WorksheetsRemidial UTS K3 Keperawatan
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Anda ditugaskan menjadi anggota keselamatan pasien di RS. Tim telah menyusun tindakan pencegahan sedemikian rupa supaya tidak terjadi insiden yang mengancam keselamatan pasien. Akan tetapi komite keselamatan pasien masih saja menemukan adanya insiden. Hal ini sesuai dengan gambaran modelAnda ditugaskan menjadi anggota keselamatan pasien di RS. Tim telah menyusun tindakan pencegahan sedemikian rupa supaya tidak terjadi insiden yang mengancam keselamatan pasien. Akan tetapi komite keselamatan pasien masih saja menemukan adanya insiden. Hal ini sesuai dengan gambaran model
Fish Bone
Swiss Cheese
5 Why
FMEA
PDCA
Seorang perawat saat menyiapkan obat injeksi menghitung secara salah dosis yang akan diberikan dan berpotensi menjadi lethal bila diberikan. Kebetulan anda sebagai rekan teamnya mengetahui dan menegur yang bersangkutan. Kejadian ini disebut
Sentinel
Kejadian Nyaris Cidera
Kejadian Tidak Diharapkan
Efek obat yang tidak diharapkan
Kejadian tidak diharapkan yang dapat dicegah
Seorang perawat saat mendorong brankart dari ruang IGD ke ruang rawat inap mengalami insiden dimana perawat tersebut terpeleset lantai rumah sakit yang licin akibat tetesan air dari talang yang bocor. Kejadian tersebut bisa dimasukkan dalam golongan
Sentinel
Efek obat yang tidak diharapkan
Kejadian tidak diharapkan yang dapat dicegah
Kejadian Tidak Diharapkan
Kejadian Nyaris Cidera
Disebuah rumah sakit tipe C, Seorang dokter bedah melakukan amputasi pada kaki yang salah. Hal ini menimbulkan tuntutan hukum dan investigasi pada kebijakan dan prosedur yang ada di RS. Kejadian tersebut disebut
Sentinel
Kejadian Nyaris Cidera
Kejadian Tidak Diharapkan
Efek obat yang tidak diharapkan
Kejadian tidak diharapkan yang dapat dicegah
Di sebuah rumah sakit tipe C, Seorang dokter bedah melakukan amputasi pada kaki yang salah. Hal ini menimbulkan tuntutan hukum dan investigasi pada kebijakan dan prosedur yang ada di RS. Anda ditunjuk sebagai salah satu anggota team yang akan menginvestigasi kasus tersebut. Tindakan yang harus dilakukan team pertama kali dalam upaya RCA (Root Cause Analysis) adalah
Menganalis masalah
Membuat laporan awal
Mengidentifikasi semua point masalah
Mengumpulkan dan memetakan informasi
Implementasi solusi
Seorang perawat saat mendorong brankart dari ruang IGD ke ruang rawat inap mengalami insiden dimana perawat tersebut terpeleset lantai rumah sakit yang licin akibat tetesan air dari talang yang bocor. Perawat tersebut mengalami cedera patah pergelangan tangan kiri karena menyangga tubuh saat jatuh, sehingga insiden ini menjadi temuan besar. Anda seorang anggota tim investigasi kasus tersebut. Saat melakukan analisis akar masalah, anda menggunakan diagram tulang ikan dan mengidentifikasi beberapa masalah yang menjadi temuan yaitu Lantai licin akibat air dari talang bocor, talang sudah tua dan sudah waktunya diperbaiki. Dalam Fish bone analisis, masalah tersebut bisa digolongkan dalam...
Faktor komunikas
Faktor tim dan sosial
Faktor individual (staf)
Faktor organisasi dan strategi
Faktor Peralatan dan sumber daya
Anda seorang perawat yang baru saja bekerja dan saat ini sedang dalam masa orientasi. Anda sedang mempraktekkan penggunaan SBAR dalam metode komunikasi melalui telefon kepada dokter penanggungjawab pasien (DPJP). Untuk menggambarkan Sebuah background, maka kalimat yang tepat untuk melaporkan yaitu...
