WorksheetsUAS ITP D3 2022
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
Yang dimaksud dengan pengawetan pangan adalah …
Teknik atau cara yang digunakan untuk membuat bahan pangan tidak mudah rusak sehingga memiliki umur simpan yang lama.
Pengolahan bahan pangan dengan menggunakan pengawet sehingga bahan tersebut tidak mudah rusak
Teknik yang dilakukan pada pangan yang akan diawetkan dengan menggunakan BTP sehingga tidak mudah rusak.
Mengolah bahan pangan dengan menggunakan berbagai macam bahan sehingga menjadi awet tidak mudah rusak.
Bahan pangan yang diawetkan dengan metode tertentu.
Tujuan pengawetan pangan adalah …
Menghambat atau mencegah terjadinya kerusakan dan mempertahankan mutu.
Menghambat mikroorganisme tumbuh sehingga pangan awet.
Mengolah bahan pangan agar mempunyai umur simpan yang panjang.
Membuat pangan tidak rusak.
Mengolah pangan menjadi menarik dan tidak mudah rusak sehingga mutu dapat dipertahankan.
Ada beberapa penyebab kerusakan pangan diantaranya adalah …
Mikroba, oksigen, waktu dan suhu penyimpanan
Kadar air, Mikroba, lingkungan
Oksigen, Mikroba, pH
Mikroba, lingkungan, Waktu penyimpanan
pH, Oksigen, suhu penyimpanan
MIkroorganisme yang menyebabkan kerusakan pangan dapat tumbuh di kadar air yang rendah adalah …
Kapang/Jamur
Alga
Bakteri
Khamir
virus
Mikroorganisma tumbuh cepat pada suhu ….
5° - 60°C
6° - 60°C
7° - 60°
8° - 60°C
9° - 60°C
Yang termasuk prinsip dasar pengolahan pangan untuk pengawetan dengan metode kelompok Pengurangan air adalah….
Dehidrasi dan pengentalan
blanching dan pasteurisasi
dehidrasi dan sterilisasi
Pengentalan dan blanching
Pengentalan dan sterilisasi
Prinsip pengawetan dengan penggulaan adalah gula dapat menghambat mikroorganisme dengan proses ….
Plasmolisa
Difusi
osmotic
Absorbsi
Adhesi
Gula berperan sebagai pemanis, apabila gula ditambahkan ke dalam bahan dalam batas konsentrasi …
10 % sampai 15 %
11 % sampai 15 %
12 % sampai 15 %
11 % sampai 20 %
12 % sampai 20 %
Jam, Jelly Marmalade adalah contoh pengolahan produk dengan menggunakan penggulaan. Dalam pembuatan produk tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti pH. Berapakah pH dalam pembuatan produk tersebut (Jam, Jelly, Marmalade) ?
pH 3,0 - 3,4
pH 3,1 - 3,4
pH 3,1 - 3,5
pH 3,2 - 3,4
pH 3,2 - 3,5
Jam, Jelly Marmalade adalah contoh pengolahan produk dengan menggunakan penggulaan. Dalam pembuatan produk tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti pektin. Berapakah pektin dalam pembuatan produk tersebut (Jam, Jelly, Marmalade) ?
0,70-1,3
0,72-1,3
0,72-1,5
0,74-1,3
0,74-1,5
Penggaraman dengan menggunakan natrium nitrat dan natrium nitrit pada pengawetan daging yang disebut ….
curing
salting
blanching
dry salting
wet salting
Pengawetan bahan pangan dengan metode dry salting akan mengakibatkan turunnya kadar protein sebanyak….
1%
2%
3%
4%
5%
Pengawetan bahan pangan dengan metode wet salting, kadar garam yang digunakan adalah …..
15-40 %
16-40 %
17-40 %
18-40 %
19-40 %
Konsentrasi garam yang dapat digunakan untuk ikan berukuran sedang sebanyak ..... dari berat ikan
15-20%
20-25%
25-30%
30-35%
35-40%
Keuntungan dari metode dry salting adalah ….
