Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ 2 ANESTESI

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Anda sedang bertugas jaga malam dan mendapatkan laporan dari ruang pemulihan. Seorang perempuan 24 tahun dengan diagnosis tonsilitis pasca tonsilektomi, mengalami apneu di ruang pemulihan selama observasi, pemeriksaan fisik lain menunjukkan nilai normal. Pemeriksaan pra anestesi menunjukkan tidak ada kelainan atau komorbid. Menurut laporan operasi berjalan lancar dengan anestesi umum dengan premedikasi menggunakan midazolam, dilanjutkan prosedur induksi menggunakan propofol dan rocuronium serta rumatan menggunakan sevoflurane dan fentanyl. Operasi berjalan selama 35 menit, pasien mendapatkan neostigmin pasca operasi dan pasien masuk ke ruang pemulihan dengan baik. . Apakah penyebab terjadinya apneu pada pasien diatas?

a)

Sekresi lambat dari sevoflurane

b)

Efek sinergistik midazolam

c)

Pemanjangan kerja fentanyl karena interaksi dengan rocuronium

d)

Antagonis Kompetitif neostigmin yang tidak adekuat

e)

Akumulasi kadar plasma propofol dari kompartemen dengan vaskularisasi rendah

2.

Anak usia 3 tahun menjalani operasi tonsilektomi. Setelah operasi selesai dan pasien sudah bernafas secara spontan, dilakukan ekstubasi pipa ET. Beberapa saat paska ekstubasi pasien nampak sesak, retraksi sela iga, disertai suara batuk ‘croupy’. Saturasi turun hingga 90%. Pernyataan yang tepat dari keadaan tersebut adalah :

a)

Intubasi trakhea menggunakan pipa endotracheal ID 4.5

b)

Saat intubasi pipa mudah masuk glottis tapi sesak setelah lewat glottis

c)

Situasi tersebut disebabkan stimulasi sensorik n. glossopharyngeal

d)

Merupakan gejala yang spesifik dari spasme larynx

e)

Terjadi edema pada jalan nafas level cartilage thyroid

3.

Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien SC CITO adalah aspirasi pneumonia, yang menuntut kehati-hatian seorang dokter anestesi untuk melakukan penatalaksanaan preanestesi dengan medikasi. Hal yang harus dipertimbangkanpada pemilihan obat adalah:

a)

5-HT3 reseptor antagonis dapat memicu reaksi ekstra piramidal, depresi nafas, dan sedasi

b)

Pencampuran antara larutan nonpartikulat antasid dengan isi lambung lebih baik dibandingkan dengan partikulat dengan isi lambung

c)

Omeprazole dapat memicu krisis hipertensi pada penderita pheokromasitoma akibat pelepasan katekolamin tumor

d)

Ranitidine meningkatkan lower esophageal spinchter tone

e)

Metoklopramide adakalanya dihubungkan dengan myalgia, angioedema, dan konstipasi

4.

Seorang laki laki 70 tahun menjalani total hip surgery ,dari riwayat pasien tirah baring selama 1 miggu dirumah.Pasien memiliki riwayat operasi lumbal spine surgery akibat HNP. Pasien direncanakan akan dilakukan geta .Setelah 30 menit operasi berlangsung ETCO2 tiba-tiba menurun dibawah 10 cm H2O. Setelah diperiksa tidak dijumpai kebocoran pada sirkuit.dugaan pertama adalah :

a)

Hypothermia

b)

Hypoperfusi

c)

Pulmonary embolism

d)

Malignant Hyperthermi

e)

Semua benar

5.

Seorang laki-laki usia 63 tahun dirawat di ICU dengan diagnosis pneumonia. Pasien terintubasi dan menggunakan bantuan ventilasi mekanis dari pemeriksaaan di dapat tekanan darah 91/53 mmHg. nadi 130 x/menit, hb 8.6 gr% saturasi 95%, dengan saturasi vena sentral 61%. Berat badan 70 kg, tinggi badan 167 cm, dengan metode Fick, secara sederhana kita dapat memulai curah jantung pada pasien ini :

a)

6.2 L/min

b)

3.5 L/min

c)

2.5 L/min

d)

4 L/min

e)

7 L/min

6.

