Font size
WorksheetsBAB 3
Total questions: 50
Worksheet time: 3hrs 30mins
Keterangan yang menggambarkan kondisi ekonomi bangsa Indonesia pada awal kemerdekaan ialah ...
Kondisi perekonomian dan keuangan bangsa Indonesia masih kacau
Terjadi surplus ekonomi akibat terhentinya blokade ekonomi yang dilakukan Jepang
PBB memperhatikan ekonomi bangsa Indonesia dengan memberikan bantuan modal
Bangsa Indonesia mampu melepaskan diri dari sistem ekonomi Jepang yang cukup mengikat
Salah satu masalah ekonomi pada awal kemerdekaan adalah kekosongan kas negara. Pemerintah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan cara ...
Membentuk Banking and Trading Corporation (BTC)
Membentuk Persatuan Tenaga Ekonomi (PTE)
Melaksanakan program pinjaman nasional
Menerapkan sistem ekonomi Ali-Baba
Yang merupakan penyebab jatuhnya Kabinet Natsir adalah…
Peristiwa Tanjung Morawa di Sumatera
Adanya penandatangan kerjasama ekonomi militer dengan Amerika Serikat
Tidak terlaksananya pemilu
Adanya mosi tidak percaya dari partai lain
Jatuhnya kabinet Sukiman disebabkan oleh karena adanya kerjasam ekonomi dan militer dengan Amerika Serikat atau yang dikenal dengan Mutual Security Act (MSA) , sehingga banyak dari kalangan partai politik yang menganggap bahwa...
Kerjasama tersebut bertentangan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif
Kerjasama tersebut menunjukkan Indonesia condong ke Blok Timur
Kabinet Sukiman tidak sependapat dengan partai yang lain
Kerjasama tersebut banyak menguntungkan pihak Amerika Serikat
Program ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah pada masa demokrasi parlementer dengan cara memberikan kemudahan kredit dan melindungi para pengusaha pribumi dari persaingan pengusaha asing adalah program...
Ekonomi gotong royong
Gerakan Benteng
Gunting Syafrudin
Ali Baba
Berikut ini yang termasuk dalam program kerja Kabinet Burhanuddin Harahap adalah
Mengembalikan Irian Barat
menyelenggarakan pemilu 1955
Pembatalan KMB
Normalisasi keadaan RI
Menyempurnakan struktur pemerintahan
Mulai berlakunya UUD sementara 1950 sampai Dekret Presiden 5 Juli 1959 telah terjadi beberapa pergantian kabinet sebanyak
5 kabinet
6 kabinet
7 kabinet
8 kabinet
9 kabinet
Kabinet Djuanda disebut juga Zaken Kabinet karena
terdapat tiga orang yang menjabat sebagai waki perdana menteri
memiliki program utama penyelesaian masalah Irian Barat
mendapat dukungan militer dalam menjalankan programnya
memiliki jumlah menteri yang sangat banyak
terdiri atas orang-orang yang ahli di bidangnya
Penyebab jatuhnya Kabinet Sukiman adalah karena akibat peristiwa
Tugasnya sudah dianggap selesai dengan terselenggaranya Pemilu pertama tahun 1955
ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)
Peristiwa Tanjung merawa
Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda
Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah
Salah satu keberhasilan program kerja kabinet Ali Sastroamidjoyo I adalah
kembalinya Irian Barat menjadi milik Indonesia
Diadakannya Konferensi Asia Afrika
Terselenggaranya Pemilu pertama
Repelita
Pembatalan hasil KMB
Penyebab kegagalan Kabinet Natsir sebagai kabinet pertama pada masa demokrasi liberal di Indonesia sering mendapat kritik. Masalah yang paling banyak di kritik adalah
Adanya peristiwa tanggal 17 Oktober 1952
ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)
Pencabutan PP No.39/1950
Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda
Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah
Indonesia secara resmi masuk menjadi anggota PBB pada masa kabinet
Djuanda
Sukiman
Hatta
Wilopo
Natsir
Nasinalisasi de Javassche Bank berlangsung pada masa kabinet
Natsir
Wilopo
Hatta
Sukiman
Djuanda
Tanggal 17 Agustus 1950 merupakan momentum penting bagi bangsa Indonesia. Momentum ersebut ditandai dengan...
pembatalan hasil kesepakatan KMB
pengangkatan kembali Moh. Hatta sebagai wakil presiden
kedudukan perdana menteri digantikan oleh wakil presiden
Indonesia kembali kebentuk negara kestuan
Tercatat tujuh kabinet yang memerintah pada masa Demokrasi iberal. Salah satu penyebab utama kejatuhan kabinet pada masa Demokrasi Liberal adalah,...
tidak ada sinergi antara presiden dan perdana menteri
presiden terlalau ikut campur dalam setiap kebijakan
adanya mosi tidak percaya dari parlemen kabinet
program kerja kabinet bertentangan dengan keinginan parlemen
Sebelum pelaksanaan Deklarasi Djuanda, laut teritorial Indonesia hanya sebesar 3 mil dari garis pantai. Kondisi ini menyebabkan....