Efek penarikan cairan dari jaringan bahan lebih banyak
Penetrasi garam homogen di seluruh permukaan bahan
Kenampakan menarik
Rendemennya tinggi
Hemat waktu dan tenaga
Pengawetan dengan metode pengasaman adalah…..
Pengolahan yang dilakukan dengan cara diberi asam melalui penurunan derajat pH produk makanan sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk
Pengolahan yang dilakukan dengan cara diberi asam melalui penstabilan derajat pH produk makanan sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk
Pengolahan yang dilakukan dengan cara diberi asam melalui peningkatan derajat pH produk makanan sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk
Pengolahan yang dilakukan dengan cara proses pembusukan dengan bakteri asam laktat
Pengolahan yang dilakukan dengan cara mencegah proses pembusukan oleh bakteri pembusuk
Kadar asam asetat minimum yang dibutuhkan untuk menghasilkan daya awet yang memuaskan untuk produk-produk acar adalah sekitar ……
1,6 %
2,6%
3,6 %
4,6 %
5,6 %
Bakteri asam laktat yang berperan dalam pembuatan Sauerkraut adalah …..
Leuconostoc
Lactobacilus
Stapyhlococcus
Streptococcus
Bacteriosin
Bakteri asam laktat yang berperan dalam pembuatan Sauerkraut adalah …..
Leuconostoc
Lactobacilus.
Stapyhlococcus
Streptococcus
Bacteriol
Makanan tradisional Korea berupa asinan sayuran yang mempunyai rasa yang asam, manis, dan juga pedas adalah…
Saurkraut
Kimche
Pickles
Asinan Sayuran
Acar Ketimun
Makanan tradisional Jerman berupa kol yang diiris tipis dan dimanfaatkan sebagai asinan sayuran adalah…
Saurkraut
Kimche
Pickles
Asinan Sayuran
Acar Ketimun
Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah …..
sawi putih dan lobak
Sawi pahit dan sawi putih
Sawi putih dan kol
Lobak dan Kol
Sawi Pahit dan Lobak
Produk yang tidak membutuhkan membutuhkan starter /inoculum dalam proses fermentasi adalah…
Saurkraut
Kecap
Youghurt
Tape
Tempe
Pada pH yang sama, asam asetat lebih bersifat menghambat terhadap mikroorganisme tertentu dari pada asam…..
Laktat
Klorida
Thiosianat
Askorbat
propianat
Pada dasarnya, fermentasi adalah menumbuhkan mikrobia ….
proteolitik
fermentative
lipolitik
lactobacillus
streptococcus
Mkroorganisme yang berperan dalam fermentasi pangan adalah,,,,,
Khamir dan virus
Kapang dan alga
Bakteri dan khamir
Prokriotik dan.bakteri
Prokriotik dan alga
Salah satu manfaat fermentasi adalah….
Makanan lebih mudah dicerna
Sumber makanan bagi mikroba
Lebih ekonomis
Lebih mahal
Trend makanan saat ini
Neurospora sitophila merupakan kapang yang berperan dalam pembuatan….
Kecap
Tempe
Tape
Oncom
Terasi
Saccharomyces cerivisiae. Merupakan khamir yang berperan dalam pembuatan……
Kecap
Tempe
Tape
Oncom
Parasite
Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pengendalian panas untuk pengawetan adalah sifat alami makanan, sifat alami mikroba dan karakteristik proses. Sebutkan faktor yang termasuk dalam sifat alami makanan!
Komposisi zat gizi
waktu retensi mikroba
Jumlah awal mikroba
Fase pertumbuhan mikroba
Jumlah oksigen
Salah satu metode pengawetan pangan dengan pemanasan adalah penggunaan udara panas. Sebutkan contoh penggunaan udara panas untuk pengawetan !
