wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Askeb II

Total questions: 105

Worksheet time: 4hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Pengertian Asfiksia adalah :

a)

a. Suatu keadaan dimana bayi tidak bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir

b)

b. Suatu keadaan dimana bayi tidak menangis keras dan jelas segera setelah lahir

c)

c. Suatu keadaan dimana bayi tidak bernafas dan menangis setelah 1 minggu kelahiran

d)

d. Suatu keadaan dimana bayi sesak dalam bernafas dikarenakan kekurangan oksigen

e)

e. Suatu keadaan dimana bayi mengalami kekurangan Oksigen

2.

Penyebab Asfiksia pada BBL dari Faktor Ibu adalah :

a)

a. Air ketuban bercampur mekonium

b)

b. Kehamilan Pre matur

c)

c. Pre Eklampsia

d)

d. Lilitan tali pusat

e)

e. Kelainan Kongenital

3.

Penyebab Asfiksia pada BBL dari Faktor Bayi adalah :

a)

a. Air ketuban bercampur mekonium

b)

b. Kehamilan Post matur

c)

c. Pre Eklampsia

d)

d. Lilitan tali pusat

e)

e. Partus Lama/ Partus macet

4.

Penyebab Asfiksia pada BBL dari Faktor Tali Pusat adalah :

a)

a. Air ketuban bercampur mekonium

b)

b. Kehamilan Pre matur

c)

c. Pre Eklampsia

d)

d. Lilitan Tali Pusat

e)

e. Kelainan Kongenital

5.

Perawatan Tali pusat pada bayi baru lahir, diantaranya :

a)

a. Tidak perlu diberi betadine atau alkohol dan hanya ditutup dengan kassa kering

b)

b. Untuk mencegah infeksi lokal pakai ramuan daun- daunan

c)

c. Pakai talk agar tidak lengket

d)

d. Mengobati luka dengan memberikan antibiotika

e)

e. Tidak boleh terkena air pada saat dimandikan

6.

Lingkar Kepala yang Normal pada BBL, adalah :

a)

a. 18 - 20 Cm

b)

b. 20 - 23 Cm

c)

c. 23 - 25 Cm

d)

d. 33 – 35 Cm

e)

e. 43 – 45 Cm

7.

Apabila menimbang bayi langsung pada timbangan dgn tidak dilapisi kain, dgn kata lain kontak langsung dgn benda dingin, ini merupakan mekanisme kehilangan panas secara :

a)

a. Konduksi

b)

b.Evaporasi

c)

c. Konveksi

d)

d. Radiasi

e)

e. Infeksi

8.

Upaya mencegah kehilangan panas pada Bayi Baru Lahir, diantaranya :

a)

a. Keringkan bayi secara seksama

b)

b. Segera masukan dalam inkubator

c)

c. Perawatan Metode Kanguru

d)

d. Segera mandikan dengan air hangat

e)

e. Bersihkan vernix caseosa yang menepel pada kulit bayi

9.

Bayi baru lahir diberikan injeksi vitamin K1 secara intamuskuler dengan dosis :

a)

a. 1 mg pada paha Sebelah Kiri

b)

b. 1 mg pada paha Sebelah Kanan

c)

c. 10 mg pada Lengan Sebelah Kiri

d)

d. 10 mg pada Lengan Sebelah Kanan

e)

e. 1 gr pada Bokong Bayi

10.

Reaksi ketika janin tidak memperoleh Oksigen yang cukup adalah pengertian:

a)

a. Asfiksia

b)

b. Gawat Janin

c)

c. Aspirasi

d)

d. Ispa

e)

e. Pneumonia

11.

Keuntungan kontak kulit dengan kulit bagi Bayi dalam IMD, diantaranya :

a)

a. Meningkatkan hubungan bathin

b)

b. Menstabilkansuhu/ panas tubuh

c)

c. Merangsang kontraksi uterus

d)

d. a dan b benar

e)

e. a, b dan c benar

12.

Gerakan janin yang Normal pada Kehamilan adalah :

a)

a. < 10 X per menit

b)

b. ≥ 10 X per menit

c)

c. 10 – 20 X per menit

d)

d. < 10 X per hari

e)

e. ≥ 10 X per hari

13.

Dalam mengidentifikasi gawat Janin dalam persalinan diantaranya :

a)

a.Periksa frekuensi DJJ setiap 60 menit pada kala I dan setiap 30 menit setelah Kala II

b)

b. Periksaada/ tidak adanya air ketuban bercampur mekonium

c)

c. Periksa frekuensi DJJ setiap 30 menit pada kala I dan setiap 15 menit setelah pembukaan lengkap

d)

d a dan b benar

e)

e. b dan c benar

14.

Dalam Resusitasi pada BBL dengan Asfiksia, bidan membutuhkan Kain/ handuk yang bersih dan kering dalam penanganannya sebanyak :

a)

a. 2Buah

b)

b. 3 Buah

c)

c. 4 Buah

d)

d. 5 Buah

e)

e. 6 Buah

15.

Melakukan pemompaan balon sungkuppada BBL 40-60 kali dalam 1 menit, termasuk tindakan:

a)

a. Langkah Awal

b)

b. Ventilasi

c)

c. Rangsangan Taktil

d)

d. Membuka Jalan Nafas

e)

e. Asuhan Paska Resusitasi

16.

Dalam Pemompaan awal yang dilakukan pada BBL dengan Asfiksia, ternyata dada tidak mengembang, maka :

a)

a. Periksa posisi sungkup dan pastikan tidak ada udara yang bocor.

b)

b. Periksa posisi kepala, pastikan posisi sudah menghidu/ sedikit Ektensi

c)

c. Periksa cairan atau lendir di mulut. Bila ada lendir atau cairan lakukan pengisapan

d)

d. a danb benar

e)

e. a, bdan c benar

17.

Manakah dibawah ini rekomendasi untuk memandikan BBL :

a)

a Mandikan dalam ruangan yang hangat

b)

b. Tunggu ( minimal) 6 jam sebelum memandikan bayi atau tunggu lebih lama untuk bayi sesuai kondisi umum

c)

c. Apabila banyak vernix casiosa atau darah, mandikan bayi segera mungkin untuk membersihkan kulit bayi agar tidak terjadi penyakit kulit

d)

d. a dan b benar

e)

e. b dan c benar

18.