“Ny. T adalah seorang wanita berusia 70 tahun yang dirawat dengan diagnosa medis CVA”
“Gambaran CT Scan Ny. T menunjukkan adanya dugaan perdarahan pada hemisfer kanan”
“Pada hasil lab Ny. T ditemukan leukosit meningkat dan hemoglobin menurun”.
“Saya adalah perawat A hari perawat magang yang merawat Ny. T
“Sementara itu, saya akan melakukan skrining septik”
Metrik apa saja yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja pelayanan kesehatan mengenai keselamatan pasien?
Metrik keselamatan pasien berbasis pada kesalahan, dan cedera
Metrik keselamatan pasien berbasis cedera, kesalahan, bahaya, dan kematian
Metrik keselamatan pasien berbasis cedera, dan kematian
Metrik keselamatan pasien berbasis kesalahan, cedera, dan kematian
Metrik keselamatan pasien berbasis kesalahan, cedera, dan bahaya
Apakah yang dimaksud dengan metrik keselamatan berbasis resiko?
membandingkan tingkat mortalitas
disesuaikan terhadap resiko dengan nilai rata-rata nasional.
Secara proaktif mengidentifikasi,
mengukur, dan menghilangkan bahaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang
lebih aman
Mengeliminasi KTD yang dapat dicegah,
termasuk kejadian yang tidak berhubungan dengan kesalahan apapun yang
teridentifikasi.
Mengalokasikan sumberdaya dan
menentukan prioritas keselamatan yang akan mendorong pada perbaikan mutu
Mendeteksi dan mengurangi kesalahan
medis tanpa memandang dampaknya terhadap keselamatan pasien
Anda ditugaskan Direktur masuk dalam tim Komite Keselamatan Pasien di Rumah Sakit sebagai Ketua Tim KKPRS. Saat ini anda sedang menangani kasus pasien jatuh dan melakukan RCA. Tahap pertama dan kedua dari RCA telah anda dan tim lakukan. Saat ini merupakan waktunya tahapan ketiga dari 7 kelompok langkah RCA yaitu
tetapkan peristiwa sentinel
tetapkan upaya penanggulangan risiko
tetapkan critical event
tetapkan akar masalah
Inisiasi & rumuskan masalah
Faktor kunci dalam meningkatkan keselamatan pasien yaitu
Sistem pelayanan kesehatan
Kebijakan Direktur
Faktor lingkungan
Managemen keandalan sistem
Faktor manusia
Sebagai anggota tim KKPRS, anda ditugaskan untuk melakukan investigasi. Mengapa investigasi perlu dilakukan?
Untuk menyelesaikan masalah
Untuk mencari-cari orang yang salah
Untuk membahas pemasalahan yang telah dilakukan
Untuk mengetahui siapa yang salah dan menindaklanjuti yang telah dibuat
Untuk belajar dari unsiden tersebut dan menentukkan apa yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecenderungan berulang (rekurensi)
Perhatikan penyataan berikut
1) Mengumpulkan data dan memetakan informasi
2) Mengidentifikasi masalah pemberian asuhan dan pelayanan CPD dan SPD
3) Menciptakan rekomendasi dan penyelesaian (solusi)
4) Menulis laporan investegasi
5) Implementasi solusi
6) Menganalisis masalah
Dari pernyataan diatas manakah yang benar...
2, 1, 4, 6, 5, 3
2, 1, 6, 3, 5, 4
1, 2, 6, 3, 4, 5
3, 1, 2, 6, 5, 4
2, 6, 1, 3, 5,4
Dalam diagram tulang terdapat faktor-faktor dalam analisis akar masalah. Salah satunya yaitu faktor pasien, apa sajakah yang termasuk dalam faktor pasien
Verbal, tertulis, nonverbal
Kesesuaian peran, kepemimpinan, dukungan faktor budaya
Faktor fisik, faktor sosial, kondisi klinis
Psikologis, faktor kognitif, kepribadian
Kompetensi, supervisi, kesesuaian
Analisis akar masalah adalah metode investigasi terhadap suatu insiden. Investigasi itu sendiri bersifat...
