wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Akhir Praktikum Farmasi Fisika

Total questions: 60

Worksheet time: 59mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan dari percobaan modul kelarutan dalam praktikum farmasi fisika adalah untuk

a)

Menentukan pegaruh pelarut campur terhadap kelarutan suatu obat

b)

menghitung kelarutan zat aktif

c)

Menentukan stabilitas zat aktif

d)

Mengumpulkan data kelarutan zat aktif

2.
Di bawah ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan suatu zat, kecuali
a)
pH
b)
suhu
c)
volume pelarut
d)
konstanta dielektrik pelarut
3.
Semakin kecil ukuran partikel suatu zat, maka kecepatan kelarutan akan semakin
a)
kecil
b)
lambat
c)
menurun
d)
meningkat
4.
peristiwa dimana surfaktan dapat meningkatkan kelarutan zat-zat yang sukar larut disebut dengan
a)
konsentrasi misel kritik
b)
solubilisasi miselar
c)
konstanta dielektrik
d)
kompleksasi
5.
propilen glikol dan alkohol dalam percobaan modul kelarutan berfungsi sebagai
a)
zat aktif
b)
kosolven
c)
surfaktan
d)
eksipien
6.
tujuan penggunaan magnetic stirrer pada praktikum kelarutan adalah untuk
a)
mendapatkan larutan yang homogen
b)
menimbang bahan
c)
mengukur konsentrasi zat aktif
d)
mengukur volume pelarut
7.
penentuan kadar asam salisilat yang terlarut dalam percobaan mengunakan metode
a)
spektrofotometer UV Vis
b)
HPLC
c)
titrasi asam basa<br />
d)
kualitatif
8.
pelarut yang memiliki konstanta dielektrik paling tinggi adalah
a)
alkohol
b)
propilen glikol
c)
air
d)
gliserin
9.
semakin tinggi konstanta dielektrik suatu pelarut, maka semakin …... Pelarut tersebut
a)
polar
b)
non polar
c)
larut
d)
banyak
10.
dalam percobaan, digunakan pelarut air, alkohol dan propilen glikol untuk melarutkan asam salisilat, semakin banyak alkohol yang ditambahkan, maka semakin ….. Zat tersebut
a)
polar
b)
non polar
c)
larut
d)
banyak
11.
faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilan suatu zat adalah
a)
panas
b)
cahaya
c)
mikroorganisme
d)
semua jawaban benar
12.
Besarnya perubahan konsentrasi zat pereaksi dan hasil reaksi per satuan waktu disebut dengan
a)
orde reaksi
b)
energi aktivasi
c)
kecepatan reaksi
d)
konsentrasi
13.
Di bawah ini adalah 3 suhu yang digunakan dalam uji dipercepat pada modul stabilitas, kecuali
a)
40⁰C
b)
50⁰C
c)
60⁰C
d)
70⁰C
14.
Tujuan percobaan modul stabilitas obat adalah untuk
a)
Menerangkan faktor – faktor yang mempengaruhi kestabilan suatu zat
b)
Menentukan energi aktivasi dari reaksi penguraian suatu zat
c)
Menentukan waktu paruh dan waktu kadaluarsa suatu zat
d)
semua jawaban benar
15.
Tujuan pemanasan pada percobaan stabilitas adalah untuk
a)
melarutkan zat aktif
b)
mempercepat penguraian zat aktif
c)
meningkatkan kelarutan
d)
menghentikan penguraian zat
16.
setelah pemanasan, zat aktif didinginkan di wadah berisi es, tujuan dlakukan pendinginan tersebut adalah untuk
a)
melarutkan zat aktif
b)
mempercepat penguraian zat aktif
c)
meningkatkan kelarutan
d)
menghentikan penguraian zat
17.
sebelum dilakukan titrasi, NaOH dibakukan terlebih dahulu menggunakan
a)
KHP
b)
fenolftalein
c)
asam salisilat
d)
asam benzoat
18.
hasil urai asetosal adalah
a)
asam asetat dan asam benzoat
b)
asam salisilat dan asam benzoat
c)
asam asetat dan asam salisilat
d)
semua jawaban benar
19.
In Ct = In Co – k . T adalah persamaan untuk menentukan waktu kadaluarsa zat aktif yang terurai mengikuti orde reaksi
a)
0
b)
1
c)
2
d)
3
20.
NaOH dalam pecobaan modul stabilitas obat berfungsi sebagai
a)
zat aktif
b)
katalis
c)
peniter
d)
titran<br />
21.
Massa per unit satuan volume disebut sebagai
a)
Kerapatan
b)
Bobot jenis