Pencegahan infeksi untuk bayi, salah satu tindakan diantaranya :

a)

a. Memberikan vitamin untuk meningkatkan kekebalan

b)

b. Memandikan bayi sesudah kontak dengan pengunjung

c)

c. Cuci tangan sebelum / sesudah kontak dengan bayi

d)

d. Dilarang ditengok dan didekati keluarganya

e)

e. Tidak boleh di gendong oleh kedua orang tua nya

19.

Konseling IMD dilakukan, sebaiknya :

a)

a. Triwulan III kehamilan ( ANC)

b)

b. Kala I fase laten persalinan

c)

c. Kala I fase aktif pesalinan

d)

d. Pembukaan servik lengkap

e)

e. Kala II Persalinan

20.

Posisi perlekatan yang benar dalam menyusui, diantaranya

a)

a. Mulut bayi terbuka lebar

b)

b. Bagian bawah areola ibu tidak terlihat

c)

c. Dagu bayi menyentuh payudara ibu

d)

d. a dan b benar

e)

e. a, b dan c benar

21.

Episiotomi adalah suatu tindakan melebarkan jalan lahir dengan melakukan incisi pada perineum, pada partus premature episiotomi bertujuan untuk :

a)

A. Mempercepat lamanya persalinan

b)

B. Melebarkan jalan lahir

c)

C. Mengurangi tekanan pada kepala anak

d)

D. Prosedur pertolongan partus pematur

e)

E. Selalu dilaksanakan pada partus prematue

22.

Prinsip-pinsip episiotomi salah satunya adalah membuat luka yang tajam dengan sisi yang lurus, maka yang perlu diperhatikan adalah :

a)

A. Melakukan episiotomi type medialis

b)

B. Menggunakan gunting yang tajam

c)

C. Melakukan incisi yang yang tidak terlalu panjang

d)

D. Melakuakan incisi tidak boleh berulang

e)

E. Meminta persetujuan ibu

23.

Incisi yang sengaja dilakukan pada perineum mulai dari fourchette posterior kearah yang menjauhi anus dinamakan:

a)

A. Medialis

b)

B. Mediolateralis

c)

C. Laterals

d)

D. Skunder

e)

E. Primer

24.

Kala IV persalinan sangat membutuhkan pengawasan karena seringkali terjadi perdarahan Batasan kala IV persalinan adalah sebagai berikut :

a)

A. 2 Jam setelah lahirnya bayi

b)

B. 2 Jam setelah selesai IMD

c)

C. 2 Jam setelah lahirnya plasenta

d)

D. 2 Jam masa pengawasan ibu

e)

E. 2 Jam sebelum lahirnya plasenta

25.

Kontraksi Uterus dapat mencegah perdarahan mekanismenya sebagai berikut:

a)

A. Serat- serat miometrium mengikat pembuluh darah dan membentuk trombus

b)

B. Kontraksi uterus menjadikan uterus kuat dan sulit ditembus pembuluh darah

c)

C. Kontraksi uterus menjadikan pembuluh darah berkontraksi

d)

D. Kontraksi uterus menyebabkan konsistensi darah menjadi kental

e)

E. Serat – serat miometrium membentuk angka 8

26.

Pemantauan kala IV persalinan diantaranya mewaspadai terjadinya atonia uteri , tada gejalanya adalah Sebagai berikut :

a)

A. Perdarahan > 250 ml

b)

B. Nadi < 100 /menit

c)

C. Tekananh darah diastole<100 mmhg

d)

D. Anemia

e)

E. Perdarahan >500ml

27.

Salah satu upaya pencegahan atonia uteri adalah pelaksanaan Manajemen Aktif Kala 3 (MAK-3) , manakah tindakan MAK-3 yang benar dibawah ini :

a)

A. Menyuntikan oksitoksin setelah bayi lahir

b)

B. Melakukan massage uterus setelah menilai kelengkapan plasenta

c)

C. Menilai kelengkapan kotilidon

d)

D. Menilai bagian fetal dan selaput ketuban

e)

E. Melkukan KBI dan KBE

28.

Setelah beberapa hari post partum permukaan endometrium mulai merata dan mengalami penyembuhan hal ini dikarenakan :

a)

A. Lepasnya sel-sel yang mengalami degenerasi

b)

B. Lepasnya sel – sel generasi endometrium

c)

C. Tertutupnya pembuluh darah

d)

D. Adanya lokea yang dikeluarkan

e)

E. Mobilisasi ibu

29.

Asuhan pada kala IV persalinan dilaksanakan selama 2 jam meliputi pemeriksaan dan pengawasan/observasi, yang perlu diobservasi diantaranya:

a)

A. Evaluasi kontraksi uteri

b)

B. Memeriksa jalan lahir dari pedarahan aktif

c)

C. Menilai Keadaan umum ibu dan tanda vital

d)

D. Melalukan observasi kandung kemih, bila penuh dikosongkan

e)

E. Semua jawaban benar

30.

Menilai perdarahan pada post partum dengan estimasi simtomatik, adalah sebgai berikut :

a)

A. Banyaknya kain yang basah oleh darah

b)

B. Banyaknya darah yang ditampung

c)

C. Respon ibu terhadap menerima persalinan

d)

D. Menilai status TVRS dan Keadaan umum ibu

e)

E.Proses persalinan

31.

Pada Jam 10.00 WIB, datang ke BPM bidan Ani, seorang ibu hamil aterm dengan keluhan mules-mules dan keluar lendir darah dari jalan lahir , bidan Ani melakukan pemeriksaan

Anamnese:

Nama Ibu Ela umur 25 tahun mengaku hamil anak yang ke2belum pernah keguguran mengeluh sudah merasakan mules sejak malam dan merasa akan melahirkan.

Pemeriksaan fisik :

KU baik, kesadaran CM, BB 64 Kg, TVRS normal, pemeriksaan obstetri: TFU 34Cm, teraba bokong pada fundus, Letak janin memanjang dengan kepala sebagai presentasi, posisi punggung kiri, djj 135 x/mnt, Presentasi convergent 3/5

Pemeriksaan Dalam:

V/V Tak, nampak blody shaw , portio tebal lunak, pembukaan 4 cm, selaput ketuban utuh, prentasi kepala dengan sutura sagitalis melintang uuk kiri depan penurunan pada bidang H2

1. Diagnosa Ibu Ela G2P1A0 gravida aterm inpartu kala I fase aktif , janin tunggal hidup intra uterin, penurunan H2 presentasi kepala UUK kiri depan.Dasar Diagnosa Janin ADALAH:

a)

A. Djj 135x/menit

b)

B. Presentasi Kepala

c)

C. TFU 34cm

d)

D. Jawaban A dan B benar

e)

E. Jawaban Adan C yang benar

32.