Terbuka
Tertutup
Komperehensif dan ringkas
Efektif
Universal dan efektif
Perhatikan pernyataan berikut.
1. Memahami dengan pasti apa yang menyebabkan terjadinya insiden
2. Wawancara untuk investigasi
3. Melakukan konsultasi pada pasien dan keluarga sebagai bagian dari investigasi
Dari pernyataan diatas yang termasuk proses analisis akar masalah dari
Menganalisis masalah
Mengumpulkan dan memetakan informasi
Menulis laporan investigasi
Menciptakan rekomendasi dan penyelesaian (solusi)
Implementasi solusi
Perhatikan pernyataan berikut.
1. Memahami dengan pasti apa yang menyebabkan terjadinya insiden
2. Wawancara untuk investigasi
Dari pernyataan diatas yang termasuk proses analisis akar masalah dari
Menganalisis masalah
Implementasi solusi
Menciptakan rekomendasi dan penyelesaian (solusi)
Menulis laporan investigasi
Mengumpulkan dan memetakan informasi
Sebuah perangkat telah tersedia untuk mengukur budaya aman sebagian besar menggunakan survei yang di sesuaikan oleh staff dan manager di papan perangkat yang paling di kenal untuk mengukur budaya aman adalah…
Edukasi staff
Management personal
Patient Safety Culture in Healthcare Organization
Mempelajari dan melakukan hal yang memberi efek
Mencatat insiden
Budaya aman yang positif dapat mendorong dan mempertahankan
Pelatihan
Pembelajaran yang terbuka
Komunikasi dan berbagi
Kerja sama tim
Kepemimpinan
Contoh poin pendorong budaya aman di suatu organisasi..
Membiarkan insiden keselamatan terjadi
Pelatihan staff secara rutin tentang keselamatan pasien
Memastikan pemimpin mementingkan profit yang didapat
Pemimpin tidak turun tangan dan memberikan otonomi pada staff
Pemimpin melindungi staff agar insiden keselamatan tidak diangkat ke permukaan
Anda adalah perawat yang bertugas di ruang rawat inap. Beberapa hari terakhir muncul kejadian pasien jatuh. Setelah anda melakukan pengkajian ternyata pasien melepas sendiri siderail temoat tidurnya tanpa berkomunikasi dengan perawat dinas. Faktor dalam komunikasi K3 yang dominan menjadi pencetus hal ini adalah
Manusia
Pasien
Pola kepegawaian
Kebijakan/prosedur
Kegagalan teknis/ peralatan
Dalam menjalankan peran perawat dalam keselamatan pasien, beberapa permasalahan ini adalah hal yang sering dialami dan harus dihindari oleh seorang perawat dalam mengenali dan melaporkan kesalahan, yaitu
tidak Ragu ragu untuk melaporkan yang lain
melengkapi laporan dengan kelengkapan dokumentasi
melaporkan kejadian meskipun tidak menimbulkan dampak berat
melaporkan kejadian secara anonim
ketakutan akan tuntutan hukum
Hal berikut ini merupakan elemen penting terkait dengan budaya keselamatan di sebuah organisasi, yaitu
Komitmen yang lemah dari pemimpin
Penetapan keselamatan sebagai prioritas organisasi
Sifat kerja individualis
Tidak adanya keterlibatan pasien
Kepemimpinan tanpa melibatkan karyawan
