Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Psikologi Klinis

Total questions: 25

Worksheet time: 27mins

Name
Class
Date
1.

1. Berikut ini merupakan tujuan dalam asesmen klinis, kecuali.....

a)

a. Melakukan klasifikasi diagnostik

b)

b. Memahami content dari perilaku klien

c)

c. Mengevaluasi kekuatan dan kelemahan instrumen yang sudah ada

d)

d. Memprediksi perilaku seseorang

2.

2. Asesmen yang dilakukan melalui data-data yang dimiliki seseorang baik berupa ijazah sekolah, arsip pekerjaan, catatan medis, tabungan, buku harian, surat, album foto, catatan kepolisian, penghargaan, dsb disebut.....

a)

a. Life record

b)

b. Observasi

c)

c. Tes

d)

d. Interview

3.

3. Sumber data asesmen yang dapat digunakan dengan lebih terstandarisasi, yaitu…..

a)

a. Life record

b)

b. Observasi

c)

c. Tes

d)

d. Interview

4.

4. Di bawah ini merupakan kriteria yang harus dipenuhi dalam membuat suatu laporan asesmen klinis, kecuali....

a)

a. Jelas

b)

b. Relevan dengan tujuan

c)

c. Menarik

d)

d. Berguna

5.

5. Agar data dari pemeriksaan life tidak hanya sekedar memberi label, maka sebelum membuat laporan, psikolog perlu membuat .......... dan .......... dari kasus yang ditangani.

a)

a. Wawancara dan Observasi

b)

b. Ringkasan hasil tes

c)

c. Psikogenesis & interpretasi/kesimpulan

d)

d. Menuliskan simtom

6.

6. Berbeda dengan penulisan laporan kasus/ “life” dimana konsep & konstruk penulisannya didasarkan pada teori atau tipologi tertentu. Pada penulisan laporan “blind” konsep & konstruk lebih banyak mengambil dari …………..

a)

a. Teori abnormal

b)

b. DSM atau PPDGJ

c)

c. Teori Kepribadian

d)

d. Teori tes yang digunakan

7.

7. Menurut Nietzel et. Al., (1998) agar menghindari ambiguitas & misinterpretasi ketika orang non-psikologi ketika membaca laporan, maka perlu .................. atas penjelasan yang diberikan untuk membantu pembaca memahami isi laporan.

a)

a. Hasil tes

b)

b. Teori kepribadian

c)

c. Konsep & konstruk alat tes

d)

d. Definisi operasional

8.

8. Intervensi adalah .........

a)

a. Pendekatan & pemeriksaan terhadap klien

b)

b. Mengajak klien agar lebih baik

c)

c. Mengubah perilaku, pikiran atau perasaan seseorang

d)

d. Upaya Psikologi yang diberikan pada korban bila setelah terjadi bencana

9.

9. Psikoterapi adalah.........

a)

a. Mengobati klien agar sembuh dari simtom negatif

b)

b. Intervensi dalam konteks hubungan professional antara Psikolog & klien

c)

c. Memberikan insight pada klien

d)

d. Membantu klien lebih bahagia

10.

10. Berdasarkan tingkat kedalaman & tujuan psikoterapi, terbagi menjadi 3 kategori. Psikoterapi yang bertujuan untuk mengubah pikiran atau perasaan klien agar dapat berfungsi lebih efektif dan tidak terlalu menggali ketidaksadaran adalah……..

a)

a. Psikoterapi Reedukatif

b)

b. Psikoterapi Suportif

c)

c. Psikoterapi Rekonstruktif

d)

d. Psikoterapi Psikodinamika

11.

11. Tujuan & tingkat Psikoterapi tidak terlepas dari teori Kepribadian yang melandasinya. Adapun Psikoterapi Psikoanalisis atau Psikodinamik, mempunyai tujuan……..

a)

a. Reedukatif

b)

b. Suportif

c)

c. Rekonstruktif

d)

d. Pemecahan masalah

12.

12. Terapi yang berkeyakinan bahwa manusia harus dimengerti melalui dunia pengalaman & penghayatan pribadinya & bahwa manusia mempunyai pembawaan yang dasarnya baik. Merupakan dasar dari terapi .........

a)

a. Terapi Perilaku

b)

b. Terapi Humanistik

c)

c. Terapi Kognitif

d)

d. Terapi CBT

13.

13. Psikopatologi muncul akibat serangkaian tingkah laku yang kaku & berulang dalam interaksi keluarga dalam terapi keluarga disebut .........

a)

a. Interconnectedness

b)

b. Emotional Triangle

c)

c. Circular Causality

d)

d. Family Structure

14.