Pada Jam 10.00 WIB, datang ke BPM bidan Ani, seorang ibu hamil aterm dengan keluhan mules-mules dan keluar lendir darah dari jalan lahir , bidan Ani melakukan pemeriksaan

Anamnese:

Nama Ibu Ela umur 25 tahun mengaku hamil anak yang ke2belum pernah keguguran mengeluh sudah merasakan mules sejak malam dan merasa akan melahirkan.

Pemeriksaan fisik :

KU baik, kesadaran CM, BB 64 Kg, TVRS normal, pemeriksaan obstetri: TFU 34Cm, teraba bokong pada fundus, Letak janin memanjang dengan kepala sebagai presentasi, posisi punggung kiri, djj 135 x/mnt, Presentasi convergent 3/5

Pemeriksaan Dalam:

V/V Tak, nampak blody shaw , portio tebal lunak, pembukaan 4 cm, selaput ketuban utuh, prentasi kepala dengan sutura sagitalis melintang uuk kiri depan penurunan pada bidang H2

Dasar untuk Diagnosa ibu inpartu pada kasus ibu Ela adalah :

a)

A. TFU 34 cm

b)

B. Pembukaan servic 4 cm

c)

C. G2P1A0

d)

D. Presentasi kepala

e)

E. Presentasi Convergent/3/5

33.

Pada Jam 10.00 WIB, datang ke BPM bidan Ani, seorang ibu hamil aterm dengan keluhan mules-mules dan keluar lendir darah dari jalan lahir , bidan Ani melakukan pemeriksaan

Anamnese:

Nama Ibu Ela umur 25 tahun mengaku hamil anak yang ke2belum pernah keguguran mengeluh sudah merasakan mules sejak malam dan merasa akan melahirkan.

Pemeriksaan fisik :

KU baik, kesadaran CM, BB 64 Kg, TVRS normal, pemeriksaan obstetri: TFU 34Cm, teraba bokong pada fundus, Letak janin memanjang dengan kepala sebagai presentasi, posisi punggung kiri, djj 135 x/mnt, Presentasi convergent 3/5

Pemeriksaan Dalam:

V/V Tak, nampak blody shaw , portio tebal lunak, pembukaan 4 cm, selaput ketuban utuh, prentasi kepala dengan sutura sagitalis melintang uuk kiri depan penurunan pada bidang H2

Asuhan kebidanan pada kasus ibu Ela adalah :

a)

A. Observasi KU ibu

b)

B. Observasi djj

c)

C. Bimbingan meneran

d)

D. Memberi rasa nyaman

e)

E. Semua jawaban benar

34.

Robekan mengenai selaput lendir vagina sampai dengan otot perineum adalah laserasi :

a)

A. Tingkat I

b)

B. Tingkat II

c)

C. Tingkat III

d)

D. Tingkat IV

e)

E. Scunder

35.

Setelah beberapa hari post partum permukaan endometrium mulai merata dan mengalami penyembuhan hal ini dikarenakan :

a)

A. Lepasnya sel-sel yang mengalami degenerasi

b)

B. Lepasnya sel – sel generasi endometrium

c)

C. Tertutupnya pembuluh darah

d)

D. Adanya lokea yang dikeluarkan

e)

E. Mobilisasi ibu

36.

Pada kala IV persalinan status fisiologi ibu kembali normal tetapi ada yang mengalami kenaikan yaitu :

a)

A. Tekanan darah

b)

B. Nadi

c)

C. Respirasi

d)

D. Suhu tetapi < 38 ºC

e)

E. Keadaan umum

37.

Tindakan membuat robekan kecil pada selaput amnion dengan tujuan untuk memulai memulai meneran dinamakan:

a)

A. Episiotomi

b)

B. Laparatomi

c)

C. Amniotomi

d)

D. Histerektomi

e)

E. Colostomi

38.

Tindakan memecahkan ketuban pada pembukaan belum lengkap dapat berakibat prolapsus funiculi , yaitu suatu keadaan sebagai berikut:

a)

A. Foital distres

b)

B. Infeksi

c)

C. Partus lama

d)

D. Turunnya bagian kecil janin

e)

E. Malposisi

39.

Untuk memastikan tidak turunnya bagian kecil janin pada tindakan memecahkan selaput ketuban adalah :

a)

A. Gunakan setengah kocher pada saat memecahkan selaput ketuban

b)

B. Dilakukan ketika uterus tidak berkontraksi

c)

C. Menoreh selaput ketuban dengan hati-hati

d)

D. Kocher diselipkan pada kedua jari pada saat memecahkan selaput ketuban

e)

E. Membiarkan jari tetap didalam vagiana setelah memecahkan selaput ketuban

40.

Penilaian terhadap air ketuban sangant diperlukan untuk menilai kesejahteraan janin , air ketuban yang keruh bercampur meconeum mengindikasikan kondisi janin :

a)

A. Normal

b)

B. Foital distres

c)

C. Adanya plasenta previa

d)

D. Solusio plasenta

e)

E. Lilitan tali pusat

41.

Seorang perempuan G4P2A1 umur 35 tahun, hamil 36 minggu, datang ke PMB R ingin memeriksakan kehamilannya dan ingin mendapatkan penjelasan tentang water birth. TD 110/70 mmHg, R 22 x/mnt, S 36,5 C, tinggi badan 140 cm. Dari hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium tidak ditemukan kelainan.

Dilihat dari hasil pemeriksaan, tindakan yang tepat dilakukan Bd R adalah ...

a)

A. Memberikan penjelasan hasil pemeriksaaannya, dan penjelasan tentang water birth tetapi memberikan penjelasan bahwa tidak bisa melakukan metode water birth

b)

B. Memberikan penjelasan hasil pemeriksaaannya, dan penjelasan tentang water birth serta memberikan penjelasan bahwa bisa melakukan metode water birth

c)

C. Memberikan penjelasan hasil pemeriksaaannya, dan penjelasan tentang keingin tahuannya tentang water birth serta merekomendasikan melakukan metode water birth

d)

D. Memberikan penjelasan tentang water birth dan memberitahu tidak bisa melakukan metode water birth

e)

E. Memberikan penjelasan tentang water birth dan membujuk melakukan metode water birth

42.