Hal hal berikut ini merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien di institusi rumah sakit
Pimpinan rumah sakit
Peraturan RS
Staf Keperawatan
Peraturan perundang-undangan
Sarana prasarana RS
Anda adalah petugas survey rumah sakit. Saat anda melakukan survey di ruangan operasi, anda menemukan bahwa ada satu peralatan set bedah ortopedi yang sudah mulai berkarat. Saat identifikasi hazard, anda mengklasifikasikan hal ini sebagai hazard
Fisik
Biologi
Kimia
Biomekanik
Sosial psikologis
Saat melakukan survey identifikasi resiko dengan Teknik wawancara kepada salah seorang kepala ruangan terkait dengan adanya perawat yang lebih banyak sakit di ruangan, anda mendapatkan data bahwa satu perawat setiap harinya harus merawat rata-rata 25 pasien karena adanya kondisi pengurangan pegawai dari RS. Hal yang anda temukan ini anda klasifikasikan ke dalam hazard
Biologi
Psikososial
Psikologis
Biomekanik
Kimia
Di ruangan incovid, anda masih mendapatkan adanya pasien yang batuk tanpa ditutup dengan baik oleh masker yang dipakai dan pasien kemudian membuka masker seenaknya. Hazard utama yang anda temui dalam kasus ini anda masukkan dalam kriteria hazard
Biologi
Kimia
Biomekanik
Psikologis
Psikososial
Anda petugas survey di sebuah laboratorium patologi klinik di RS. Anda mendapatkan data bahwa semua reagen sudah terlabel dengan baik, di simpan di tempat masing masing dan di tempat seharusnya. Saat anda sedang mencatat laporan ada seorang petugas yang sedang melakukan pemeriksaan preparat dengan posisi membungkuk karena posisi kursi tidak sebanding dengan tinggi badannya. Hazard ini anda klasifikasikan ke dalam hazard…
Biologi
Kimia
Biomekanik
Psikologis
Psikososial
Berikut ini adalah ringkasan Langkah yang benar dalam identifikasi hazard
Memeriksa objek – membuat daftar objek-wawancara petugas-review catatan dan kecelakaan-pencatatan hazard
Membuat daftar objek-memeriksa objek-wawancara petugas- review catatan dan kecelakaan – pencatatan hazard
review catatan dan kecelakaan –Membuat daftar objek-memeriksa objek-wawancara petugas- pencatatan hazard
Membuat daftar objek-memeriksa objek-wawancara petugas- pencatatan hazard- review catatan dan kecelakaan
wawancara petugas -Membuat daftar objek-memeriksa objek - pencatatan hazard- review catatan dan kecelakaan
Seorang perawat yang sedang melakukan tindakan injeksi kepada pasien terluka tangannya karena tergores sat mematahkan leher ampul. Klasifikasi jenis insiden ini adalah…
Kejadian tidak Diharapkan
Kejadian Nyaris Cidera
Kondisi Potensi Cidera
Kejadian Tidak Cidera
Mal praktek
Saat anda sedang melakukan perawatan pasien dalam pemasangan infus, anda lupa menggunakan Teknik satu jari untuk merapikan jarum infus dan ujung jarum sempat menusuk handscoen tapi tidak terkena tangan anda. Klasifikasi jenis insiden ini adalah…
Kejadian tidak Diharapkan
.
