WorksheetsKuis Larutan Penyangga dan Titrasi
Total questions: 29
Worksheet time: 40mins
Berikut ini pernyataan mengenai prinsip larutan penyangga.
(1) pH larutan tidak berubah dengan penambahan sedikit asam
(2) pH larutan tidak berubah dengan penambahan sedikit basa
(3) pH larutan tidak berubah pada pengenceran
(4) pH larutan sama dengan 7
Pernyataan yang benar mengenai prinsip larutan penyangga adalah ...
(1), (2), dan (3)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(4) saja
(1), (2), (3), dan (4)
Larutan penyangga dapat mempertahankan pHnya ketika diencerkan, ditambah sedikit asam atau basa karena …..
Pasangan asam basa konjugasinya cukup stabil terhadap ion H+dan ion OH-
Pasangan asam basa konjugasinya tidak cukup reaktif dengan adanya ion H+dan ion OH-
Mempunyai kekuatan asam basa yang sangat kuat, sehingga tidak terpengaruh dengan adanya ion H+dan ion OH-
Pasangan asam basa konjugasinya dapat menangkap ion H+ dan ion OH-
Komponen asam lemah/basa lemah dapat mengukur ion H+dan ion OH-
Larutan penyangga dapat dibuat dengan pencampuran berikut, kecuali ….
asam lemah berlebih dan basa kuat
basa lemah dan garamnya
garam asam lemah berlebih dan asam kuat
asam lemah dan basa lemah
basa lemah dan asam konjugasinya
Berikut ini pasangan senyawa/ion yang dapat bertindak sebagai larutan penyangga.
1) HCOOH dan HCOO-
2) H2PO4- dan HPO43-
3) H2CO3 dan HCO3-
4) NH3 dan NH4+
5) H2S dan HS-
Pasangan senyawa/ion yang terdapat dalam cairan luar sel dalam darah manusia ditunjukkan oleh angka ....
1)
2)
3)
4)
5)
Perhatikan grafik titrasi larutan asam asetat dengan larutan kalium hidroksida. Selama titrasi terjadi larutan penyangga. Larutan penyangga pada grafik ditunjukkan oleh huruf . . . .
P – Q
Q – T
T – R
R – S
Q – R
Pasangan reaksi yang menghasilkan campuran penyangga, adalah ….
(Ka CH3COOH=1,75 x 10-5)
50 mL CH3COOH 0,2 M dengan 50 mL larutan NaOH 0,2 M
10 mL CH3COOH 0,1 M dengan 10 mL CH3COONH4 0,05 M
10 mL CH3COOH 0,1 M dengan 10 mL Ca(OH)2 0,05 M
30 mL CH3COOH 0,1 M dengan 40 mL KOH 0,05 M
50 mL CH3COOH 0,05 M dengan 50 mL Ba(OH)2 0,03 M
Diberikan campuran dari beberapa larutan sebagai berikut:
(1) 200 mL CH3COOH 0,1 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
(2) 200 mL CH3COOH 0,2 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
(3) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,1 M
(4) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,05 M
Campuran yang membentuk larutan penyangga adalah...
1, 2, dan 3
1 dan 3
2 dan 4
4
1, 2, 3, dan 4
Pernyataan yang benar tentang larutan penyangga adalah ….
mempertahankan pH sistem agar relatif tetap
memiliki komponen asam dan basa yang selalu berupa pasangan konjugasi
mampu mengatasi penambahan asam dan basa dalam jumlah banyak
memiliki kapasitas tertentu
. pengenceran tidak mengubah konsentrasi ion H+ dan OH–
Penurunan pH darah karena turunnya kadar basa dalam darah yang terjadi saat pengangkutan CO2 disebut...
asidosis
alkalosis
simbiosis
metatosis
tidak ada jawaban yang benar
Tentukan pH larutan yang terjadi jika 200 mL asam asetat 0,4 M dengan 100 mL larutan NaOH 0,4 M dengan Ka asam asetat = 10-5 !
