wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO 100

Total questions: 100

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Primipara usia 35 tahun dengan komorbid cardiomyopathy idiopathic. waktu yang paling potensial wanita ini mengalami gagal jantung kongestif akibat peningkatan cardiac output adalah

a)

Pasa saat usia gestasi antara 30 dan 32 minggu

b)

Pada persalinan kala 3 saat bayi baru dilahirkan

c)

Pada puncak kontrakai uterus persalinan kala 2

d)

Selama proses persalinan kala 1

e)

Pada waktu usia gestasi aterm yitu usia gestasi 40 minggu

2.

Seorang laki-laki usia 32 tahun dengan hemodinamik yang stabil dengan TD 110/70 N: 82x dengan hasil Laboratorium yang normal. Dilakukan operasi ORIF tibia dan fibula sinistra dipilih penggunaan epidural kateter untuk anestesi. Setelah itu dilakukan test dose untuk memastikan tempat yang tepat. Pernyataan yang tidak tepat mengenai test dose klasik adalah:

a)

Menggunakan lidokain 1.5% sebanyak 3 cc

b)

Untuk mendeteksi injeksi intratekal

c)

Dosis epinefrin yang dipakai adalah 0.005 mg/cc

d)

Epinefrin obat ideal untuk marker injeksi intravaskular

e)

Untuk mendeteksi kemungkinan injeksi intravascular

3.

Wanita 52 tahun direncanakan pembedahan karena fraktur femur. Riwayat sakit liver karena konsumsi kronis alcohol. Pada pemeriksaan pasien sadar baik, jaundice tapi tidak ada tanda encefalopati, tidak ada ascites. Pemeriksaan kimia darah: serum bilirubin 1,5mg/dL, serum albumin 3,6g/dL. Status nutrisi baik. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan perkiraan mortalitas perioperatif?

a)

Kriteria Child’s, kondisi pasien termasuk klasifikasi A dengan mortalitas < 10%

b)

Kriteria Child’s , kondisi pasien termasuk klasifikasi C dengan mortalitas < 1%

c)

Kriteria Child’s, kondisi pasien termasuk klasifikasi A dengan mortalitas <1%

d)

Kriteria Child’s, kondisi pasien termasuk klasifikasi A dengan mortalitas < 3%

e)

Kriteria Child’s, kondisi pasien termasuk klasifikasi C dengan mortalitas 2,5%

4.

Setelah cidera otak dan dirawat di ICU, seorang pria 37 tahun mengalami poliuria dan pemeriksaan natrium 159 mEq/L. Patologi apakah yang menyebabkan kondisi pasien tersebut

a)

Syndrome of inappropriate anti diuretic hormone

b)

Diabetic ketoasidosis

c)

Cerebral salt wasting syndrome

d)

Central diabetes insipidus

e)

Nephrogenic diabetes insipidus

5.

Seorang perempuan berusia 26 tahun dengan diagnosis fibroadenoma mammae direncanakan tindakan operasi biopsi eksisi. Berdasarkan anamnesis didapatkan riwayat 2 anggota keluarganya meninggal saat dilakukan indakan operasi akibat peningkatan suhu tubuh saat operasi. Berdasarkan pemeriksaan fisik dan penunjang tidak didapatkan kelainan. Bagaimana perencanaan obat obatan anestesi yang akan anda gunakan untuk induksi dan rumatan pada pasien ini?

a)

Induksi propofol, atracurium, fentanyl, rumatan halothan

b)

Induksi midazolam,rocuronium, pethidine, rumatan isoflurane

c)

Induksi propofol, atracurium, pethidine, rumatan propofol kontinyu (TIVA)

d)

Induksi midazolam, succinylcholine, fentanyl rumatan propofol kontinyu (TIVA)

e)

Induksi midazolam, rocuronium, fentanyl, rumatan sevoflurane

6.

Kondisi klinis dibawah ini akan menyebabkan kurva disosiasi hemoglobin ke kanan

a)

Penurunan suhu tubuh

b)

Peningkatan pH darah

c)

Penurunan kadar 2 3 DPG di sel darah merah

d)

Pada waktu darah melalui kapiler paru

e)

HbF (hemoglobin fetal) berubah menjadi HbA (hemoglobin adult)

7.

Seorang laki laki 50 th dengan luka di bagian tangan kanan akan dilakukan pembersihan dan penjahitan. Rekan anda melakukan pembiusan dengan memberika Lidocaine 2% di sekitar luka. Setelah 30 menit pasien kembali mengeluh kesakitan di tempat luka operasi.

Hal tersebut disebabkan karena :

a)

Saluran Cl kembali terbuka karena efek Lidocaine sudh habis

b)

Blokade kanal Natrium oleh obat lokal anestesi sudah hilang

c)

Stimulasi nyeri luka dialirkan melalui saraf lain yang tidak terapapar obat

d)

Resting membrane potensial menurun karena pemberian lidocaine

e)

Lidocaine inaktif karena peningkatan pH disekitar luka

8.

Seorang dokter anestesi mendapatkan konsulan operasi cito dari dokter bedah mulut. Pasien laki laki, 34 th, dengan abses submandibula, pasien hanya dapat membuka mulut 2 jari, malampati 2, BB 80 kg tb 155 cm. TD 145/90 HR 110x/m RR 24x/m, direncanakan untuk evakuasi abses dan odontektomi. Dokter anestesi merencanakan persiapan intubasi sulit. Saat mulai induksi, dokter anestesi mengalami kesulitan ventilasi dengan masker, langkah selanjutnya yang dapat dilakukan sesuai tatalaksana DAS adalah :

a)

Melanjutkan induksi dengan segala risiko

b)

Panggil bantuan, lakukan invasive surgical airway

c)

Lakukan cricothyroidektomi lalu konsul bedah untuk trakeostomi

d)

Pertimbangkan penggunaan LMA

e)

Bangunkan pasien, batalkan program

9.

Pada pasien dengan hipovolemia berat terjadi :

a)

Penurunan alveolar arterial oxygen difference

b)

Penurunan volume semenit

c)

Penurunan arterio venous oxygen difference

d)

Peningkatan PCO2 arteri

e)

Peningkatan physiological dead space

10.