c)
Viskositas
d)
Volume molekul
22.
perbandingan bobot zat di udara pada suhu yang telah ditetapkan terhadap bobot air dengan volume dan suhu yang sama disebut
a)
Kerapatan
b)
Bobot jenis
c)
Viskositas
d)
Volume molekul
23.
peristiwa mengalirnya atau berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian konsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah disebut
a)
Osmosis
b)
Difusi
c)
Difusiosmosis
d)
Gerak Brown
24.
Yang bukan merupakan faktor yang mempengaruhi kecepatan difusi adalh
a)
Ukuran partikel
b)
Luas area difusi
c)
Viskositas
d)
Berat molekul
25.
Alat yang digunakan untuk menentukan flux dalam percobaan difusi adalah
a)
Sel difusi franz
b)
Piknometer
c)
Beaker glasss
d)
Termometer
26.
Alat yang digunakan untuk menentukan berat jenis dalam praktikum adalah
a)
Erlenmeyer
b)
Piknometer
c)
Beaker glasss
d)
Termometer
27.
Untuk menentukan atau mempelajari kemampuan difusi suatu zat diperlukan kondisi steady state yaitu
a)
Jumlah zat yang berdifusi per satuan waktu konstan
b)
Membran jenuh oleh zat yang berdifusi
c)
Jumlah zat yang berdifusi per satuan luas membran konstan
d)
Semua benar
28.
Pada percobaan difusi digunakan buffer pH 7,4. Hal ini disebabkan pH tersebut menggambarkan pH
a)
Lambung
b)
Usus
c)
Darah
d)
Kulit
29.
Pada alat franz difusi digunakan vaselin pada bagian samping penutup membrannya, ini digunakan untuk mencegah
a)
Kebocoran
b)
Difusi yang tidak terarah
c)
Menjaga keadaan tunak
d)
Meningkatkan kemampuan difusi
30.
Per satuan waktu pengambilan sample dari kompartemen acceptor harus diganti dengan larutan dapar yang baru lagi, hal ini bertujuan
a)
Menjaga keadaan tunak
b)
Mencegah kekeringan
c)
Meningkatkan kelarutan obat
d)
Meningkatkan kemampuan difusi
31.
Suatu ukuran yang menyatakan banyaknya suatu zat yang dapat terlarut dalam pelarut tertentu setiap satuan waktu disebut
a)
Disolusi
b)
Difusi
c)
Kelarutan
d)
Desolvasi
32.
Faktor yang tidak mempengaruhi kecepatan disolusi adalah
a)
Suhu
b)
Ukuran Partikel
c)
Polimorfisme
d)
Berat molekul
33.
Faktor yang tidak mempengaruhi kelarutan adalah
a)
Suhu
b)
Ukuran Partikel
c)
Polimorfisme
d)
pH
34.
Untuk zat yang sulit terbasahkan atau mengambang maka uji disolusi dilakukan dengan alat
a)
Disolusi tipe dayung
b)
Disolusi tipe basket
c)
Disolusi tipe 2
d)
Semua benar
35.
Pada percobaan disolusi, bejana disolusi diisi 900 ml dengan suhu pengujian 37 C hal ini untuk mensimulasikan kondisi
a)
Lambung
b)
Kulit
c)
Usus Halus
d)
Kolon
36.
Mengapa tetesan cairan berbentuk seperti bola?
a)
Untuk mendapatkan luas permukaan paling kecil
b)
Kohesi lebih besar daripada adhesi dengan udara
c)
Tegangan antarmuka yang besar air/udara
d)
Semua benar
37.
Faktor yang mempengaruhi tegangan permukaan
a)
Suhu
b)
Zat terlarut
c)
Surfaktan
d)
Semua benar
38.
Yang merupakan metode penentuan tegangan permukaan adalah
a)
Pipa kapiler
b)
Cincin Du nuoy
c)
Wilhelmy plate
d)
Semua benar
39.
Molekul zat ini akan teradsorpsi pada permukaan dan dapat menurunkan tegangan permukaan dan antarmuka, ini adalah sifar dari zat
a)
surfaktan
b)
emulgator
c)
humektan
d)
cosolven
40.
Saat konsentrasi surfaktan sudah melebihi KMK nya, maka tegangan permukaan akan
a)
tetap
b)
meningkat
c)
menurun
d)
Kelarutan meningkat
41.
Alat yang digunakan untuk mengukur viskositas suatu cairan yang menggunakan paramater waktu yaitu dengan menggunakan viskometer
a)
Hoopler
b)
Ostwald
c)
Brookfield
d)
Hoopler dan Ostwald
42.
Viskometer yang menggunakan peralatan spindel dalam mengukur suatu viskositas cairan yaitu
a)
Viskometer Hoopler
b)
Viskometer bolah jatuh
c)
Viskometer Bola Jatuh
d)
