NEW
Font size
WorksheetsUJI COBA UJIAN DIKLAT ORIENTASI KE-BPK-AN 2021 PART II
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
Dibawah ini yang merupakan Pilar Dasar
Kebangsaan, kecuali
Pancasila
UUD Tahun 1945
NKRI
GBHN
Bhinneka Tunggal Ika
Pancasila merupakan jiwa dan kepribadian bangsa yang
menjadi petunjuk arah kinerja dan aktivitas warga negara
dalam segala bidang kehidupan. Oleh karena itu, Pancasila
dapat dikatakan sebagai visi kebangsaan Indonesia yang
bersumber dari dasar pikiran dan gagasan, hal tersebut
merupakan definisi Pancasila sebagai?
Dasar NKRI
Ideologi Nasional
Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
Pemersatu Bangsa
Filosofi Bangsa Indonesia
Yang bukan merupakan empat pilar kebangsaan yaitu
Pancasila
UUD 1945
Bhinneka Tunggal Ika
NKRI
Tap MPR
Karakter bangsa memiliki Fungsi Pembangunan Karakter
Bangsa yaitu Fungsi pembentukan dan pengembang potensi,
Fungsi perbaikan dan penguatan, dan Fungsi penyaring.
Ketiga fungsi tersebut dilakukan melaluI
Pengukuhan Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara
Penguatan komitmen kebangsaan Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI)
Penguatan keunggulan dan daya saing bangsa
Pengukuhan nilai dan norma konstitusional UUD 45
Semua Jawaban Benar
Berikut merupakan 9 Pilar Karakter, kecuali
Nasionalis dan Bhinneka Tunggal Ika
Baik dan Rendah Hati
Percaya Diri, Kreatif, dan Pantang Menyerah
Pemimpin yang Baik dan Adil
Hormat, Santun, dan Pendengar yang Baik
Yang bukan termasuk ke dalam Filosofi Pendidikan Karakter
oleh Ki Hajar Dewantara adalah
Olah Hati
Olah Raga
Olah Rasa
Olah Karsa
Olah Pikir
Pegawai BPK wajib bersikap tegas dalam menerapkan prinsip,
nilai keputusan, bersikap jujur dan terus terang tanpa harus
mengorbankan rahasia pihak yang diperiksa. Nilai berikut
adalah pengertian dari
Olah Pikir
Independensi
Integritas
Profesionalisme
Olah Hati
Yang merupakan fungsi pembentukan karakter bangsa,
kecuali
Fungsi penyaring
Fungsi pembentukan dan pengembang potensi
Fungsi pengukuhan nilai
Fungsi perbaikan dan penguatan
Fungsi perekat persatuan
Karakter individu mengenai gotong royong, mengutamakan
kepentingan umum, dan cinta tanah air merupakan aspek
karakter sebagai hasil dari
Olah hati
Olah raga
Olah rasa
Olah pikir
Olah jiwa
Berikut ini merupakan aspek pendidikan karakter dari Ki
Hajar Dewantara, Kecuali
Olah Hati
Olah Rasa
Olah Raga
Olah Pikir
Olah Karsa
Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan
bertanah air Indonesia merupakan pengamalan dari sila ke
1
2
3
4
5
Berani mengambil keputusan yang secara moral dapat
dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta
nilai-nilai kebenaran dan keadilan, mencerminkan karakter
yang berlandaskan pada sila Pancasila ke..