Indonesia tidak bisa mengeksplorasi kekayaan laut secara optimal
aksi pencurian sumber daya laut di Indonesia makin meningkat
banyak kapal asing yang bebas mengarungi lautan Indonesia
PBB tidak mengakui kekuasaan laut bangsa Indonesia
Hasil Pemilu 1955 menunjukkan kemenangan 4 partai besar yaitu …
Golkar, PKB, NU, Masyumi
PKI, PNI, Golkar, PKB
PNI, Masyumi, PKI, NU
PKB, Masyumi, Golkar, PNI
Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Pada masa ini terjadi pergantian kabinet. Partai pengusung dari Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951) adalah partai.....
NU dan Masyumi
Masyumi dan PNI
Masyumi dan PKI
NU dan PNI
PKI dan PNI
Kabinet baru dipimpin oleh Ir. Djuanda yang kemudian membentuk kabinet yang terdiri dari para menteri yang ahli dalam bidangnya. Kabinet ini dikenal dengan istilah Zaken Kabinet karena harus berisi unsur ahli dan golongan intelektual dan tidak adanya unsur partai politik di dalamnya.
Program kerja kabinet Djuanda dikenal dengan nama.....
Tri Sila
Panca Sila
Panca Karya
Golongan Karya
Persatuan Indonesia
Foto tersebut adalah upacara pelantikan salah satu Kabinet yang dalam masa tugasnya akahirnya bisa menyelesaikan semua programnya dan melaksanakan Pemilu pertama tahun 1955. Tokoh perdana mentri yang dimaksud adalah dari Kabinet....
Natsir
Sukiman
Burhanudin Harahap
Wilopo
Djuanda
Pada tanggal 1 Maret 1952, Presiden Soekarno mengangkat Wilopo dari PNI sebagai formatur. Kabinet Wilopo memerintah pada periode tahun.....
3 April 1952 – 3 Juni 1953
27 April 1951 – 3 April 1952
6 September 1950 - 21 Maret 1951
31 Juli 1953 – 12 Agustus 1955
12 Agustus 1955 – 3 Maret 1956
Kesuksesan Kabinet Ali Sastroamidjojo dapat dilihat dalam hal
Dapat menyelesaikan masalah konfrontasi dengan Malaysia
Dapat meredam pemberontakan di seluruh wilayah RI
Berhasil menyelesaikan masalah Irian Barat
Dapat menyiapkan pemilu dan menyelenggarakan KAA
Jatuh bangunnya kabinet yang terjadi pada masa Demokrasi liberal disebabkan oleh
Kabinet tidak memiliki program yang pasti
Munculnya mosi tidak percaya terhadap kabinet yang berkuasa
Ketidakberhasilan kabinet menciptakan stabilitas nasional
Kabinet tidak dapat merangkul tokoh-tokoh masyarakat
Pemilu tanggal 15 Desember 1955 berlangsung untuk memilih
Anggota DPR
Presiden dan wakilpresiden
Anggota konstituante
Menteri-menteri
Keluarnya Deklerasi Djuanda merupakan hasil gemilang dari kabinet
Natsir
Karya
Wilopo
Burhanudin Harahap
Konstituante tidak dapat menyelesaikan tugasnya menetapkan UUD baru maka presiden soekarno mengajurkan untuk kembali kepada
UUDS 1950
UUD RIS
UUD 1945
uud 1959
salah satu alasan Indonesia menggunakan sistem demokrasi liberal adalah ....
memberikan ruang kepada penguasa untuk memerintah lebih lama
banyak elit Indonesia yang berpendidikn Barat
banyak partai politik yang berkuasa
kenyamanan dalam memerintah rakyat
pada masa kabinet Sukiman, Indonesia melakukan kerja sama ekonomi dengan Amerika Serikat yang diberi nama Mutual Security Act. Namun hal ini pula menjadi boomerang bagi kabinet Sukiman, dikarenakan ...
