NEW
Font size
WorksheetsKeperawatan Jiwa 1
Total questions: 44
Worksheet time: 30mins
Pada zaman ini mulai mempelajari otak dan sistem tubuh manusia melalui pembedahan mayat, sehingga gangguan jiwa dapat diterima sebagai suatu penyakit. Termasuk dalam sejarah perkembangan jiwa pada zaman....
Mesir Kuno
Hipocrates
Vesalius
Revolusi Kesehatan Jiwa II
Berorientasi pada Comunity base dengan adanya upaya pusat kesehatan mental komunitas. Pada masa ini disebut sebagai zaman....
Revolusi Perancis I
Revolusi Kesehatan Jiwa II
Revolusi Kesehatan Jiwa III
Vesalius
Orang yang sehat jiwa mampu tumbuh, berkembang dan matang dalam hidupnya, menerima tanggungjawab, menemukan penyesuaian dalam berpartisipasi memelihara aturan social dan tindakan dalam budayanya.
merupakan pengertian kesehatan jiwa yang dikemukakan oleh....
Clausen
Michael
Kirk Patrick
Frank LK
Menyesuaikan diri secara konstruktif pada kenyataan, puas dari usahanya, lebih puas memberi daripada menerima, tolong menolong dan saling memuaskan, menerima kekecewaan untuk pelajaran yang akan datang, mengarahkan rasa bermusuhan pada penyelesaian yang kreatif dan konstruktif, mempunyai kasih sayang.
Adalah kriteria sehat jiwa menurut....
World health Organization (WHO)
M. Jahoda
Abraham Maslow
Frank LK
Jujur, mengatakan apa adanya tanpa menyinggung perasaan orang lain. Merupakan cara untuk meningkatkan kesehatan jiwa secara ....
Solitude
Asertif
Mekanisme koping
Kesehatan Fisik Umum
Introspeksi diri, merenung untuk berpikir dan mengoreksi diri. Merupakan cara meningkatkan kesehatan jiwa secara....
Solitude
Asertif
Kesehatan Fisik Umum
Mekanisme Koping
Kelompok masyarakat yang sedang terganggu jiwanya yang berada dalam keluarga, masyarakat, kelompok, dan rumah sakit. Merupakan sasaran dalam kesehatan jiwa termasuk dalam kelompok masyarakat....
Masyarakat umum
Masyarakat dalam kelompok resiko
Masyarakat yang mengalami gangguan
Masyarakat yang mengalami kecacatan
Usaha kesehatan jiwa untuk mencegah timbulnya gangguan jiwa. Usaha ini sebagai proteksi terhadap kesehatan jiwa agar gangguan dan sakit mental tidak terjadi. Termasuk dalam ruang lingkup kesehatan jiwa....
Promosi
Prevensi primer
Prevensi sekunder
Rehabilitasi
Usaha-usaha untuk meningkatkan kesehatan jiwa. Usaha ini karena kesehatan jiwa bersifat kualitatif dan kontinum yang bias ditingkatkan sampai batas optimal. Merupakan ruang lingkup kesehatan jiwa ....
Promosi
Prevensi Primer
Prevensi Sekunder
Rehabilitasi
Kesehatan dan penyesuaian jiwa tergantung pada hubungan interpersonal yang sehat, khususnya kehidupan dalam keluarga. Termasuk prinsip dalam kesehatan jiwa yang didasarkan pada....
Sifat manusia
Hubungan manusia dengan lingkungan
Hubungan manusia dengan manusia
Hubungan lingkungan
Data yang disampaikan secara lisan oleh pasien dan/atau keluarga sebagai hasil wawancara perawat, disebut data....
Primer
sekunder
subjektif
objektif
2. Data yang didapatkan melalui observasi atau pemeriksaan secara langsung oleh perawat, disebut data....
1.Sekunder
2.Subjektif
3.Objektif
4.Primer
1
2
3
4
Merupakan rangkat urutan peristiwa yang menggambarkan urutan kejadian masalah pada pasien sehingga dapat mencerminkan psikodimika terjadinya gangguan jiwa, disebut....
pohon masalah
causa
core problem
effek
Merupakan prioritas masalah dari beberapa masalah yang ada pada pasien, bisa didapatkan dari alasan masuk saat pengkajian, disebut....