1
2
3
4
5
Yang bukan merupakan Panca Prasetya Korpri adalah
Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta
memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara
Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah
Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan
Memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta
kesetiakawanan Korps Pegawai Republik Indonesia
Menegakkan kejujuran, keadilan, dan dispilin serta
meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme
Berikut yang bukan termasuk dalam bulir Sila keempat
Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban
Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan untuk kepentingan bersama
Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercaya untuk melaksanakan permusyawaratan
Setiap warga Negara dan warga masyarakat, setiap manusia
Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang
sama
Pengembangan karakter bangsa idealnya melibatkan sinergi dari beberapa elemen. Elemen tersebut dikenal dengan elemen pentahelix. Berikut adalah termasuk dalam elemen pentahelix, kecuali
Government (G)
Academics (A)
Business (B)
Country (C)
Media (M)
Dibawah ini ialah 4 Pilar kebangsaan yang memengaruhi Nilai dan Karakter Bangsa Indonesia KECUALI
PEPRES
UUD 1945
PANCASILA
NKRI
BHINEKA TUNGGAL IKA
Manakah dibawah ini yang termasuk Nilai Karakter berdasakan Permendikbud No. 23 Tahun 2017
Integritas, Religius, Nasionalis, Gotong Royong, Independensi
Integritas, Religius, Nasionalis, Agamis, Mandiri
Integritas, Cinta Tanah Air, Nasionalis, Gotong Royong,
Mandiri
Integritas, Religius, Nasionalis, Gotong Royong, Mandiri
Integritas, Religius, Nasionalis, Musayawarah, Mandiri
Ir. Soekarno mengatakan Pancasila sebagai philosofische
groundslag-nya Indonesia merdeka, atau yang disebut
dengan falsafah bagi Negara Republik Indonesia. Secara garis besar Pancasila mempunyai 4 (empat) kedudukan dan fungsi, antara lain sebagai berikut, kecuali;
Dasar negara republik Indonesia
Ideologi nasional
Dasar dalam penyelenggaraan negara
Pandangan hidup bangsa Indonesia
Pemersatu bangsa
Yang termasuk Karakter Korpri dari Nilai Nasionalisme adalah
Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta
memegang teguh rahasia dan jabatan negara
Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas
kepentingan pribadi dan golongan
Setia dan taat kepada Negara Kesatuan dan Pemerintah
Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD
1945
Memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta
kesetiakawanan Korps Pegawai Republik Indonesia
Rasa memiliki dan membangun negara
Konsep jati diri dan esensi karakter bangsa terdiri dari 5
karakter yang berlandaskan falsafah Pancasila, salah satunya adalah bangsa yang demokratis dan menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia (karakter kerakyatan). Contoh yang tercermin dari karakter kerakyatan adalah:
Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
Berani membela kebenaran dan keadilan
Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
Hormat terhadap hak-hak orang lain
Menjaga keharmonisan antara hak dan kewajiban
Nilai karakter utama yang bersumber dari Pancasila, Kecuali
Religius
Nasionalisme
Integritas
Kemandirian
Bekerja Keras
Karakter utama yang bersumber Pancasila menjadi prioritas
pengembangan gerakan Penguatan Pendidikan Karakter
(PPK) adalah dibawah ni, Kecuali
Kemandirian
Religusitas
Kedisiplinan
Gotong Royong
Integritas
Berikut adalah karakter ASN yang diharapkan dari nilai
Nasionalis adalah sebagai berikut, kecuali
Aktif dalam gerakan komunitas
Cinta tanah air
Semangat kebangsaan
Menghargai kebhinekaan
Rela berkorban dan taat hukum
Berikut ini yang bukan merupakan fungsi pembangunan
karakter bangsa, adalah
Fungsi internalisasi
Fungsi Pembentukan Potensi
Fungsi Penyaring
Fungsi Perbaikan dan Penguatan
Fungsi Pengembangan Potensi
Manakah yang bukan termasuk 5 pilars characteristics
Transendensi
Humanisasi
Liberal
Persatuan
Keadilan
Berikut adalah yang termasuk ke dalam 4 Pilar Kebangsaan,
kecuali
Gotong Royong
Pancasila
UUD 1945
NKRI
Bhineka Tunggal Ika
Yang tidak termasuk empat pilar kebangsaan adalah
Pancasila
UUD 1945
NKRI
Bhinneka Tunggal Ika
Demokrasi
BPK telah menetapkan nilai-nilai luhur yang harus
dipedomani oleh setiap Pegawai BPK sebagai berikut,
kecuali
Mematuhi peraturan perundang-undangan dan peraturan
kedinasan yang berlaku
Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan
pribadi atau golongan