Seorang perempuan G4P2A1 umur 35 tahun, hamil 36 minggu, datang ke PMB R ingin memeriksakan kehamilannya dan ingin mendapatkan penjelasan tentang water birth. TD 110/70 mmHg, R 22 x/mnt, S 36,5 C, tinggi badan 140 cm. Dari hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium tidak ditemukan kelainan.

Apa yang menjadi dasar pemeriksaan sehingga tidak bisa melakukan metode water birth ...

a)

A. Tekanan Darah

b)

B. Laboratorium

c)

C. Umur

d)

D. Tinggi badan

e)

E. Riwayat kehamilan

43.

Bayi J lahir 6 jam yang lalu dengan keadaan badan kemerahan, gerakan aktif, berat badan lahir 3200 gr, panjang badan lahir 50 cm, suhu 36,5 C. Setelah dimandikan tangan dan kaki Bayi J teraba dingin dikarenakan terlalu lama menggunakan handuk yang basah

Dilihat dari keadaan tersebut, bayi J mengalami ...

a)

A. Hipotermia

b)

B. Aspiksia

c)

C. Tetanus nonatorum

d)

D. Prematur

e)

E. Hiperbilirubin

44.

Bayi J lahir 6 jam yang lalu dengan keadaan badan kemerahan, gerakan aktif, berat badan lahir 3200 gr, panjang badan lahir 50 cm, suhu 36,5 C. Setelah dimandikan tangan dan kaki Bayi J teraba dingin dikarenakan terlalu lama menggunakan handuk yang basah

Dapat disimpulkan penyebab penurunan suhu tubuh bayi J melalui mekanisme ...

a)

A. Konveksi

b)

B. Evaporasi

c)

C. Radiasi

d)

D. Konduksi

e)

E. Kondensasi

45.

Seorang perempuan baru saja melahirkan di PMB A. Bayi menangis kuat, warna kulit merah, gerakan aktif, berat lahir 2300 gr, panjang 49 cm, dengan usia kehamilan 39 minggu.

Penatalaksaan yang dilakukan segera terhadap bayi adalah ...

a)

A. Memandikan

b)

B. Menghisap lendir

c)

C. Memotong lali pusat

d)

D. Inisiasi menyusui dini

e)

E. Mengeringkan

46.

Seorang perempuan baru saja melahirkan di PMB A. Bayi menangis kuat, warna kulit merah, gerakan aktif, berat lahir 2300 gr, panjang 49 cm, dengan usia kehamilan 39 minggu.

Asuhan yang dapat diberikan untuk mencegah penurunan gula darah bayi adalah...

a)

A. Pemberian imunisasi HB0

b)

B. Melakukan rawat gabung

c)

C. Segera beri ASI

d)

D. Segera beri PASI

e)

E. Berikan cairan infuse dextrose

47.

Setelah 1 jam IMD dilakukan penyuntikan vit K. Tujuan dari pemberian Vit K adalah

a)

A. Mencegah terjadinya kerusakan tulang pada bayi

b)

B. Mencegah perdarahan bayi baru lahir

c)

C. Mencegah infeksi silang yang mungkin terjadi

d)

D. Mencegah infeksi hepatitis ibu-bayi

e)

E. Mencegah penurunan gula darah

48.

Seorang bayi lahir spontan dengan BB 2.600 gr PB 48 cm. Bayi tersebut dilakukan rangsangan dengan menggosokkan punggung, tangan dan kaki dengan lembut. Serta menyentil perlahan telapak tangan kaki 1-2 kali. Hasilnya didapatkan penilaian APGAR SCORE bernilai 7.

Dari pernyataan di atas, yang dimaksud dengan rangsangan tersebut adalah ?

a)

A. Rangsangan Glabellar

b)

B. Rangsangan Sucking

c)

C. Rangsangan Taktil

d)

D. Rangsangan Walking

e)

E. Rangsangan Tonic Neck

49.

Bayi L lahir spontan 1 jam yang lalu, pergerakan aktif, BB 2400 gram PB 47 cm, respirasi 40 x/mnt, suhu 36,5 C, dengan usia kehamilan 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan dan tali pusat tidak ada tanda-tanda infeksi.

Dilihat dari usia kehamilan dan berat badan lahir bayi L termasuk dalam kategori ...

a)

A. Postmatur

b)

B. Serotinus

c)

C. Dismatur

d)

D. Matur

e)

E. Prematur

50.

Bayi L lahir spontan 1 jam yang lalu, pergerakan aktif, BB 2400 gram PB 47 cm, respirasi 40 x/mnt, suhu 36,5 C, dengan usia kehamilan 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan dan tali pusat tidak ada tanda-tanda infeksi.

Asuhan yang dapat diberikan pada bayi L adalah ..

a)

A. Pemberian oksigen

b)

B. Rawat gabung dengan ibunya

c)

C. Pemberian antibiotik

d)

D. Dirawat dalam inkubator

e)

E. Pemberian HB0

51.

Bayi L lahir spontan 1 jam yang lalu, pergerakan aktif, BB 2400 gram PB 47 cm, respirasi 40 x/mnt, suhu 36,5 C, dengan usia kehamilan 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan dan tali pusat tidak ada tanda-tanda infeksi.

Setelah 30 menit kemudian bayi L mengalami penurunan suhu sampai 36 C, maka asuhan yang diberikan adalah ...

a)

A. Berikan antipiretik

b)

B. Berikan antibiotic

c)

C. Lakukan rujukan segera

d)

D. Berikan ASI

e)

E. Lakukan metode kangguru

52.

Bayi L lahir spontan 1 jam yang lalu, pergerakan aktif, BB 2400 gram PB 47 cm, respirasi 40 x/mnt, suhu 36,5 C, dengan usia kehamilan 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan dan tali pusat tidak ada tanda-tanda infeksi.

Pemberian ASI yang dianjurkan pada bayi Ny. L adalah ...

a)

A. Bila bayi terbangun

b)

B. 1 jam sekali

c)

C. 3 jam sekali

d)

D. Bila bayi menangis

e)

E. On demand

53.

Bayi L lahir spontan 1 jam yang lalu, pergerakan aktif, BB 2400 gram PB 47 cm, respirasi 40 x/mnt, suhu 36,5 C, dengan usia kehamilan 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan dan tali pusat tidak ada tanda-tanda infeksi.

Prinsip utama yang harus diperhatikan dalam merawat tali pusat bayi N adalah ...

a)

A. Steril

b)

B. Bersih

c)

C. Dibungkus rapat

d)

D. Bersih dan kering

e)

E. Dibungkus kassa betadin

54.

