Font size
WorksheetsUTS Pembuatan Busana Industri
Total questions: 35
Worksheet time: 40mins
Ciri-ciri busana industri adalah..
Di produksi secara masal
Ukuran perorangan
1 model 1 ukuran
Banyak di kerjakan dengan tangan
Kualitas rendah harga mahal
Kelebihan pembuatan pola menggunakan komputer adalah...
Rumus pola lebih mudah
Ukuran pola lebih akurat
Perlu waktu lama dalam pembuatannya
Hasil pola lebih bersih
Mudah memilih pola standar
Dalam membuat busana anak, ada beberapa syarat utama yang harus diperhatikan yaitu ...
Desainnya yang manis
Bahan yang lembut dan menyerap air
Menggunakan teknik jahit yang benar
Memiliki bukaan busana yang sesuai dengan desain
Menggunakan pola yang dibuat dengan komputer
Karakteristik dari busana rumah adalah ...
Menggunakan bahan Beludru
Menggunakan bahan katun
Desainnya glamour
Menggunakan hiasan burci
Menggunakan bahan sifon
Pembuatan busana secara industri memiliki karakteristik di bawah ini, yaitu...
Menggunting dalam jumlah banyak
Membuat pola dengan ukuran pribadi
Menggelar bahan dengan dilipat menurut serat panjang
Membuat pola dikertas padi
Menjahit sistem butik
Yang dimaksud dengan Pattern Maker adalah ...
Pembuat gambar desain
Pembuat pola
Penjahit
Pengepres
Penggunting bahan
Cutting pada pembuatan busana industri dilakukan setelah proses ...
Menggelar bahan
Menata layout
Memindahkan tanda pola
Mengumpulkan pola
Menjahit
Teknik menggunting yang benar di bawah ini adalah ...
Menggunting dimulai dari pola yang kecil
Menggunting dalam jumlah banyak menggunakan gunting manual
Menggunting dimulai dengan pola yang besar
Menggunting dengan menekan kain
Menggunting secara bersamaan
Bundeling adalah proses ...
Menggulung sisa bahan yang telah digunting menjadi satu kemudian diberi label
Menggulung bahan yang telah digunting menjadi satu kemudian diberi label
Menggulung bahan yang akan digunting menjadi satu kemudian diberi label
Menggulung bahan yang telah digunting secara terpisah kemudian diberi label
Menggulung bahan yang telah digunting sesuai komponen pola menjadi satu kemudian diberi label
Sistem ban berjalan merupakan teknik menjahit yang digunakan dalam pembuatan busana industri. Tujuan dari menjahit dengan teknik ban berjalan adalah ...
Membuka lapangan pekerjaan
Menghemat bahan
Menghemat waktu dengan hasil jahitan lebih rapi
Menghemat waku dan menambah biaya produksi
Menghemat pengeluaran
Hitunglah harga jual 1 buah blus jika diketahui biaya produksinya sebagai berikut :
Bahan utama 2 meter dengan harga Rp. 15.000,/m- , Benang 2 gulung dengan harga Rp. 2000,-/gulung , viselin 0,5m dengan harga Rp. 5000,-/m, Turbinais 0,1 m dengan harga 5000,-/m, Kancing 6 buah dengan harga Rp. 3000,-/lusin, upah jahit Rp. 10.000,-/blus dan keuntingan 10% dari biaya produksi.
55.000,-
60.000,-
65.000,-
Rp.70.000,-
. Rp.75.000,-
Garmen merupakan bentuk industri dalam bidang fashion. Ciri khas busana yang dibuat secara industri adalah …
Desain bervariasi sesuai dengan permintaan konsumen
Busana diproduksi sesuai dengan permintaan pelanggan perorangan
Pembuatan busana secara massal
Pembuatan busana dilakukan dengan teknik costum made
Pembuatan busana dilakukan secara khusus
Ukuran yang digunakan dalam pembuatan busana industri diperoleh dari …
Menguku tubuh konsumen
Ukuran baku S,M,L dan XL
Ukuran diperoleh dari informasi pelanggan
Ukuran yang diperoleh dari internet
Ukuran yang digunakan oleh masyarakat
Dibawah ini tugas dari seorang marker adalah ...
Memberi kampuh pada pola
Memeriksa teknik jahit
Memeriksa ukuran
Memeriksa ukuran pola
Memeriksa kelengkapan pola
Spreading dalam pembuatan busana industri, adalah proses ...
Menyamak bahan
Menggnting sesuai pola
Menggelar bahan
Menggulung bahan
Memindahkan tanda pola
Menggunting dengan mesin bertujuan untuk ...
Prestise perusahaan
Bekerja lebih cepat
Memudahkan pekerjaan
Mengurangi jumlah karyawan
Merapikan hasil jahitan
Bundeling adalah proses yang dilakukan setelah menggunting. Yang dilakukan saat bundeling adalah ...
Menggelar dan meratakan bahan kemudian menata pola
Mengumpulkan sisa potongan kain kemudian digulung menjadi satu
Memindahkan tanda pola kebahan
Mengumpulkan panel yang akan digunting kemudian digulung menjadi satu
Mengumpulkan panel yang telah digunting kemudian digulung menjadi satu
Lingkup pekerjaan bagian desain yang benar di bawah ini adalah ...