Causa / penyebab
Efek/ akibat
Core problem / masalah utama
pohon masalah
Serangkaian tindakan yang dapat dilaksanakan untuk mencapai setiap tujuan khusus, disebut....
PENGKAJIAN
TINDAKAN KEPERAWATAN
RENCANA TINDAKAN
EVALUASI
'Penampilan pasien' dalam pengisian Analisis Proses Interaksi (API) ditulis pada bagian....
Initial
Status interaksi
Lingkungan
Deskripsi pasien
Ny.N 35 tahun sejak suaminya meninggal 3 minggu yang lalu setiap bertemu dengan orang lain atau keluarga selalu mengatakan bahwa ia merasa sangat sedih karena suaminya meninggal dan merasa tidak percaya.
Berduka yang dialami Ny.N termasuk dalam tahap....
Fase awal
Fase pertengahan
Fase pemulihan
Fase laten
Tn.H umur 40 tahun, sejak 1 minggu kematian isterinya mengatakan selalu mendengar suara isterinya memanggil namanya. Tn.H terlihat sering menangis, gelisah, tampak letih, pucat dan lemah.
Kehilangan yang ditunjukkan Tn.H termasuk pada tahap....
Denial
Anger
Bergaining
Depresi
Pada pasien dengan masalah kehilangan & berduka yang perlu dikaji berhubungan dengan faktor predisposisi....
Genetik, kesehatan fisik, pengalaman kehilangan dan perilaku
Genetik, kesehatan mental, kesehatan fisik, pengalaman kehilangan
Genetik, kesehatan mental, pengalaman kehilangan, respon verbal
Genetik, Fa.presipitasi, pengalaman kehilangan, keinginan bunuh diri
Prinsip intervensi keperawatan pada tahap penerimaan (acceptance) adalah....
Menyediakan waktu secara teratur untuk mengunjungi pasien,
membantu pasien dan keluarga untuk berbagi rasa
Meningkatkan harga diri pasien, mencegah tindakan merusak diri.
Memberi kesempatan pasien mengungkapkan perasaan dan membahas pikiran yang timbul bersama pasien.
Mendengarkan dengan empati, membantu pasien memanfaatkan sistem pendukung.
1. Keadaan individu mengalami kehilangan sesuatu yang sebelumnya ada dan dimiliki, disebut ….
Halusinasi
kehilangan
harga diri rendah
isolasi social
1. Perasaan tidak santai yang samar-samar karena ketidaknyamanan atau rasa takut yang disertai suatu respons (penyebab tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu), disebut….
halusinasi
kehilangan
kecemasan
isolasi social
Semua ide, pikiran, perasaan, kepercayaan, serta pendirian yang diketahui individu tentang dirinya dan memengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain, disebut….
halusinasi
isolasi social
perilaku kekerasan
konsep diri
1. Keadaan hilangnya kendali perilaku seseorang yang diarahkan pada diri sendiri, orang lain, atau lingkungan
halusinasi
konsep diri
perilaku kekerasan
Harga diri rendah
1. Keadaan seseorang mengalami kelainan dalam kemampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri, disebut
deficir perawatan diri
halusinasi
HARGA DIRI RENDAH
isolasi social
1. Y berusia 19 tahun, adalah anak tunggal di keluarga B, saat berada di sekolah ia dipanggil oleh guru dan disampaikan berita duka bahwa kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Ia merasa tidak percaya, terdiam, dan syok serta mengingkari kenyataan.
Respons tersebut merupakan tahapan proses kehilangan dan berduka….
Anger
Denial
Depresi
Depresial
1. Y berusia 19 tahun, adalah anak tunggal di keluarga B, saat berada di sekolah ia dipanggil oleh guru dan disampaikan berita duka bahwa kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Ia merasa tidak percaya, terdiam, dan syok serta mengingkari kenyataan.
Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan pada Y, adalah….
