WorksheetsReview Cost Accounting 2
Total questions: 35
Worksheet time: 22mins
Joint Cost dihitung dengan mempertimbangkan Split-off point dan biaya yang dapat dibebankan kepada masing-masing produk
Betul
Salah
Biaya produksi yang menghasilkan berbagai macam produk secara berbarengan disebut joint costs.
Betul
Salah
Kelemahan dari metode "sales value at splitt-off method" adalah manajer tidak akan mendapatkan informasi tentang biaya produk dan besarnya gross margin.
Betul
Salah
Teknik penggunaan metode "Physical-Measure Method" adalah hanya dengan menggunakan perhitungan perbandingan berat ataupun perhitungan secara fisik antar produk.
Betul
Salah
Perkiraan atas "Net Realiable Value (NRV) Method" digunakan pada saat setelah titik split-off, tidak ditemukannya data harga penjualan atas produk yang dihasilkan.
Betul
Salah
Pada umumnya, NRV Method digunakan pada suatu produk ataupun jasa yang di proses lebih lanjut dengan adanya tambahan biaya pada produk tersebut, dan harga jualnya pun dapat ditentukan.
Betul
Salah
Hasil perhitungan Joint Cost selalu relevan untuk digunakan sebagai pengambilan keputusan atas suatu produk akhir.
Betul
Salah
Suatu By-product dapat kita ketahui secara langsung pada periode produksi ataupun pada saat penjualan.
Betul
Salah
Dalam laporan keuangan perusahaan, suatu by-product dapat kita ketahui melalui materialitas atas nilai (nominalnya).
Betul
Salah
Perbedaan antara by-product dengan main product dapat diketahui melalui
Jumlah yang dihasilkan pada proses produksi
Berat atau volume output per proses produksi
Jumlah nilai penjualan per unit
Perubahan yang tidak menyebabkan perubahan atas klasifikasi produk dalam suatu proses produksi yang didalamnya terdapat titik split-off yaitu:
Penambahan jumlah penjualan by-product
Main product menjadi joint-product
Penggunaan teknologi pada produk utama sudah usang
By-product kehilangan pangsa pasarnya
Alasan untuk melakukan pengalokasian atas joint cost adalah sebagai dasar perhitungan
(a)
Yang merupakan market-based approach, yaitu:
sales value at split-off method
physical volume
constant gross-margin percentage method
NRV method
Beverly Co. memproses bahan baku sampai dengan batas titik Split-off sehingga menghasilkan dua produk, yaitu produk A dan B.
Selama bulan Juli, terdapat 2.500 liter Direct Material dimasukkan ke dalam proses produksi dengan tingkat shrinkage sebesar 20%.
Dari hasil proses produksi, dihasilkan 1.500 liter produk A dan 500 liter produk B. Harga jual untuk produk A adalah sebesar Rp150.000,00/liter. Sedangkan harga jual untuk produk B adalah Rp100.000,00/liter.
Harga pembelian 2500 liter bahan baku sampai dengan menghasilkan 2000 liter produk jadi, yaitu sebesar Rp4.500.000,-. Perusahaan tidak memiliki persediaan awal baik untuk produk A dan B.
Untuk produk A dapat diproses lebih lanjut untuk menghasilkan 1.375 liter produk Z5 dengan biaya tambahan sebesar Rp150.000,-. Produk Z5 ini dijual dengan harga Rp25.000/liter. Produk Z5 tidak memiliki beginning inventory, namun memiliki ending inventory sebesar 125 liter.
Untuk produk B dapat diproses lebih lanjut untuk menghasilkan produk W3 dengan biaya tambahan sebesar Rp275.000,00. Produk W3 dapat dijual dengan harga Rp30.000/liter. Produk W3 ini tidak memiliki beginning inventory, namun memiliki ending inventory sebesar 25 liter.
Jika produk yang diinginkan perusahaan adalah produk Z5 dan W3, berapakah nilai jual atas produk Z5 dan W3?
Rp11.250.000 dan Rp34.375.000
Rp22.500.000 dan Rp5.000.000
Rp31.250.000 dan Rp10.500.000
Rp34.375.000 dan Rp11.250.000
Yang merupakan variable overhead cost, yaitu:
Biaya leasing atas gedung pabrik
Gaji manajer produksi
Penyusutan atas gedung pabrik
Biaya pemeliharaan mesin pabrik
Yang termasuk ke dalam Fixed overhead cost adalah:
Biaya komisi penjualan
Pajak property atas penggunaan fasilitas pabrik
Biaya Listrik, Air dan Telepon
Bahan baku tidak langsung
Tantangan yang terjadi dalam menyusun perencanaan Fixed overhead adalah:
Perhitungan total biaya
Perhitungan tarif alokasi biaya
Pemilihan tingkatan kapasitas yang sesuai
Pemilihan periode perencanaan yang sesuai
Flexible Budget Variance sebesar Rp5.000.000 (U), artinya:
Jumlah flexible budget melebihi aktual variable FOH sebesar Rp5.000.000
Jumlah aktual variable FOH melebihi flexible budget sebesar Rp5.000.000
Jumlah flexible budget melebihi standar variable FOH sebesar Rp5.000.000
Jumlah standar variable FOH melebihi flexible-budget sebesar Rp5.000.000
Tupperware memiliki data produksi sebagai berikut:
Budgeted output units 15,000 units
Budgeted machine hours 5,000 hours
Budgeted variable FOH costs (15,000 units) $161,250
Actual output units produced 22,000 units
Actual machine-hours used 7,200 hours
Actual variable FOH costs $242,000
Perusahaan menggunakan budgeted Machine Hour untuk mengalokasi biaya overheadnya.