Menjunjung tinggi independensi, integritas dan
profesionalitas
Menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi
Menjunjung tinggi martabat, kehormatan, citra dan
kredibiltas BPK
Institusi telah mewajibkan setiap pegawai BPK, kecuali
Mematuhi peraturan perundang-undangan dan peraturan
kedinasan yang berlaku
Mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan diatas
kepentingan negara
Menjunjung tinggi independensi, integritas dan
profesionalitas
Mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan
pribadi atau golongan
Menjunjung tinggi martabat, kehormatan, citra dan
kredibilitas BPK
Loyal pada instansi bukan pada perorangan merupakan sikap, perilaku, dan perbuatan berbasis nilai dasar
Independensi
Integritas
Profesionalisme
Nasionalis
Kemandirian
Yang merupakan sikap, perilaku, dan perbuatan berbasis nilai dasar Profesional BPK adalah
Jujur ketika bekerja
Bekerja tanya dipengaruhi orang/pihak lain
Objektif dalam bekerja
Bersikap berani mempetahankan prinsip
Menjujung dan melaksanakan kode etik profesi/pekerjaan
Seseorang yang memiliki karakter etos kerja yang baik, tangguh, berdaya juang, profesional, kreatif, berani, dan
selalu belajar menjadi lebih baik merupakan wujud nilai
Religius
Mandiri
Integritas
Nasionalis
Gotong Royong
Pancasila sebagai dasar negara bersifat hierarkis- piramidal, yang merupakan satu kesatuan utuh tanpa boleh dipisahkan satu dengan yang lainnya. "Ketuhanan Yang Maha Esa" merupakan fondasi dalam hierarki, hal tersebut menunjukkan sila pertama Pancasila ………. sila kedua sampai kelima
Menjiwai
Dijiwai
Mengamalkan
Diamalkan
Meresapi
Berikut merupakan karakter bangsa yang diharapkan pada
Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa, Kecuali
Nasionalis
Tangguh
Berbudaya
Kompetitif
Dinamis
Berikut merupakan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara,
kecuali:
Olah Raga
Olah Hati
Olah Karsa
Olah Swara
Olah Pikir
Yang bukan merupakan contoh karakter yang bersumber dari olah raga/kinestetika adalah
Gigih
Tangguh
Berdaya tahan
Pantang menyerah
Kompetitif
Pancasila merupakan hasil kristalisasi dari nilai-nilai budaya, adat-istiadat, serta agama dan keyakinan yang dimiliki bangsa Indonesia, pernyataan tesebut merupakan pengertian dari
Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
Pancasila sebagai ideologi nasional
Pancasila sebagai pemersatu bangsa
Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum
Mana Diantara Pilihan Dibawah Ini yang Tidak Termasuk Dalam 9 Pilar Karakter (Indonesia Heritage Foundation)
Cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya
Mandiri, disiplin, dan tanggung Jawab
Baik dan rendah hati
Independensi, Integritas dan Profesionalisme
Toleran, cinta damai, dan bersatu
Pada proses bisnis BPK level 0, output yang dihasilkan oleh proses penunjang sebagai berikut, kecuali
Penetapan kerugian negara
Pemantauan penyelesaian kerugian negara
Persetujuan penghapusan arsip keuangan
Keterangan ahli
Pertimbangan penyelesaian kerugian negara
Sebutkan Nilai Karakter Utama yang bersumber dari
Pancasila
Religius, Nasionalis, Integritas, Mandiri dan Gotong royong
Religius, Nasionalis, Integritas, Mandiri dan Profesionalisme
Religius, Independensi, Integritas, Mandiri dan Gotong
royong
Religius, Nasionalis, Mandiri dan Gotong royong
Religius, Nasionalis, Integritas, Sosialisasi dan Gotong royong
Independensi merupakan salah satu nilai dasar yang menjadi pedoman BPK, Independensi berarti
Menerapkan prinsip nilai dan keputusan serta bersikap jujur
Menerapkan prinsip kehati-hatian, ketelitian dan kecermatan
Menerapkan sikap netral dan tidak memihak
Menyimpan rahasia negara
Menyimpan rahasia jabatan
Yang termasuk nilai karakter utama sebagai gerakan
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), kecuali
Integritas
Religius
Nasionalis
Profesional
Gotong Royong
Berikut ini yang bukan merupan nilai utama bangsa menurut Permendikbud Nomor 23 tahun 2017 adalah
Religius
Integritas
Nasionalis
Mandiri
Persatuan
Yang bukan merupakan filosofi pendidikan karakter menurut Ki Hajar Dewantara adalah
Olah Hati
Olah Karya
Olah Raga
Olah Karsa
Olah Pikir
Dalam rangka untuk mengotomasi pemeriksaan dan hasil pemeriksaan agar lebih efisien, efektif, ekonomis, terpercaya, dan terkini, BPK membangun sebuah Sistem Informasi Pemeriksaan. Salah satunya yakni Sistem informasi yang ditujukan sebagai wadah tim pemeriksa didalam merekam seluruh aktiftas selama pelaksanaan pemeriksaan yang disebut?