Ny T G2P1A0 umur 26 tahun, hamil 32 minggu, datang ke PMB J ingin memeriksakan kehamilannya. TD 120/70 mmHg, R 20 x/mnt, S 36,5 C. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan. Oleh karena itu bd J memberikan konseling berhubungan dengan kehamilannya dan menjelaskan tentang persalinan termasuk metode water birth dan lotus birth.

Salah satu manfaat dari metode water birth adalah ...

a)

A. Metode ini mempermudah proses mengejan, sehingga rasa nyeri selama persalinan tidak terlalu dirasakan.

b)

B. Metode ini mempermudah oksigen vital yang melalui tali pusat dapat sampai ke bayi sebelum bayi benar-benar dapat mulai bernafas sendiri

c)

C. Metode ini mempermudah bidan dalam membantu ibu melahirkan

d)

D. Metode ini akan teknik relaksasi untuk membantu ibu merasa siap dan mengurangi kecemasan selama kehamilan

e)

E. Metode mempermudah melahirkan ibu melahirkan dimana saja, tanpa bantuan medis

55.

Pengertian dari metode lotus birth adalah ...

a)

A. Melakukan persalinan di dalam air

b)

B. Teknik relaksasi untuk membantu ibu merasa siap dan mengurangi kecemasan

c)

C. Teknik mengolah tubuh, pikiran, emosi selama kehamilan agar ibu merasa siap dalam menghadapi persalinan

d)

D. Suatu metode asuhan pada bayi baru lahir dimana tali pusat bayi tidak dipotong

e)

E. Suatu metode ini mempermudah proses mengejan, sehingga rasa nyeri selama persalinan tidak terlalu dirasakan.

56.

Seorang perempuan berumur 28 tahun, G1P0A0 datang ke PMB merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 110/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 147 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala.

Pada kondisi normal posisi kepala jalan lahir : letak belakang kepala, letak puncak kepala, letak muka, letak dahi. Indikator letak belakang kepala adalah...

a)

A. Ubun-ubun besar

b)

B. Puncak kepala

c)

C. Ubun ubun kecil

d)

D. Tulang belakang

e)

E. Presentasi majemuk

57.

Seorang perempuan berumur 28 tahun, G1P0A0 datang ke PMB merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 110/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 147 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala.


Asuhan kebidanan yang tepat pada perempuan tersebut adalah ...

a)

A. Menganjurkan banyak makan

b)

B. Mencukur rambut pubis

c)

C. Menganjurkan tidur miring kanan

d)

D. Menganjurkan tidur miring kiri

e)

E. Memberikan dukungan emosionalE. Memberikan dukungan emosional

58.

Seorang perempuan berumur 28 tahun, G1P0A0 datang ke PMB merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 110/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 147 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala.

Bentuk dukungan yang bisa dilakukan merupakan prediktor utama terbentuknya persepsi kenyamanan pada saat persalinan ...

a)

A. Dukungan emosional

b)

B. Dukungan sosial

c)

C. Dukungan suami

d)

D. Dukungan keluarga

e)

E. Dukungan Moral

59.

Seorang perempuan berumur 28 tahun, G1P0A0 datang ke PMB merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 110/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 147 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala.

Berikut ini merupakan upaya untuk mengurangi rasa nyeri persalinan kecuali...

a)

A. Kompres hangat dingin

b)

B. Berendam

c)

C. Alunan Musik

d)

D. Pemusatan perhatian

e)

E. Water Birth

60.

Seorang perempuan berumur 31 tahun baru saja melahirkan anak pertama tanggal 17 Desember 2020 jam 01.00 WIB, jenis kelamin laki-laki, berat badan 3900 gram, keadaan lahir menangis dengan kuat. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage, mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot perineum.

Diagnosa pada perempuan tersebut yang tepat adalah kala IV dengan …

a)

A. Laserasi Derajat 1

b)

B. Laserasi Derajat 2

c)

C. Laserasi Derajat 3

d)

D. Laserasi Derajat 4

e)

E. Laserasi Derajat 5

61.

Seorang perempuan berumur 31 tahun baru saja melahirkan anak pertama tanggal 17 Desember 2020 jam 01.00 WIB, jenis kelamin laki-laki, berat badan 3900 gram, keadaan lahir menangis dengan kuat. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage, mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot perineum.

Asuhan segera yang dilakukan oleh bidan pada kasus atas adalah ...

a)

A. Menjahit laserasi

b)

B. Melakukan masase uterus

c)

C. Mengukur tekanan darah ibu

d)

D. Mengosongkan kandungan kemih

e)

E. Memberikan kompres pada kandung kemih

62.

Seorang perempuan berumur 31 tahun baru saja melahirkan anak pertama tanggal 17 Desember 2020 jam 01.00 WIB, jenis kelamin laki-laki, berat badan 3900 gram, keadaan lahir menangis dengan kuat. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage, mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot perineum.

Evaluasi yang dilakukan bidan sebelum melakukan penjahitan luka jalan lahir adalah

a)

A. Indentifikasi laserasi

b)

B. Mengukur TFU

c)

C. Memeriksa placenta

d)

D. Perawatan BBL

e)

E. Menyiapkan lidocain

63.

Seorang perempuan berumur 29 tahun hamil 38 minggu datang ke PMB pada pukul 19.00 WIB dengan keluhan keluar keringat dingin dan kenceng-kenceng teratur sejak pukul 12.00 WIB disertai lendir darah. Hasil pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 8 cm, KK +, penurunan kepala masuk panggul diantara tepi bawah simphisis dan spina ischiadica.

Data fokus yang dapat mendukung diagnosa ibu adalah ...

a)

A. Dilatasi cervik

b)

B. Hasil anamnesa

c)

C. Adanya kenceng-kenceng teratur

d)

D. Keluar keringat dingin

e)

E. Hasil pemeriksaaan fisik

64.

Seorang perempuan berumur 29 tahun hamil 38 minggu datang ke PMB pada pukul 19.00 WIB dengan keluhan keluar keringat dingin dan kenceng-kenceng teratur sejak pukul 12.00 WIB disertai lendir darah. Hasil pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 8 cm, KK +, penurunan kepala masuk panggul diantara tepi bawah simphisis dan spina ischiadica.

Asuhan yang dapat diberikan pada perempuan tersebut adalah ...

a)

A. Mengkonsumsi makanan yang tinggi kalori

b)

B. Memecahkan ketuban

c)

C. Mencukur rambut pubis

d)

D. Menganjurkan mobilisasi

e)

E. Menganjurkan ibu tidur miring kiri

65.