Dibandingkan dengan anak yang lebih besar, neonatus meningkatkan ventilasi paru dengan cara bernapas lebih sering daripada lebih dalam, disebabkan :

a)

Koordinasi upaya pernapasan dengan cara gerakan mengisap (sucking)

b)

Total respiratory compliance yang tinggi

c)

Otot pernapasan yang belum sempurna

d)

Kemoreseptor pernapasan yang belum sempurna

e)

Asidosis metabolik yang terjadi pada neonatus

11.

Pernyataan yang tepat berikut ini mengenai ruang epidural yaitu :

a)

Dimulai di foramen magnum

b)

Berbentuk cincin

c)

Pada regio lumbar, bagian terluas terdapat pada bagian posterior

d)

Untuk bedah sesar, diperlukan lebih dari 20 ml 0.5% Bupivacaine

e)

Untuk bedah sesar diperlukan blok dari T11 hingga ke S1

12.

Pernyataan yang tepat mengenai sistem pernapasan Mapleson A berikut ini adalah :

a)

Merupakan non-rebrething system

b)

Membutuhkan fresh gas flow yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan sistem Mapleson pada ventilasi manual

c)

Merupakan hasil modifikasi yang dilakukan oleh Magil dari desain asli Mapleson

d)

Membutuhkan fresh gas flow setara dengan dengan besarnya dead space

e)

Memiliki katup ekspirasi yang dekat dengan pasien

13.

Seorang perempuan primigravida umur kehamilan 31-32 minggu yang direncanakan akan dilakukan SC emergensi karena pecah ketuban dan gawat janin, pasien mengeluh napas cepat dan agak berat saat tidur terlentang, pasien didapatkan dengan status fisik ASA 2 karena kehamilan. Pemeriksaan laboratorium dalam batas normal dengan faal hemostasis dalam batas normal. Kondisi fisiologis kardiovaskuler yang mengarah pada kondisi di atas adalah:

a)

Peningkatan absorpsi Natrium dan retensi air sehingga terjadi relative hypervolemia

b)

anemia yang timbul akibat produksi sel darah merah yang relative kurang

c)

sampai kehamilan aterm volume plasma dapat meningkat sampai 30%

d)

penurunan produksi renin, angiotensin, dan aldosterone sehingga terjadi retensi air

e)

hormone progresteron berhubungan dengan peningkatan konsentrasi protein plasma

14.

Pria 70 tahun berat badan 60 kg dengan diagnosis hidronefrosis dextra akan direncanakan tindakan URS. Dari pemeriksaan ditemukan kadar serum kreatinin 6 mg, pemeriksaan lain-lain dalam batas normal. Sebelum dilakukan tindakan anestesi, dokter yang merawat ingin tahu besarnya creatinine clearance. Berapakah creatinine clearance pada pasien ini?

a)

19.72

b)

9.72

c)

0.872

d)

72

e)

97.2

15.

Pria 45 tahun dengan riwayat kanker testis direncanakan laparotomy dengan anestesi umum. Pasien mendapat terapi bleomycin untuk metastasis kanker testis. Apakah pertimbangan pengelolaan anestesi berkaitan dengan toksisitas bleomycin di paru?

a)

perlu pemeriksaan penunjang fungsi paru

b)

pengaturan ventilator mengurangi frekuensi napas

c)

konsentrasi oksigen gas anestesi kurang dari 30%

d)

jangan menggunakan nitros oxide

e)

I:E ratio 1:3

16.

Seorang laki laki pasca bedah ditransfer ke ICU untuk ventilasi mekanik. Saat transport pasien menggunakan ventilator portable yang membutuhkan aliran oksigen 2 l/menit dari silinder E untuk menjalankan sistim katup yang dikontrol secara mekanik. Indikator tekanan silinder 2000 psi. Pengaturan ventilator portable volume tidal 500 ml dan frekuensi 10 kali/menit. Jika kebutuhan tekanan silinder minimal 200 psi agar bisa tetap berfungsi, berapa lama ventilator tersebut bisa berfungsi?

a)

120 menit

b)

60 menit

c)

80 menit

d)

40 menit

e)

30 menit

17.

Bayi laki-laki berusia 3 bulan masuk ruang operasi elektif untuk dilakukan tindakan di daerah leher. Dari pemeriksaan fisis didapatkan frekuensi napas 40 kali/menit, saturasi oksigen 98% dengan udara ruangan, laju nadi 150 kali/menit. Dilakukan pembiusan dengan intubasi endotrakeal dan pemeliharaan anestesi halothan. Sesaat setelah dilakukan penyuntikan campuran anestesi lokal dan adrenalin, tampak laju nadi 220 kali/menit ireguler. Berapakah dosis maksimal adrenalin yang bisa diberikan pada pasien tersebut?

a)

1mcg/kg

b)

100 mcg/kg

c)

10 mcg/kg

d)

0.01 mcg/kg

e)

0.1mcg/kg

18.

Pasien anak-anak 5 tahun berat 20 kg dengan diagnosis otitis media kronis dilakukan operasi timpanoplasti, induksi dilakukan dengan propofol, fentanyl, pelumpuh otot untuk intuasi digunakan atracurium. Rumatan anestesi dengan isofluran + N2O + oksigen. Pembedahan lancer tanpa perubahan hemodinamik yang berarti. Dilakukan ekstubasi dalam dan pasien agak batuk sedikit. Pasca bedah diberikan dexamethasone dan NSAID. Di ruangan diperiksa ternyata graft dari membrane timpani tertarik ke dalam. Kemungkinan penyebabnya adalah

a)

Penggunaan NSAID dan steroid bersamaan

b)

Perdarahan telinga tengah karena gangguan faal pembekuan

c)

Selama pembedahan kedalaman anestesi kurang adekuat

d)

Penggunaan nitrous oxide yang tidak tepat

e)

Ekstubasi kurang dalam sehingga pasien batuk

19.