Penyangraian
blansing
Evaporasi
radiasi infra merah
pasteurisasi
Pasteurisasi lama atau LTLT (Long Temperature Long Time) menggunakan suhu yang tidak begitu tinggi dengan waktu relatif lebih lama. Suhu yang biasa digunakan berkisar :
72 ⁰C
90 ⁰C
63 ⁰C
110 ⁰C
122⁰C
Ada beberapa mikroorganisme yang tahan teradap panas tetapi tidak harus dapat tumbuh pada suhu tersebut, umumnya ada pada susu. Sebutkan salah satu mikroorganisme yang tahan pada pasteurisasi susu!
Thermopilic
Bacillus
Clostridium
Streptococcus
Mycobacterium tuberculosis
Spora-spora mikroba bersifat tahan panas, maka untuk membunuh spora mikroba tersebut umumnya diperlukan pemanasan selama 15 menit. Berapakah suhu yang tepat untuk membunuh spora mikroba tersebut!
121 ⁰C
100 ⁰C
80⁰C
70⁰C
63 ⁰C
Sebutkan salah satu contoh produk olahan yang melalui proses sterilisasi !
Kornet
air mineral
Sari buah
jus buah
Teh kotak
Berapakah proses suhu yang diperlukan untuk pembekuan cepat ?
0 sampai -10 ⁰C
-2 sampai +10 ⁰C
-24 sampai -40 ⁰C
-12 sampai -24 ⁰C
5 – 7 ⁰C
Ada beberapa faktor pengendali daya simpan produk pangan olahan selama pendinginan. Sebutkan faktor tersebut!
Jenis dan varietas
Tingkat pemanenan atau kematangan.
Sifat dan jenis bahan pengemas
Kelembaban relatif ruang penyimpanan.
Adanya kerusakan mekanik
Sebutkan salah satu faktor yang menentukan umur simpan produk pangan segar yang didinginkan !
Jenis produk pangan
Tingkat destruksi mikroba
Inaktivasi enzim selama pengolahan
Sifat dan jenis bahan pengemas
Tingkat pemanenan atau kematangan
Alat pembeku (freezer) dikelompokkan menjadi pendingin mekanis dan pendingin krionik. Pendinginan mekanis menggunakan refrigerant yg mengalami siklus penguapan dan kompresi. Apakah yang digunakan pada pendinginan krionik tersebut?
Udara dingin
Cairan dingin
Nitrogen cair
Permukaan dingin
Es
Titik beku bahan pangan ditentukan oleh jenis pangan dan kadar air bahan pangan tersebut. Berapakah titik beku ikan dengan kadar air berkisar 65 – 81% ?
-0,6 sampai -2,0 ⁰C
-0,8 sampai -2,8 ⁰C
-0,9 sampai -2,7 ⁰C
-0,5 ⁰C
1 sampai 2⁰C
Proses tertariknya cairan sel keluar, akibat adanya tekanan osmotik yang lebih tinggi pada cairan di luar sel daripada cairan sel disebut
Plasmolisis
Dialisis
Hemodialisis
Osmosis
Difusi
Proses pecahnya inti sel mikroba yang akan menyebabkan mikroba mati disebut
Plasmolisis
Dialisis
Hemodialisis
Osmosis
Kareolisis
Berikut merupakan yang termasuk produk hasil olahan teknik fermentasi penggaraman antara lain…
Kecap ikan
Ikan asin
Nugget
Sosis
Kornet
Penggaraman kering dikenal dengan Dry Salting, biasanya produk pangan yang yang digunakan adalah ikan, jika ikan memiliki bobot ukuran sedang, kira-kira berapa persentase garam/Nacl yang dianjurkan diberikan pada ikan tersebut…
10-15%
15-20 %
5%
10%
7 %
Berikut merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi penggaraman….