Seorang perempuan baru saja melahirkan anak kedua 1 jam yang lalu bayi lahir spontan, BB 3100 gr, PB 50 cm dan jenis kelamin laki-laki. Berdasarkan hasil pengkajian di temukan KU ibu baik, 120/70 mmhg, nadi 76x/menit, kontraksi uterus baik, TFU 2 jari dibawah pusat, plasenta lahir spontan lengkap. Perempuan tersebut mengeluh perutnya mules dan masih mengeluarkan darah, sehingga ia merasakan cemas dengan keadaannya.

Diagnosa yang dapat ditegakkan ...

a)

A. Persalinan kala I fase aktif

b)

B. Persalinan kala I fase latent

c)

C. Persalinan kala II

d)

D. Persalinan kala III

e)

E. Persalinan kala IV

66.

Seorang perempuan umur 29 tahun G2P1A0 hamil 37 minggu datang ke RSIA, dengan perut kenceng kenceng ingin bersalin. Hasil pemeriksaan abdomen pada bagian pundus ibu teraba bagian bulat keras melenting, bagian kiri ibu teraba tahanan memanjang, bagian bawah perut ibu teraba bagian bulat lunak. Kontraksi uterus 3x dalam 10 menit lama 40 detik. VT: pembukaan lengkap, ketuban utuh, teraba os sacrum, penurunan kepala Hodge III +.

Diagnosa dari kasus diatas adalah Inpartu Kala I dengan ...

a)

A. Letak bahu

b)

B. Letak sungsang

c)

C. Letak

d)

D. Letak kepala dengan presentasi majemuk

e)

E. Letak dahi

67.

Seorang perempuan umur 29 tahun G2P1A0 hamil 37 minggu datang ke RSIA, dengan perut kenceng kenceng ingin bersalin. Hasil pemeriksaan abdomen pada bagian pundus ibu teraba bagian bulat keras melenting, bagian kiri ibu teraba tahanan memanjang, bagian bawah perut ibu teraba bagian bulat lunak. Kontraksi uterus 3x dalam 10 menit lama 40 detik. VT: pembukaan lengkap, ketuban utuh, teraba os sacrum, penurunan kepala Hodge III +.

Pada pemeriksaan DJJ maka punctum maksimum berada di sebelah ...

a)

A. Kiri atas pusat ibu

b)

B. Kanan atas pusat ibu

c)

C. Kiri setinggi pusat ibu

d)

D. Kanan setinggi pusat ibu

e)

E. Sejajar pusat

68.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Asuhan sayang ibu yang dapat diberikan adalah

a)

A. Menganjurkan banyak makan

b)

B. Berbaring terlentang di tempat tidur

c)

C. Menganjurkan ibu tetap berjalan-jalan

d)

D. Menganjurkan ibu untuk mengedan

e)

E. Memarahi ibu karena selalu mengeluh nyeri

69.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Pada kasus diatas, dalam tahapan persalinan

a)

A. Kala 2 fase akselerasi

b)

B. Kala 1 fase deselerasi

c)

C. Kala 1 fase laten

d)

D. Kala 1 fase aktif

e)

E. Kala 2 fase laten

70.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Pada kasus diatas, data yang dapat menjadi bahan dalam penentuan data Objektif adalah

a)

A. Ibu mengeluh perut kencang-kencang

b)

B. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir

c)

C. Seorang perempuan umur 28 Tahun G2P1A0 hamil 39 minggu

d)

D. Pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 2 cm

e)

E. Nyeri pada saat kontraksi

71.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Kapan bidan dapat melakukan pemeriksaan dalam (PD) kembali ..

a)

A. 2 jam kemudian

b)

B. 3 jam kemudian

c)

C. 4 jam kemudian

d)

D. 30 menit kemudian

e)

E. 1 jam kemudian

72.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Tindakan yang dapat bidan lakukan setelah melakukan pemeriksaan adalah

a)

A. Merujuk ibu ke RS

b)

B. Melakukan tindakan amniotomi

c)

C. Informed consent tindakan selanjutnya

d)

D. Menjelaskan hasil pemeriksaan

e)

E. Meminta pendamping persalinan untuk memberikan makanan

73.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Posisi yang dapat direkomendasikan bidan sesuai dengan kasus di atas adalah

a)

A. Litotomi

b)

B. Dorsal recumbent

c)

C. Miring Kanan

d)

D. Terlentang

e)

E. Berjalan-jalan

74.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Asuhan sayang ibu yang dapat direkomendasikan sesuai dengan kasus diatas

a)

A. Membentak ibu dikarenakan ibu selalu teriak teriak

b)

B. Merekomendasikan ibu untuk berjalan-jalan

c)

C. Menginstruksikan pendamping persalinan untuk merujuk pasien

d)

D. Menganjurkan ibu untuk tidur terlentang lebih lama

e)

E. Menganjurkan untuk pemasangan kateter

75.

Tanda tanda persalinan sudah dekat adalah ...

a)

A. Adanya Lightening menjelang minggu ke 36

b)

B. Penurunan kepala janin pada pintu atas panggul pada minggu ke 36

c)

C. Adanya nyeri ringan yang tidak teratur

d)

D. Adanya nyeri yang terus menerus di pinggang bawah

e)

E. Rasa nyeri yang tetap walaupun beraktivitas

76.

Tanda tanda persalinan adalah ...

a)

A. Effacement dan dilatasi serviks yang lengkap.

b)

B. Keluarnya lendir bercampur darah (show) melalui vagina

c)

C. Diameter meningkat dari 1 cm sampai dilatasi lengkap.

d)

D. Kontraksi uterus frekuensi maksimal 2 kali dalam 10 menit

e)

E. Adanya kontraksi uterus yang involuter.

77.

Tujuan memberikan asuhan kebidanan pada ibu bersalin adalah…

a)

A. Melaksanakan bersih dalam asuhan persalinan

b)

B. Memelihara kesejahteraan ibu dan janin

c)

C. Memenuhi standar asuhan persalinan

d)

D. Mempercepat proses persalinan

e)

E. Menunjukkan perhatian bidan

78.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Dibawah ini yang termasuk kebutuhan dasar ibu bersalin yang dapat diberikan adalah

a)

A. Bersalin di RS

b)

B. Sistem Transportasi

c)

C. Makanan dan minuman yang disukai

d)

D. Obat penghilang rasa sakit

e)

E. Kehadiran seorang pendamping

79.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Rasa nyeri yang dialami bisa diatasi dengan adanya perubahan posisi dan gerak tubuh selama persalinan, posisi manakah yang tidak dianjurkan untuk mengurangi rasa nyeri?

a)

A. Berjalan-jalan

b)

B. Duduk

c)

C. Jongkok

d)

D. Setengah duduk

e)

E. Terlentang

80.