Seorang wanita 70 tahun akan dilakukan pembedahan knee arthroplasty. Anestesi blok n.femoralis menggunakan Bupivacain 0,5% sebanyak 20 ml. Setelah penyuntukan Bupivacain, pasien tidak memberikan respon terhadap rangsangan dan nadi carotis tidak teraba. Segera dilakukan resusitasi, dan diberikan obat yang spesifik terhadap kondisi tersebut, yaitu:

a)

1 ml/kg emulsi lipid 10% dalam waktu 15 menit

b)

1.5ml/kg emulsi lipid 20% dalam waktu 5 menit

c)

1.5ml/kg emulsi lipid 20% dalam waktu 15 menit

d)

1 ml/kg emulsi lipid 20% dalam waktu 10 menit

e)

1.5ml/kg emulsi lipid 10% dalam waktu 10 menit

20.

Pasien 40 th dengan ventilasi mekanik, dilakukan hiperventilasi hingga PaCO2 21 mmHg. Berapakah nilai HCO3 jika terjadi penurunan maksimal sebagai kompensasi respiratorik alkalosis tersebut?

a)

12 mEq/L

b)

14 mEq/L

c)

18 mEq/L

d)

20 mEq/L

e)

10 mEq/L

21.

Pria 64 tahun masuk ke ruang ICU pasca bedah laminektomi tumor myelum. Intraoperasi terjadi pendarahan masif hinggal 3 L, hingga sempat terjadi kondisi syok hipovolemik. Operasi berlangsung selama 12 jam, sehingga pasca bedah dilakukan pemanjangan ventilasi mekanik. Pasien dilakukan ekstubasi pipa endotrakheal keesokan harinya dan pasien mengeluh gangguan penglihatan. Berdasarkan riwayat penyakit tidak didapatkan gangguan penglihatan sebelumnya, pada pemeriksaan funduskopi tidak didapatkan kelainan. Berdasarkan data diatas, kondisi apa yang mungkin terjadi pada pasien tersebut?

a)

Cortical Blindness

b)

Anterior Ischemic Optic Neuropathy

c)

Retinal detachment

d)

Posterior Ischemic Optic Neuropathy

e)

Ophtalmic venous obstruction

22.

Anak usia 11 tahun obese telah dilakukan pembedahan tonsilektomi. Pada waktu petang tampak pucat dan hipotensi, nampak cemas. Diagnosis pendarahan pasca tonsilektomi, direncanakan ekplorasi perdarahan. Setelah resusitasi cairan, metode induksi yang disarankan untuk kasus tersebut adalah :

a)

Rapid Sequence intubation dengan etomidate dan succinylcholine

b)

Rapid sequence intubation dengan thiopental dan rocuronium

c)

Induksi inahalasi dengan desflurane posisi ‘head down’

d)

Induksi inhalasi dengan sevoflurane posisi ‘head down’

e)

Rapid sequence intubation dengan propofol dan rocuronium

23.

Pria 60 tahun mengalami penyulit laryngospasme pada hari pertama pascabedah thyroidectomy total karena carcinoma thyroid. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis penyebab laryngospasme dan terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut adalah:

a)

Serum calcium

b)

Electrocardiogram

c)

Nasendoscopy untuk menilai fungsis plica vocalis

d)

Serum magnesium

e)

Serum TSH

24.

Pria 60 tahun mengalami penyulit laryngospasme pada hari pertama pascabedah thyroidectomy total karena carcinoma thyroid. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis penyebab laryngospasme dan terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut adalah:

a)

Serum calcium

b)

Electrocardiogram

c)

Nasendoscopy untuk menilai fungsis plica vocalis

d)

Serum magnesium

e)

Serum TSH

25.

Anak usia 3 tahun menjalani operasi tonsilektomi. Setelah operasi selesai dan pasien sudah bernafas secara spontan, dilakukan ekstubasi pipa ET. Beberapa saat paska ekstubasi pasien nampak sesak, refraksi sela iga, disertai suara batuk ‘croupy’. Saturasi turun hingga 90%. Pernyataan yang tepat dari keadaan tersebut adalah :

a)

Intubasi trakhea menggunakan pipa endotracheal ID 4.5

b)

Saat intubasi pipa mudah masuk glottis tapi sesak setelah lewat glottis

c)

Situasi tersebut disebabkan stimulasi sensorik n. glossopharyngeal

d)

Merupakan gejala yang spesifik dari spasme larynx

e)

Terjadi edema pada jalan nafas level cartilage cricoid

26.

Wanita umur 65 tahun dirawat di ICU setelah mnejalani operasi evakuasi hematome intrakranial. Pasien belum dapat bernafas dengan adekwat sehingga pernafasan pasien dibantu dengan ventilator. Dua jam setelah tersambung ke ventilator didapatkan hasil analisa gas dara sebagai berikut: pH 7.59. PCO2 15 mmHg, PaO2 253 mmHg, TCO2 15.30 mmol/L, HCO3 14.80 mmol/L, BEecf -7.8, SpO2 99%. Pasien diberikan carian NaCL 0,9% 30 cc/kgBB habis dalam 24 jam. Pada pasien ini jika fungsi ginjalnya masih baik, bagaimanakan respon ginjal unuk mengkompensasi keadaan diatas?

a)

Mengeksresi ion bikarbonat

b)

Mengabsorsi ion bikarbonat

c)

Reabsorsi ion kalium meningkat

d)

Pada awalnya ginjal akan mengekskresi natrium selanjutnya diikuti dengan pengabsorbsian ion bikarbonat.

e)

Tidak melakukan kompensasi apapaun karena kompensasi akan dilakukan oleh paruparu

27.

Seorang pria 72 tahun dengan riwayat perokok berat mengeluh nyeri kronis tungkai bawah. Pada pemeriksaan klini didapatkan ulkus iskemik di kedua tungkainya. Oleh ahli bedah vaskuler dikonsulkan ke klinik nyeri untuk pengelolaan nyerinya. Terapi yang paling efektif untuk pasien tersebut adalah :

a)

Blok serabut saraf

b)

Steroid epidural lumbal

c)

Blok plexus hipogastik superior

d)

Simpatektomi kimiawi lumbar

e)

Morpin regular

28.