14. Peran apapun yang dinyatakan atau dirasakan klien (cinta, benci, marah ketergantungan) terhadap konselor, baik berupa reaksi rasional terhadap kepribadian konselor atau pun proyeksi terhadap tingkah laku awal & sikap-sikap selanjutnya konselor, disebut ….

a)

a. Transference

b)

b. Counter Transference

c)

c. Simpati

d)

d. Romantic Emotional

15.

15. Psikologi Klinis didefinisikan sebagai suatu pendekatan terhadap kesehatan mental yang menekankan pada peran daya lingkungan dalam menciptakan & mengurangi masalah. Oleh sebab itu konsep utama dalam pendekatan Psikologi Komunitas adalah…….

a)

b. Intervensi Individual

b)

b. Intervensi Kelompok

c)

c. Pencegahan & pemberdayaan

d)

d. Pencegahan Primer

16.

16. Sumbangan utama Psikologi Kesehatan adalah……

a)

a. Membantu agar pasien penyakit kronis tidak stress

b)

b. Menjelaskan bagaimana hubungan antara perilaku & kesehatan

c)

c. Pencegahan dalam gangguan psikologis

d)

d. Peningkatan promosi kesehatan, pencegahan serta penyembuhan penyakit

17.

17. Behavioral Medicine adalah ..........

a)

a. Integrasi dari ilmu perilaku dengan praktik dan ilmu kedokteran

b)

b. Hubungan antara pikiran manusia dan tubuhnya


c)

c. Kepribadian merupakan akibat dari suatu penyakit

d)

d. Gangguan psikologis yang spesifik juga akan menimbulkan penyakit spesifik pula

18.

18. Penyakit Degeneratif adalah.....

a)

a. Gangguan otak disebabkan oleh benturan

b)

b. Penyebab seseorang mengingu

c)

c. Penyebab kemunduran pada fungsi otak yang mempengaruhi memori dan lainnya

d)

d. Penyebab pecahnya atau tersubatnya darah di otak

19.

19. Berdasarkan ilmu Neurologi, daerah-daerah tertentu didalam otak memiliki fungsi-fungsi tertentu & bila ada kerusakan akan menimbulkan suatu prilaku yang khas pada penderitanya. Kerusakan otak yang ditandai dengan menurunnya beberapa fungsi seperti : pengendalian impuls, penilian sosial, kemampuan membuat rencana, apatis, curiga, temper tantrum, disebut gangguan …..

a)

a.Temporal lobe personality

b)

b. Frontal lobe syndrome

c)

c. Organic brain damage

d)

d. Vascular accidents

20.

20. Psikologi Forensik adalah inference dari Psikologi & hukum, untuk membantu para penegak hukum dalam penyelesaian hukum, keadilan, criminal & administrasi. Bantuan Psikolog dalam mengukur & meningkatkan kesadaran hukum daalam masyarakat disebut …….

a)

a. Psychology of litigation

b)

b. Law enforcement

c)

c. Otopsi


d)

d. Criminal Profiling

21.

21. Psikolog Klinis dapat melakukan otopsi terhadap orang yang sudah meninggal, dengan cara.....

a)

a. Memeriksa badan orang yang sudah meninggal

b)

b. Mencari pelaku orang yang membunuh korban

c)

c. Catatan yang ditinggalkan oleh almarhum, data yang diperoleh dari teman, keluarga korban atau teman kerja

d)

d. Mengikuti rekonstruksi atau reka adegan pembunuhan

22.

22. 1.     Gangguan manakah di bawah ini yang jarang/tidak bisa didiagnosa ketika masih anak-anak?

a)

a. Separation Anxiety Disorder

b)

b. Skizofrenia

c)

c. Oppositional Defiant Disorder

d)

d. Autism Spectrum Disorder

23.

23. Tidak hanya fokus pada gangguan yang ada di DSM, namun melihat pula perkembangan normalnya. Hal tersebut merukapakan pangagan patologis menurut….

a)

a. Patologis Klinis

b)

b. Patologis Anak

c)

c. Patologis Perkembangan

d)

d. Patologis Kesehatan Mental

24.

24. Berdasarkan pandangan Klinis Anak, kondisi normal-abnormal harus memperhatikan beberapa hal, kecuali....

a)

a. Norma

b)

b. Milestone perkembangan normal

c)

c. Budaya setempat

d)

d. Organik

25.

25. Di bawah ini merupakan 3 ciri utama anak dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder), kecuali…

a)

a. Interaksi sosial

b)

b. Inattention (tidak atentif)

c)

c. Hyperactive (hiperaktif)

d)

d. Impulsive (impulsif)