wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS MATRA LAUT

Total questions: 20

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Tenggelam dapat diartikan sebagai suatu proses kerusakan pernapasan akibat masuknya sebagaian atau seluruh air ke dalam sistem pernapasan. Defenisi ini dikemukakan oleh..

a)

World congress on drowing tahun 2002

b)

Assosiasi Penyelam Dunia tahun 2004

c)

World Congress Diving tahun 2010

d)

World Health Organization

e)

Perhimpunan Penyelam Indonesia tahun 2011

2.

Barotrauma yang sering terjadi pada penyelam waktu naik yaitu …

a)

Sinus paranalisis

b)

Barotrauma muka

c)

Barotrauma Telinga luar

d)

Barotrauma telinga dalam

e)

Sinus intestinal/Pencernaan

3.

Seorang penyelam laki-laki berusia 28 tahun mengalami barotrauma telinga sesaat setelah menyelam. Saat dilakukan pemeriksaan otoskopi ditemukan perdarahan luas pada membrane timpani. Penyelam ini mengalami barotrauma derajat

a)

Derajat 0

b)

Derajat 1

c)

Derajat 2

d)

Derajat 3

e)

Derajat 4

4.

Apakah yang bisa terjadi pada seseorang yang menyelaman breath hold diving (selam tanpa alat) → karena penyelam tidak punya suplai udara untuk mengequalisasikan tekanan intrapulmonal dengan tekanan sekeliling…

a)

Barotrauma Paru naik

b)

Barotrauma Paru turun

c)

Barotrauma Sinus Paranalistis

d)

Barotrauma Sinus Intestinal

e)

Barotrauma Telinga

5.

Pencegahan bagi penyelam maupun penerjun paying agar tidak terjadi barotrauma telinga tengah yaitu …

a)

antibiotik

b)

Istirahat cukup

c)

Dilarang menyelam/manuver valsava

d)

Dekongestan atau anti histamin via nasal

e)

Tidak menyelam jika ada gangguan fungsi hidung atau telinga

6.

Pertolongan korban tenggelam berdasarkan AHA Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care 2010 yaitu ...

a)

Lakukan pengecekan CAB (circulation, airway, breathing)

b)

Periksa jalur napas dari benda-benda asing dengan manuver finger-sweep

c)

Mempertahankan A-B-C

d)

RJP pada pertolongan korban near drowning

e)

Panggil bantuan dan defribilator (AED)

7.

Berbagai komplikasi yang dapat ditemukan pada korban tenggelam diantaranya yaitu …

a)

ISPA

b)

Stroke

c)

Efusi Pleura

d)

Pneumonia

e)

Asma Bronkhiale

8.

Saat seseorang menyelam dengan tahan nafas, dan kenaikan tekanan tidak diikuti kestabilan volume paru, sering terjadi pada penyelam dengan kapasitas volume paru yang kecil kemudian berlanjut sebagai atelectasis paru. Manifestasi klinis ini merupakan barotrauma ….

a)

Barotrauma Paru naik

b)

Barotrauma Paru turun

c)

Barotrauma Sinus Paranalistis

d)

Barotrauma Sinus Intestinal

e)

Barotrauma Telinga

9.

Apakah yang bisa terjadi pada seseorang yang menyelaman breath hold diving (selam tanpa alat) → karena penyelam tidak punya suplai udara untuk mengequalisasikan tekanan intrapulmonal dengan tekanan sekeliling…

a)

Barotrauma Paru naik

b)

Barotrauma Paru turun

c)

Barotrauma Sinus Paranalistis

d)

Barotrauma Sinus Intestinal

e)

Barotrauma Telinga

10.

Apakah yang akan dialami pada seorang penyelam jika penurunan tekanan tidak diikuti dengan pengurangan volume paru, Terjadi pada penyelam dengan alat, Volume pada penyelam sewaktu menuju ke permukaan, Ruptul dan dapat berlanjut sebagai emboli udara…

a)

Barotrauma Paru naik

b)

Barotrauma Paru turun

c)

Barotrauma Sinus Paranalistis

d)

Barotrauma Sinus Intestinal

e)

Barotrauma Telinga

11.

Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun tenggelam saat sedang berenang di kolam renang. Saat ditemukan korban sudah tidak sadarkan diri akibat terlalu banyak menelan air. Setelah dilakukan pertolongan di lokasi kejadian namun korban tetap belum sadarkan diri. Korban langsung diantar ke RS. Tiba di RS korban dinyatakan coma. Penanganan di RS untuk korban tersebut yaitu dengan …

a)

Oxygen

b)

Oxygen, intubasi

c)

Oxygen, insufflation

d)

Oxygen, intubasi, Mechanical ventilation

e)

Oxygen, intubasi, Mechanical ventilation, PEEP, CPR

12.

Terapi yang diberikan pada penderita dengan barotrauma sinus turun yaitu …

a)

Bebaskan saluran dan sumbatan, dekongestan nasal, antibiotik, drainage

b)

Simptomatis, kompres bagian yang edema, dilarang menyelam sementara

c)

Berikan O2 100% & intermiten positive pressure inhibition therapy, cegah infeksi, general supportive care, bila ada perdarahan/ eksudasi berat → tambahkan bronkodilator dan garvitational drainage

d)

Tidak perlu pengobatan khusus

e)

Menurunkan kecepatan waktu naik, rekompresi

13.

Gejala yang dialami seorang penyelam seperti kelumpuhan, kehilangan kesadaran (pingsan), mati rasa, bahkan kematian merupakan gejala dari ...

a)

Dekompersi type (1) pain

b)

Dekomersi type 2

c)

Barotrauma Paru

d)

Barotrauma Sinur

e)

Barotrauma Intestinal

14.

apakah yang menyebabkan penyelam mengalami dekompersi ...

a)

Penyumbatan aliran darah

b)

Kelebihan Oxygen dalam saluran pernafasan

c)

akumulasi nitrogen yang menyumbat aliran darah

d)

keracunan oxygen

e)

penyumbatan aliran darah akibat udara

15.

bagaimana cara kerja hyperbaric chamber untuk terapy dekompersi ...

a)

si pasien akan dimasukan kedalam tabung besar

b)

tekanan udara akan ditingkatkan kembali seperti sewaktu kita menyelam

c)

Diberikan oksigen murni (100%)

d)

si pasien akan dimasukan kedalam tabung besar, dan tekanan udara akan ditingkatkan kembali seperti sewaktu kita menyelam

e)

Memberikan nitrogen sehingga buih-buih nitrogen yang menyumbat didalam aliran darah akan kembali melarut didalam darah, dan di netralisir secara alamiah oleh tubuh melalui proses pernafasan

16.

Bagaimana menghindari penyakit dekomersi ...

a)

Latihan pemanasan sebelum menyelam

b)

tidak melakukan penerbangan setelah menyelam

c)

tidak merokok sebelum menyelam

d)

tidak minum minuman beralkohol sebelum menyelam

e)

Naik ke permukaan secara perlahan-lahan sehabis menyelam dengan kecepatan 18 meter dalam 1 menit

17.

Terapi yang diberikan pada penderita dengan barotrauma wajah yaitu …

a)

Bebaskan saluran dan sumbatan, dekongestan nasal, antibiotik, drainage

b)

Tidak perlu pengobatan khusus

c)

Berikan O2 100% & intermiten positive pressure inhibition therapy, cegah infeksi, general supportive care, bila ada perdarahan/ eksudasi berat → tambahkan bronkodilator dan garvitational drainage

d)

Menurunkan kecepatan waktu naik, rekompresi

e)

Simptomatis, kompres bagian yang edema, dilarang menyelam sementara

18.

Jenis barotrauma apakah yang sering terjadi pada penyelam pada kedalaman 10 m pertama …

a)

Barotrauma turun telinga luar

b)

Barotrauma paru turun

c)

Barotrauma telinga dalam

d)

Barotrauma turun telinga tengah

e)

Barotrauma telinga

19.

Kondisi fisik yang harus dihindari sebelum menyelam agar tidak mengalami dekompersi yaitu ...

a)

Kurang beristirahat

b)

Memiliki riwayat penyakit

c)

pernah tenggelam

d)

bertubuh pendek/kecil

e)

memiliki riwayat alergi

20.

Peristiwa naik ke permukaan terlalu cepat + ekshalasi inadekuat panic (menghisap air secara tidak sengaja, obstruksi saluran nafas), Elastisitas paru kurang à perbedaan tekanan gas di alveoli dan air > 50 – 100 mmhg à gas bergerak bebas menembus alveoli merupakan penyebab terjadinya …

a)

Sinus paranalisis

b)

Barotrauma Paru naik

c)

Barotrauma Telinga luar

d)

Barotrauma telinga dalam

e)

Sinus intestinal/Pencernaan