Pria 45 tahun berat badan 60 kg riwayat perokok berat dan penderita asma bronkiale, diantar keluarga ke IRD karena serangan asma. Dokter IRD yang merawat akan memberikan obat aminofilin dengan mempertimbangkan berbagai hal termasuk dalam asap rokok terkandung polycyclic hydrocarbons yang berpengaruh terhadap metabolisme berbagai obat di hepar. Apakaha pengaruh asap rokok terhadap aminofillin pada pasien diatas?

a)

Menurunkan kebutuhan dosis aminofillin

b)

Tidak merubah kebutuhan dosis aminiofillin

c)

Menyebabkan toleransi terhadap aminofillin

d)

Meningkatkan kebutuhan dosis aminofillin

e)

Menyebabkan takifilaksis terhadap aminofillin

29.

Wanita usia 35 tahun G2P1A0 hamil usia kandungan 39 minggu datang atas rujukan dari puksesmas karena mengalami partus laama. Tekanan darah 122/78 mmHg, frekwesni denyut nadi 90x/m frekwensi nafas 24x/m, suhu 37 C. Pasien kemudian direncanakan operasi SC cito. Perubahan fisiologi antara lain penurunan FRC rata2 sebesar

a)

30%

b)

40%

c)

20%

d)

50%

e)

10%

30.

Organ tubuh yang paling banyak mendapat aliran darah per-satuan berat per-satuan waktu adalah

a)

Ginjal

b)

Tulang

c)

Jantung

d)

Hepar

e)

Kulit

31.

Pria 58 tahun dengan riwayat infeksi saluran nafas atas dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan otot kaki yang cepat menjalar keatas, namun fungsi kandung kencing tidak terganggu. Pada pemeriksaan didaptkan kelumpuhan flasid dan neuropati perifer tungkai bawah. Pemeriksaan cairan serebrospinal: hitung sel normal tapi protein meningkat. Diagnosis yang sesuai dengan pasien tersebut adalah :

a)

Myasthenia gravis

b)

Penyakit menyangkut ‘motor neurone’

c)

Gangguan keseimbangan elektrolit berat

d)

Tranverse myelitis

e)

Guillain-Barre syndrome

32.

Tentang fungsi fisiologis dari sel endothel yang mengatur tonus vaskuler

a)

Vasodilator, vasoactive mediatornya thromboxane A2

b)

Vasodilator, vasoactive mediatornya leukotriene

c)

Vasoconstrictor, vasoactive mediatornya nitric oxide

d)

Vasoconstrictor, vasoactive mediatornya angiotensin converting enzyme

e)

Vasoconstrictor, vasoactive mediatornya prostacycline

33.

Stimulasi medullary chemoreceptors untuk meningkatkan ventilasi :

a)

Reaksi dari peningkatan ion hidrogen di cairan cerebrospinalis

b)

Diakibatkan oleh rendahnya PaO2

c)

Merupakan reflex dari aktivitas diaphragma

d)

Rangsangan dari penurunan pH darah arterial

e)

Rangsangan terkuat oleh peningkatan PaCO2

34.

Seorang pasien mendapat terapi oksigen dari silinder ukuran E dengan aliran 3 liter/menit. Pengukuran tekanan silinder menunjukkan angka 1000 psi yang menunjukkan kapasitas oksigen dalam silinder tinggal separuh. Dengan terapi oksigen pada pasien tersebut maka isis silinder akan habis dalam waktu :

a)

30 menit

b)

60 menit

c)

75 menit

d)

90 menit

e)

110 menit

35.

Mekanisme dantrolene sebagai terapi malignant hypethermia yang disebabkan oelh pemberian succinylcholine adalah :

a)

Menghambat pelepasan ion calcium dari sarcoplasmic recticulum

b)

Pengaruh tidak langsung terhadap relaksasi otot bergaris

c)

Meningkatkan derajat metabolis succinylchloline

d)

Antagonis dari ikatan succinylchloline pada reseptor nicotinic

e)

Secara central akan menurunkan suhu tubuh

36.

Pria 60 kg dengan komorbid hipertensi dimasukkan ICU setelah pembedahan darurat laparotomy karena kebocoran pembedahan oesophagectomy sebelumnya. Di ruang pulih sadar pasien cenderung hipertensi dan hipotermi, namun dengan penghangatan menggunakan matras dan selimut udara sekarang nomotermi. Pemeriksaan lain, tekanah darah 95/40 mmHg, frekwensi denyut jantung 110x/menit. Cardiac index 3.2 L/m, PAOP 4 mmHg, SVR 50 dynes/cm/sec, base excess -7 mmol/L, 2 jam terakhir produksi urine 30 ml. Tindakan apakah yang tepat untuk kondisi terakhir dari pasien tersebut?

a)

Pemberian furosemide 40 mg iv

b)

Pemberian mannitol 0.5g/kg iv

c)

Pemberian norepinephrine

d)

Pemberian cairan kristaloid untuk ‘fluid challenge’

e)

Pemberian dobutamine

37.

Pria 70 tahun direncanakan oesophagectomy approach thoracoabdominal, memerlukan teknik ventilasi ‘one lung’ menggunakan ‘double lumen endotracheal tube’. Perubahan fisiologis akibat teknik ventilasi ‘one lung’ dengan memasang ‘double lumen endotracheal tube’ adalah :

a)

Terjadi ‘left-to-right intrapulmonary shunt’

b)

Mempresempit perbedaan PO2 di arterial dan alveoli

c)

Hipokapnia mengurangi intrapulmonary shunting melalui inhibisi ‘hypoxic pulmonary vasoconstriction’

d)

Hipoksia disebabkan atelectasis paru yang tidak dilakukan pembedahan

e)

‘Hypoxic pulmonary vasoconstriction’ menurunkan aliran darah pada ‘dependent

lung’

38.