Mal praktek
Kejadian Tidak Cidera
Kondisi Potensi Cidera
Kejadian Nyaris Cidera
Saat anda mengantar pasien menggunakan branchart, anda sudah melakukan pemasangan siderail dengan baik pada bed pasien. Saat jalan bergelombang anda melihat pasien gelisah dan tiba tiba berusaha untuk menarik narik lengannya keluar dari branchart dengan infus masih terpasang. Melihat hal ini anda segera merapikan tangan pasien dan memberikan edukasi untuk tidak menarik narik tanggannya agar infus tidak tersangkut di bed. Klasifikasi jenis insiden ini adalah…
Kejadian tidak Diharapkan
Kejadian Nyaris Cidera
Kondisi Potensi Cidera
Kejadian Tidak Cidera
Mal praktek
Anda sudah tuntas melakukan identifikasi hazard di ruangan. Data yang anda dapatkana dalah : beban kerja perawat tinggi, pasien kurang koorperatif, prosedur sudah tidak update. Kategori risiko ini anda klasifikasikan pada kelompok resiko yang terkait dengan
Perawatan pasien
Tenaga medis
Peralatan medis
Resiko terkait property
Resiko lain
Anda melakukan tabulasi hazard dengan data sebagai berikut : jumlah bed tidak sesuai dengan rasio pasien, tabung oksigen tidak berfungsi, mesin EKG belum dilakukan maintenance. Hal ini anda klasifikasikan kedalam resiko terkait dengan
Resiko lain
Perawatan pasien
Tenaga medis
Peralatan medis
Resiko terkait property
Berikut ini adalah pernyataan yang benar terkait dengan Manajemen Risiko K3 Keperawatan/RS
Manajemen risiko dilakukan setelah proses identifikasi risiko dan dapat dihentikan saat masalah teratasi
Manajemen risiko merupakan satu siklus mulai dari koordinasi, identifikasi, pengendalian dan evaluasi yang tidak terputus
Manajemen risiko dilakukan secara mandiri oleh elemen K3 RS tanpa melibatkan pihak manapun
Manajemen risiko penting dilakukan hanya saat proses asesmen lapangan
Manajemen risiko terhenti saat telah dilakukan pengelolaan risiko
Tahap awal yang harus dilakukan oleh seorang petugas K3 RS saat akan melaksanakan manajemen risiko adalah
Melakukan identifikasi risiko
Melakukan penilaian risiko
Melakukan pengelolaan risiko
Melakukan evaluasi pengeloaan risiko
Melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan manajemen
Anda melakukan penilaian risiko keselamatan pasien dengan menilai berapa kemungkinan terjadinya tertusuk jarum saat seorang perawat melakukan injeksi. Pada saat ini anda sedang melakukan penilaian terhadap komponen
Risiko
Peluang
Frekuensi Paparan
Akibat
Jenis insiden
Anda sedang melakukan penilaian seberapa parah kejadian kebakaran di rumah sakit terhadap pasien yang ada di dalam ruangan tersebut. Dalam proses penilaian risiko, anda sedang melakukan penilaian terhadap komponen
Akibat
Risiko
Peluang
Frekuensi Paparan
Jenis insiden
Saat melakukan penilaian risiko, anda menemukan data bahwa hamper setiap hari pasien terjatuh saat berjalan pada satu sisi lantai koridor rumah sakit. Berdasarkan hal ini anda sedang melakukan proses penilaian risiko pada komponen
Risiko
Peluang
Frekuensi Paparan
Akibat
Jenis insiden
Saat melakukan penilaian risiko, perawat mengatakan kepada anda bahwa selama sepekan terakhi minimal ada satu pasien mengalami phlebitis setelah tindakan pemasangan infus di ruangan. Nilai dari frekuensi paparan pada kasus ini adalah
10
3
2
0,5
6
Saat melewati tikungan koridor rumah sakit, hampir dipastikan bahwa semua orang terpeleset. Nilai peluang dari resiko terjatuh pada kondisi ini adalah…
10
6
3
2
0,5
Anda adalah seorang perawat di ruangan operasi. Selama anda bekerja, anda belum pernah menemui adanya kasus kesalahan lokasi pembedahan. Tapi pernah ada satu kali pada satu tahun terakhir sebelum terjadi kesalahan saat baru akan mulai incisi kemudian disadari oleh petugas. Pasien hanya mengalami lecet dan dilakukan tindakan pertolongan ringan P3K. Bagaimanakah penilaian tingkat resiko dari kasus ini ?
Sangat tinggi
Rendah
Menengah
Substantial
Tinggi
Anda adalah seorang perawat di ruangan operasi. Selama anda bekerja, anda belum pernah menemui adanya kasus kesalahan lokasi pembedahan. Tapi pernah ada satu kali pada satu tahun terakhir sebelum terjadi kesalahan saat baru akan mulai incisi kemudian disadari oleh petugas. Pasien hanya mengalami lecet dan dilakukan tindakan pertolongan ringan P3K.
Bagaimanakah prinsip pengelolaan klasifikasi risiko pada kasus ini?