tidak melaksanakan politik bebas aktif
dianggap menguntungkan negara kapitalis
adanya neokolonialisme di Asia Tenggara
Amerika Serikat adalah negara liberal
akhir dari demokrasi liberal ditandai dengan dikeluarkanya
supersemar
maklumat presiden no 1 thn 1959
dekrit presiden 5 Juli 1959
mosi wakil presiden
terjadinya G 30 S
Partai-partai pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....
mementingkan kepentingan bangsa darpada kepentingan partainya
meningkatkan kerja sama antarpartai politik
secara bersama-sama mendukung program pemerintah
mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa
mengutamakan pembangunan fisik
Kabinet Ali Sastroamidjojo I merupakan salah satu kabinet yang berhasil memegang pemerintahan masa Demokrasi Liberal. Prestasi gemilang dari Kabinet Ali Sastroamidjojo I adalah....
dicanangkannya pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif
berhasil diselenggarakannya Konferensi Asia-Afrika
berhasil ditumpasnya gerakan separatis
berhasil menghancurkan masalah SARA
diselenggarakannya Konferensi Istanbul
Mengapa pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia sering terjadi pergantian kabinet….
Program kerja kabinet kurang sesuai dengan keadaan Indonesia pada waktu itu
Adanya perbedaan kepentingan diantara partai – partai yang tidak pernah terselesaikan dengan baik
Program yang dicanangkan setiap kabinet sering mendapat penolakan rakyat
Rakyat tidak percaya dengan kabinet tersebut
Adanya politik adu domba yang dilakukan oleh pihak lain
Apa alasan runtuhnya kabinet Burhanuddin Harahap..
Adanya Mosi tidak percaya terhadap kabinet tersebut.
Para anggota kabinet yang korupsi
Dengan berakhirnya pemilihan umum, tugas kabinet Burhanuddin dianggap selesai
Adanya perintah presiden untuk membubarkan kabinet tersebut
Adanya keretakan dalam kabinet yang menyebabkan partai partai politik menarik kembali menteri-menteri dari kabinet tersebut
Pemilu pertama Indonesia dilaksanakan pada masa kabinet ...
Wilopo
Ali Sastroamidjojo
Syahrir
Hatta
Burhanuddi Harahap
Kabinet terakhir yang memerintah di Indonesia pada masa Demokrasi Liberal (parlementer) adalah ...
Kabinet Sukiman
Kabinet Djuanda
Kabinet Natsir
Kabinet Wilopo
Kabinet Burhanudin
Penggagas kebijakan Sistem Ekonomi Gerakan Benteng adalah Menteri Perdagangan dalam Kabinet Natsir, yaitu…
Syafruddin Prawiranegara
Burhanuddin harahap
Sumitro Joyohadikusumo
Ir. Juanda
Iskaq Cokrohadisuryo
Prinsip Zaken cabinet terbentuk pada masa cabinet ….
Natsir
Ali Sastroamijojo I
Djuanda
Sukiman
Burhanudin Harahap
Faktor yang menyebabkan seringnya terjadi pergantian kabinet pada masa demokrasi liberal adalah ...
Munculya pemberontakan
Makin kuatnya PKI
Banyaknya campur tangan Presiden
Sikap mementingkan kepentingan kelompok makin dominan
Adanya tekanan dari militer terhadap dewan konstituante
Pada tanggal 29 September 1955 dilaksanakan pemilihan umum yang pertama yang bertujuan untuk memilih ....
presiden dan wakil presiden
anggota DPR
anggota Dewan Konstituante
anggota kabinet
anggota DPR dan Dewan Konstituante
Dua partai besar mendukung Kabinet Ali Sastroamidjojo II adalah ....
PNI dan NU
PNI dan Masyumi
NU dan PKI
Masyumi dan PKI
Masyumi dan Muhammadiyah
Pada masa pemerintahan demokrasi parlementer di Indonesia, terdapat beberapa dampak positif bagi kehidupan politik di Indonesia. Salah satunya yaitu ....
Kebebasan dalam mendirikan partai politik
Pembatalan hasil Konferensi Meja Bundar
Bentuk negara Indonesia kembali ke Republik Indonesia
Adanya pemisahan kepala negara dan kepala pemerintahan
Dalam mengatasi kondisi politik dalam negeri tahun 1959, presiden Soekarno mengeluarkan DEKRIT PRESIDEN tanggal 5 Juli 1959 yang berisi ....