Pria 55 tahun dengan diagnose myasthenia gravis direncanakan pembedahan thymectomy. Pasien mendpatkan terapi cholinesterase inhibitor dan prenidsolone. Pemeriksaan penunjang normal. Pengelolaan anestesi yang dianjurkan untuk pasien ini adalah :

a)

Ventilasi mekanis pasca bedah

b)

RSI menggunakan suxamethonium

c)

Harus diberikan obat ‘reversal’ cholinesterase inhibitor

d)

Dosis obat pelumpuh otot non-depolarizing untuk intubasi harus dikurangi

e)

Pasca bedah masukkan ke ICU

39.

Pria berusia 24 tahun datang ke rumah sakit dibawa oleh temannya karena tidak sadarkan diri di depan rumah temanya. Riwayat obat yang diminum sebelumnya tidak diketahui. Pemeriksaan fisik kesadaran somnolen, tekanan darah 105/52, frekwensi denyut nadi 52x/m, frekwensi napas 10-12x/m, SpO2 96% binasal kanul 3 L/m. Kedua pupil mata miosis. Terapi apa yang sesuai untuk kondisi pasien tersebut?

a)

Terapi bilas lambung

b)

Dilakukan renal dialysis

c)

Dilakukan intubasi dan ventilasi mekanik

d)

Dilakukan pemberian obat acetylcysteine

e)

Dilakukan pemberian obat naloxone

40.

Pria usia 24 tahun berat badan 54 kg direncanakan pembedahan tonsilektomi. Pasien alergi ikan laut dan udang. Induksi propofol dan rocuronium setelah preoksigenasi, rumatan sevoflurane suplemen analgetik fentanyl. Cairan rumatan RL 1000mL. Operasi berlangsung selama 90 menit. Pasca intubasi pasien mengalami laringospasme. Saat dirawat di ruang pemulihan, pasien mengeluh sesak nafas dan auskultasi paru menunjukkan ronkhi halus di kedua lapangan paru. Penyebab kondisi ini adalah:

a)

Overhidrasi cairan rumatan ringers laktat

b)

Pendarahan ulang dari luka operasi intraoral

c)

Edema paru pasca laringospasme

d)

Pemasangan ETT dengan ukuran yang terlalu besar

e)

Pelepasan histamine yang hebat karena penggunaan rocuronium

41.

Seorang wanita 70 tahun akan dilakukan pembedahan ‘knee arthroplasty’. Anestesi blok n. femoralis menggunakan bupivacaine 0.5% sebanyak 20 ml. Setelah penyuntikan bupivacaine, pasien tidak memberikan respon terhadap rangsangan dan nadi carotis tidak teraba. Segera dilakukan resusitasi, dan diberikan obat yang spesifik terhadap kondisi tesebut, yaitu:

a)

1.5ml/kg emulsi lipid 20% dalam waktu 1 menit

b)

1.5ml/kg emulsi lipid 10% dalam waktu 1 menit

c)

1.5ml/kg emulsi lipid 20% dalam waktu 5 menit

d)

1ml/kg emulsi lipid 20% dalam waktu 1 menit

e)

1ml/kg emulsi lipid 10% dalam waktu 1 menit

42.

Keuntungan ‘Laryngeal Mask Airway’ dibanding intubasi trakea

a)

Perlindungan terhadap jalan nafas lebih baik

b)

Melindungi kemungkinan aspirasi

c)

Tidak diperlukan gerak leher yang bebas

d)

Jarang terjadi spasme bronchus tapi sering terjadi spasme larynx

e)

Mengurangi kemungkinan distensi lambung

43.

Primipara usia 26 tahun, dilakukan analgesia persalinan dengan teknik epidural kontinyu. Kardiovaskular ibu stabil dan ibu diberi oxytocin iv kontinyu. Dua jam setelah pemberian obat anestesi terjadi bradikardi fetal. Tindakan yang paling tidak efektif untuk resusitasi fetus tersebut adalah:

a)

Diberikan terbutaline subkutan

b)

Menghentikan pemberian obat epidural kontinyu

c)

Ibu diposisikan ke lateral kiri

d)

Menghentikan pemberian oxytocin

e)

Ibu diberikan terapi oksigen

44.

Wanita 35 tahun dibawa ke UGD karena diduga intoksikasi amitriptyline. Kesadaran menurun dengan GCS 6 dan tekanan darah 90/45. Pada perekaman jantung 12 sandapan kemungkinaan menunjukkan :

a)

Complete heart block

b)

Atrial fibrillation atau tall T

c)

Sinus tachycardia dan prolonged QRS complex

d)

Sinud bradycardia dan prolonged QRS complex

e)

Ventricular tachycardia

45.

Transmisi rangsang propioseptif melalui :

a)

Serabut A-alpha

b)

Serabut C

c)

Serabut B

d)

Serabut A-gamma

e)

Serabut A-beta

46.

Pria 52 tahun dengan diagnosis phaechromocytoma direncanakan reseksi kelenjar suprarenal. Pasien telah mendapat terapi phenoxybenzamine 2 x 40 mg selama 10 hari. Pemeriksaan pasien 3 hari yang lalu frekwensi denyut jantung sekitar 110-120x/menit, tekanan darah 146/86 mmHg telentang dan 110/68 mmHg jika duduk. Terapi yang perlu diberikan berdasarkan data pemeriksaan terakhir tersebut adalah :

a)

Tambahan propranolol

b)

Stop phenoxybenzamine ganti dengan phentolamine

c)

Tingkatkan dosis phenoxybenzamine

d)

Pembedahan bias dilakukan

e)

Tambahkan enalapril

47.

Pria 62 tahun dilakukan pembedahan laparotomy karena ileus obstruktif. Riwauat penyakit: hipertensi dan depresi terkontrol dengan ACE inhibitor enatapril dan MAO inhibitor phenelzine. Selama pembedahan tekanan darah turun 65/30 dari 140/90, frekuensi denyut jantung 120 kali/menit. Dilakukan pemberian cairan namun tekanan darah hanya meningkat 70/40. Tindakan lain yang paling tepat untuk memperbaiki tekanan darah adalah :

a)

Infus nonadrenaline dengan pemantauan tekanan arterial

b)

Bolus intravena ephedrine 10 mg

c)

Bolus intravena metaraminol 500 mcg

d)

Pemberian phenylephrine secara titrasi

e)

Infus vasopressin dengan pemantauan tekanan arterial

48.

