wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PH CERPEN KLS 9 Ganjil

Total questions: 50

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

suatu ketika, guruku sedang menerangkan pelajaran. Temanku itu tidak mengerti pelajaran yang diikutinya dan aku pun tidak memahaminya. Dia bertanya padaku dan aku menjawab tidak tahu jawabannya karena memang aku tidak tahu. Akan tetapi, betapa terkejutnya diriku karena begitu aku menjawab tidak tahu, kata-kata pedas mulai menyakiti diriku ini. Aku dicaci maki. Aku sudah tidak tahan akan sikapnya.Latar dalam cuplikan cerpen tersebut adalah…

a)

A. kamar

b)

B. rumah

c)

C. ruang kelas

d)

D. ruang aula

2.

Pernyataan berikut yang bukan merupakan ciri-ciri cerpen adalah…

a)

A. melukiskan seluruh kehidupan tokoh.

b)

B. tokoh tidak mengalami perubahan nasib.

c)

C. sumber cerita dari kehidupan sehari-hari.

d)

D. habis dibaca sekali duduk.

3.

Pagi itu indah sekali di Baturaden. Matahari bersinar cerah menimpa pohon-pohon cemara yang kelihatan hijau berkilat. Puncak Gunung Slamet muncul di atas warna-warna hijau kebiruan alam di sekitarnya. Langit-langit sangat bersih, biru cerah, menjadi latar belakang yang menonjolkan kegagahan gunung itu.

Kutipan cerpen di atas berkisah tentang…

a)

A. tema

b)

B. konflik

c)

C. penokohan

d)

D. setting/latar

4.

Selalu. Ya, selalu. Empat hari yang lalu saja masih lekat benar di kepala Trimo, dua orang suruhan Pak Lurah datang ke rumahnya. Mestinya dia merasa bangga, utusan orang terhormat dan dituakan di desa itu mengunjungi rumahnya yang reyot. Tapi tidak, kedatangan mereka justru membuahkan kesedihan dan tangis. Dengan sikap yang terkesan dingin dan angkuh, kedua utusan Pak lurah itu meminta agar trimo melepaskan tanah miliknya. Katanya, ada bos besar dari Jakarta yang menghendaki tanahnya untuk membangun pabrik pengolahan batu kapur. (Panen Terakhir)

Kutipan teks tersebut merupakan alur bagian…

a)

A. klimaks

b)

B. pengenalan

c)

C. penyelesaian

d)

D. pemunculan konflik

5.

Struktur yang berisi pengenalan latar cerita berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerpen disebut…

a)

A. orientasi

b)

B. komplikasi

c)

C. evaluasi

d)

D. resolusi

6.

Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.

(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")


Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....

a)

halte depan sekolah

b)

terminal

c)

depan rumah

d)

di halte dekat rumah

7.

Pesantren itu sangat besar. Bangunannya berlantai lima dengan banyaknya jendela lusuh yang tidak mampu lagi terhitung oleh mataku yang baru saja tiba di tempat itu. Aku juga melihat banyak anak-anak yang sepertinya kurang terawat.

(M. Zuhri, "Kandang Merpati")


Unsur Pembangun yang menonjol pada kutipan tersebut adalah ....

a)

tokoh

b)

latar waktu

c)

latar tempat

d)

penokohan

8.

(1) “Sedekah, Pak,” ujar ibu di depanku membuyarkan kegilaanku. (2) Aku menggeleng. (3) Ibu itu kembali menoleh kepadaku, tetapi aku tetap menggeleng. (4) Aku sadar akan kekurangan dan kemiskinan yang juga menjeratku. (5) Haruskah aku menolong, padahal saat ini aku juga sedang membutuhkan pertolongan? (6) Apa salahnya aku memberikan sedikit dari yang kumiliki.

Bagian yang membuktikan rasa kebimbangan tokoh utama terdapat dalam kalimat nomor ….

a)

(1)

b)

(3)

c)

(4)

d)

(5)

9.

Tadi malam, Hidayat berpikir panjang mengenai hidupnya dan rencana hidupnya. “Tak mungkin aku terus-terusan begini, tidak menentu. Mesti ada sesuatu yang kukerjakan. Mesti ada sesuatu yang lebih produktif daripada yang kulakukan sekarang.Tapi apa? Modal tidak ada,” pikirnya. “Dalam keadaan seperti ini, yang harus kujual ialah jasaku, tenagaku, dan pikiranku.”