Beri dukungan secara nonverbal seperti memegang tangan, menepuk bahu, dan merangkul
Amati perilaku pasien
bantu pasien dan keluarga untuk berbagi rasa
tingkatkan harga diri pasien
Nn. S (28 tahun) dirawat di RSJ X. Saat dikaji, Nn.S mengatakan kalau dirinya adalah wanita yang paling tidak beruntung. Sejak ditinggal pacarnya untuk menikah dengan sahabatnya setahun yang lalu, Nn. S merasa bahwa ia tidak akan bisa mendapatkan pasangan lagi, bahkan tidak mau menikah meskipun ada yang mengajaknya. Enam bulan yang lalu, Nn. S berhenti dari bekerja karena merasa malu, dan merasa setiap pekerjaannya selalu tidak pernah benar dan mendapatkan peringatan dari atasannya. Saat dikaji, didapatkan Nn. S sering menunduk saat berbicara, kontak mata ada tetapi minimal, serta tampak tidak bersemangat dan malas melakukan kegiatan apapun.
1. Data subjektif untuk menegakkan masalah keperawatan Nn.S adalah ….
a. Nn.S mengatakan ia ditinggal pacar
b. Nn.S mengatakan tidak mau menikah
c. Nn.S berhenti bekerja karena merasa malu
d. Nn.S mengatakan selalu mendapatkan peringatan dari atasannya.
e. Nn.S mengatakan kalau dirinya adalah wanita yang paling tidak beruntung
Nn. S (28 tahun) dirawat di RSJ X. Saat dikaji, Nn.S mengatakan kalau dirinya adalah wanita yang paling tidak beruntung. Sejak ditinggal pacarnya untuk menikah dengan sahabatnya setahun yang lalu, Nn. S merasa bahwa ia tidak akan bisa mendapatkan pasangan lagi, bahkan tidak mau menikah meskipun ada yang mengajaknya. Enam bulan yang lalu, Nn. S berhenti dari bekerja karena merasa malu, dan merasa setiap pekerjaannya selalu tidak pernah benar dan mendapatkan peringatan dari atasannya. Saat dikaji, didapatkan Nn. S sering menunduk saat berbicara, kontak mata ada tetapi minimal, serta tampak tidak bersemangat dan malas melakukan kegiatan apapun.
1. Data objektif untuk menegakkan masalah keperawatan Nn.S, adalah ….
Nn.S ditinggal pacarnya untuk menikah dengan sahabatnya
Nn. S sering menunduk saat berbicara, kontak mata ada tetapi minimal, serta tampak tidak bersemangat dan malas melakukan kegiatan apapun.
Enam bulan yang lalu, Nn. S berhenti dari bekerja
Nn.S merasa bahwa ia tidak akan bisa mendapatkan pasangan lagi
Nn. S (28 tahun) dirawat di RSJ X. Saat dikaji, Nn.S mengatakan kalau dirinya adalah wanita yang paling tidak beruntung. Sejak ditinggal pacarnya untuk menikah dengan sahabatnya setahun yang lalu, Nn. S merasa bahwa ia tidak akan bisa mendapatkan pasangan lagi, bahkan tidak mau menikah meskipun ada yang mengajaknya. Enam bulan yang lalu, Nn. S berhenti dari bekerja karena merasa malu, dan merasa setiap pekerjaannya selalu tidak pernah benar dan mendapatkan peringatan dari atasannya. Saat dikaji, didapatkan Nn. S sering menunduk saat berbicara, kontak mata ada tetapi minimal, serta tampak tidak bersemangat dan malas melakukan kegiatan apapun.
1. Masalah keperawatan utama pada Nn S, adalah….
kehilangan dan berduka
harga diri rendah
isolasi social
perilaku kekerasan
Nn. S (28 tahun) dirawat di RSJ X. Saat dikaji, Nn.S mengatakan kalau dirinya adalah wanita yang paling tidak beruntung. Sejak ditinggal pacarnya untuk menikah dengan sahabatnya setahun yang lalu, Nn. S merasa bahwa ia tidak akan bisa mendapatkan pasangan lagi, bahkan tidak mau menikah meskipun ada yang mengajaknya. Enam bulan yang lalu, Nn. S berhenti dari bekerja karena merasa malu, dan merasa setiap pekerjaannya selalu tidak pernah benar dan mendapatkan peringatan dari atasannya. Saat dikaji, didapatkan Nn. S sering menunduk saat berbicara, kontak mata ada tetapi minimal, serta tampak tidak bersemangat dan malas melakukan kegiatan apapun.