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS
Pembubaran Konstituante, Tetap berlaku UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPAS
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan MPRS dan DPRS
Pembubaran Konstituante, Berlakunya kembali UUD 1945, Tidak berlakunya UUDS 1950, Pembentukan DPRS dan DPAS
Keberhasilan Kabinet Ali Sastroamidjoyo I adalah ....
dicanangkannya pelaksanaan politik luar negeri yang bebas aktif
berhasil diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika
berhasil menumpas gerakan separatis
diselenggarakannya Konferensi Istambul
Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak menjalankan kegiatan pemerintahan karena ....
UUDS 1950 mengamanatkan pemerintahan dijalankan dan dikendalikan oleh parlemen
presiden hanya sbegai kepala negara dan pemerintahan dijalankan perdana menteri
setiap kebijakan yang akan diambil presiden harus disetujui oleh parlemen
kedudukan dan kinerja presiden dibatasi oleh kekuasaan parlemen
secara konstitusional tugas presdien hanya sebagai kepala negara
Sejak awal kemerdekaan, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menyatakan dengan tegas dukungannya terhadap Republik Indonesia. Sikap tegas Sri Sultan Hamengku Buwono IX ditunjukkan dengan .....
Memberikan sebagian tanah keraton kepada pemerintah Indonesia
Menyerahkan uang sebesar 13 gulden kepada pemerintah Indonesia
Menyatakan Kesultanan Yogyakarta merupakan bagian Republik Indonesia
Menyerahkan sebagai prajurit Kesultanan Yogyakarta kepada pemerintah Indonesia
Menjadikan Keraton Yogyakarta sebagai pusat administrasi pemerintah Indonesia
Pada masa revolusi kemerdekaan Sultan Syarif Kasim II aktif menyuplai bahan makanan dan menyumbangkan hartanya untuk perjuangan pemerintah Indonesia di Yogyakarta. Dari fakta tersebut dapat disimpulkan .....
Pemerintah Indonesia memaksa Sultan Syarif Kasim II menyerahkan sebagian hartanya
Sultan Syarif Kasim II mendukung pemerintah Indonesia dengan mewujudkan integrasi bangsa
Kerajaan Siak merupakan salah satu kerajaan bawahan Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat
Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan kerajaan lokal untuk melawan kolonial Belanda
Sultan Syarif Kasim II menunjukkan kesetiaannya kepada Kesultanan Yogyakarta dan pemerintah Indonesia
Pada Oktober 1949, Silas Papare mendirikan Badan Perjuangan Irian di Yogyakarta. Tujuan Silas Papare mendirikan badan perjuangan tersebut adalah .....
Melakukan koordinasi dengan pemuda-pemuda Papua di Yogyakarta untuk melawan pemerintah Indonesia
Mempertahankan Irian Barat sebagai salah satu wilayah bagian NIT bentukan Belanda
Melakukan gerilya membantu pasukan pemerintah Indonesia menjalankan operasi Trikora di wilayah Yogyakarta
Membantu pemerintah Republik Indonesia memasukkan wilayah Irian Barat dalam Republik Indonesia
Mempengaruhi pemuda-pemuda di Irian Barat untuk turut memperjuangkan kemerdekaan Irian
Peranan Sultan Syarif Kasim II dalam mempertahankan kemerdekaan RI adalah aktif menyuplai bahan makanan untuk para laskar dan juga menyerahkan 30% harta kekayaan berupa emas kepada presiden Soekarno di Yogyakarta. Yang termasuk gambar Sultan Syarif Kasim II berikut .....
Pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia sering terjadi pergantian kabinet disebabkan oleh .....
Program kerja kabinet kurang sesuai dengan keadaan Indonesia pada waktu itu
Adanya perbedaan kepentingan diantara partai-partai yang tidak pernah terselesaikan dengan baik sehingga menimbulkan mosi tidak percaya
Program yang dicanangkan setiap kabinet sering mendapat penolakan rakyat
Rakyat tidak percaya dengan kabinet tersebut
Adanya politik adu domba yang dilakukan oleh pihak lain
Sejak kembali menjadi negara kesatuan, Indonesia masuk pada era Demokrasi Parlementer atau Liberal. Jalannya pemerintahan pada masa ini tetap tidak stabil karena .....
Para menteri diangkat dalam kabinet yang terdiri atas orang-orang yang tidak terampil
Presiden bertindak tidak profesional dengan mengangkat orang-orang terdekatnya
Tidak solidnya angkatan perang sehingga keamanan negara tidak terjamin
Sering terjadi pergantian kabinet dengan masa kerja yang singkat
Sering terjadi pertentangan antar kelompok pendukung Soekarno dan penentang Soekarno