Kemurnian Garam
Kristal garam
Volume garam
Harga garam
Asal garam
Berikut merupakan kelebihan Kelebihan Pengeringan basah wet/brine salting antara lain
Kadar garam seragam
Tidak memerlukan fasilitas khusus
Kecepatan penetrasi garam
Efek penarikan cairan lebih banyak
Jumlah garam diperlukan banyak
1. Penggunaan asam sitrat banyak dipakai di industri pangan, salah satunya di.......
Industri susu formula
Industri minuman ringan
Industri pembuatan keju
Industri saos
Industri kerupuk
1. Peran utama dari pengolahan dengan menggunakan asam adalah sebagai berikut
Menaikkan pH
Menurunkan intesitas beberapa flavor
Memperbanyak buih
Menurunkan pH
Semua salah
Teknologi pangan dalam industri pangan mempunyai peranan yang cukup besar. Bagaimana peran teknologi pangan tersebut?
Membuat produk menjadi terkenal
Menyerap tenaga kerja
Membutuhkan teknologi canggih
Membantu perancangan produk
Membuat produk menjadi lebih murah
Undang-undang pangan no 18 tahun 2012 mengatur tentang keamanan dan mutu gizi pangan. Kriteria mutu pangan ada yang dapat kita ketahui tanpa mencicipi produk tersebut. Kriteria mutu apakah yang dimaksud?
Eksternal
Primer
tersier
Internal
Sekunder
Kriteria mutu yang bukan merupakan faktor penentu, apakah konsumen membeli produk tersebut atau tidak adalah :
Eksternal
Internal
Primer
Sekunder
tersier
Peningkatan mutu gizi pangan dapat dilakukan dengan menambahkan zat gizi tertentu pada suatu produk agar memenuhi identitas standar produk sesuai peraturan perundang-undangan. Peningkatan mutu pangan apa yang dimaksud?
Fortifikasi
Standarisasi
Enrichment
Restorasi
Suplementasi
Salah satu produk pangan yang harus memenuhi standar baku adalah susu pertumbuhan untuk anak usia 1 – 3 tahun. Berapakah standar baku yang ditetapkan?
Besi 20 mg
Yodium 150 µg
Vitamin A 500 RE
Energi 1500 Kkal
Protein 25 gram
Kehilangan zat gizi dapat terjadi selama proses pengolahan produk pangan, namun tidak semua zat gizi dapat digantikan. Pada peningkatan mutu gizi pangan dengan restorasi zat gizi apa yang dapat digantikan?
Semua zat gizi yang hilang selama proses pengolahan
Zat gizi yang menjadi unggulan produk
Zat gizi tambahan dari produk
Zat gizi yang menjadi ciri khas dari produk
Zat gizi utama produk
Adanya variasi musim membuat adanya perbedaan kandungan zat gizi bahan baku suatu produk pangan. Produsen biasanya telah membuat “janji” pada kemasan produk bahwa produknya sesuai dengan standar yang ditetapkan. Untuk mengatasi hal tersebut, langkah apa yang dapat dilakukan oleh produsen?
Melakukan Restorasi
Melakukan Fortifikasi
Melakukan enrichment
Melakukan Standarisasi
Melakukan suplementasi
Peningkatan mutu gizi pangan diperlukan untuk hal-hal tertentu. Biasanya dilakukan untuk :
Menghambat/ mengatasi masalah kekurangan zat gizi
Membuat produk menjadi laku
Membuat produk baru
Meningkatkan daya saing
Meningkatkan mutu
Salah satu cara untuk meningkatkan mutu gizi pangan adalah fortifikasi. Fortifikasi dapat dilakukan jika bahan pangan dan zat gizi yang difortifikasi memenuhi persyaratan tertentu. Syarat apa yang harus dipenuhi oleh pangan pembawa (vehicle)?
Jika dikonsumsi memiliki efek buruk terkecil
Tidak bereaksi atau merubah warna
Mudah dicampurkan
Dikonsumsi secara luas
Memiliki bioavaibilitas tinggi
Syarat apa yang harus dipenuhi juga oleh fortifikan ?
Dikonsumsi secara luas
Cost effetive
Dikonsumsi secara teratur dan konsisten
Besarnya konsumsi cukup banyak
Membutuhkan kemasan pelindung
Fortifikasi dapat dilakukan karena kewajiban ataupun bersifat sukarela. Manakah yang merupakan ciri dari fortifikasi wajib?