1. Tindakan keperawatan awal yang dapat dilakukan perawat terhadap Nn.S, adalah….
Melatih kegiatan sesuai kemampuan
Membantu pasien memilih kegiatan sesuai kemampuan
Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien
Membantu pasien menilai kemampuan yang dapat digunakan
Ny. L (56 tahun) di bawa ke RSJ A setelah selama dua minggu tidak mau keluar kamar, tidak mau mandi, dan tidak mau bicara. Saat dilakukan pengkajian, Ny. L hanya diam, menunduk, tidak mau menatap mata perawat, dan sesekali mengembuskan napas dengan panjang lalu kembali tidur, posisi tidur seperti janin. Keluarga mengatakan hal ini terjadi semenjak anaknya pergi dari rumah dan membawa seluruh uang yang dimilikinya.
1. Masalah keperawatan utama pada Ny. L, adalah….
harga diri rendah
isolasi social
perilaku kekerasan
halusinasi
Ny. L (56 tahun) di bawa ke RSJ A setelah selama dua minggu tidak mau keluar kamar, tidak mau mandi, dan tidak mau bicara. Saat dilakukan pengkajian, Ny. L hanya diam, menunduk, tidak mau menatap mata perawat, dan sesekali mengembuskan napas dengan panjang lalu kembali tidur, posisi tidur seperti janin. Keluarga mengatakan hal ini terjadi semenjak anaknya pergi dari rumah dan membawa seluruh uang yang dimilikinya.
1. Data subjektif untuk menegakkan masalah keperawatan pada Ny.L, ….
Ny.L. tidak mau berbicara
Selama dua minggu Ny.L tidak mau keluar kamar, tidak mau mandi, dan tidak mau bicara
Ny.L. tidak mau menatap mata perawat
Anak Ny.L. pergi dari rumah dan membawa seluruh uang yang dimilikinya.
Ny. L (56 tahun) di bawa ke RSJ A setelah selama dua minggu tidak mau keluar kamar, tidak mau mandi, dan tidak mau bicara. Saat dilakukan pengkajian, Ny. L hanya diam, menunduk, tidak mau menatap mata perawat, dan sesekali mengembuskan napas dengan panjang lalu kembali tidur, posisi tidur seperti janin. Keluarga mengatakan hal ini terjadi semenjak anaknya pergi dari rumah dan membawa seluruh uang yang dimilikinya.
1. Data objektif untuk menegakkan masalah keperawatan pada Ny.L,….
Ny. L hanya diam, menunduk, tidak mau menatap mata perawat, dan sesekali mengembuskan napas dengan panjang lalu kembali tidur, posisi tidur seperti janin.
Ny.L tidak mau menatap mata perawat, dan sesekali mengembuskan napas dengan panjang lalu kembali tidur.
Ny. L (56 tahun) di bawa ke RSJ A
Ny.L dua minggu tidak mau keluar kamar, tidak mau mandi, dan tidak mau bicara.
Ny. L (56 tahun) di bawa ke RSJ A setelah selama dua minggu tidak mau keluar kamar, tidak mau mandi, dan tidak mau bicara. Saat dilakukan pengkajian, Ny. L hanya diam, menunduk, tidak mau menatap mata perawat, dan sesekali mengembuskan napas dengan panjang lalu kembali tidur, posisi tidur seperti janin. Keluarga mengatakan hal ini terjadi semenjak anaknya pergi dari rumah dan membawa seluruh uang yang dimilikinya.
