wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL TEST MANAJEMEN RESIKO TERINTEGRASI

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

RS mempunyai program manajemen risiko yang meliputi identifikasirisiko, prioritasrisiko, pelaporan risiko, manajemen risiko KTD dan manajemen terkait tuntutan, hal ini tertuang dalam SNARS 1.1 elemen penilaian :

a)

Elemen penilaian PMKP 8

b)

Elemen penilaian PMKP 9

c)

Elemen penilaian PMKP 10

d)

Elemenpenilaian PMKP 11

e)

Elemenpenilan PMKP 12

2.

RISIKO adalah kemungkinan terjadinya suatu peristiwa yang berdampak negative terhadap capaian sasaran organisasi sesuai dengan

a)

PMK No 25 tahun 2019

b)

PMKP No 19 tahun 2019

c)

PMK No 10 tahun 2019

d)

PMK No 22 tahun 2019

e)

PMK No 23 tahun 2019

3.

Tujuan penerapan menajemen risiko:

a)

Mengantisipasi dan menangani bentuk segala bentuk risiko secara efektif dan efisien.

b)

Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi

c)

Sebagai dasar pada setiap pengambilan keputusan dan perencanaan

d)

Meningkatkan pencapaian tujuan dan peningkatan kinerja

e)

Semua benar

4.

Risiko - risiko yang terkait dengan tujuan organisasi dapat menjadi risiko :

a)

Risiko operasional

b)

Risiko strategis

c)

Risiko Human Capital

d)

Risiko regulasi dan tuntutan

e)

Risiko FRAUD

5.

Kategori risiko yang tertuang dalam PMK 25 tahun 2019 digolongkan menjadi

a)

Kepatuhan, operasional, reputasi, legal

b)

Kepatuhan, operasional, reputasi, keuangan

c)

Kepatuhan, operasional, fraud, reputasi

d)

Kepatuhan, operasional, reputasi, keuangan, legal, fraud, kebijakan

e)

Kepatuhan, regulasi, strategi, reputasi

6.

Manfaat penerapan manajemen risiko di rumahsakit

a)

Dapat untuk mengelola semua risiko yang ada

b)

Dapat melindungi asset rumah sakit

c)

Dapat untuk perencanaan program

d)

Dapat mengelola semua risiko yang ada dan melindungi asset RS

e)

Semua betul

7.

Risk assesmen meliputi :

a)

Identifikasi risiko dan analisis risiko

b)

Identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko

c)

Identifikasi risiko dan pengelolaan risiko

d)

Membangun kontek risiko dan mengidentifikasi risiko

e)

Semua benar

8.

Proses identifikasi risiko menganalisisnya, melakukan evaluasi risiko ( risiko diterima atau ditolak ) dan selanjutnya risiko dikelola adalah :

a)

Risk register

b)

Risk assesment

c)

Risk control

d)

Risk manajemen

e)

Salah semua

9.

Dalam semua proses penyusunan register risiko lebih baik di komunikasikan dan dikonsultasikan kepada :

a)

Kepala satuan kerja/ unit

b)

Kepala satuan kerja dan penangung jawab

c)

Kepala satuan kerja saja cukup

d)

Kepala satuan kerja, semua pemilik risiko, semua staf yang terkait risiko yang mungkin akan timbul ( baik internal/ ekternal )

e)

Semua salah

10.

Mapping risiko terhadap impack dan probability, bila risiko yang ada dalam kategori MEDIUM maka metode yang pendekatan yang digunakan adalah :

a)

Di share.

b)

Dilakukan mitigasi

c)

Dikontrol

d)

Di accept

e)

Dilakukan mitigasi dan control

11.

Untuk menentukan probability risiko menurut PMK 25 tahun 2019 dalam risiko KADANG terjadi ( band warna kuning ), maka kriteria kemungkinan :

a)

Peristiwa kadang bisa terjadi dengan prosentase > 30-50%

b)

Peristiwa kadang bisa terjadi dengan prosentase < 30 – 50%

c)

Peristiwa kadang bisa terjadi dengan prosentase > 60 %

d)

Peristiwa kadang bisa terjadi dengan prosentase < 60%

e)

Peristiwa kadang bisa terjadi dengan prosentase > 70%

12.