Pria 60 kg dengan komorbid hipertensi dimasukkan ICU setelah pembedahan darurat laparotomy karena kebocoran pembedahan oesophagectomy sebelumnya. Di ruang pulih sadar pasien cenderung hipertensi dan hipotermi, namun dengan penghangatan menggunakan matras dan selimut udara sekarang nomotermi. Pemeriksaan lain, tekanah darah 95/40 mmHg, frekwensi denyut jantung 110x/menit. Cardiac index 3.2 L/m2, PAOP 4 mmHg, SVR 50 dynes/cm/sec-5, base excess -7 mmol/L, 2 jam terakhir produksi urine 30 ml. Tindakan apakah yang tepat untuk kondisi terakhir dari pasien tersebut?

a)

Pemberian furosemide 40 mg iv

b)

Pemberian mannitol 0.5g/kg iv

c)

Pemberian norepinephrine

d)

Pemberian cairan kristaloid untuk ‘fluid challenge’

e)

Pemberian dobutamine

7.

Pria 70 tahun direncanakan oesophagectomy approach thoracoabdominal, memerlukan teknik ventilasi ‘one lung’ menggunakan ‘double lumen endotracheal tube’. Perubahan fisiologis akibat teknik ventilasi ‘one lung’ dengan memasang ‘double lumen endotracheal tube’ adalah :

a)

Terjadi ‘left-to-right intrapulmonary shunt’

b)

Mempresempit perbedaan PO2 di arterial dan alveoli

c)

Hipokapnia mengurangi intrapulmonary shunting melalui inhibisi ‘hypoxic pulmonary vasoconstriction’

d)

Hipoksia disebabkan atelectasis paru yang tidak dilakukan pembedahan

e)

‘Hypoxic pulmonary vasoconstriction’ menurunkan aliran darah pada ‘dependent lung’

8.

Seorang laki-laki 28 tahun preoporeasi fraktur humerus sangat terganggu dengan nyeri yang dideritanya. Dokter anestesi bermaksud memberikan terapi opioid sementara menunggu jadwal operasi untuk terapi nyeri pada penderita ini. Hal-hal yang menjadi pertimbangan adalah :

a)

Infraoperatif hipertensi sering terjadi pada pemberian dosis besar opioid

b)

Salah satu efek morphine terhadap pernafasan adalah menurunkan nilai ambang apnea

c)

Opioid aman dari efek “opioid-induced hyperalgesia”

d)

Opioid dosis besar dapat menghasilkan efek anestesi umum, tergantung ikatan reseptor, terutama reseptor

e)

Opioid dosis besar tidak memblok hormon antidiuretik

9.

Mekanisme dantrolene sebagai terapi malignant hyperthermia yang disebabkan oleh pemberian succinylcholine adalah :

a)

Antagonis dari ikatan succinylcholine pada reseptornicotimic

b)

Pengaruh tidak langsung terhadap relaksasi otot bergaris

c)

Meningkatkan derajat metabolisme succinylcholine

d)

Secara central menurunkan suhu tubuh

e)

Menghambat pelepasan ion calcium dari sarcoplasmic reticulum

10.

Waktu mulai kerja cholinestrase inhibitor yang lambat terdapat pada:

a)

Physostigmin

b)

Edrophonium

c)

Pyridostigmin

d)

Neostigmin

e)

Sugamadex

11.

Obat Anticholinesterase yang menghambat secara reversible enzim acetylcholinesterase melalui ikatan elektrostatik pada anionic site enzim tersebut adalah :

a)

Physostigmin

b)

Neostituine

c)

Pyridostigmin

d)

Echotiopate

e)

Edrophonium

12.

Obat anticholenesterase yang dapat menurunkan kejadian menggigil post operatif yang terlibat dalam sekresi neurotransmitter yang mengontrol suhu tubuh terutama pada termoregulatori hipotalamus adalah :

a)

Physostigmin

b)

Neostituine

c)

Pyridostigmin

d)

Echotiopate

e)

Edrophonium

13.