1. Tindakan keperawatan yang tepat pada Ny.L adalah….
membina hubungan saling percaya
melatih kekeluargaan
tindakan keperwatann yang tepat
membantu pasien menyadari perilakunya
Tn. S (45 tahun) dirawat di RSJ M setelah setiap malam di rumah berteriak-teriak tanpa sebab di kamarnya. Saat dikaji oleh perawat, Tn. S mengatakan ada suara yang mengatakan “Kamu adalah pembunuh, sebentar lagi juga akan dibunuh”. Suara itu tiba – tiba muncul saat ia mulai tertidur, terus berulang sampai pagi. Tn.S terlihat menutup telinga, ekspresi wajah tegang, ketakutan. Keluarga mengatakan hal ini terjadi setelah kejadian kecelakaan yang menimpa Tn. S dan anaknya yang menyebabkan anaknya meninggal dunia.
1. Masalah keperawatan utama pada kasus Tn.S adalah….
Halusinasi
PERILAKU KEKERASAN
deficit perawatan diri
ISOLASI SOCIAL
Tn. S (45 tahun) dirawat di RSJ M setelah setiap malam di rumah berteriak-teriak tanpa sebab di kamarnya. Saat dikaji oleh perawat, Tn. S mengatakan ada suara yang mengatakan “Kamu adalah pembunuh, sebentar lagi juga akan dibunuh”. Suara itu tiba – tiba muncul saat ia mulai tertidur, terus berulang sampai pagi. Tn.S terlihat menutup telinga, ekspresi wajah tegang, ketakutan. Keluarga mengatakan hal ini terjadi setelah kejadian kecelakaan yang menimpa Tn. S dan anaknya yang menyebabkan anaknya meninggal dunia.
1. Data subjektif untuk menegakkan masalah keperawatan pada Tn.S adalah….
Tn. S mengatakan ada suara yang mengatakan “Kamu adalah pembunuh, sebentar lagi juga akan dibunuh”
Tn.S terlihat menutup telinga, ekspresi wajah tegang, ketakutan.
Setiap malam di rumah Tn.S berteriak-teriak tanpa sebab di kamarnya.
Suara yang tiba – tiba muncul saat Tn.S mulai tertidur
Tn. S (45 tahun) dirawat di RSJ M setelah setiap malam di rumah berteriak-teriak tanpa sebab di kamarnya. Saat dikaji oleh perawat, Tn. S mengatakan ada suara yang mengatakan “Kamu adalah pembunuh, sebentar lagi juga akan dibunuh”. Suara itu tiba – tiba muncul saat ia mulai tertidur, terus berulang sampai pagi. Tn.S terlihat menutup telinga, ekspresi wajah tegang, ketakutan. Keluarga mengatakan hal ini terjadi setelah kejadian kecelakaan yang menimpa Tn. S dan anaknya yang menyebabkan anaknya meninggal dunia.
1. Data objektif untuk menegakkan masalah keperawatan pada Tn.S adalah….
Tn. S mengatakan ada suara yang mengatakan “Kamu adalah pembunuh, sebentar lagi juga akan dibunuh”
Suara yang tiba – tiba muncul saat Tn.S mulai tertidur
Tn.S terlihat menutup telinga, ekspresi wajah tegang, ketakutan.
Setiap malam di rumah Tn.S berteriak-teriak tanpa sebab di kamarnya.
Tn. S (45 tahun) dirawat di RSJ M setelah setiap malam di rumah berteriak-teriak tanpa sebab di kamarnya. Saat dikaji oleh perawat, Tn. S mengatakan ada suara yang mengatakan “Kamu adalah pembunuh, sebentar lagi juga akan dibunuh”. Suara itu tiba – tiba muncul saat ia mulai tertidur, terus berulang sampai pagi. Tn.S terlihat menutup telinga, ekspresi wajah tegang, ketakutan. Keluarga mengatakan hal ini terjadi setelah kejadian kecelakaan yang menimpa Tn. S dan anaknya yang menyebabkan anaknya meninggal dunia.
