WorksheetsPuisi
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Air
Kau sumber kehidupan
Semua makhluk memerlukanmu
Saat kau taka da
Semua kan bersedih
Mengharapkan kau segera hadir
Sayangnya…
Banyak orang yang diberi kelimpahan air
Membuangmu dengan sia-sia
Tidak memanfaatkan kau dengan baik
==================================
Jumlah bait puisi di atas adalah....
2
3
4
5
Virus Corona
Karya : Bryan Utama Rasyad
Sekarang sedang wabah Virus Corona
Virus ini sangat berbahaya
Virus ini membuat banyak kematian
Membuat aku menjadi ketakutan
Kini aku di rumah saja
Belajar dan bermain di rumah
Semoga Corona cepat tiada
Karena aku rindu ke sekolah
==============================
Rima pada bait kedua puisi tersebut adalah....
a-a-a-a
a-a-b-b
a-b-a-b
a-b-b-a
Ekspresi yang tepat saat membacakan puisi tentang perjuangan adalah....
semangat
sedih
gembira
marah
Covid-19
Karya : Aulia Zahra S.
Oh Corona kapan kau pergi dari _________
Agar dunia ini tidak sepi lagi
Corona cepatlah pergi
Aku ingin bertemu dengan temanku lagi
=================================
Kata yang tepat untuk melengkapi puisi di atas agar terbentuk rima a-a-a-a adalah....
bumi ini
dunia
langit biru
alam
Negeriku Makmur
Karya : Anida Pratiwi
Sawah dan rumput tumbuh subur
Negeriku, negeri yang makmur
Kicau burung berkumandang
Membuat yang mendengar menjadi riang
=====================================
Pilihan kata pada puisi tersebut yang menggambarkan keceriaan adalah....
subur
riang
makmur
kicau
Engkau binatang malam
Bersinar terang bak bintang
Berkelap-kelip di antara rerumputan
Ingin ku menangkapmu
Namun kau kan tersiksa bersamaku
Hidupmu memang di alam bebas
Bermain-main di hamparan luas
Judul yang tepat untuk puisi di atas adalah….
Bulan
Bintang
Matahari
Kunang-kunang
Corona
Karya : Lumina Z. Saragih
Wahai Corona
Namamu bergema dimana-mana
Kau adalah virus yang berbahaya
Menjauhlah kau Corona
Masker akan menghalaumu
Kebersihan akan membunuhmu
Makanan bergizi menjadi pertahananku
Kau tak bisa mendekatiku
=======================
Jumlah larik dalam puisi tersebut adalah....
2
4
6
8
Virus Corona
Karya: Muh. Mikhail Habibi
Virus Corona, engkau telah tersebar di seluruh dunia
Engkau membahayakan seluruh manusia
Sehingga kita tidak dapat kemana mana
Engkaulah virus yang paling berbahaya
Kita jangan pergi kemana mana
Cukuplah di rumah saja
Atau nanti kita bisa terkena
Kalau kita tidak patuh aturan yang ada
Jumlah bait pada puisi tersebut adalah....
2
4
6
8
Pencipta puisi tersebut ialah....
Borobudur
Nenek Moyang
Indonesia
Triyo Adi
Dibawah ini merupakan hal-hal yang harus diperhatikan saat membacakan atau mendeklamasikan puisi, kecuali....
pengucapan yang jelas
tinggi rendahnya suara
penulisan huruf kapital
ekspresi
Pedang di kanan dan keris di kiri
Berselempang semangat tak bisa mati
Ini barisan tak bergenderung-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu
Penggalan puisi Chairil Anwar di atas melukiskan ....
perjuangan tanpa senjata
semangat yang terbelenggu
perjuangan bangsa Indonesia yang penuh keprihatinan
semangat perjuangan yang pantang menyerah
iatkanlah menegakkan kalimat Allah
Di atas bumi kita ini
Dengan menegakkan keadilan
Dan kebenaran
Tanpa dendam dan kebencian
Kemudian lafazkan kesaksian pada Tuhan
Serta Rasul kita yang tercinta
(Taufik Ismail)
Amanat yang terkandung dalam penggalan puisi di atas adalah ...
perjuangan atas nama Allah
perjuangan dengan gagah berani
perjuangan menghendaki pengorbanan
hindarkan dendam dan kebencian
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Hati yang terbuat dari baja
Tangguh sungguh perkasa
Kata baja dalam baris puisi tersebut bisa melambangkan....
