WorksheetsTTS Strategi Keuangan
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 36mins
Tujuan perusahaan adalah
Memaksimumkan laba
Memaksimumkan harga saham
memaksimumkan penjualan
meminimumkan biaya
Proyek dikatakan menguntungkan bila nilai NPV nya
positif
besar
lebih besar dari WACC
kecil
Bila nilai NPV perusahaan = 0
Sama dengan BEP
Proyek rugi
Proyek menguntungkan
tidak untung tidak rugi
NPV = Rp100,- dengan umur proyek 5 th. Menggunakan modal Rp10.000.000,- menurut anda proyek tersebut:
Rugi
Ditolak karena keuntungan tidak sesuai dengan modal yang digunakan
sebaiknya ditolak, karena membutuhkan modal besar
menguntungkan
Rasio di bawah ini menggambarkan struktur modal
ROA
DER
DTA
CAR
Proyek dengan biaya modal tertimbang 10%, umur ekonomis 5th. NPV RP1000,-. Modal Rp10.000.000,-. IRR 9% maka proyek tersebut dilihat dari nialai IRRnya:
Keuntungan dihitung dengan IRR lebih besar dari NPV nya
Sebaiknya dihentikan, tidak dilanjutkan
memberikan keuntungan Rp900.000,-
menguntungkan
Proyek dengan biaya modal tertimbang 10%, umur ekonomis 5th. NPV RP1000,-. Modal Rp10.000.000,-. IRR 11% maka proyek tersebut:
Diterima karena keuntungan menggunakan IRR lebih besar dari pada NPV
Menguntungkan karena nilai IRR lebih besar dari WACC
Ditolak karena nilai IRR hanya selisih sedikit dari WACC
Diterima karena memberikan keuntungan Rp1.100.000,-
Biaya modal dihitung menggunakan rata-rata tertimbang karena :
Jumlah dana dari setiap sumber dana yang digunakan berbeda dan Biaya modal dari setiap sumber dana berbeda
Kebijakan dari manajer
Perioda mendapatkan dana dari setiap sumber dana berbeda
kompleks penghitungannya
Biaya modal dari hutang dihitung setelah pajak karena
Supaya mendorong perusahaan memiliki hutang
Aturan pemerintah
supaya biaya modal menjadi kecil
Ada tax shieid
Perusahaan menggunakan modal berasal dari hutang RP20.000,- dengan bunga hutang 10%, dari saham preferen Rp30.000 yang memberikan deviden 2%, Saham biasa Rp50.000,- Perusahaan dikenai pajak 40%. Maka biaya hutang sebesar:
6%
10%
2%
4%
Perrusahaan menggunakan modal berasal dari hutang RP20.000,- dengan bunga hutang 10%, dari saham preferen Rp30.000 yang memberikan deviden 2%, Saham biasa Rp50.000,- Perusahaan dikenai pajak 40%. Maka biaya saham preferen sebesar:
6%
2%
42%
1,2%
Perrusahaan menggunakan modal berasal dari hutang RP20.000,- dengan bunga hutang 10%, dari saham preferen Rp30.000 yang memberikan deviden 2%, Saham biasa Rp50.000,- Tingkat bunga SBI 6%. Perusahaan dikenai pajak 40%. Maka biaya ekuitas sebesar:
4%
2%
6%
10%
Perusahaan menggunakan modal berasal dari hutang RP20.000,- dengan bunga hutang 10%, dari saham preferen Rp30.000 yang memberikan deviden 2%, Saham biasa Rp50.000,- Tingkat bunga SBI 6%. Perusahaan dikenai pajak 40%. Maka biaya modal perusahaan tersebut sebesar:
4,8%
5%
6%
10%
Salah satu pendorong pengusaha untuk menggunakan sebagian modalnya dari hutang adalah:
Dipercaya oleh kreditor
Resiko perusahaan meningkat
Dapat menambah modal dengan mudah
Pajak yang dibayar ke pemerintah lebih kecil dibandingkan kalau tidak menggunakan hutang
Jenis cash flow adalah initial outlay, operasional cash flow dan terminal cash flow.