Obat antagonis adrenergic dengan efek alpha dan beta adalah :

a)

Esmolol

b)

Atenolol

c)

Labetanol

d)

Propranolol

e)

Metoprolol

49.

Seorang remaja kecelakaan lalu lintas dibawa ke instalasi rawat darurat. Kesadaran baik, mengeluh nyeri di bagian belakang leher. CT scan terdapat ‘non-displaced’ fraktur cervical 4 dan 5. Pemeriksaan fisik, tidak ada reflek otot bisceps bilateral dan rasa raba bahu berkurang. 8 jam kemudian SpO2 turun menjadi 90%, Analisa gas darah PaO2 60, PaCO2 51. Penyebab dari kondisi tersebut adalah :

a)

Depresi pusat nafas

b)

Paralisa otot diaphragm

c)

Paralisa otot intercostal bilateral

d)

Overdosis morphine

e)

Aspirasi isi lambung ke paru

50.

Peningkatan nadi dan tekanan darah pada penggunaan ketamine melalui mekanisme

a)

Percepatan metabolism katekolamin darah

b)

Inhibisi reuptake norepinefrin pada saraf terminal

c)

Inhibisi saraf parasimpatik

d)

Inhibisi reuptake asetilkolin pada saraf terminal

e)

Reuptake adrenalin pada saraf preganglionic

51.

Salah satu resiko pada pasien trauma di unit gawat darurat adalah adanya perdarahan dari organ tubuh. Tanda dan gejala perdarahan kelas II, adalah

a)

Menurunnya curah jantung (cardiac output)

b)

Menurunnya denyut jantung

c)

Meningkatnya tekanan darah diastolik sebagai respons vasokonstriksi

d)

Perdarahan diperkirakan <15%

e)

Oligouria sampai anuria

52.

Penanganan penderita yang mengalami cedera kepala (traumatic brain injury) yang adekuat dapat menyebabkan penurunan kesadaran akibat terjadinya cedera otak tersebut terutama disebabkan oleh

a)

Hiperglikemia

b)

Hiperkarbia

c)

Hipernatremia

d)

Hipotermia

e)

Asidosis atau alkalosis

53.

Tujuan utama pemberian obat obat yang bersifat simpatomimetik adalah

a)

Meningkatkan tekanan darah

b)

Meningkatkan laju nadi

c)

Meningkatkan aliran darah otak

d)

Meningkatkan aliran darah koroner

e)

Meningkatkan curah jantung

54.

Pada cedera tulang belakang (spinal cord injury) salah satu yang harus diwaspadai adalahgangguan pada traktus simpatikus yang dapat menimbulkan kejadian syok neurogenik yang ditandai dengan

a)

Tekanan darah menurun disertai peningkatan laju nadi

b)

Disritmia

c)

Total AV block

d)

Hipotensi disertai dyspnea pada cedera daerah thorakal 4 (Th4)

e)

Tekanan darah menurun disertai bradikardia

55.

Indikasi pemasangan ventilasi mekanik darurat untuk manajemen jalan nafas dan terapi oksigen pada pasien yang mengalami luka bakar adalah

a)

Luka bakar pada daerah thorax

b)

Luka bakar pada wajah (facial burn)

c)

Luka bakar dengan luas >20%

d)

Luka bakar yang disertau suara parau dan takipnea

e)

Luka bakar pada daerah abdomen

56.

Absorpsi obat anestesi lokal paling lambat terjadi pada

a)

Pemberian intravena

b)

Pemberian intra trakea

c)

Blok intercostal

d)

Blok epidural

e)

Blok pleksus brachial

57.

Salah satu cara untuk mempercepat onset obat anestesi lokal adalah dengan

a)

Menaikkan volume anestesi lokal

b)

Asidisasi (menurunkan pH)

c)

Alkalinisasi

d)

Menambahkan opioid

e)

Menambahkan vasokonstriktor

58.

Mekanisme kerja dari anestesi lokal adalah

a)

Menurunkan permeabilitas kanal natrium

b)

Menaikkan kecepatan depolarisasi

c)

Mempengaruhi resting transmembran potential

d)

Mempengaruhi ambang batas potential

e)

Memblok voltage dependent kanal potasium

59.

Obat anestesi lokal yang mengalami metabolisme paling lambat adalah

a)

Lidocaine

b)

Prilocaine

c)

Bupivacaine

d)

Ropivacaine

e)

Procaine

60.

Salah satu efek farmakologik dari obat golongan simpatomimetik

a)

Vasokonstriksi (otot otot skeletal)

b)

Vasodilatasi (terutama di kutaneus)

c)

Glicogenesis hepatic

d)

Stimulasi SSP

e)

Mengganggu koagulasi

61.

Obat di bawah ini yang memiliki efek meningkatkan tekanan darah paling signifikan adalah

a)

Efedrin

b)

Dopamine

c)

Dobutamine

d)

Epinephrine

e)

Norepinephrine

62.

Obat agonis adrenergik berikut yang paling selektif terhadap reseptor a1 adalah

a)

Phenylephrine

b)

Efedrin

c)

Isoproterenol

d)

Terbutaline

e)

Fenoldopam

63.

Contoh obat-obatan antikolinergik sintetis adalah

a)

Glycopirolate

b)

Atropine

c)

Scopolamine

d)

Sugammadex

e)

Dantrolene

64.

Teknik kaudal anestesia pada anak

a)

Posisi pasien harus selalu lateral decubitus

b)

Jarum disarankan ukuran 25 Gauge

c)

Sudut awal insersi 45 derajat diarahkan ke cephalad

d)

Test dose mutlak dilakukan untuk menghindari komplikasi

e)

Injeksi intraoseus tidak dapat menyebabkan toksisitas sistemik

65.

