NEW
Font size
WorksheetsAccounting Lab Quiz
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 17mins
Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini merubah berbagai cara transaksi perusahaan. Tidak lepas pada bisnis restoran. Untuk menghindari kontak fisik, restoran menyiapkan sistem scan barcode (QR Code) di setiap meja bagi pelanggan untuk melihat menu dan melakukan pesanan. Ternyata dengan adanya QR Code, maka transaksi pelanggan akan lebih mudah karena tidak perlu menunggu dilayani setiap meja dan dapat langsung memesan. Apabila awalnya dalam 5 menit, restoran hanya dapat menerima 4 pesanan dengan 4 orang pramusaji, namun saat ini dalam 5 menit, restoran dapat menerima 6 pesanan hanya dengan 1 orang pramusaji. Hal ini tentunya meningkatkan efisiensi waktu dan memaksimalkan produktivitas kerja dari sumber daya yang ada. Ilustrasi di atas lebih menekankan pembahasan pada salah satu pengukuran kinerja dalam balanced scorecard yaitu:
Keuangan
Pelanggan
Proses bisnis internal
Pertumbuhan dan pembelajaran
Era new normal saat ini sangat menekankan pada protokol kesehatan. Hampir di setiap pusat perbelanjaan, elevator dipasangkan alat sensor otomatis sehingga pengguna tidak perlu untuk menekan tombol. Hal ini bukan investasi yang kecil. Namun hal ini perlu dilakukan agar mereka dapat tetap beroperasi di masa PSBB transisi dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan yang datang. Mereka tidak perlu lagi memencet tombol hanya mengarahkan jari ke angka yang dikehendaki atau bahkan hanya menginjak tombol yang dikoneksikan di lantai elevator sebagai sensor. Proses pemasangannya pun bertahap dari elevator yang digunakan pengunjung sampai dengan elevator barang tergantung dari kesiapan dana oleh manajemen pusat perbelanjaan. Pengukuran yang digunakan adalah berapa banyak elevator yang telah dipasangkan dalam periode waktu tertentu. Ilustrasi di atas lebih menekankan pembahasan pada salah satu pengukuran kinerja dalam balanced scorecard yaitu:
Keuangan
Pelanggan
Proses bisnis internal
Pertumbuhan dan pembelajaran
Kepuasan pelanggan meningkat di tahun 2020 dari tahun 2019 sehingga perusahaan tidak perlu melakukan perbaikan
Kepuasan pelanggan akan meningkatkan proses bisnis internal yang semakin baik dengan diukur meningkatkan penjualan online
Meskipun tahun 2020 terjadi peningkatan secara rata-rata kepuasan pelanggan, namun pelatihan atas karyawan terutama customer service yang merupakan frontline sangat perlu agar pelanggan merasa ramah saat dilayani
Perubahan pola penjualan toko berbanding online yang meningkat pasti meningkatkan laba karena didukung dengan hasil survei kepuasan pelanggan yang meningkat
Pengukuran atas perspektif keuangan tidak dapat semata hanya menggunakan satu indikator tetapi kombinasi pengukuran akan menyempurnakan manajemen di dalam pengambilan keputusan. Pengukuran Return On Asset (ROA) yang umum digunakan dengan membagi laba bersih setelah pajak terhadap total aset harus disertai analisis dari asset turnover. Hal ini dapat dijelaskan, kecuali:
Bisa saja peningkatan ROA akibat laba meningkat bukan disebabkan dari peningkatan penjualan, namun karena adanya efisiensi biaya meskipun penjualan menurun
Bisa saja peningkatan ROA karena adanya laba meningkat bukan disebabkan dari peningkatan kuantitas penjualan namun karena adanya kenaikan harga dengan kuantitas yang sama
Bisa saja peningkatan ROA disebabkan karena penurunan aset bukan karena peningkatan penjualan dengan nilai laba yang konstan atau stabil
Bisa saja peningkatan ROA disebabkan karena penurunan aset dan penurunan penjualan dan berdampak pada laba yang meningkat dengan asumsi beban meningkat berbanding lurus dengan penurunan penjualan