Memeriksa kerusakan bahan
Menentukan desain dan memilih bahan
Menata pola
Menggelar bahan sesuai kebutuhan
Menentukan jumlah produksi dan harga jual
Penetapan jenis marker didasarkan pada ...
Motif kain, lebar kain dan karakteristik kain
banyak pola dan ukuran pola
Desain, warna dan ukuran
Motif kain, panjang kain dan karakteristik kain
Ukuran pola, banyak jenis pola dan karakteristik pola
Semua pola dapat ditempatkan pada posisi bebas (arah lusi, pakan, maupun serong) tidak perlu mempertimbangkan jenis komponen garment. Jenis marker ini biasanya digunakan untuk jenis kain polos. Pernyataan ini merupakan karakteristik dari ...
Solid marker
one way marker
two way marker
Special marker
Block marker
semua pola dalam marker diletakan satu arah, dimana letak pola arahnya tidak boleh berlawanan. Biasanya marker ini digunakan untuk jenis kain corduroy, atau untuk jenis motif kain bunga border print,fabric one facing direction.
Solid marker
One way marker
Two way marker
Special marker
Block marker
Hal yang harus diperhatikan dalam proses cutting adalah ...
Keakuratan dalam pemotongan bahan
jenis marker yang digunakan
Jumalah pola dan ukuran pola
Ketepatan ukuran pola
Banyaknya jumlah bundle yang harus dihasilkan
Pada mode ini setiap lapis kain digelar menghadap ke atas dan digelar satu arah saja dari ujung meja ke ujung di depannya. Hal ini memungkinkan spreader untuk melihat semua permukaan kain untuk mengidentifikasi cacat dalam kain. Pernyataan ini sesuai dengan metode menggelar kain ...
ModeFace/one/Way, Nap/one/Way(F/O/W,N/O/W)
ModeFace/one/Way, Nap/Up/Dow(F/O/W,N/U/D)
ModeFacetoFace(F/F),Nap-one-way(N/O/W)
ModeFacetoFace,Nap/Up/Down(F/F-N/U/D)
Mode menggelar bahan yang hanya digunakan pada bahan motif simetris adalah ...
ModeFace/one/Way, Nap/one/Way(F/O/W,N/O/W)
ModeFace/one/Way, Nap/Up/Dow(F/O/W,N/U/D)
ModeFacetoFace(F/F),Nap-one-way(N/O/W)
ModeFacetoFace,Nap/Up/Down(F/F-N/U/D)
Tujuan dari bundeling adalah ...
untuk mempermudah membedakan bagian-bagian potongan komponen pakaian maupun size
untuk mempermudah pemilihan bagian yang akan dijahit
untuk menentukan banyak komponen pola yang akan dijahit sehingga proses produksi berjalan lancar
Untuk menyesuaikan desain dan ukuran sehingga tidak tertukar
untuk menentukan size dan banyak jumlah pola
isi keterangan pada sticker bundeling adalah ...
Style, Size, Tahap, Bendel, No seri, Jumlah, Komponen, Warna
Style, Size, Benang Bendel, No seri, Jumlah, Komponen, Warna
Style, Size, Tahap, Bendel, No seri, Jumlah
Style, Size, Tahap, Urutan kerja, No seri, Jumlah, Komponen, Warna
Style, Size, Tahap, Bendel, Jumlah, Komponen, Warna
Tujuan dari proses numbering adalah :
Menghindari tertukarnya ukuran komponen
Mengidentifikasi urutan menjahit
Menentukan ukuran komponen
Menghindari kesalahan menjahit
Mengidentifikasi jenis pola
Di bawah ini hal yang harus diperhatikan dalam proses cutting adalah ...
Jumlah tumpukan kain yang akan dipotong
Arah serat kain yang akan dipotong
Motif dan jenis kain yang akan dipotong
Jumlah pola dan ukuran pola
Cacat kain yang tidak dapat digunakan dalam produksi
Jenis gunting yang digunakan untuk menggunting kain dengan jumlah tumpukan 20-30 lapisan adalah ...
round knife cutting
straight knife cutting
Band Knife
Water jet leather cutting
plasma torch cutting
kegiatan pengkondisian, pembukaan, penggelaran kain pada meja cutting dengan panjang dan jumlah tumpukan tertentu untuk perlakuan proses pemotongan bahan adalah definisi dari ...
Spreading
Cuting
Marker
Sewing
Bundeling
Tuliskanlah urutan proses membuat busana secara Industri secara umum
(a)
Uraikan hal yang harus diperhatikan dalam proses cutting!
(a)
Tuliskanlah hal yang harus diperhatikan dalam menjamin mutu hasil guntingan bahan !
(a)
uraikanlah alasan mengapa pembuatan busana secara industri dilakaukan dengan sistem ban berjalan!
(a)
Jelaskanlah mengapa dalam proses pembuatan busana industri perlu dilakukan Quality Control
(a)