Initial outlay adalah
Jumlah aktiva tetap yang digunakan perusahaan
Total modal yang digunakan oleh perusahaan di awal operasinya
Cash flow yang pertama
Dana yang digunakan perusahaan untuk membayar aktiva tetapnya
Jenis cash flow adalah initial outlay, operasional cash flow dan terminal cash flow. Operational cash flow terdiri dari
EAT + Depresiasi
EAT + Depresiasi + i (1-tax)
Keuntungan bersih perusahaan
Keuntungan operasional perusahaan
Jenis cash flow adalah initial outlay, operasional cash flow dan terminal cash flow.
Terminal cashflow
EAT + D + i (1-tax)
Nilai Residu + modal kerja
Modal Kerja + Aktiva tetap
Total modal
IRR dikatakan menguntungkan bila
IRR lebih besar dari WACC
IRR lebih besar dari tingkat bunga deposito
IRR lebih besar dari opportunity cost
IRR lebih kecil dari WACC
Salah satu kelemahan IRR
Sulit mencari pembanding
Sulit pengambilan keputusannya
Sulit dihitung
Kemungkinan muncul dobel IRR
Untuk mengetahui jangka waktu pengembalian dana yang digunakan untuk investasi dengan menggunakan:
NPV
Pay back Period
IRR
IPP
Proporsi penggunaan dana dari berbagai sumber dana disebut dengan:
Pembiayaan perusahaan
Struktur modal
Kebijakan pendanaan
Kebijakan investasi
Struktur modal dikatakan optimal adalah struktur modal yang seperti di bawah ini kecuali
bunga hutangnya rendah
memberikan nilai biaya modal terendah
WACC nya minimal
Bisa memaksimalkan harga saham
Operational leverage atau leverageoperasi adalah seperti di bawah ini kecuali:
Rasio hutang
Penggunaan sumber dana yang memberikan beban tetap bagi perusahaan
Penggunaan obligasi sebagai sumber pendanaan
Penggunaan hutang dan saham preferen sebagai sumber dana
Operational leverage akan memberatkan perusahaan saat
Risiko meningkat
Penjualan meningkat
Penjualan menurun
Risiko menurun
Di dalam irelevant theory, menyatakan bahwa besarnya deviden yang dibagikan kepada investor akan
Mempengaruhi harga saham
Meningkatkan kesejahteraan pemilik usaha
Tidak berpengaruh terhadap harga saham
Berkorelasi positif dengan harga saham
Bird in the hand theory akan tepat diterapkan oleh perusahaan, apabila investornya sebagian besar adalah investor yang
Acuh terhadap deviden
tidak menyukai deviden
Menghindari pembayaran pajak lebih tinggi
Menyukai pembagian deviden besar
Dalam residual deviden model, apabila perusahaan mendapatkan keuntungan besar maka, seperti di bawah ini kecuali:
Perusahaan akan membagi deviden ke pemegang saham dalam jumlah yang lebih besar juga
Perusahaan akan melihat kebutuhan pendanaan perusahaan terlebih dahulu, dan menggunakan keuntungan tersebut untuk mendanai perusahaan
Pembagian deviden ke investor akan dilakukan bila pemenuhan kebutuhan dana perusahaan sudah tercukupi
Perusahaan membagikan deviden dengan mempertimbangkan target struktur modal yang ditentukan
Stock split dan deviden saham, sama-sama menambah jumlah saham yang beredar. Perusahaan melakukan stock split dengan motivasi di bawah ini kecuali:
Mempertahankan supaya saham tidak didelisting di BEi
Supaya saham tetap likuid
Supaya keuntungan meningkat
Supaya harga saham turun (lebih murah)
Deviden saham adalah
Deviden yang diberikan dalam bentuk pemberian saham baru
Pembagian saham baru melalui IPO
Deviden yang ditangguhkan karena perusahaan kekuarangan kas
Diberikan karena perusahaan lidak memiliki laba yang besar
Buy back adalah pembelian kembali saham yang telah beredar oleh perusahaan. Hal ini bisa memberikan sinyal positif bagi investor dalam:
meningkatkan EPS
untuk mengurangi jumlah saham yang beredar
Harga saham saat ini undervalue
Meningkatkan transaksi saham