Menurut penelitian, pendamping persalinan bisa mempercepat proses persalinan, dukungan yang bisa dilakukan oleh seorang pendamping persalinan adalah

a)

A. Mengusap keringat

b)

B. Melakukan pemeriksaan

c)

C. Menyuruhnya untuk diam

d)

D. Membiarkannya

e)

E. Menjadi asisten bidan

81.

Cara yang dapat dilakukan seorang bidan dalam mengatasi masalah yang terkadang berteriak-teriak adalah

a)

A. Memarahinya

b)

B. Menyemangatinya

c)

C. Membuatnya jengkel

d)

D. Membiarkannya

e)

E. Membentak

82.

Perubahan psikologis yang tidak terjadi pada ibu bersalin kala I adalah…

a)

A. Kecemasan dan ketakutan pada dosa/kesalahan

b)

B. Timbulnya rasa tegang, ketakutan, ketakutan, kecemasan dan konfik batin

c)

C. Ketakutan menghadapi kesulitan dan resiko bahaya melahirkan bayi

d)

D. Panik dan terkejut dengan apa yang terjadi pada saat pembukaan lengkap.

83.

Gejala fisik pada ibu bersalin yang sedang mengalami kecemasan adalah…

a)

A. Ketegangan motorik yang berupa gemetar

b)

B. Keluar keringat dingin, mual, pusing

c)

C. Cemas, takut, khawatir

d)

D. Sukar tidur, sabar tidak mudah tersinggung

84.

Yang bukan merupakan faktor penyebab terjadinya kecemasan pada ibu bersalin adalah ...

a)

A. Nyeri

b)

B. Riwayat pemeriksaan kehamilan

c)

C. Riwayat penyakit yang lalu

d)

D. Keadaan Fisik

85.

Beberapa teknik pendekatan untuk mengurangi rasa sakit saat persalin dengan cara berikut ini, kecuali...

a)

A. Sentuhan

b)

B. Perubahan posisi

c)

C. Counterpressur

d)

D. Kompres hangat

86.

Yang mempengaruhi ibu bersalin saat merespon terhadap sesuatu yang datang baik dari dalam maupun luar adalah ...

a)

A. Pendidikan

b)

B. Pengetahuan

c)

C. Pekerjaan

d)

D. Budaya

87.

Bentuk dukungan yang bisa merupakan prediktor utama terbentuknya persepsi kenyamanan pada saat persalinan ...

a)

A. Dukungan emosional

b)

B. Dukungan sosial

c)

C. Dukungan suami

d)

D. Dukungan keluarga

88.

Berikut ini merupakan upaya untuk mengurangi rasa nyeri persalinan kecuali...

a)

A. Komprres hangat dingin

b)

B. Berendam

c)

C. Alunan Musik

d)

D. Pemusatan perhatian

89.

Asuhan yang dapat diberikan dalam mengatasi perubahan psikologis kala 1 adalah

a)

A. Komunikasi dan pemberian informasi

b)

B. Persiapan pertolongan persalinan

c)

C. Melakukan pendokumentasian

d)

D. Menilai data pemeriksaan

e)

E. Membuat diagnosis

90.

Tujuan memberikan asuhan kebidanan pada kala I adalah

a)

A. Mengetahui ibu dalam keadaan bahagia

b)

B. Melakukan observasi persalinan

c)

C. Mengetahui kemajuan persalinan, keadaan ibu dan bayi

d)

D. Bidan agar dapat menganjurkan ibu makan dan minum

e)

E. Mengetahui tanda-tanda kala 2

91.

Salah satu faktor utama yang sangat mempengaruhi jalannya persalinan adalah

a)

A. Psikologis

b)

B. Pendamping

c)

C. Power

d)

D. Penolong

e)

E. Penopang

92.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Pada kasus diatas data Power dapat terlihat dari hasil pemeriksaan

a)

A. Tinggi Fundus Uteri 29 cm

b)

B. His 3x30”/10’

c)

C. Pemeriksaan ketuban masih utuh

d)

D. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas

e)

E. Pembukaan 6 cm

93.

Pada saat ibu bersalin kebingungan dalam menghadapi proses persalinan maka sikap bidan yang tepat adalah ...

a)

A. Mendukung ibu dan keluarganya secara fisik dan emosional selama persalinan dan kelahiran

b)

B. Selalu memberitahukan pada ibu dan keluarganya mengenai kemajuan, adanya penyulit maupun intervensi yang akan dilakukan dalam persalinan

c)

C. Mendampingi ibu setiap saat tanpa harus pendampingan keluarga

d)

D. Memberikan asuhan yang akurat kepada ibu, dengan intervensi minimal, sesuai dengan tahap persalinannya

e)

E. Memperkecil resiko infeksi dengan melaksanakan pencegahan infeksi yang aman

94.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Berdasarkan kasus di atas, maka diagnose yang tepat adalah…

a)

A. G2P0A1 UK 38 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala dengan inpartu kala 1 fase laten

b)

B. G2P1A0 UK 38 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala, dengan kontraksi Braxton hicks

c)

C. G3P1A1 UK 40 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala dengan inpartu kala 1 fase laten

d)

D. G3P1A1 UK 40 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala dengan inpartu kala 1 fase aktif

e)

E. G3P1A0 UK 40 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala dengan inpartu kala 1 fase aktif

95.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Yang merupakan bentuk perubahan psikologis ibu bersalin di kala II adalah ...

A. Panik dan terkejut dengan apa yang terjadi pada saat pembukaan lengkap

B. Kecemasan dan ketakutan pada dosa/kesalahan

C. Ketakutan menghadapi kesulitan dan resiko bahaya melahirkan bayi

D. Timbulnya rasa tegang, ketakutan, kecemasan dan konflik batinSeorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Yang merupakan bentuk perubahan psikologis ibu bersalin di kala II adalah ...