Berikut ini adalah pengukuran yang tepat atas kinerja pertumbuhan dan pembelajaran:
BANK ABX menambah jumlah mesin setor tunai di beberapa titik lokasi yang agak jauh dengan kantor cabang agar memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi setoran. Tahun 2020 jumlah mesin yang telah diinstalasi sebanyak 250 mesin di 12 wilayah kota dan kabupaten
Travel JALAN JALAN melakukan pendataan atas 1.560 pelanggan tahun 2020 ternyata diperoleh informasi bahwa 560 pelanggan melakukan pesanan lebih dari 3 kali dalam 1 tahun, namun 1.000 pelanggan lainnya hanya melakukan 1 kali pemesanan dalam 1 tahun. Hal ini menjadi perhatian bagi travel JALAN JALAN untuk mencari tahu penyebab pelanggan yang tidak melakukan transaksi pesanan ulang
Akhirnya pada tahun 2018 pintu tol X menerapkan sistem pembayaran e-toll di seluruh gardu. Hal ini dapat meningkatkan kecepatan pelayanan untuk setiap pengguna jalan tol dalam melakukan pembayaran. Sebelumnya dibutuhkan waktu rata – rata 26 detik namun saat ini hanya rata – rata 12 detik.
PT ABDI RAYA mencatat nilai net profit margin 2019 sebesar 18%. Namun dengan strategi pemasaran yang tepat, nilai net profit margin meningkat sebanyak 2.2% yang diukur dari peningkatan unit penjualan ketimbang adanya peningkatan harga jual
Yang bukan merupakan kendala dalam penerapan Activity Based Costing:
Sulit menentukan harga jual karena biaya tidak dapat dihitung secara detail
Sulit dalam menentukan pemicu biaya (cost driver) yang tepat
Sulit dalam menentukan pusat biaya (cost pool) dan mengalokasikan biaya overhead berdasarkan pusat biaya tersebut
Manajemen yang telah terbiasa dengan sistem tradisional sulit berubah menerima konsep perhitungan biaya yang baru (cultural problem)
Disebut kondisi overcosting pada konsep biaya btradisional dibandingkan dengan sistem activity based costing adalah:
Apabila harga sebuah unit produk pada sistem ABC lebih kecil dari traditional costing
Apabila harga sebuah unit produk pada sistem ABC lebih besar dari traditional costing
Apabila harga jual produk pada perhitungan biaya dengan sistem ABC lebih kecil dari traditional costing
Apabila harga jual produk pada perhitungan biaya dengan sistem ABC lebih besar dari traditional costing
Tujuan utama dalam perhitungan dengan sistem ABC ketimbang dengan sistem tradisional adalah:
Memaksimalisasi laba operasional perusahaan secara total
Memberikan informasi biaya yang spesifik sehingga bermanfaat dalam penentuan strategi harga
Menekan biaya produksi dari overhead cost sehingga dapat memaksimalkan laba usaha
Meningkatkan unit produk yang terjual dengan strategi pemasaran yang tepat
Alokasi departemen utama ke departemen pendukung dilakukan karena alasan:
Biaya pada departemen pendukung harus diperhitungkan ke departemen utama karena akan meningkatkan laba perusahaan
Biaya departemen pendukung harus diperhitungkan ke departemen utama untuk mengetahui harga per produk secara lebih akurat
Biaya departemen pendukung dialokasikan ke departemen utama karena biaya tersebut tidak dapat diidentifikasi secara detail
Biaya departemen pendukung dialokasikan ke departemen utama karena tidak dapat dialokasikan sebagai beban operasional usaha
Contoh dari departemen utama dan departemen pendukung:
Sebuah universitas memiliki 2 program studi yaitu akuntansi dan manajemen. Departemen akuntansi memiliki mahasiswa lebih banyak dari departemen pendukung. Oleh karena itu program studi akuntansi sebagai departemen utama dan program studi akuntansi sebagai departemen pendukung
Sebuah pabrik susu mengolah susu sapi segar menjadi 3 jenis produk yaitu: susu, mentega, dan yogurt. Karena Yogurt merupakan produk yang diolah lebih lanjut, maka departemen yang mengolah yogurt dikategorikan sebagai departemen pendukung
