Font size
WorksheetsSignal Conditioning
Total questions: 11
Worksheet time: 8mins
Op-Amp diperlukan karena sinyal dari tranducer atau sensor memiliki sifat-sifat berikut kecuali
Be too small, usually in the millivolt range
Be too “noisy,” usually due to electromagnetic interference
Contain the wrong information, sometimes due to poor transducer design or installation
Have stability and good transmission
Have a DC offset, usually due to the transducer and instrumentation design
Berikut ini adalah fungsi signal conditioning kecuali:
Signal Level and Bias Change
Convertions
Filtering
Rectifying
liniearization
Rangkaian yang bisa digunakan untuk menghasilkan perubahan output tegangan dengan cara merubah besar impedansi input adalah:
Bridge circuit
Op-amp
RC Filters
Low Pass Filter
High Pass Filter
filter yang memiliki karakteristik seperti pada grafik disebut:
Low Pass Filter
High Pass Filter
Band pass filter
Band Reject Filter
RC Filter
filter yang memiliki karakteristik seperti pada grafik disebut:
Low Pass Filter
High Pass Filter
Band pass filter
Band Reject Filter
RC Filter
Rangkaian berikut merupakan jenis Op-Amp apa?
Voltage Follower
Inverting amplifier
Non Inverting Amplifier
Differentiator
Integrator
Rangkaian berikut merupakan jenis Op-Amp apa?
Voltage Follower
Inverting amplifier
Non Inverting Amplifier
Differentiator
Integrator
Low pass RC filter adalah suatu komponen yang menghalangi signal dengan frekuensi rendah, dan membiarkan lewat signal dengan frekuensi tinggi
Benar
Salah
Op-amp yang berfungsi sebagai buffer saja dan tidak melakukan proses penguatan sinyal (voltage gain = 1) disebut
Voltage Follower
Inverting amplifier
Non Inverting Amplifier
Differentiator
Integrator
Rangkaian Op-amp yang mengubah sinyal segitiga/ saw tooth menjadi sinyal kotak-kotak disebut dengan
non inverting amplfier
differentiator op-amp
Comparator
Integrator op-amp
Inverting amplifier
apakah fungsi utama dari comparator