SIKAD
SIAP
SIKAP
SMP
SIPTL
Sistem yang digunakan untuk tindak lanjut atas hasil
pemeriksaan setelah pemeriksaan dan pelaporan adalah
SMP
SIPTL
E-Audit
SIAP
Kelola Tugas
Menyiapkan pondasi bagi akses Informasi pemeriksaan oleh stakeholder eksternal dan Menyederhanakan antarmuka menjadi lebih user-friendly merupakan fungsi Sistem Informasi dari
SMP (Sistem Manajemen Pemeriksaan)
SIPTL (Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut)
DEP (Database Entitas Pemeriksaan)
eAudit
SIAP (Sistem Informasi Pemeriksaan)
Terdapat 17 jenis layanan TIK yang ada di BPK, dibawah ini
yang termasuk jenis layanan tersebut kecuali
Layanan Pengolahan Data Elektronik
Layanan Permintaan Pembuatan Kajian TIK
Layanan Surat Elektronik
Layanan Pemeliharaan Perangkat TIK
Layangan Penyediaan Tanda Tangan Elektronik
Sebutkan urutan sistem informasi yang digunakan dalam pemeriksaan BPK dari penyusunan rencana hingga pemantauan atas kerugian daerah/negara?
SMP – e-AUDIT – SIAP – SIPTL – SIKAD
SMP – SIAP – e-AUDIT – SIPTL – SIKAD
SIKAD – SIAP – e-AUDIT – SIPTL – SMP
e-AUDIT – SIAP – SIKAD – SIPTL - SMP
SMP – SIPTL – SIAP – e-AUDIT – SIKAD
Aplikasi yang dapat menunjang pelaksanaan Work From Home (WFH) agar pekerjaan – pekerjaan yang dilaksanakan oleh pegawai dapat tersimpan lebih sistematis dan atasan dapat melaksanakan reviu secara tercatat pada masa COVID19 adalah
SISDM
PRISMA
kelolatugas
portalcovid
SIAP
Berikut adalah Fungsi yang dijalankan Biro TI, kecuali
Perumusan dan pengevaluasian rencana aksi Biro TI dengan
mengidentifikasi IKU berdasarkan RIR BPK RI
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Biro TI
Pelaporan hasil kegiatan secara berkala kepada Anggota
Perumusan rencana dan kebijakan di bidang sistem dan
teknologi informasi
Perumusan rencana kegiatan Biro TI berdasarkan rencana
aksi serta tugas dan fungsi Biro TI
Jenis Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dipetakan dari proses bisnis BPK secara keseluruhan adalah Kecuali
Layanan Koneksi Internet
Layanan Sertifikasi Kompetensi Teknologi Informasi
Layanan Surat Elektronik
Layanan Penyediaan Perangkat Lunak Berlisenso
Layanan Pertukaran Data Elektronik
Berikut adalah tiga jenis jalur utama untuk berkomunikasi dengan pengguna layanan TIK di BPK adalah
Surat elektronik, telepon extension, dan aplikasi Melati
email BPK, edrive, DEP
SMP, SPITL, Email BPK
Edrive, DEP, aplikasi Melati
SIKAD, SIAP, SMP
Aplikasi manakah yang digunakan untuk pengelolaan Sidang BPK?