Percetakan PASTI RAPIH memproduksi pencetakan buku nota dan kuitansi yang dijual di toko buku. Proses pencetakan dilakukan secara masal memenuhi permintaan pasar. Namun sesekali percetakan ini menerima order khusus untuk pesanan undangan pernikahan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Maka order atas undangan ini dapat dijelaskan sebagai departemen pendukung karena menambah nilai penjualan percetakan PASTI RAPIH
Sebuah pabrik yang memproduksi sepatu dan sandal memiliki bahan baku, tenaga kerja dan overhead masing- masing. Namun di luar itu, pabrik memiliki departemen perawatan mesin dan departemen kebersihan. Kedua departemen tersebut berfungsi untuk mendukung operasional dari pabrik dalam memproduksi sepatu dan sandal. Oleh karena itu, departemen perawatan mesin dan kebersihan dapat disebut sebagai departemen pendukung
Pernyataan yang tidak tepat atas metode alokasi biaya departemen pendukung ke departemen utama
Metode direct allocation dapat digunakan apabila dasar alokasi berdasarkan jumlah output produksi
Metode dirrect allocation cocok diterapkan apabila diantara departemen pendukung tidak terdapat keterkaitan satu dengan yang lainnya
Metode reciprocal tepat digunakan apabila diantara departemen pendukung saling terdapat keterkaitan penggunaan yang menyebabkan pembebanan biaya
Metode step down digunakan karena departemen pendukung yang satu menggunakan nilai atau manfaat dari departemen pendukung lainnya
Konsultan pajak MAHA JAYA menerima pembayaran jasa perpajakan dari PT SAHABAT SERU. Nilai transaksi Rp.44.000.000 namun kas diterima Rp.20.000.000. Sisanya baru akan diterima minggu depan. Jurnal yang tepat atas ilustrasi tersebut adalah. . .
Mendebit kas Rp.44.000.000
Mendebit akun bank Rp.20.000.000
Mengkredit pendapatan jasa diterima dimuka Rp.44.000.000
d. Mengkreditkan piutang usaha Rp.24.000.000
TOKO BUAH SEGAR berencana meningkatkan penjualan dan bagian dalam strategi pemasaran dengan memberikan gimmick berupa timbangan buah yang dapat ditebus dengan harga Rp.10.000 per unit. Ketentuan bagi penukaran gimmick adalah:
• Pembelanjaan minimal Rp.100.000 akan mendapatkan 1 poin
• Setiap 5 poin akan mendapatkan kesempatan menukarkan 1 timbangan buah dengan menebus Rp.10.000. Harga 1 buah timbangan Rp.80.000 jika dijual tersendiri
Selama bulan Oktober 2020, total penjualan Rp.45.000.000 dan 60% diantaranya menukarkan poin untuk mendapatkan timbangan buah. Harga beli dari pemasok untuk 1 buah timbangan Rp.50.000. Dari informasi di atas, maka estimasi premium expense yang dibebankan sebesar. . .
1.620.000
2.160.000
2.700.000
3.780.000
Obligasi sebanyak 4.500 lembar diterbitkan pada 1 Maret 2020 untuk masa 5 tahun. Nilai nominal obligasi Rp.1.000 per lembar. Tingkat suku bunga pasar efektif 12% per tahun. Obligasi berbunga 10% per tahun yang dibayar 1 tahun 2 kali setiap 1 Maret dan 1 September. Besarnya beban bunga yang dilaporkan di dalam laporan laba rugi periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 adalah. . .
334.000
417.885
450.000
501.763
Obligasi sebanyak 4.500 lembar diterbitkan pada 1 Maret 2020 untuk masa 5 tahun. Nilai nominal obligasi Rp.1.000 per lembar. Tingkat suku bunga pasar efektif 12% per tahun. Obligasi berbunga 10% per tahun yang dibayar 1 tahun 2 kali setiap 1 Maret dan 1 September. Besarnya nilai penjualan obligasi adalah. . .
at premium senilai 331.200
at discount senilai 331.200
saat premium senilai 4.500.000
saat discount senilai 2.512.776
Sewa dibayar pada 2 Maret 2020 untuk masa 2 tahun senilai Rp.72.000.000. pencatatan atas sewa diakui sebagai sewa dibayar dimuka. Jurnal penyesuaian yang tepat atas sewa pada 31 Desember 2021 adalah mendebit akun beban sewa sebesar. . .