Amanat yang terkandung dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

Setiap orang pasti memiliki rencana.

b)

Kita tidak boleh menyerah pada keadaan.

c)

Hidup itu ada kalanya tidak menentu.

d)

Setiap orang perlu menjual jasanya, pikirannya, dan tenaganya.

10.

Sebuah cerita dibangun dari dua unsur yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah ...

a)

Unsur yang membentuk cerpen dari latar belakang pengarang

b)

Unsur yang membentuk cerpen dari dalam dan luar

c)

Unsur yang membentuk cerpen dari dalam

d)

Unsur yang membentuk cerpen dari luar

11.

Pagi ini cuaca begitu cerah suasana jiwaku yang penat karena setumpuk tugas. Namun, sekarang aku harus mulai bangkit dari tidurku dan mandi karena pagi ini aku harus bekerja keras.

Kutipan cerpen diatas menggunakan sudut pandang ...

a)

Orang ketiga diluar jalan cerita

b)

Orang ketiga serba tau

c)

Orang pertama pelaku sampingan

d)

Orang pertama pelaku utama

12.

Perhatikan kutipan cerpen berikut.

Kita sebagai pendidik tidak boleh memandang masalah secara hitam putih pak, Dyah itu telah banyak menanggung beban hidup, sudah selayaknya kita ikut mendamping dan membantunya, bukan malah menambah bebannya.

Amanat yang terkandung dalam cerpen di atas adalah ...

a)

Sebagai manusia harus saling tolong menolong

b)

Seorang pendidik harus bisa membantu siswanya dalam mengatasi masalah hidup

c)

Guru harus bersikap profesional dalam mendidik muridnya

d)

Guru harus memiliki sikap kasih sayang dalam mendidik

13.

Pagi ini cuaca begitu cerah suasana jiwaku yang penat karena setumpuk tugas. Namun, sekarang aku harus mulai bangkit dari tidurku dan mandi karena pagi ini aku harus bekerja keras.

Latar waktu kutipan cerpen adalah ...

a)

Pagi hari

b)

Siang hari

c)

Sore hari

d)

Malam hari

14.

Keberadaan atau posisi pengarang dalam cerita disebut

a)

tema

b)

alur

c)

penokohan

d)

sudut pandang

15.

Bagian akhir atau penutup dari sebuah teks eksplanasi disebut .....

a)

reorientasi

b)

koda

c)

orientasi

d)

konklusi

e)

interpretasi

16.

Pelaku dalam cerita

a)

latar

b)

tokoh

c)

amanat

d)

setting

17.

Di sinilah ayah dulu mengajariku berenang, mengajariku bunyi geletar punggung buaya lapar dan kecipak anak-anak ikan kemuring. Di sini juga ayah mendidikku membedakan suara katak daun dan suara keciap ular manau, yang menyaru suara katak untuk melahapnya. Sering aku dan ayah menyusupi celah-celah nifah, menyelam di bawah gemerisik pelepahnya, saling menguji ketahanan dengan tidak bernapas. Lamunanku buyar ketika telapak kakiku yang mencelup air dikerumuni ikan nari dan batu tempat aku duduk tidak tersinari lantaran matahari hampir tenggelam.


Latar kutipan cerpen tersebut adalah…

a)

di hutan, pagi hari

b)

di desa, siang hari

c)

di sungai, sore hari

d)

di sungai, malam hari

18.

Bacalah kutipan cerpen berikut!

Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku. Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah.…

a)

A. mentari meredup

b)

B. mentari di sebelah barat

c)

C. ketika kerumunan tidak bersama

d)

D. kebohongan yang disampaikan tokoh kamu

19.

Nilai yang terkandung dalam cerita dan ada kaitannya dengan akhlak yang berjalan di masyarakat disebut

a)

Nilai sosial

b)

Nilai Moral

c)

Nilai budaya

d)

Nilai Agama

20.

Unsur pembangun cerpen dari dalam, antara lain sebagai berikut, kecuali ....

a)

tema

b)

amanat

c)

penokohan

d)

nilai kehidupan

21.

Nilai yang berhubungan dengan tingkah laku atau perilaku manusia disebut nilai ....

a)

pendidikan

b)

budaya

c)

agama

d)

moral

22.

... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.

"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"

"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."

(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")


Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....

a)

ramah, telaten, dermawan

b)

rajin, pemarah, teliti

c)

ceroboh, malas, kaya

d)

cermat, pelit, perhitungan

23.