Peristiwa selalu terjadi pada setiap kondisi dan hampir > 90%, maka dapat digambarkan dengan warna Band risiko :

a)

Merah

b)

Orange

c)

Kuning

d)

Biru

e)

Hijau

13.

Kriteria dampak risiko sesuai dengan pedoman penerapan PMK 25 tahun 2019 digambarkan menjadi beberapa warna:

a)

Merah, kuning, hijau

b)

Merah, orange, kuning, biru, hijau

c)

Merah, orange, biru

d)

Merah, hijau, orange

e)

Merah dan hitam

14.

Dampak risiko menurut PMK 25 tahun 2019 digolongkan dalam beberapa aspek, antara lain

a)

Dampak keuangan, tuntutan gantir ugi, pelayanan operasional, keselamatan/ kesehatan, reputasi, dandam pak pada pihak2 terkait

b)

Dampak reputasi, kesehatan/ keselamatan, pelayanan

c)

Dampak keuangan, tuntutan ganti rugi, kesehatan/ keselamatan

d)

Dampak risiko klinik dan manajemen

e)

Dampak risiko kllinis dan operasional

15.

Grading risiko dapat dihitung dengan cara :

a)

Probability X Dampak

b)

Probability X Preparedness

c)

Preparedness X Dampak

d)

Dampak X controllability

e)

Betul semua

16.

Level status risiko dengan nilai antara 10 - 14 adalah status risiko tinggi ( orange ) masuk dalam level :

a)

Level 1

b)

Level 2

c)

Level 3

d)

Level 4

e)

Level 5

17.

Bila risiko hampir tidak mungkin terjadi maka dapat digambarkan dengan warna band risiko :

a)

Biru

b)

Hijau

c)

Kuning

d)

Orange

e)

Merah

18.

Menurut PMK 25 tahun 2019 skore controllability yang digunakan :

a)

0-5

b)

0-4

c)

1-4

d)

1-5

e)

Boleh mana saja yang dipilih

19.

Menurut PMK 25 tahun 2019 skore 1 dalam kategori :

a)

Easy

b)

Moderat easy

c)

Moderat difficult

d)

Difficult

e)

Ferry difficult

20.

Untuk mengevaluasi risiko dapat dilakukan dengan melihat beberapa faktor :

a)

Kriteria klinis, operasional, teknis, kemanusiaan

b)

Kebijakan, tujuan organisasi

c)

Sarana dan kepentingan stakeholder

d)

Keuangan, hukum dan soaial

e)

Semua betul

21.

Teknik untuk mengontrol risiko dapat dilakukan dengan cara :

a)

Avoidance

b)

Preventions

c)

Reduction

d)

Segregasi dan transfer

e)

Semua betul

22.

Skore untuk controllability dalam kategori Moderate Easy adalah :

a)

Skore 1

b)

Skore 2

c)

Skore 3

d)

Skore 4

e)

Skore 5

23.

Dampak dari pihak terkait yang ditimbulkan adalah berdampak pada 2 - 3 pihak maka derajat risikonya adalah :

a)

Sangat tinggi

b)

Tinggi.

c)

Sedang

d)

Rendah

e)

Sangat rendah

24.

Proses manajemen risiko meliputi kegiatan

a)

Komunikasi & konsultasi, Penetapan kontek, Penilaian risiko, Perlakuan risiko, Monitoring & review

b)

Komunikasi & konsultasi, Penilaian risiko dan monitoring evaluasi

c)

Komunikasi & konsultasi, Penetapan kontek dan monitoring evaluasi

d)

Komunikasi & konsultasi

e)

Semua salah

25.

Bentuk komunikasi dan konsultasi untuk pengambilan keputusan dalam penerapan manajemen risiko dapat dilakukan dengan

a)

Rapat berkala

b)

Rapat incidental

c)

Seminar/ sosialisasi/ workshop

d)

Forum pengelola risiko

e)

Betul semua