SIDANG
JASMIN
PPG
SMP
PRISMA
Berikut adalah yang termasuk aplikasi kelembagaan, kecuali
PRISMA
SISDM
SiPTL
JASMIN
SINTAG
Sistem infromasi pemeriksaan BPK yang digunakan pada
tahap perencanaan dan pelaporan adalah
SIAP
SIPTL dan SIKAD
SMP dan SIPTL
SMP
eAUDIT
Aplikasi yang digunakan untuk pemantauan tindak lanjut atas pemeriksaan adalah
SIKAD
SIPTL
E-Audit
SISDM
Prisma
Sistem informasi/aplikasi pemeriksaan yang digunakan oleh
Penunjang Pemeriksaan adalah
SMP
SIAP
Portal E-Audit
SIKAD
SISDM
Kantor Perwakilan BPK RI dalam hal pengelolaan dan pelayanan TI di lingkungannya dilakukan oleh Subbagian Umum dan TI. Kasubag Umum dan TI bertugas memberikan layanan TI sebagai berikut, kecuali
Mengkoordinasikan pengusulan kebutuhan perangkat keras
baik berupa desktop, laptop dan infrastruktur lainnya serta
perangkat, baik berupa software paket ataupun sesuai
kebutuhan spesifik satuan kerja
Melaksanakan kegiatan pembinaan dan pengelolaan
administrasi jabatan fungsional di BPK
Mengoordinasikan pemeliharaan seluruh perangkat keras
teknologi informasi di BPK Perwakilan,serta memastikan
seluruh masalah teknis telah diatasi secara efektif
Mengoordinasikan pemberian bantuan bagi pengguna, yang
meliputi penyelesaian masalah dan pembelajaran terkait
penggunaan perangkat teknologi informasi
Mengoordinasikan pengelolaan dan pemeliharaan
infrastruktur (jaringan dan komunikasi data), termasuk
sistem pengamanannya
Status tiket dalam pengelolaan layanan di aplikasi MELATI
apabila tiket sudah terbuat namun belum ditangani adalah
Open
Process
On Going
Closed
Prepared
Dua peraturan yang menjadi trigger bagi seluruh instansi pemerintah untuk memperbaiki kinerja dalam hal pelayanan publik secara elektronik dan online, adalah
Perpres No. 74 Tahun 2019 & Perpres No. 95 tahun 2018
Perpres No. 44 Tahun 2020 & Pepres No. 39 Tahun 2019
Pepres No. 74 Tahun 2019 & Perpres No. 44 Tahun 2020
Pepres No. 95 Tahun 2018 & Perpres No. 39 Tahun 2019
Pepres No. 95 Tahun 2018 & Pepres No. 44 Tahun 2020
Sistem informasi BPK untuk mengolah informasi tahap tindak lanjut yang dikategorikan sebagai kerugian Negara/Daerah ialah
SIAP
SIPTL
SIKAD
SIAP
E-PPID
Yang bukan merupakan fungsi dari SMP (Sistem Manajemen Pemeriksaan) adalah
Membuka akses data dan informasi bagi seluruh pelaksana
sesuai perannya
Menyederhanakan antarmuka menjadi lebih user-friendly
Mengurangi redundansi pekerjaan administratif
Menstandarkan mekanisme pengelolaan informasi
pemeriksaan
Memperoleh jumlah entitas BPK secara valid dan lengkap
Sistem informasi yang dipergunakan didalam mengelola pemeriksaan dimulai dari tahap awal perencanaan, pelaksanaan juga pelaporan adalah
SIAP
DEP
SMP
EAUDIT
WASMA
Sistem informasi yang digunakan untuk endokumentasikan kertas kerja pemeriksa (KKP) secara elektronis dan sistematis yang terintegrasi, terpusat dan terjaga kemanannya adalah
SMP
SIAP
E-audit
SIPTL
SIKAD
Sistem Informasi yang mendokumentasikan kertas kerja
pemeriksaan (KKP) secara elektronis dan sistematis yang
terintegrasi, terpusat dan terjaga keamanannya serta
didukung oleh metodologi pemeriksaan yang memadai disebut
Sistem Manajemen Pemeriksa (SMP)
eAudit
Database Entitas Pemeriksa (DEP)
Sistem Informasi Pemeriksaan (SIAP)
Sistem Informasi Kerugian Negara dan Daerah (SIKAD)
Aplikasi berbasis web yang bertujuan untuk mendukung proses bisnis pengelolaan kepegawaian di lingkungan BPK adalah
Aplikasi Kelola Tugas
Aplikasi PRISMA
Aplikasi SISDM
Aplikasi SIAP
Aplikasi SMH
Dibawah ini 4 (empat) modul di Aplikasi Prisma P4GN,
KECUALI
Kinerja Pegawai
Laporan Hasil Pemeriksaan
Kinerja Organisasi
Manajemen Resiko
Perencanaan Operasional
Sistem informasi dimana tahap tindak lanjut atas hasil pemeriksaan BPK dapat dibaca dan ditindak lanjuti oleh entitas dengan cepat dan waktu terkini disebut:
SIAP
SIPTL
SMP
SMA
SIKAP
Berikut adalah modul yang terdapat dalam aplikasi PRISMA,
kecuali:
Kinerja pegawai
Kinerja organisasi
Kinerja pemeriksa
Manajemen risiko
Perencanaan operasional