Mediator yang mensensitisasi, mengeksitasi nosiseptor dan bertindak lanjut sebagai mediator inflamasi adalah

a)

Dopamin

b)

Adenosin

c)

Serotonin

d)

Endorphin

e)

Enkefalin

66.

Tipe saraf yang menghantarkan nyeri adalah:

a)

b)

c)

d)

B

e)

C

67.

Tentang nutrisi enteral

a)

Karbohidrat merupakan sumber energi sampai dengan 60%

b)

Formulasi lemak lebih rendah pada pasien dengan maldigesti

c)

Pada pasien dengan sirosis hepatis, konsentrasi asam lemak darah yang tinggi dapat menyebabkan ensepalopati hepatikum

d)

Formulasi protein tetap dalam rentang yang normal pada pasien dengan disfungsi renal

e)

Formulasi protein atau asam amino lebih tinggi pada pasien dengan

68.

Yang termasuk local anestesi golongan ester adalah

a)

Bupivacaine

b)

Lidocaine

c)

Ropivacaine

d)

Prilocaine

e)

Procaine

69.

Obat induksi yang menyebabkan rasa sakit pada saat penyuntikan adalah

a)

Thiopental

b)

Propofol

c)

Morphine

d)

Etomidate

e)

Ketamine

70.

Pilihan obat adrenergic agonist pada pasien CHF dengan peningkatan peripheral vascular resistance dan heart rate adalah

a)

Dopamin

b)

Dobutamin

c)

Epinephrine

d)

Atropine

e)

Efedrin

71.

Pada pasien luka bakar > 48 jam, pemberian pelumpuh otot yang dapat mengakibatkan kenaikan serum kalium yang berakibat lethal adalah

a)

Suksinilkolin

b)

Rocuronium

c)

Vecuronium

d)

Atracurium

e)

Pancuronium

72.

Pada wanita hamil yang akan menjalani pembedahan dengan appendektomi anestesi dengan anestesi spinal lebih banyak dipilih dibandingkan dengan anestesi epidural oleh karena anestesi spinal dapat memberikan keuntungan sebagai berikut

a)

Tidak menimbulkan nyeri kepala pasca spinal

b)

Durasi anestesia lebih lama

c)

Dapat dikombinasikan dengan opioid untuk nyeri pasca bedah

d)

Resiko injeksi obat lokal anestesi ke intravascular minimal sehingga tidak terjadi intoksikasi

e)

Risiko goncangan hemodinamil minimal

73.

Gangguan elektrolit yang mempengaruhi pemulihan dari blokade neuromuskular antara lain

a)

Hypermagnesemia

b)

Hypokalemia

c)

Hyperkalemia

d)

Respirasi alkalosis

e)

Hiponatremia

74.

Sirkuit pernafasan Mapleson yang paling efisien untuk ventilasi spontan adalah

a)

Mapleson A

b)

Mapleson B

c)

Mapleson C

d)

Mapleson D

e)

Mapleson F

75.

Perubahan fisiologi sistim pernafasan pada neonatus sebagai respon terhadap meningkatnya kebutuhan oksigen adalah

a)

Meningkatkan volume tidak sehingga meningkatkan volume ventilasi semenit

b)

Meningkatkan frekuensi nafas sehingga ventilasi semenit meningkat

c)

Meningkatkan afinitas oksigen terhadap hemoglobin fetus

d)

Meningkatkan produksi surfaktan sehingga fungsi recoil alveoli lebih baik

e)

Meningkatkan volume kapasitas paru dengan hiperventilasi

76.

Berikut ini yang benar terkait dengan persistent pulmonary hypertensive of the newborn :

a)

Adalah suatu kondisi dimana sirkulasi bayi kembali seperti saat fetal atau terjadi persistensi sirkulasi fetal setelah bayi lahir

b)

Hipoksia dan asidosis bukanlah penyebabnya

c)

Terjadi bi-directional shunting

d)

Terjadi L to R shunt yang melewati foramen ovale, ductus arteriosus atau keduanya

e)

Terjadi peningkatan functional residual capacity

77.

Berikut merupakan prinsip efek farmakologis dari benzodiazepine, kecuali :

a)

Anxiolysis

b)

Sedation

c)

Antikonvulsan

d)

Supresi adrenocortical

e)

Amnesia anterograde

78.

Waktu paruh eliminasi midazolam adalah

a)

0, 15 – 0,3 mg

b)

6-8 ml/kg/menit

c)

1-4 jam

d)

10 – 20 jam

e)

1-37 jam

79.

Hal berikut berkaitan dengan efek midazolam pada system saraf pusat antara lain :

a)

Menghasilkan peningkatan CMRO2 dan aliran darah serebral analog dengan barbiturate dan propofol

b)

Midazolam menyebabkan perubahan pada aliran darah serebral regional di daerah otak yang berhubungan dengan fungsi normal, atensi, dan memori

c)

Cerebral vasomotor responsiveness terhadap oksigen dipertahankan selama anestesi midazolam

d)

Pasien dengan penurunan kompliasn intracranial menunjukkan perubahan pada TIK ketika diberikan midazolam dengan dosis 0,15-0,27 mg/kg IV

e)

Midazolam bukan alternative dari barbiturate untuk induksi anestesi pada pasien dengan patologi intrakranial

80.

Prostaglandin yang memiliki efek menurunkan sekresi lambung adalah :

a)

Iloprost

b)

Leukotriene

c)

Prostacyclin

d)

Misoprostol

e)

Tromboxane

81.

Berapakah konsumsi oksigen pada neonates :

a)

2 ml/kg/menit

b)

3 ml/kg/menit

c)

4 ml/kg/menit

d)

5 ml/kg/menit

e)

6 ml/kg/menit

82.

Yang merupakan penyakit yang sering ditemui pada geriatri yang berkaitan dengan disfungsi diastolik adalah :

a)

Hipertensi sistemik

b)

Diabetes mellitus

c)

Penyakit ginjal kronis

d)

Kardiomyopati

e)

Semua benar

83.

Mekanisme penyebab keluarnya panas dari tubuh, paling banyak disebabkan oleh :

a)

Konduksi

b)

Radiasi

c)

Konveksi

d)

Evaporasi

e)

Fasilitas konduksi

84.

