wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS II BAHASA INDONESIA KELAS VII F

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan kutipan pantun berikut!


Baik bergalas baik tidak

Buli-buli bertali benang

Baik berbalas baik tidak

Asal budi sama dikenang


Berdasarkan pantun tersebut, yang merupakan baris sampiran adalah ....

a)

Buli-buli bertali benang, Baik berbalas baik tidak

b)

Baik bergalas baik tidak, Baik berbalas baik tidak

c)

Baik berbalas baik tidak, Asal budi sama dikenang

d)

Baik bergalas baik tidak, Buli-buli bertali benang

2.

Berikut ini merupakan ciri-ciri pantun yang tepat adalah ....

a)

Tiap baris terdiri atas 10 – 14 suku kata

b)

Tiap baris terdiri atas 8 – 12 suku kata

c)

Baris pertama berisi soal atau masalah

d)

Rima akhir setiap baris adalah a-a-a-a

3.

Perhatikan larik-larik pantun berikut!


1) Jala ditebar sambil mengingat

2) Haruslah kita selalu semangat

3) Meski hidup banyak kendala

4) Pergi melaut membawa jala


Susunan larik pantun tersebut agar menjadi pantun yang tepat adalah ....

a)

4-3-2-1

b)

4-1-3-2

c)

3-4-1-2

d)

3-2-1-4

4.

Perhatikan gurindam berikut!


Belajarlah demi masa depan

Untuk mencapai semua harapan


Isi gurindam tersebut adalah ....

a)

Belajarlah sesuai dengan kemapuan selagi kita belum tua.

b)

Jangan menunda waktu belajar karena waktu tidak dapat diulang.

c)

Belajarlah dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan semua keinginan.

d)

Jangan sembarangan dalam belajar agar tidak menyesal di kemudian hari nanti.

5.

Perhatikan gurindam berikut!


Belajar janganlah ditunda-tunda

Karena kamu tidak akan kembali muda


Larik puisi tersebut menggunakan kata penghubung ....

a)

Tujuan

b)

Sebab

c)

Akibat

d)

Syarat

6.

Perhatikan kutipan syair berikut!


Wahai pemuda kenali dirimu

Ialah perahu tamsil tubuhmu

Tiadalah berapa lama hidupmu

Ke akhirat juga kekal dirimu


Tema syair tersebut adalah ....

a)

Para pemuda harus mengenali dirinya sebaik mungkin agar tidak lupa diri.

b)

Para pemuda harus menyadari bahwa hidup ini penuh dengan keindahan.

c)

Para pemuda harus mengejar cita-citanya dengan sungguh-sungguh agar hidupnnya berhasil.

d)

Para pemuda harus membekali diri dengan ilmu dan amal yang baik agar hidup menjadi berguna.

7.

Puisi berikut ini merupakan syair adalah ....

a)

Air dalam bertambah dalam

Hujan di hulu belum lagi teduh

Hati dendam bertambah dendam

Dendam dahulu belum lagi sembuh

b)

Buah rambutan masak sebuah

Kalau dimakan manis rasanya

Wahai nona berbaju merah

Sudahkah ada yang punya

c)

Ditenun kain dengan kapas

Bermacam-macam warna ragi

Perahu lilin layar kertas

Berani kulanggar lautan api

d)

Bila kita bersama sudah

Dunia ini terlalu indah

Dinda cantik permata bertahta

Cantik rupa bicara petah

8.

Bacalah teks fabel berikut ini dengan saksama!


Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harusmenghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak beradadi tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuang Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.


Watak tokoh Belalang dalam kutipan teks fabel tersebut adalah ….

a)

bijaksana

b)

pendendam

c)

keras kepala

d)

rendah hati

9.

Bacalah teks fabel berikut ini dengan saksama!


Burung Hantu dan Belalang

Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia mulai berburu serangga.

Ia adalah seekor Burung Hantu Tua yang galak, terutama jika ada yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.

“Pergi dari sini, Tuan,” katanya kepada Belalang tersebut. “Apakah Anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “Anda setidaknya harusmenghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan tenang!” lanjut Sang Burung Hantu Tua itu.

Akan tetapi, Belalang menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak beradadi tempat ini. Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik. Burung Hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum Belalang. Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara dengan sangat ramah kepada Belalang.

“Tuang Belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya akan datang untuk menikmati nyanyian Anda. Namun, saat ini saya memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari Olympus. Silakan datang dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” sanjung Burung Hantu Tua.

Belelalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan Burung Hantu Tua. Akhirnya, dia melompat ke sarang Burung Hantu Tua. Ketika Belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, Burung Hantu Tua itu menerkam dan memakannya.


Pesan moral yang tersirat dalam kutipan teks fabel tersebut adalah ….

a)

Ikutilah nasihat seorang sahabat agar tidak salah jalan.

b)

Jangan mudah terhanyut oleh sanjungan orang lain.

c)

Tak ada gunanya berbuat baik dengan orang yang keras kepala.

d)

Jangan suka menyakiti orang lain jika ingin hidup bahagia.

10.

Kalimat berikut ini yang menggunakan kata sifat adalah ....

a)

Si Kupu-kupu menolong Si Semut yang terkebak di lumpur hidup.

b)

Ia adalah seekor Burung Hantu yang sombong.

c)

Si Semut menyesali perbuatannya dan mau bertobat.

d)

Serigala mengamuk dan membuat seluruh penghuni hutan ketakutan.

11.

Ayah bertanya kepada Ibu, di mana tas kerjanya.


Penulisan kalimat langsung yang benar dari kalimat tidak langsung tersebut adalah….

a)

“Di mana tas Ayah, Bu?” Tanya Ayah.

b)

Ayah bertanya kepada Ibu, “Di mana tas kerjanya?”

c)

Ayah bertanya bahwa, “Di mana tas kerja Ayah, Bu?

d)

“Di mana tas kerja Ayah, Bu?” tanya Ayah.

12.

Bacalah kutipan teks fabel berikut!


(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan. “Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!” (2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.


Kutipan teks cerita bernomor (1) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian ….

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Koda

d)

Resolusi

13.

Bacalah kutipan teks fabel berikut!


(1) Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan. “Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong...!” (2) Untunglah saat itu ada seekor Kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut. “Semut, peganglah erat-erat ranting itu! Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting itu. Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.


Kutipan teks cerita bernomor (2) tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian ….

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Koda

d)

Resolusi

14.

Bacalah kutipan teks fabel berikut!


Paman Belalang .... “Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Demikianlah, semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian ....

a)

Koda

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Orientasi

15.

Perhatikan pernyataan berikut!


Akhirnya, Induk Domba berhasil menyelamatkan anak-anak Domba dari cengkraman Serigala jahat. Serigala itu tewas karena kerakusannya.


Dalam teks fabel, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap ….

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Koda