NEW
Font size
WorksheetsKuis Eksodonsia 1
Total questions: 25
Worksheet time: 9mins
Alasan utama pencabutan gigi susu adalah :
Gigi susu berdesakan
Gigi susu goyang derajat 1
Menghalangi gigi permanen
Gigi kurang rapi
Jika ada pasien anak datang ke klinik namun tidak kooperatif, maka tindakan yang tepat adalah :
Memaksa perawatan
Memulangkan pasien
Menunda perawatan
Dibiarkan saja
Bila seorang ibu memaksa meminta pencabutan gigi anaknya, namun anaknya ketakutan, maka tindakan yang paling tepat adalah :
Memaksa perawatan
Membentak anak
Memberi pengertian ibu
Memulangkan pasien
Hal penting yang harus diperhatikan pada pasien anak adalah :
Kelengkapan instrumen
Usia pasien
Jenis kelamin pasien
Kemauan orangtua
Perbedaan antara tang cabut gigi susu dan permanen adalah tersebut dibawah ini, kecuali :
Ukuran dan berat tang
Terdapat pegas
RA dan RB
Cara memegang tang
Bagi seorang operator, persiapan penting yang harus dilakukan adalah :
Penguasaan ilmu dental morfologi
Hygiene instrumen dan operator
Pemeriksaan administrasi pasien
Instrumentasi yang lengkap
Yang termasuk faktor penyulit pencabutan gigi anak adalah :
Ruang pandang rongga mulut yang sempit
Tidak tersedianya instrumen untuk gigi anak
Orangtua yang memaksa pencabutan
Akar gigi anak yang panjang dan runcing
Jenis gigi yang hanya terdapat pada gigi permanen adalah :
Gigi insisivus
Gigi premolar
Gigi taring
Gigi molar
Prinsip utama dalam semua tindakan eksodonsia adalah :
Bekerja cepat
Kehati-hatian tinggi
Kepuasan pasien
Tidak ada paksaan
Pada gambar di atas, gigi yang berada di luar lengkung dan tumbuh ke arah lingual adalah :
Gigi kaninus sulung
Gigi insisivus permanen
Gigi insisivus sulung
Gigi kaninus permanen
Teknik pencabutan gigi berakar ganda adalah :
Teknik kombinasi
Teknik luksasi
Teknik rotasi
Bukan semua
Pada gambar diatas, gigi yang akan erupsi adalah :
Gigi insisivus sulung
Gigi kaninus permanen
Gigi insisivus permanen
gigi kaninus sulung
Tampak pada gambar diatas adalah penempatan beak tang yang benar, yaitu :
Mencengkeram pada mahkota gigi saja
Dibawah garis cervikal mahkota gigi
Tidak boleh melukai gingiva
Dapat menggunakan tang yang ada
Tang gigi molar RA berbeda untuk regio kiri dan kanan. Mengapa ?
Untuk kenyamanan bekerja operator
Sesuai dengan kemauan operator
Bifurkasi molar RA pada sisi bukal
Instrument yang tersedia di klinik
Perbedaan utama tang cabut mahkota dan tang cabut sisa akar gigi adalah :
Tang mahkota lebih berat daripada tang sisa akar
Pertemuan kedua beak tang mahkota dan sisa akar
Berbentuk lurus dan bersudut 900
Tidak ada perbedaan antara keduanya
Diantara gigi-gigi dibawah ini yang sangat berkaitan dengan sinus maksilaris adalah :
Gigi Kaninus RB
Gigi Premolar RA
Gigi Molar 1 RA
Gigi Molar 1 RB
Penambahan antiseptik pada tampon bertujuan untuk :
Menghentikan perdarahan
Mempercepat penyembuhan luka
Meminimalisir terjadinya infeksi
Memberi rasa nyaman pasien
Perbedaan antara gigi sulung dan permanen tersebut di bawah ini, kecuali :
Bentuk dan ukuran tanduk pulpa
Dimensi vertical dan horizontal gigi
Konsistensi ligamen periodontal
Struktur kepadatan tulang
Jaringan gigi yang berperan sehingga gigi dapat tercabut dari soket adalah :
Ligamen periodontal
Tanduk pulpa
Foramen apical
Saluran pulpa
Seorang ibu datang dengan anaknya (9 tahun) ingin agar gigi taring anaknya dicabut biar tampak rapi. Pemeriksaan intraoral (IO) : gigi 53 masih kuat, 54 55 goyang 0 3, gigi 32 linguoversi. Bagaimana tindakan saudara?
Merujuk ke puskesmas lain
Melakukan pencabutan 53
Memberi penerangan ttg erupsi
Memulangkan pasien
Pada pencabutan gigi anterior, gerakan pencabutan gigi menggunakan gerakan :
Rotasi
Luksasi
Kombinasi
Bukan semua
Instrumen yang sangat dilarang penggunaannya untuk pencabutan gigi rahang atas adalah :
Bein lurus
Cryer
Rasparatorium
Knable tang
Karakteristik dari premolar 1 rahang atas adalah tersebut dibawah ini, kecuali :
Berakar ganda
Kontak dengan sinus maksilaris
Berakar panjang dan pipih
Bisa dengan teknik rotasi
Seorang pasien laki2 (52 tahun) datang dengan abses gingiva, ingin mencabutkan giginya yang sedang sakit. Dokter gigi sedang tidak berada di tempat. Bagaimana tindakan yang tepat :
Merujuk ke puskesmas lain
Memberi obat analgesik
Melakukan pencabutan
Memulangkan pasien
Hal yang sering menjadi penyebab kegagalan saat pencabutan gigi adalah :
Instrumen kurang lengkap
Pasien hipersalivasi
Operator tidak menguasai anatomi
Gigi masih kondisi meradang