Bertujuan menambah nilai gizi produk
Sasaran utama adalah kelompok rawan gizi
Sasaran adalah semua yang mau mengkonsumsi produk
Diprakarsai oleh produsen
Mendukung program penanggulangan masalah gizi yang ada
Klaim terhadap suatu produk pangan dapat dilakukan oleh produsen. Syarat apa yang harus dipenuhi untuk mengklaim bahwa suatu produk dapat dikatakan sebagai “good source provide contain”?
5 % dari kebutuhan harian pertakar saji
10 % dari kebutuhan harian pertakar saji
15 % dari kebutuhan harian pertakar saji
20 % dari kebutuhan harian pertakar saji
25 % dari kebutuhan harian pertakar saji
Jika produsen ingin mengklaim bahwa produknya sebagai “high rich in exellent source of” , maka persyaratan apa yang harus dipenuhi ?
25 % dari kebutuhan harian pertakar saji
20 % dari kebutuhan harian pertakar saji
15 % dari kebutuhan harian pertakar saji
10 % dari kebutuhan harian pertakar saji
5 % dari kebutuhan harian pertakar saji
Fortifikasi yang dilakukan pada minyak goreng adalah :
Zat besi
Vitamin C
Asam folat
Vitamin A
Yodium
Fortifikasi pada terigu biasanya dengan menambahkan :
Vitamin A
Vitamin E
Vitamin D
Vitamin B
Vitamin C
Untuk melaksanakan penilaian organoleptik suatu bahan pangan diperlukan panel. Ada bermacam-macam panel yang biasa digunakan. Perbedaan masing-masing panel didasarkan pada keahlian dalam melakukan penilaian organoleptic. Sebutkan jenis panelis yang sering digunakan dalam penilaian uji organoleptik untuk mendapatkan hasil penilaian produk yang sangat tinggi !
Panelis perorangan
Panelis tidak terlatih
Panelis konsumen
Panelis terlatih
Panelis agak terlatih
Termasuk jenis panel apakah yang memiliki pengalaman, latihan yang lama, dan pengambilan keputusan berdasarkan kesepakatan/kesimpulan dari 15 – 25 orang panel?
Konsumen
agak terlatih
terbatas
terlatih
perseorangan
Ada bermacam-macam metode pengujian organoleptik yang digunakan. Jika ingin menilai pengaruh perlakuan modifikasi proses/bahan yang digunakan, uji apakah yang paling tepat digunakan untuk uji tersebut?
Konsumen
Penerimaan
Skalar
Pembedaan
Deskripsi
Sebutkan uji yang tepat untuk penilaian seseorang akan suatu sifat sensorik/kualitas suatu bahan yang akan menyebabkan orang menyukainya ?
Pembedaan
Skalar
Deskripsi
Penerimaan
Konsumen
Setiap bahan pangan perlu dianalisis karena,,,
berhubungan dengan komposisi zat giz
menghindari terkontaminasi dengan lingkungan luar
Untuk mengetahui proses pengolahan produk
setiap bahan pangan memiliki karakteristik tersendiri
untuk memenuhi kebutuhan konsumen
Ada beberapa analisis pangan yang dapat dilakukan diantaranya…
Fisik, Sensori, Kimia, Mikrobiologi
Zat gizi, BTM, Bakteriologi, Kimia
imia, BTM, Bakteriologi, Toksin
Sensori, Kimia, Fisik,
Toksin, Sensori, Kimia, Mikrobiologi
Sebutkan parameter yang digunakan dalam uji organoleptik !
Warna, tekstur, rasa, aroma, keempukan
Warna, rasa, aroma, bobot jenis, volume
Warna, volume, rasa, aroma, viskositas
Warna, volume, tekstur, viskositas, bobot jenis
Warna, bentuk, rasa, aroma, ukuran