Berapakah budgeted variable overhead cost per output unit?
$10,75
$11,00
$32,25
$48,40
Tupperware memiliki data produksi sebagai berikut:
Budgeted output units 15,000 units
Budgeted machine hours 5,000 hours
Budgeted variable FOH costs (15,000 units) $161,250
Actual output units produced 22,000 units
Actual machine-hours used 7,200 hours
Actual variable FOH costs $242,000
Perusahaan menggunakan budgeted Machine Hour untuk mengalokasi biaya overheadnya.
Berapakah jumlah Flexible-budget untuk Variable FOH?
$165.000
$236.500
$242.000
$161.250
Tupperware memiliki data produksi sebagai berikut:
Budgeted output units 15,000 units
Budgeted machine hours 5,000 hours
Budgeted variable FOH costs (15,000 units) $161,250
Actual output units produced 22,000 units
Actual machine-hours used 7,200 hours
Actual variable FOH costs $242,000
Perusahaan menggunakan budgeted Machine Hour untuk mengalokasi biaya overheadnya.
Berapakah flexible-budget variance untuk Variable FOH?
$5.500 (U)
$5.500 (F)
$4.300 (F)
$4.300 (U)
Varians yang tidak ditemui dalam variable FOH adalah:
Spending variance
Efficiency Variance
Flexible-budget Variance
Production-volume variance
Houston memproduksi 1500 kursi selama bulan November. Berikut ini adalah perusahaan selama bulan November:
Budgeted variable overhead cost per unit $ 12.00
Actual variable overhead cost $16,800
Flexible-budget amount for variable overhead cost $18,000
Variable overhead efficiency variance $360 (U)
Berapakah variable overhead flexible-budget variance?
$1.200 (F)
$360 (U)
$1.560 (F)
$1200 (U)
Houston memproduksi 1500 kursi selama bulan November. Berikut ini adalah perusahaan selama bulan November:
Budgeted variable overhead cost per unit $ 12.00
Actual variable overhead cost $16,800
Flexible-budget amount for variable overhead cost $18,000
Variable overhead efficiency variance $360 (U)
Berapakah variable overhead Spending variance?
$840 (U)
$1.200 (F)
$1.200 (U)
$1.560 (F)
Master budget merupakan flexible budget.
Betul
Salah
Flexible budget dibuat berdasarkan perhitungan di awal periode anggaran.
Betul
Salah
Penggunaan bahan baku yang berkualitas tinggi, akan menghasilkan "favorable efficiency variance" dan "unfavorable price variance".
Betul
Salah
Dalam hal Direct Manufacturing Labor, akan tercipta kategori "Favorable" dalam price variance jika perusahaan menempatkan tenaga kerja dengan keahlian yang tinggi.
Betul
Salah
flexible-budget variance untuk biaya langsung (direct cost), dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu:
static-budget variance and a sales-volume variance
price variance and an efficiency variance
sales-volume variance and an efficiency variance
static-budget variance and a price variance
berikut ini adalah hal-hal yang perlu disiapkan dalam menyusun flexible-budget, KECUALI:
budgeted variable cost per output unit
actual selling price per unit
budgeted fixed costs
actual quantity of output units
Joint cost adalah proses mengalokasikan biaya kepada masing-masing produk sesuai dengan biaya yang terjadi
Betul
Salah
Percabangan yang terjadi dalam proses joint product adalah ketika menghasilkan dua produk yang disebut sebagai "by-product"
Betul
Salah
Suatu "by-product" setidaknya memiliki nilai jual walaupun kecil
Betul
Salah
Jika dalam proses joint cost terdapat produk yang tidak memiliki nilai jual, disebut:
(a)
manakah diantara pernyataan di bawah ini yang merupakan hubungan sebab-akibat antara alokasi joint cost dengan produk yang dihasilkan
produk dengan nilai yang tinggi menghasilkan nilai yang tinggi dalam alokasi biaya joint cost
produk dengan nilai yang rendah menghasilkan nilai yang rendah dalam alokasi biaya joint cost
produk dengan nilai yang tinggi menghasilkan nilai yang rendah dalam alokasi biaya joint cost
tidak ada hubungan sebab-akibat dalam hal alokasi biaya joint cost
