar satu kali, akan membuka dan menutup katup hisap dan katup buang satu kali pada setiap 2 putaran cranksahaft. Merupakan cara kerja komponen.....
Piston.
Camshaft
Crankshaft
Conecting rod
Valve
Metode menggerakkan katup yang digunakan pada jenis mesin OHV serta memiliki kekurangan minimbulkan bunyi yang besar adalah.....
Model timing chain
Model bevel gear
Model helical gear
Model timing gear
Model timing belt
Metode menggerakkan katup yang digunakan pada jenis mesin OHC dan DOHC serta camshaft terletak di atas cylinder head yang mana camshaft digerakkan oleh rantai adalah.....
Model timing gear
Model timing belt
Model helical gear
Model bevel gear
Model timing chain
Nama komponen nomor 1 dan 3 pada gambar diatas adalah....
Cylinder dan cylinder head cover
Cylinder head cover dan camshaft
Camshaft dan crankshaft
Piston dan conecting rod
Crankshaft dan oil pan
Nama komponen nomor 2 dan 4 pada gambar diatas adalah....
Cylinder head dan valve
Cylinder head cover dan cylinder head
Valve dan cylinder
Oil pan dan piston
Cylinder dan camshaft
Nama komponen nomor 5 dan 7 pada gambar diatas adalah....
Camshaft dan crankshaft
Piston dan conecting rod
Cylinder dan cylinder head
Oil pan dan crankshaft
Cylinder dan conecting rod
Nama komponen nomor 6 dan 8 pada gambar diatas adalah....
Piston dan camshaft
Valve dan cylinder head
Piston dan crankshaft
Conecting rod dan piston
Valve dan piston
Nama komponen nomor 9 pada gambar diatas adalah (a)
Fungsi komponen nomor 1 pada gambar diatas adalah....
Tempat piston bergerak naik & turun untuk mengahsilkan tenaga
Menerima tenakan gas hasil pembakaran kemudian diteruskan ke crankshaft melalui conecting rod
Sebagai tempat dari Katup Masuk & buang, Saluran udara Masuk & Buang, Ruang Bakar, Water Jacket, dan Busi
Melindungi mekanisme katub
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Fungsi komponen nomor 2 pada gambar diatas adalah....
Sebagai tempat dari Katup Masuk & buang, Saluran udara Masuk & Buang, Ruang Bakar, Water Jacket, dan Busi
Melindungi mekanisme katub
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Menerima tenakan gas hasil pembakaran kemudian diteruskan ke crankshaft melalui conecting rod
Tempat piston bergerak naik & turun untuk mengahsilkan tenaga
Fungsi komponen nomor 3 pada gambar diatas adalah...
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Menerima tenakan gas hasil pembakaran kemudian diteruskan ke crankshaft melalui conecting rod
Tempat piston bergerak naik & turun untuk mengahsilkan tenaga
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Untuk Membuka & menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Fungsi komponen nomor 4 pada gambar diatas adalah...
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Untuk membuka dan menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Menerima tenakan gas hasil pembakaran kemudian diteruskan ke crankshaft melalui conecting rod
Untuk mengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar ke mesin serta untuk mengatur keluarnya gas buang sisa pembakaran dari mesin.
Fungsi komponen nomor 5 pada gambar diatas adalah...
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Tempat piston bergerak naik & turun untuk mengahsilkan tenaga
Untuk mengatur masuknya campuran udara dan udara ke mesin serta untuk mengatur keluarnya gas buang sisa pembakaran dari mesin
Untuk membuka dan menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Fungsi komponen nomor 6 pada gambar di atas adalah....
Menerima tenakan gas hasil pembakaran kemudian diteruskan ke crankshaft melalui conecting rod
Untuk mengatur masuknya campuran udara dan udara ke mesin serta untuk mengatur keluarnya gas buang sisa pembakaran dari mesin
Untuk membuka dan menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Fungsi komponen nomor 7 pada gambar di atas adalah....
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Untuk mengatur masuknya campuran udara dan udara ke mesin serta untuk mengatur keluarnya gas buang sisa pembakaran dari mesin
Untuk membuka dan menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Menyimpan tenaga putar ( Gaya Inersia ) dan Memperhalus aliran tenaga yang keluar dari mesin
Fungsi komponen nomor 8 pada gambar diatas adalah....
Untuk membuka dan menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Untuk mengatur masuknya campuran udara dan udara ke mesin serta untuk mengatur keluarnya gas buang sisa pembakaran dari mesin
Menyimpan tenaga putar ( Gaya Inersia ) dan Memperhalus aliran tenaga yang keluar dari mesin
Fungsi komponen nomor 9 pada gambar diatas adalah.....
Untuk mengatur masuknya campuran udara dan udara ke mesin serta untuk mengatur keluarnya gas buang sisa pembakaran dari mesin
Menyimpan tenaga putar ( Gaya Inersia ) dan Memperhalus aliran tenaga yang keluar dari mesin
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Untuk membuka dan menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Untuk menampung oli mesin yang digunakan untuk pelumasan
Fungsi komponen flywheel pada mesin adalah....
Untuk menghubungkan piston ke Crankshaft dan Meneruskan tenaga dorong piston ke cranksahft
Menyimpan tenaga putar ( Gaya Inersia ) dan Memperhalus aliran tenaga yang keluar dari mesin
Untuk menampung oli mesin yang digunakan untuk pelumasan
Untuk membuka dan menutup katup sesuai dengan timing yang ditentukan
Merubah gerak turun naik piston menjadi gerak putar
Yang disebut sebagai mesin 2 langkah adalah…..
Setiap 1x putaran poros engkol atau 2x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 2x putaran poros engkol atau 4x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 2x putaran poros engkol atau 2x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 4x putaran poros engkol atau 2x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 2x putaran poros engkol atau 1x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Yang disebut sebagai mesin 4 langkah adalah…..
Setiap 4x putaran poros engkol atau 2x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 2x putaran poros engkol atau 1x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 2x putaran poros engkol atau 4x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 1x putaran poros engkol atau 2x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Setiap 2x putaran poros engkol atau 2x gerakan piston menghasilkan 1x Usaha
Ukuran celah katub masuk adalah…..
(a)
Ukuran celah katub buang adalah….
(a)
Cam Shaft akan berputar 1x untuk membuka dan menutup katup sedangkan poros engkol akan berputar 2x. Pernyataan tersebut disebut sebagai…..
Mekanisme mesin
Cara kerja camshaft
Cara kerja crankshaft
Mekanisme katup
Metode pergerakan katub
Metode pergerakan katub yang menggunakan sabuk sebagai penggeraknya disebut….
Model timing gear
Model timing chain
Model timing belt
Model bakmandi
Model baji
Pada saat posisi top 1 engine maka celah katub yang bisa disetel adalah nomor….
(a)
Pada saat posisi top 4 engine maka celah katub yang bias disetel adalah nomor….
(a)
Alat pengukur celah katub adalah….
(a)
Standar tukuran normal kompresi mesin bensin adalah….
25 – 30 Psi
21 – 24 Psi
17- 20 Psi
13 – 16 Psi
9 – 12 Psi