Viskometer rotasi
43.
Yang merupakan suatu prinsip dari viskometer yang mengukur kecepatan bola jatuh yaitu
a)
Viskometer Brookfield LV
b)
Viskometer Brookfield RV
c)
Viskometer Hoopler
d)
Viskometer Ostwald
44.
Viskometer yang digunakan untuk mengukur viskositas cairan Newton adalah
a)
Viskometer Brookfield
b)
Viskometer bolah jatuh
c)
Viskometer Kapiler
d)
Jawaban b dan c benar
45.
Yang bukan tujuan dari percobaan viskositas dan rheologi adalah
a)
Membedakan cairan Newton dan Non Newton
b)
Menggunakan alat-alat penentuan viskositas
c)
Menerangkan arti viskositas dan reologi
d)
Semua salah
46.
Viskometer yang bekerja menggunakan satu titik kecepatan geser saja dinamakan
a)
Viskometer Brookfield
b)
Viskometer satu titik
c)
Viskometer banyak titik
d)
Viskometer single
47.
Alat untuk menentukan konsitensi sediaan setengah padat dibidang farmasi dan non farmasi adalah
a)
Viskometer Kapiler
b)
Viskometer Cup and Bob
c)
Penetrometer
d)
Viskometer Cone and Plate
48.
Viskometer yang digunakan untuk mengukur viskositas aliran Non Newton adalah
a)
Viskometer Kapiler dan Viskometer Bola Jatuh
b)
Viskometer Cup and Bob, dan Viskometer Cone and Plate
c)
Viskometer Cup and Bob, dan Viskometer Kapiler
d)
Viskometer Cone and Plate, dan Viskometer Bola Jatuh
49.
Viskometer yang memiliki faktor pengoreksi 7,187 merupakan jenis viskometer
a)
Hoopler
b)
Oswald
c)
Brookfield RV
d)
Brookfield LV
50.
Viskometer yang digunakan untuk mengukur viskositas cairan non Newton adalah
a)
Viskometer Brookfield
b)
Viskometer bolah jatuh
c)
Viskometer Kapiler
d)
Jawaban b dan c benar
51.
Peristiwa terjadinya penggabungan globul – globul menjadi lebih besar dinamakan
a)
Demulsifikasi
b)
Creaming
c)
Flokulasi
d)
Koalesensi
52.
Bentuk ketidakstabilan dari emulsi yang tidak dapat diperbaiki lagi dengan pengocokan yaitu
a)
Creaming
b)
Demulsifikasi
c)
Flokulasi
d)
Jawaban a dan c benar
53.
Suatu sistem heterogen yang tidak stabil secara termodinamika, yang terdiri dari paling sedikit 2 cairan yang tidak bercampur, dimana salah satunya fase terdispersi (fase internal) terdispersi secara seragam dalam bentuk tetesan – tetesan kecil pada medium pendispersi (fase eksternal) yang distabilkan dengan emulgator yang cocok disebut
a)
Suspensi
b)
Larutan
c)
Salep
d)
Emulsi
54.
Yang merupakan gejala ketidakstabilan sediaan emulsi yaitu kecuali
a)
Flokulasi dan Koalesensi
b)
Tidak terjadi dua fase
c)
Creaming dan sedimentasi
d)
Inversi fase
55.
Tipe emulsi di mana pelarut air menjadi fase pendispersi dan minyak menjadi fase terdispersi disebut sebagai tipe
a)
Air dalam minyak (A/M)
b)
Air dalam minyak dalam air (A/M/A)
c)
Minyak dalam air (M/A)
d)
Minyak dalam air dalam minyak (M/A/M)
56.
Cara untuk menentukan tipe emulsi di bawah ini kecuali
a)
Uji Pengenceran
b)
Uji Viskositas
c)
Uji Konduktivitas Listrik
d)
Uji Kelarutan warna
57.
Mekanisme kerja emulgator di bawah ini yaitu kecuali
a)
Penurunan Tegangan Antarmuka
b)
Pembentuk Lapisan Antarmuka
c)
Penolakan Elektrik
d)
Meningkatkan viskositas emulsi
58.
Bahan aktif permukaan yang menurunkan tegangan antarmuka antara minyak dan air adalah
a)
Emulsi
b)
Emulsifikasi
c)
Suspending Agent
d)
Emulgator
59.
Peristiwa terjadinya kelompok – kelompok globul yang letaknya tidak beraturan di dalam suatu emulsi disebut
a)
Flokulasi
b)
Creaming
c)
Inversi fase
d)
Koalesensi
60.
Fenomena yang terjadi karena penggabungan partikel yang disebabkan oleh adanya energi bebas permukaan dapat menyebabkan ketidakstabilan emulsi berupa
a)
Koalesensi dan creaming
b)
Creaming dan demulsifikasi
c)
Flokulasi dan creaming
d)
Koalesensi dan demulsifikasi