Ia sendiri tersenyum basah, mengenakan toga dan memegang ijazah kelulusan. Rambutnya telah dipotong pendek. Alangkah syahdunya subuh itu datang sementara suara sember masih saja terdengar dari tape recorder yang disetel penjual roti bakar.

(Resta Gunawan, "Dini Hari di Sudut Kampus")


Nilai yang menonjol dari kutipan teks tersebut adalah ....

a)

pendidikan

b)

budaya

c)

agama

d)

sosial

24.

Kutipan 1

“ Cepat ke sini!”

“ Aku tidak mau!”

“ Kamu jangan nekat, ini sedang hujan lebat. Kamu akan sakit jika terus menerus jalan di tengah hujan tengah malam begini.”

Aku tak memedulikan ucapannya.

Kakiku terus melangkah tanpa tahu ujung langkah akan berhenti dimana. Hatiku terlanjur hancur.


Kutipan 2


Sebelum subuh Salena sudah bersiap. Dagangan sayurnya sudah lengkap di atas gerobak seperti pasar tradisional mini. Setengah jam kemudian, datang pelanggan pertamanya sebelum ia berkeliling. Bu Minah selalu menjadi pelanggan setianya sebelum ia berangkat dengan gerobak sayurnya. Salena baru kembali ke rumah menjelang magrib.


Perbedaan penyajian pola pengembangan kedua teks cerpen tersebut adalah....

a)

Kutipan 1 diawali dengan latar cerita, kutipan 2 diawali dengan aksi tokoh

b)

Kutipan 1 diawali dengan aksi tokoh, sedangkan kutipan 2 diawali dengan masalah yang harus diselesaikan

c)

Kutipan 1 diawali dengan garis besar cerita, sedangkan kutipan 2 diawali dengan aksi tokoh

d)

Kutipan 1 diawali dengan aksi tokoh, sedangkan kutipan 2 diawali dengan garis besar tokoh

25.

. Bacalah teks berikut ini!

. . . .

“Apa-apaan sih, elo? Posternya kan jadi sobek!!!”

“Sorry, Rin! Gue bener-bener nggak sengaja!”

Rinta sama sekali nggak ngegubris pembelaan Anya. Ia masih memandangi poster Blur kesayangannya yang kini sudah terbagi dua karena robek. “Rin, sorry,ya. Gue . . . .”

“Aah! Udah, deh! Pulang, sana!” potong Rinta kesal, matanya sudah sembap, hampir nangis. Anya nggak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari kamar Rinta dan bergegas pulang.


Kutipan teks cerpen tersebut memuat bagian…..

a)

Orientasi

b)

Resolusi

c)

Komplikasi

d)

Koda

26.

. Parjimin adalah tukang batu, tetangga Kurdi. Lumayan bagi mereka, mendapat proyek baru. Rupanya, proyek rumah gedong itulah yang selalu diperbincangkan Kurdi di setiap kesempatan. Di tempat perhelatan nikah, supitan, di tempat kerja bakti, sarasehan kampung, sampai ronda malam. Dia senantiasa tidak lupa menceritakan rencananya membangun rumah gedungnya itu.

Berdasarkan kutipan cerpen tersebut, Kurdi bersifat …

a)

Pemberani

b)

Baik

c)

Sombong

d)

Egois

27.

. (1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.


Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

28.

Sudah empat hari ini ia duduk di beranda rumah sore hari. Pandangannya tak lepas dari tangga gunung di pinggir desa. Tak ada lagi yang ia tunggu kecuali suaminya yang pergi ke seberang untuk mengais rezeki. Kalaupun ia bisa berlari, sepertinya ia ingin mengejar kepergian orang yang sangat dicintainya.

Unsur yang menonjol dalam kutipan cerpen di atas adalah …

a)

tema

b)

karakter tokoh

c)

sudut pandang

d)

latar

29.

Karena terlalu banyak variasi, mobil Pian tidak sempat sampai di pecenongan. Agaknya pecenongan juga sudah sepi. Di samping itu, Pian sendiri sudah lupa mau ke mana. Setelah putar-putar nabrak sana nabrak sini, entah berapa korban yang jatuh, mobilnya mulai batuk-batuk. Periksa punya periksa rupanya bensinnya mulai habis.

Kalimat yang digarisbawahi merupakan ciri kalimat yang menggunakan majas …

a)

Simile

b)

personifikasi

c)

metafora

d)

perbandingan tidak langsung

30.