5
6
7
8
9
Tentukan pH larutan apabila 400 ml larutan NH4OH 0,5M dicampur dengan 100 ml larutan NH4Cl 0,5M ( Kb NH4OH = 1,8×10-5)
9 – log 7,2
9 + log 7,2
8 + log 7,2
8 – log 7,2
7- log 9,1
Harga pH campuran antara 100 ml larutan C6H5COOH 0,2 M dengan 100 ml larutan NaOH 0,1 M jika diketahui Ka C6H5COOH = 6 x 10-5..
4 + log 6
5 +log 6
5 - log 6
6 –log 5
6 + log 6
Perhatikan data percobaan pengukuran pH beberapa larutan berikut!
Berdasarkan data percobaan tersebut, larutan penyangga basa ditunjukkan oleh angka ....
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (5)
(4) dan (5)
Larutan penyangga yang dapat mempertahankan nilai pH pada daerah <7 disebut dengan larutan
Penyangga basa
Penyangga garam
Penyangga asam
Penyangga campuran
Bukan larutan penyangga
Kondisi dimana mol asam sama dengan mol basa pada titrasi disebut ....
titik ekuivalen
titik akhir titrasi
titik netralisasi
titik awal titrasi
titik titrasi
Titik dimana titrasi harus dihentikan karena telah terjadi perubahan warna indikator asam-basa pada titrasi disebut....
titik ekuivalen
titik netralisasi
titik akhir titrasi
titik awal titrasi
titik titrasi
Zat yang ditambahkan pada titrat (zat yang dititrasi) untuk menunjukkan perubahan warna pada titik akhir titrasi asam basa adalah ....
indikator asam basa
asam atau basa
indikator universal
pH meter
akuades
Pada titrasi antara asam lemah dengan basa kuat, pH larutan pada titik ekuivalen sebesar ....
7
>7
<7
tidak dapat ditentukan
0
Pada titrasi antara basa lemah dengan asam kuat, maka pada titik ekuivalen pH sebesar ....
7
<7
>7
tidak dapat ditentukan
0
Pada titrasi asam-basa prinsipnya semua asam akan direaksikan dengan basa sehingga mol asam akan sama dengan mol basa. Berapakah basa yang digunakan untuk menetralisir 20 mL HCl 1 M
2 mmol
20 mmol
10 mmol
40 mmol
30 mmol
0.2 M HBr digunakan mentitrasi 20 mL NaOH, ternyata HBr yang dibutuhkan adalah 10 mL. Konsentrasi NaOH adalah ....
0.1 M
0.2 M
0.4 M
1 M
0,3 M
H2SO4 10 mL, tepat habis dititrasi dengan 0.1 M Ca(OH)2 10 mL, konsentrasi H2SO4 adalah ....
0.1 M
0.2 M
1 M
0.05 M
0,3 M
H2SO4 10 mL, tepat habis dititrasi dengan 0.1 M KOH 10 mL, konsentrasi H2SO4 adalah ....
0.1 M
0.2 M
1 M
0.05 M
0,3 M
Titrasi menggunakan metode analisis yang digunakan untuk menentukan .... larutan
konsentrasi
massa
densitas
volume
pH
Fungsi penambahan indikator dalam titrasi adalah...
sebagai penentu konsentrasi larutan
sebagai penanda terjadinya proses titrasi
sebagai penanda dimulainya titrasi
sebagai penanda tercapainya titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna indikator tersebut.
sebagai pelengkap titrasi
Sebanyak 25 mL CH3COOH dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari CH3COOH tersebut!
0,1 M
0,01 M
0,12 M
0,012 M
0,25 M
Ketika 10mL larutan HCl mulai dititrasi dengan larutan NaOH 1 M, maka bagaimana pH larutan tersebut?
pH larutan tetap
pH larutan akan naik
pH larutan menjadi 7
pH larutan akan turun
pH larutan menjadi 14
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan melakukan titrasi adalah sebagai berikut, kecuali...
Penggunaan indikator yang sesuai
Volume titrat harus tepat
Konsentrasi titran telah diketahui
Volume titran harus tepat
Hati-hati dan konsentrasi
Mengapa metode titrasi sering digunakan untuk analisis di berbagai cabang ilmu kimia?
rangkaian alatnya sulit
biayanya murah
kurang teliti
dapat dilakukan berkali-kali
mudah dilakukan