1. Tindakan keperawatan yang tepat untuk mengatasi masalah Tn.L, yaitu ….
Membantu pasien mengenal masalah halusinasi
Bercakap – cakap dengan orang lain
Melakukan aktivitas terjadwal
Menghardik halusinasi
Nn. K (27 tahun) dibawa ke RSJ K diantar oleh ibunya karena di rumah melempari rumah tetangga dengan batu. Nn. K mengatakan bahwa dia tersinggung dengan tetangganya itu karena selalu menghina ibunya yang janda dan miskin. Saat dikaji, Nn. K, tampak emosi, tatapan mata tajam, tangan mengepal, dan tidak mau terlalu dekat dengan perawat. Beberapa saat tampak berdiam diri lalu tiba-tiba berdiri dan memukul meja. Menurut ibunya kejadian berawal sejak 2 bulan yang lalu saat Nn.K ditinggal oleh calon suaminya menikah dengan orang lain, sejak saat itu Nn.K lebih banyak menyendiri dan selalu menyalahkan dirinya.
1. Masalah keperawatan utama pada Nn.K….
HARGA DIRI RENDAH
PERILAKU KEKERASAN
HALUSINASI
ISOLASI SOSIAL
Nn. K (27 tahun) dibawa ke RSJ K diantar oleh ibunya karena di rumah melempari rumah tetangga dengan batu. Nn. K mengatakan bahwa dia tersinggung dengan tetangganya itu karena selalu menghina ibunya yang janda dan miskin. Saat dikaji, Nn. K, tampak emosi, tatapan mata tajam, tangan mengepal, dan tidak mau terlalu dekat dengan perawat. Beberapa saat tampak berdiam diri lalu tiba-tiba berdiri dan memukul meja. Menurut ibunya kejadian berawal sejak 2 bulan yang lalu saat Nn.K ditinggal oleh calon suaminya menikah dengan orang lain, sejak saat itu Nn.K lebih banyak menyendiri dan selalu menyalahkan dirinya.
1. Penyebab terjadinya masalah utama pada kasus Nn.K adalah….
HARGA DIRI RENDAH
PERILAKU KEKERASAN
HALUSINASI
ISOLASI SOSIAL
Nn. K (27 tahun) dibawa ke RSJ K diantar oleh ibunya karena di rumah melempari rumah tetangga dengan batu. Nn. K mengatakan bahwa dia tersinggung dengan tetangganya itu karena selalu menghina ibunya yang janda dan miskin. Saat dikaji, Nn. K, tampak emosi, tatapan mata tajam, tangan mengepal, dan tidak mau terlalu dekat dengan perawat. Beberapa saat tampak berdiam diri lalu tiba-tiba berdiri dan memukul meja. Menurut ibunya kejadian berawal sejak 2 bulan yang lalu saat Nn.K ditinggal oleh calon suaminya menikah dengan orang lain, sejak saat itu Nn.K lebih banyak menyendiri dan selalu menyalahkan dirinya.
1. Data subjektif untuk menegakkan masalah utama pada kasus Nn.K ….
Nn.K ditinggal oleh calon suaminya menikah dengan orang lain
Nn.K melempari rumah tetangga dengan batu.
Nn. K mengatakan bahwa dia tersinggung dengan tetangganya karena selalu menghina ibunya
Nn.K merasa malu karena ibunya janda dan miskin
Tn. K (50 tahun) sudah satu minggu di rawat di bangsal psikiatri RSJ L. Saat dilakukan pengkajian, Tn. K tampak pucat, menolak berinteraksi, berpakaian lusuh, dan tercium bau tidak sedap, gigi kuning dan bau. Saat ditanya apakah sudah mandi, Tn. K menggeleng dan menolak untuk dimandikan, Tn. K berkata, “Buat apa mandi”.
1. Masalah keperawatan utama dari Tn.K……
Perilaku kekerasan
Deficit perawatan diri
halusinasi
harga diri rendah
Tn. K (50 tahun) sudah satu minggu di rawat di bangsal psikiatri RSJ L. Saat dilakukan pengkajian, Tn. K tampak pucat, menolak berinteraksi, berpakaian lusuh, dan tercium bau tidak sedap, gigi kuning dan bau. Saat ditanya apakah sudah mandi, Tn. K menggeleng dan menolak untuk dimandikan, Tn. K berkata, “Buat apa mandi”.
1. Tindakan keperawatan yang tepat pada Tn.K….
Melatih pasien cara – cara kebersihan diri
Melatih pasien berdandan/berhias/bercukur
Minum obat secara teratur
Melatih pasien makan secara mandiri