Kalimat di bawah ini yang menggunakan majas simile adalah …

a)

Dia memiliki hati batu

b)

Seekor burung pipit sedang berusaha mempertahankan nyawanya. Dia terbang bagaikan batu yang lepas dari ketapel sambil menjerit sejadi-jadinya

c)

Awan tertatih-tatih melintasi langit.

d)

Kerikil di jalan tampak pucat pasih.

31.

Sedangkan Maura sudah mulai berburu menjelajahi toko-toko bermerk untuk membeli pashmina dengan motif yang disukai maminya. Hanya aku yang tak mempersiapkan apa-apa untuk Biyungku.“Kok Biyung, sih?” Tanya Maura dengan mimik lucu. “ Kenapa gak panggil mama, mami, atau ibu lah yang paling umum?” Ujarnya lagi. Aku hanya tersenyum.

“Orang Jawa zaman dulu memang kebanyakan memanggil ibu mereka dengan sebutan ‘Biyung’ sama saja, kok, artinya dengan mami, mother, mom, dan yang lainnya,” jelasku sambil tersenyum. Terlihat lirikan mata Yesha dengan senyuman yang membiasakan ejekan. Aku tak peduli.

Biyungku memang tak sebanding dengan mami dan mom-nya Maura dan Yesha yang memiliki gelar sarjana bahkan hingga Phd. Biyungku hanya seorang penjual tempe mendoan. Tapi sehari saja ia libur berjualan, seluruh desa akan merasa kehilangan pada racikan bumbu tempenya yang tiada duanya.


Kutipan teks cerpen di atas yang menonjolkan bagian struktur komplikasi adalah …

a)

paragraf pertama

b)

paragraf kedua

c)

paragraf ketiga

d)

paragraf kedua dan ketiga

32.

Struktur teks cerpen adalah

a)

Orientasi - insiden - interpretasi

b)

Orientasi - komplikasi - resolusi - koda

c)

Abstrak - orientasi - komplikasi - evaluasi - resolusi - koda

d)

Abstrak - orientasi - komplikasi - resolusi - interpretasi

33.

Resolusi pada teks cerpen adalah tahapan di mana ...

a)

pengarang menghidupkan cerita dan meyakinkan pembaca

b)

berbagai kerumitan bermunculan

c)

konflik mencapai tingkat intensitas tertinggi

d)

konflik mencapai sebuah selesaian atau leraian

34.

(1) Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi pemuda kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya kupacari. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktor Nicholas Saputra, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan bodi semampai macam Luna Maya (padahal menurutku, Mawar lebih mirip penyanyi kesukaanmu, Mulan Jamila).


Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cepen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .…

a)

(1) dan (2)

b)

(2) dan (3)

c)

(3) dan (4)

d)

(4) dan (5)

35.

Ide yang mendasari sebuah cerita disebut ....

a)

latar

b)

alur

c)

tokoh

d)

tema

36.

Bacalah kutipan teks berikut

Nerissa meraih kuas yang tergeletak di lantai, tapi ia tidak langsung melukis. Ia ragu-ragu untuk memulainya. Ia belum pernah melukis manusia sebelumnya. Ia selalu menggambar pemandangan dan hewan saja.


Cuplikan tersebut bertema tentang ....

a)

keraguan Nerissa ketika akan melukis

b)

gambar pemandangan dan hewan karya Nerissa

c)

kebiasaan Nerissa dalam melukis

d)

kuas milik Nerissa

37.

Bacalah kutipan teks berikut

Sebelum duduk di bawah tugu, sebagai orang kota sejati, aku beberkan sapu tanganku ke rumput supaya pantalon tropikal yang kupakai tidak kotor. Kemudian, aku memandang pada makam sambil menyalakan sigaret lagi. Di sekitar tempat rindang itu matahari memanas terik.


Latar waktu dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....

a)

malam

b)

pagi

c)

siang

d)

sore

38.

"Sama sekali tidak," sahut saya. "Menurut kami, disamping menaruhkan takdir di tangan Tuhan, si penderita tetap mesti berjuang untuk mendapatkan kesehatannya kembali. Dan seperti Tuan katakan, dengan kekuatan yang kami peroleh dari sumber Ketuhanan itu, kami memang percaya bisa sembuh kembali sebab dokter yang paling pandai dan obat yang paling manjur tidak akan ada artinya, bila jiwa lemah diseret penyakit


Nilai dari kutipan cerpen yang dapat digunakan pada masa sekarang adalah...

a)

selalu bersyukur dan ikhlas menjalani kehidupan sehari-hari

b)

selalu berusaha dan memasrahkan diri terhadap takdir Tuhan

c)

selalu percaya dan mengharap kebaikan Tuhan Yang Maha Esa

d)

selalu optimis dan yakin menghadapi berbagai masalah

39.