A. Panik dan terkejut dengan apa yang terjadi pada saat pembukaan lengkap

B. Kecemasan dan ketakutan pada dosa/kesalahan

C. Ketakutan menghadapi kesulitan dan resiko bahaya melahirkan bayi

D. Timbulnya rasa tegang, ketakutan, kecemasan dan konflik batinSeorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Yang merupakan bentuk perubahan psikologis ibu bersalin di kala II adalah ...

a)

A. Panik dan terkejut dengan apa yang terjadi pada saat pembukaan lengkap

b)

B. Kecemasan dan ketakutan pada dosa/kesalahan

c)

C. Ketakutan menghadapi kesulitan dan resiko bahaya melahirkan bayi

d)

D. Timbulnya rasa tegang, ketakutan, kecemasan dan konflik batin

96.

Seorang perempuan 27 tahun G2P1A0 hamil 40 minggu dengan keluhan ibu mengeluh nyeri semakin sering dan ingin meneran, TD 120/70 mmhg, N 81 x/mnt, S 36,8 C, R 24x/mnt. DJJ 140 x/mnt. His 5x/10 menit lama 40 detik, dengan letak kepala, TFU 39 cm, pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di H IV.

Asuhan sayang ibu yang dapat dilakukan dalam proses persalinan adalah

a)

A. Melakukan episiotomy untuk mempercepat persalinan

b)

B. Melakukan pertolongan persalinan dengan pencegahan infeksi yg baik

c)

C. Membantu pengaturan posisi terlentang sangat lama

d)

D. Memberikan dukungan emosinal dengan cara membentak-bentak

e)

E. Tidak memberikan cairan dan nutrisi selama proses persalinan

97.

Seorang perempuan 27 tahun G2P1A0 hamil 40 minggu dengan keluhan ibu mengeluh nyeri semakin sering dan ingin meneran, TD 120/70 mmhg, N 81 x/mnt, S 36,8 C, R 24x/mnt. DJJ 140 x/mnt. His 5x/10 menit lama 40 detik, dengan letak kepala, TFU 39 cm, pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di H IV.

Posisi meneran yang paling umum digunakan dalam proses persalinan adalah

a)

A. Posisi miring

b)

B. Posisi jongkok

c)

C. Posisi merangkak

d)

D. Posisi semi duduk

e)

E. Posisi duduk

98.

Seorang perempuan 27 tahun G2P1A0 hamil 40 minggu dengan keluhan ibu mengeluh nyeri semakin sering dan ingin meneran, TD 120/70 mmhg, N 81 x/mnt, S 36,8 C, R 24x/mnt. DJJ 140 x/mnt. His 5x/10 menit lama 40 detik, dengan letak kepala, TFU 39 cm, pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di H IV.

Tindakan yang dapat bidan lakukan setelah melakukan pemeriksaan adalah

a)

A. Merujuk ibu ke RS

b)

B. Melakukan tindakan amniotomi

c)

C. Informed consent tindakan selanjutnya

d)

D. Menjelaskan hasil pemeriksaan

e)

E. Meminta pendamping persalinan untuk memberikan makanan

99.

Seorang perempuan 27 tahun G2P1A0 hamil 40 minggu dengan keluhan ibu mengeluh nyeri semakin sering dan ingin meneran, TD 120/70 mmhg, N 81 x/mnt, S 36,8 C, R 24x/mnt. DJJ 140 x/mnt. His 5x/10 menit lama 40 detik, dengan letak kepala, TFU 39 cm, pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di H IV. “Ibu mengeluh nyeri semakin sering dan ingin meneran” termasuk dalam pengkajian data ?

a)

A. Subjektif

b)

B. Objektif

c)

C. Analisa

d)

D. Penatalaksanaan

e)

E. Evaluasi

100.

Persalinan disebut juga dengan....

a)

A. Proses pembukaan 1-10 cm

b)

B. Proses yang terjadi setelah 2 jam persalinan

c)

C. Proses mulai perut mulas sampai dengan bayi lahir

d)

D. Proses pengeluaran plasenta sampai 2 jam persalinan

e)

E. Proses pengeluaran bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu

101.

Mulainya persalinan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang memegang peranan penting. Di bawah ini faktor mana yang mempengaruhi mulainya persalinan….

a)

A. Adanya sakit perut

b)

B. Adanya penipisan servik

c)

C. Masuknya nutrisi ibu pada saat bersalin

d)

D. Adanya nyeri hebat yang dirasakan oleh ibu

e)

E. Penurunan kadar progesterone (teori oxytosin)

102.

Sinklitismus, asinklitismus, fleksi, putar paksi dalam, ekstensi, putar paksi luar, merupakan mekanisme…

a)

A. Penurunan kepala janin pada proses persalinan

b)

B. Penekanan kepala janin pada servik

c)

C. Penyesuaian diri janin dengan ibu

d)

D. Terjadinya proses persalinan

e)

E. Pengeluaran bayi dan plasenta

103.

Diketahui ibu dalam masa persalinan. Saat dipimpin meneran oleh bidan, maka tahapan persalinan yang benar sesuai dengan teori adalah…

a)

A. Sinklitismus, asinklitismus, putar paksi dalam, fleksi, ekstensi, putar paksi luar.

b)

B. Sinklitismus, asinklitismus, fleksi, putar paksi dalam, ekstensi, putar paksi luar.

c)

C. Ainklitismus, sinklitismus, putar paksi dalam, fleksi, ekstensi, putar paksi luar.

d)

D. Asinklitismus, sinklitismus, fleksi, putar paksi dalam, ekstensi, putar paksi luar.

e)

E. Asinklitismus, sinklitismus, putar paksi dalam, fleksi,ekstensi, putar paksi luar.

104.

Seorang perempuan berumur 27 tahun, hamil pertama, belum pernah melahirkan dan keguguran datang ke bidan praktek swasta merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 120/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 146 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala. Diagnosa yang tepat untuk perempuan tersebut adalah ...

a)

A. Inpartu kala II fase laten

b)

B. Inpartu kala II fase laten maximal

c)

C. Inpartu kala II aktif akselerasi

d)

D. Inpartu kala I fase aktif dilatasi maximal.

e)

E. Inpartu kala I fase aktif deselarasi

105.

57. Seorang perempuan berumur 27 tahun, hamil pertama, belum pernah melahirkan dan keguguran datang ke bidan praktek swasta merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 120/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 146 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala. Diagnosa yang tepat untuk perempuan tersebut adalah ...

Asuhan kebidanan yang tepat pada perempuan tersebut adalah ...

a)

A. Menganjurkan banyak makan

b)

B. Mencukur rambut pubis

c)

C. Menganjurkan tidur miring kanan

d)

D. Menganjurkan tidur miring kiri

e)

E. Memberikan dukungan emosional