Hidup yang sederhana
Kekuatan yang sulit terpecahkan
Manusia harus dapat menjalani cobaan hidup
Kenyamanan hidup
Puisi merupakan karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh hal-hal berikut, kecuali...
Ragam
Sajak
Irama
Rima
Tuhan telah menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan sopan
Lewat perut anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara azan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menehan kesabaran
Lewat gempa bumi yang mengguncang
Deru angina yang meruang kencang
Hujan dan banjir yang melintang pukang
Adakah kau degar? (Apip Mustafa)
Puisi di atas mengungkapkan….
Manusia selalu ada dalam kasih sayang.
Siksaan Tuhan akan datang bagi orang lupa.
Tuhan menegur manusia melalui bencana.
Manusia yang melupakan Tuhan.
hari masih pagi
semangat kita terlalu dini untuk mati
Amanat yang tersirat dalam puisi tersebut adalah....
Jangan mau meracun hati.
Janganlah lalai di saat pagi hari.
Giat dan berprestasilah selagi muda.
Jadilah lalai di saat pagi hari.
Sahabat
Katakan pada dunia
Kita adalah sahabat
Suka dan duka kita kan selalu bersama
Walau jurang memisahkan kita
Parafrase yang tepat untuk penggalan puisi di atas adalah ..
Katakanlah pada dunia bahwa kita adalah sahabat yang selalu bersama dalam keadaan suka maupun duka. Kita juga akan tetap bersama meski jurang memisahkan kita.
Sahabat untuk selamanya. Kau dan aku sahabat untuk selama-lamanya.
Kita harus menjadi sahabat meskipun kadang kita dilukai.
Katakan pada dunia, kita ini sahabat setia satu selamanya.
Suatu hari aku bermimpi
Bertemu dengannya yang tersenyum di sana
Ia berpesan padaku
Untuk memperjuangkan mimpi
Jangan cepat menyerah
Ataupun merasa jengah
Lalu ia pergi
Terimakasih, Pak Kancil
---------------------------------------
Puisi tersebut mengajarkan kita untuk ....
Banyak bermimpi
Berhenti bermimpi
Memperjuangkan mimpi
Bangun dari mimpi
ermain dapat menyenangkan dan mendidik anak. Anak-anak sangat suka bermain karena bermain mampu membuat mereka merasa gembira. Beragam jenis permainan anak pun kini dihadirkan. Namun agar bermain menjadi lebih bermanfaat, pilihlah permainan yang juga mendidik. Dengan demikian kegiatan bermain menjadi lebih bermanfaat
gagasan utama pada paragraf diatas adalah ....
Bermain dapat menyenangkan dan mendidik anak
Agar bermain menjadi lebih bermanfaat, pilihlah permainan yang juga mendidik
Anak-anak sangat suka bermain karena bermain mampu membuat mereka merasa gembira
Kegiatan bermain menjadi lebih bermanfaat
Sejak dahulu kala bangsa Indonesia hidup dalam keragaman. Kalimat Bhinneka Tunggal Ika pada lambang negara Garuda Pancasila bukan cuma slogan. Penduduk Indonesia terdiri atas beragam suku bangsa, agama, bahasa, adat, dan budaya tetapi semua dapat hidup rukun berdampingan.
pokok pikiran paragraf diatas adalah .....
sejak dahulu bangsa Indonesia hidup dalam keberagaman.
Penduduk Indonesia terdiri atas beragam suku bangsa, agama, bahasa, adat, dan budaya.
Kalimat Bhinneka Tunggal Ika pada lambang negara Garuda Pancasila bukan cuma slogan.
Bangsa indonesia mampu hidup berdampingan.