30.000.000
36.000.000
66.000.000
72.000.000
Pada 31 Desember 2020 diketahui adanya beban gaji terutang Rp.5.000.000 (accrued payable). Apabila pada 1 Januari 2021 dicatat jurnal pembalik atas transaksi tersebut, maka saat pelunasan utang gaji di 6 Januari 2021 akan dicatat. . .
utang gaji (D); Beban gaji (K)
Beban gaji (D);Bank (K)
Utang gaji (D);Bank (K)
Beban gaji (D);Utang gaji (K)
PT INDIGO memiliki sistem pencatatan imprest atas kas kecil. Saldo kas kecil yang ditetapkan Rp.5.000.000. Pengisian kas kecil dilakukan tanggal 1 di setiap bulannya. Pemakaian pada 12 Mei Rp.1.400.000 dan pada 20 Mei Rp.2.000.000. Dari informasi di atas, saldo kas kecil (petty cash) di dalam neraca saldo pada 31 Mei 2020 sebelum dilakukan pengisian ulang. . .
1.600.000
3.400.000
3.600.000
5.000.000
Berikut ini informasi terkait dengan pengukuran rasio keuangan:
Working capital = Rp.60.000.000; current ratio = 5X;
Total non current asset = Rp.100.000.000
Dari informasi di atas, maka besarnya total asset:
115.000.000
160.000.000
170.000.000
175.000.000
Return on Asset = 20%; total asset = Rp.60.000.000; gross profit margin 30%; COGS Rp.75.600.000; Maka besarnya operating expense adalah. . .
20.000.000
20.400.000
32.400.000
48.000.000
Berikut ini akun – akun yang dilaporkan dalam laporan posisi keuangan dan bersaldo normal kredit:
Consultation revenue, Account payable, lease liability
Lease liability, bond payable, premium payable
Right of use asset, bond payable, accumulated depreciation
Premium inventory, interest payable, right of use asset
Berikut ini transaksi yang dikategorikan sebagai aktivitas pendanaan dalam penyusunan laporan arus kas:
Pembelian aset dalam sewa guna usaha
Pembelian premium inventory
Penerbitan obligasi
Pembelian perlengkapan kantor
29. Berikut ini transaksi yang sesuai dalam menutup laba pada bentuk badan usaha perseroan terbatas:
Retained earning (d); net income (cr)
Net income (d); capital (cr)
Income summary (d); retained earning (cr)
Retained earning (d); income summary (cr)
Berikut ini pernyataan yang tidak tepat untuk transaksi sewa guna usaha sisi lessee:
Apabila di akhir masa kontrak, aset dikembalikan ke lessor, maka lessee akan menyusutkan aset selama masa kontrak
Apabila tingkat suku bunga lessor tidak diketahui lessee dalam menghitung transaksi sewa guna usaha, maka yang digunakan lessee adalah incremental borrowing rate
Apabila terdapat bargain purchase option (BPO), maka harus diperhitungkan nilai present value nya di dalam lease payment
Apabila terdapat guaranted residual value, maka nilai yang digaransikan harus diperhitungkan dalam perhitungan lease liability
30.200
31.350
32.000
48.150
14.467.900
15.667.900
21.467.900
22.667.000
31.800.000
31.780.000
12.687.800
8.287.800
26.250.000
26.301.562,5
34.323.437,5
34.375.000
26.250.000
26.301.562,5
34.323.437,5
34.375.000
Rp.119.000 dan undercosting Rp.87.000
Rp.87.000 dan overcosting Rp.119.000
Rp.32.000 dan overcosting Rp.119.000
Rp.119.000 dan undercosting Rp.32.000