Temperatur tubuh dikendalikan oleh :

a)

Post optic nucleus of the anterior hypothalamus

b)

Post optic nucleus of the posterior hypothalamus

c)

Pre optic nucleus of the anterior hypothalamus

d)

Post optic nucleus of the posterior hypothalamus

e)

Post optic nucleus of the hypofisis

85.

Yang berhubungan dengan shivering thermogenesis adalah:

a)

Disebut juga chemical thermogenesis

b)

Metabolisme lemak coklat

c)

Lebih banyak pada infant disbanding dewasa

d)

Dapat meningkatkan produksi panas sampai dengan 200% pada infant

e)

Aktifitas otot skelet

86.

Alimentasi terhadap saluran cerna lebih diutamakan dibanding pemberian intravena atau nutrisi parenteral disebabkan oleh hal2 berikut, kecuali

a)

Mengurangi terjadinya sepsis karena kateter

b)

Mempertahankan integritas saluran cerna

c)

Mengurangi translokasi bakteri dari saluran cerna

d)

Mempertahankan absorbsi dari usus halus

e)

Biaya yang diperlukan lebih mahal

87.

Pasien dengan stres minimal .... kal/kg perhari untuk mempertahankan keseimbangan energinya

a)

80-100

b)

50-80

c)

35-45

d)

25-30

e)

10-20

88.

Manakah diantara cairan dibawah ini yang memiliki kandungan natrium paling rendah?

a)

Ringer Laktat

b)

NaCl 0,9%

c)

Dextrose 5% dalam RL

d)

Dextrose 5% dalam Nacl 0.9%

e)

Dextrose 5% dalam Nacl 0.45%

89.

Aliran darah ke hepar berasal dari suplai pembuluh darah berikut ini

a)

Vena porta dan vena jugularis eksterna

b)

Vena porta dan vena femoralis

c)

Vena porta dan arteri iliaka comunis

d)

Vena porta dan arteri hepatica

e)

Vena porta dan arteri abdominalis

90.

Yang manakah dibawah ini yang bukan fungsi dari hepatosit

a)

Absorpsi nutrien dari darah vena porta

b)

Penyimpanan dan pelepasan karbohidrat,protein dan lipid

c)

Eksresi garam empedu

d)

Sintesis plasma protein,glukosa,kolesterol,dan osteosit

e)

Metabolisme bahan endogen dan eksogen

91.

Tekanan vena porta adalah rata-rata sekitar

a)

7-10 mmHg

b)

13-16 mmHg

c)

19-22 mmHg

d)

25-28 mmHg

e)

31-34 mmHg

92.

Seorang laki-laki 65 tahun pasca bedah ruptur aneurisma aorta dibawa ke ICU untuk ventilasi mekanik. Tekanan inspirasi 25 cm H2O dan PEEP 18 cmH2O. Pasien diberi nitroprusside 10mcg/kg/mnt untuk jaga sistoliknya <110 mmHg. Napas terkontol venti f12, FiO2 60%, SaO2 98%. Pada hari ketiga mendadak tekanan darah menjadi 60/40 dari sebelumnya 120/70. Saturasi perifer turun 85%. Kausa yang sesuai untuk skenario tersebut adalah :

a)

Toksisitas cyanida

b)

Acute myocardial infarct

c)

Tension pneumothorax

d)

Hiperventilasi

e)

Perdarahan intraabdominal

93.

Seorang anak umur 1 tahun dengan Tetralogi Fallot dilakukan pembedahan herniotomi inguinal dengan anestesi umum. Anestesi yang dipilih karena paling kecil pengaruhnya terhadap fungsi kardiovaskuler adalah :

a)

Sevoflurane dan N2O

b)

Fentanyl dan N2O

c)

Desflurane dan oksigen

d)

Ketamine

e)

Isoflurane dan oksigen

94.

Penentu primer ‘myocardial oxygen demand’ dari yang paling meningkatkan adalah :

a)

Preload > afterload > heart rate

b)

Heart rate > preload > afterload

c)

Afterload > preload > heart rate

d)

Heart rate > afterload > preload

e)

Preload > heart rate > afterload

95.

Inervasi motorik untuk otot cricothyroid adalah :

a)

N. Trigeminus

b)

N. Glossopharyngeus

c)

N. Laryngeus recurrens cabang eksternal

d)

N. Laryngeus superior cabang eksternal

e)

N. Vagus

96.

Serabut saraf presinaptik inhibitorik yang menuju tractus digestivus berasal dari :

a)

C3 – C5

b)

T1 – T4

c)

T5 – T12

d)

T10 – L1

e)

S2 – S4

97.

Obat-obat dibawah ini diggunakan untuk terapi nyeri neuropatik. Yang bekerja dengan inhibisi selektif reuptake serotonin & norepinephrine adalah :

a)

Duloxetine

b)

Gabapentin

c)

Carbamazepine

d)

Mexiletine

e)

Phenytoin

98.

3 hari setelah arthroscopy dengan anestesi spinal, pasien mengeluh penglihatan double dan gangguan pendengaran. Gejala lain yang biasanya menyertai adalah :

a)

Headache

b)

Febris

c)

Kelemahan tungkai bawah

d)

Gangguan mental

e)

Parestesi lengan

99.

Para-aminobenzoic acid merupakan metabolit dari :

a)

Mepivacaine

b)

Ropivacaine

c)

Bupivacaine

d)

Procaine

e)

Lignocaine

100.

Wanita 50 tahun dengan diagnosis struma nodosa non toksik akan dilakukan pembedahan strumektomi. Penderita mempunyai riwayat penyakit jantung dan pada saat ini terdapat aritmia. EKG 12 lead terdapat ventrikel ekstra systole 2x semenit. Rencana anestesi umum dengan intubasi. Obat yang paling minimal mempengaruhi hemodinamik ketika dilakukan induksi adalah

a)

Thiopental

b)

Propofol

c)

Morphine

d)

Etomidate

e)

Ketamin