Hentikan kegiatan dan perlu mendapatkan perhatian dari manajemen puncak
Risiko dapat diterima
Jadwalkan perbaikan cukup dengan prosedur yang ada
Lakukan perbaikan secepatnya dan tidak perlu melibatkan manajemen puncak
Perlu mendapat perhatian dari manajemen puncak dan tindakan perbaikan segera dilakukan
Saat ini muncul wabah pandemic covis 19. Di Instalasi Infeksi lebih dari 50% tenaga Kesehatan telah terinfeksi oleh virus ini selama 1 bulan terakhir. Akibatnya pelayanan pasien menjadi terganggu apalagi setelah adanya 1 karyawan yang meninggal karena hal ini. Hasil kriteria skor risiko yang anda dapatkan pada kasus ini adalah
Sangat tinggi
Tinggi
Substantial
Menengah
Rendah
Saat ini muncul wabah pandemic covis 19. Di Instalasi Infeksi lebih dari 50% tenaga Kesehatan telah terinfeksi oleh virus ini selama 1 bulan terakhir. Akibatnya pelayanan pasien menjadi terganggu apalagi setelah adanya 1 karyawan yang meninggal karena hal ini. Prinsip pengelolaan risiko pada kasus ini adalah
Hentikan kegiatan dan perlu mendapatkan perhatian dari manajemen puncak
Risiko dapat diterima
Jadwalkan perbaikan cukup dengan prosedur yang ada
Lakukan perbaikan secepatnya dan tidak perlu melibatkan manajemen puncak
Perlu mendapat eprhatian dari manajemen puncak dan tindakan perbaikan segera dilakukan
Anda adalah tim keselamatan pasien di rumah sakit. Anda menemukan bahwa teknik perawatan luka yang digunakan oleh perawat tidak sama antara satu ruangan dengan ruangan yang lain sehingga mempengaruhi lama perwatan pasien. Usulan yang dapat anda berikan kepada manajemen terkait dengan hal ini adalah
Perbaikan alat rawat luka
Perbaikan metode/ SOP rawat luka
Memberikan pelatihan kepada perawat
Pengawasan saat tindakan rawat luka
Perbaikan administrasi
Saat melakukan tindakan kolaborasi untuk kemoterapi pada pasien,anda sudah memakai handscoen dan anda mencoba untuk memisahkan obat obat kemoterapi dari obat lain dan dari pasien agar tidak mengakibatkan paparan pada tubuh perawat maupun pasien. Teknik pengendalian bahan kimia ini dikenal dengan metode
Eliminasi
Substitusi
Isolasi
Ventilasi
Penggunaan APD
Saat ini ruangan sedang dilakukan perbaikan lantai RS yang berdekatan dengan ruangan Operasi. Manajemen pengndalian kebisingan yang dapat anda alakukan untuk perlindungan terhadap pasien yang paling sesuai adalah
Isolasi sumber bising
Penataan ruangan
Rotasi ruangan
Pembatasan pajanan < 85 DB < 8 jam/hari
Pengguanaan earplug
Anda sedang melakukan pengelolaan risiko di ruangan bedah terhadap seringnya penggunaan gergaji spalk yang menimbukan kebas tangan pada bebrapa tenaga medis. Pengendalian risiko vibrasi terkait teknis yang dapat anda lakukan adalah
Menggunakan anti vibration handle
Pengaturan jadwal
Pelatihan penggunaan alat
Memanaskan tangan sebelum berkerja
Pemeriksaan untuk nakes
Anda adalah perawat yang dinas pagi hari. Saat melakukan asuhan keperawatan kepada pasien tiba tiba datang keluhan dari pasien bahwa semalaman dia menghubungi perawat untuk mengganti infus akan tetapi tidak segera diganti. Akhirnya pagi ini pasien mengeluh tangannya bengkak dan sakit, selang infus macet. Faktor dalam komunikasi K3 yang dominan menjadi pencetus hal ini adalah
Manusia
Pasien
Pola kepegawaian
Kebijakan/prosedur
Kegagalan teknis/ peralatan