Wanita 43 tahun pasca bedah mastektomi akan dilakukan operasi ulang diseksi nodul axilla, pasien mendapat obat kemoterapi kombinasi dengan cyclophosphamide dalam 2 minggu terakhir. Kondisi umum pasien baik, keluhan saat ini mual muntah yang dialami selama pemberian obat kemoterapi. Efek samping mual muntah pasien ini timbul karena :

a)

Terjadi hipertrofi pada saluran gastrointestinal

b)

Mukosa gastrointestinal menjadi lebih sensitive

c)

Stimulasi yang kuat pada system saraf pusat

d)

Epitel gastrointestinal mengalami deskuamasi

e)

Iritasi mukosa gaster yang disebabkan metabolic acrolein

14.

Wanita usia 35 tahun, berat badan 60 kg, direncanakan pembedahan rekonstruksi tumor lengan. Pemeriksaan darah lengkap Hb 15 g/dL , hematocrit 40% , trombosit 932.000/cmm. Dokter bedah plastic mengusulkan hematocrit sekitar 30% dalam waktu 24-48 jam pertama pasca bedah. Jika perkiraan volume darah wanita 65 ml/kg berat badan, berapakah perkiraan pendarahan untuk mencapai hematocrit 30%?

a)

1400 ml

b)

1200 ml

c)

600 ml

d)

800 ml

e)

1000 ml

15.

Primigravida usia 27 tahun dengan usia gestasi 38 minggu akan dilakukan pembedahan section cesar dengan teknik anestesi umum. Sebelum induksi dilakukan pre-oxygenasi. Perubahan fisiologis apakah yang mengharuskan dilakukanya preoksigenasi pasien tersebut?

a)

Peningkatan produksi CO2

b)

Penurunan functional residual capacity rata2 sebesar 20%

c)

Peningkatan anatomical dead space sebesar 20%

d)

Peningkatan ‘minute volume’ sebesar 20%

e)

Peningkatan ‘closing capacity’ sebesar 15%

16.

Laki-laki berat badan 80 kg, pasca bedah jantung terbuka dilakukan dilakukan pemasangan ventilator. Kriteria mekanik tambahan yang meningkatkan keberhasilan menyapih pasien dari ventilator adalah:

a)

Tidal volume lebih dari 10 ml/kg berat badan

b)

Vital capacity lebih dari 20 ml/kg berat badan

c)

Rapid shallow breathing index kurang dari 100

d)

Maximum inspiratory pressure kurang dari

e)

Minute ventilation lebih dari 5 liter

17.

Kolinesterase inhibitor di inaktivasi oleh

a)

Prostaglandin

b)

Dopamin

c)

GABA

d)

Asetilkolinesterase

e)

Serotonin

18.

Untuk mengukur tekanan silinder pada mesin anestesi dapat diukur dengan menggunakan :

a)

Bourdon pressure gauge

b)

Datex-Ohmeda Aestiva

c)

Dragger narkomed

d)

Regulator inlet silinder

e)

Silinder C

19.

Seorang anak remaja jatuh dari sepeda dan mengalami fraktur tibia. Dilakukan pembedahan fiksasi tulang yang patah, ASA PS 1. Saat pembedahan berlangsung, mendadak monitor etCO2 tidak keluar grafiknya, desaturasi dan tekanan darah turun. Diagnosa yang paling sesuai untuk keadaan tersebut adalah :

a)

Iskemia miokard

b)

Emboli Lemak

c)

Pendarahan

d)

Hiponatremia

e)

Pneumothorax

20.

Pria 57 tahun direncanakan pembedahan ‘abdominal phaechromocytoma’. Anamnesa terdapat keluhan pusing, berdebar, keringat banyak dan pemeriksaan fisik ditemukan hipertensi. Pemeriksaan biokimia yang sangat sensitive untuk menegakkan diagnosis phaeochromocytoma adalah :

a)

Catecholamines plasma

b)

Metanephrine di urine

c)

Catecholamines urine

d)

Free metanephrine di serum

e)

Vanillylmandelic acid urine