1) Hari jam satu malam. 2) Cuaca gulita dan murung. 3) Hujan terus turun selembut embun, namun cukup membasahkan. 4) Hati-hati Kasim memimpin anak buahnya menuruni tebing yang curam dan licin. 5) Ia sendiri berjalan sangat hati-hati, Ia menggendong seorang bayi pada panggulnya sebelah kiri


Penggunaan majas terdapat pada kalimat nomor....

a)

1), dan 2)

b)

2) dan 3)

c)

3) dan 4)

d)

4) dan 5)

40.

Alur yang rangkaian peristiwanya urut dari awal sampai akhir disebut dengan alur....

a)

mundur

b)

maju

c)

campuran

d)

sorot balik

41.

Ibunya bekerja membanting tulang demi menghidupi kesepuluh anaknya.


Kalimat tersebut mengandung majas....

a)

personifikasi

b)

simile

c)

ironi

d)

metafora

42.

Di dalam ruangan yang menyeramkan itu, dinding-dindingnya menatapku tajam.


Kalimat tersebut mengandung majas....

a)

personifikasi

b)

ironi

c)

metafora

d)

simile

43.

Struktur yang mengarah pada klimaks yang mulai mendapatkan pemecahan sehingga mulai tampak penyelesaian disebut ....

a)

komplikasi

b)

orientasi

c)

resolusi

d)

koda

44.

(1) “Sedekah, Pak,” ujar ibu di depanku membuyarkan kegilaanku. (2) Aku menggeleng. (3) Ibu itu kembali menoleh kepadaku, tetapi aku tetap menggeleng. (4) Aku sadar akan kekurangan dan kemiskinan yang juga menjeratku. (5) Haruskah aku menolong, padahal saat ini aku juga sedang membutuhkan pertolongan? (6) Apa salahnya aku memberikan sedikit dari yang kumiliki.


Bagian yang membuktikan rasa kebimbangan tokoh utama terdapat dalam kalimat nomor ….

a)

(1)

b)

(3)

c)

(4)

d)

(5)

45.

Tadi malam, Hidayat berpikir panjang mengenai hidupnya dan rencana hidupnya. “Tak mungkin aku terus-terusan begini, tidak menentu. Mesti ada sesuatu yang kukerjakan. Mesti ada sesuatu yang lebih produktif daripada yang kulakukan sekarang. Tapi apa? Modal tidak ada,” pikirnya. “Dalam keadaan seperti ini, yang harus kujual ialah jasaku, tenagaku, dan pikiranku.”


Amanat yang terkandung dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

Setiap orang pasti memiliki rencana.

b)

Kita tidak boleh menyerah pada keadaan.

c)

Hidup itu ada kalanya tidak menentu.

d)

Setiap orang perlu menjual jasanya, pikirannya, dan tenaganya.

46.

uang ratusan rupiah pun saya tak punya, apalagi ribuan, jutaan, milyaran, triliunan. kalimat tersebut merupakan contoh majas...

a)

A. Repetisi

b)

B. Pleonasme

c)

C. Tautologi

d)

D. Klimaks

47.

Yang termasuk contoh majas Ironi adalah...

a)

A. Baik buruknya perbuatan akan mendapat balasan suatu saat nanti.

b)

B. Supaya haus cepat hilang, lebih baik minum Aqua

c)

C. Rajin sekali jam 10 baru bangun tidur

d)

D. Ditengah ramainya pesta tahun baru, aku kesepian.

48.

Yang bukan termasuk jenis majas perbandingan adalah...

a)

Personifikasi

b)

Sarkasme

c)

Metafora

d)

Asosiasi

49.

Majas yang mengungkapkan sesuatu dengan kesan berlebihan atau melebih-lebihkan, disebut...

a)

A. Metafora

b)

B. Hiperbola

c)

C. Litotes

d)

D. Simile

50.

Cara penggambaran watak tokoh itu dibagi menjadi 2, yaitu...

a)

A. analitik dan dramatik

b)

B. dramatik dan argumentatif

c)

C. analitik dan protagonis

d)

D. antagonis dan protagonis