wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Menemukan Gagasan pokok dan Tokoh Cerita Fiksi

Total questions: 10

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Pada suatu hari, permaisuri dan Amat Mude pergi ke sebuah desa di pinggir hutan untuk menjual ikan. Tanpa disangka, ia bertemu dengan saudagar kaya. Ternyata ia bekas sahabat suaminya dulu. Gagasan pokok pada paragraf ini adalah ....

a)

permaisuri dan Amat Mude pergi ke sebuah desa

b)

tak disangka, ia bertemu dengan saudagar kaya.

c)

ternyata ia sahabat dari suaminya dulu

d)

pergi ke desa menjual ikan.

2.

Pada setiap cerita terdapat tokoh yang amat potensial untuk menggerakkan alur cerita, tokoh tersebut adalah ....

a)

tokoh utama

b)

tokoh tambahan

c)

tokoh latar

d)

tokoh pembantu

3.

Nina dan teman-teman di lingkungan rumahnya memiliki keragaman yang beragam. Misalnya, Nina gemar membaca buku. Berbeda dengan Ola, ia memiliki kegemaran menggambar, sedangkan saskia memiliki kegemaran mengoleksi boneka. Meskipun memiliki kegemaran yang berbeda-beda, mereka tetap bermain bersama dan rukun.

a)

bermain bersama dengan rukun

b)

Saskia gemar mengoleksi boneka

c)

Ola gemar menggambar dan Nina gemar membaca

d)

memiliki kegemaran yang beragam

4.

Pada suatu saat, datanglah pangeran dari Makassar bernama Pangeran Tonggara. Ia ingin meminang Siti Maemunah untuk anak laki-lakinya bernama Pangeran Astawana. Pangeran Geger, ayah dari Siti Maemunah, mau menerima pinangan tersebut dengan syarat, Pangeran Astawana harus membangun sebuah rumah peristirahatan (bale)yang letaknya di tengah Sungai Ciliwung. Pangeran Astawana harus menyelesaikan dalam waktu satu malam. Gagasan pokok dari cerita ini adalah ....

a)

Datanglah seorang pangeran dari Makassar bernama Pangeran Tonggara.

b)

Pangeran Tonggara ingin meminang Siti Maemunah untuk putranya.

c)

Pangeran Geger ayah Siti Maemunah menerima pinangan

d)

Syarat pingangan membangun bale di tengan Sungai Ciliwung.

5.

Pada suatu hari, si Kancil yang cerdik sedang berjalan-jalan di hutan. Karena merasa haus, Kancil pun mencari sungai agar ia bisa minum. Ketika sedang minum, Kancil melihat kalau di seberang sungai ada banyak pohon ketimun, buah yang sangat digemarinya. Tapi sayangnya, arus sungai terlalu deras.

Kancil tahu bahwa ia tidak mungkin berjalan atau berenang menyeberangi sungai itu.


Kancil pun berpikir keras. Ia mencari cara untuk menyeberangi sungai yang arusnya deras itu. Tiba-tiba ada sekelompok buaya yang berenang melewatinya. Kancil pun mendapatkan ide yang cemerlang.

“Hai buaya buaya!” teriak Kancil dengan lantang. “Aku punya makanan untuk kalian!” lanjut Kancil.

Para buaya itu pun berhenti dan salah satunya ke pinggir sungai mendekati Kancil. “Hmm, kamu benar, kamu lah makanan kami!” katanya. “Eit tunggu dulu,” kata Kancil. “Ini aku punya makanan yang sangat banyak, bahkan masih terlalu banyak untuk kalian semua,” lanjutnya. “Coba panggil teman-teman kalian yang lainnya, dan akan aku tunjukkan makanan itu,” kata Kancil.

Buaya tadi lalu memanggil teman-temannya yang lain, dan semuanya berkumpul di sungai itu. Karena banyaknya jumlah buaya yang berkumpul, sungai yang lebar dan airnya deras itu sampai hampir penuh. “Oke, sekarang aku harus menghitung jumlah kalian dulu supaya semuanya kebagian!” kata Kancil.

Ia pun lalu melompat dari punggung satu buaya ke punggung buaya yang lainnya, sambil menghitung. “Satu, dua, tiga, empat, lima, enam,” dan seterusnya, sampai ia tiba di seberang sungai.

Sambil berlari pergi, Kancil pun berteriak, “terima kasih buaya-buaya, kalian sudah membantu aku menyeberang sungai!” Beberapa buaya marah karena sudah dibohongi, dan mencoba mengejarnya. Tapi mereka gagal karena Kancil sangat lincah dan cepat. Watak tokoh dari cerita ini adalah ....

a)

pintar, cerdik, dan licik

b)

pintar, cerdik, dan lincah

c)

pintar, cerdik, dan pembohong

d)

pintar, malas, mudah ditipu

6.

"Sihir itu akan hilang jika kau menemukan kasih sayang yang tulus,"seru penyihir. Sementara itu ada seorang Nenek yang sedang mencari ikan. Saat ia mengambil jaringnya, ia menemukan seeokor keong mas. Karena keong itu terlihat sangat cantik, Nenenk itu pun membawanya pulang. Gagasan pokok dari penggalan cerita ini adalah ....

a)

Sihir akan hilang jika menemukan kasih sayang.

b)

Nenek sedang mencari ikan.

c)

Ia menemukan seekor keong mas.

d)

Nenek membawa pulang keong mas

7.

Sementara itu, pangeran Inu Kertapati ikut mencari Candra Kirana. Ia mencari kepelosok desa. Saat sedang kelelahan, ia meminta minum kepada salah satu warga. Ia mendatangi salah satu rumah warga. Di sana Pangeran Inu Kertapati bertemu dengan Candra Kirana. Seketika pengaruh sihir pada Candra Kirana pun sirna. Gagasan pokok dari penggalan cerita ini adalah ....

a)

Pangeran Inu Kertapati ikut mencari Candra Kirana.

b)

Pangeran Inu Kertapati kehausan.

c)

Pangeran Inu Kertapati meminta minum pada salah satu warga.

d)

pangeran Inu Kertapati bertemu dengan Candra Kirana.

8.

Suatu ketika, kemarau panjang melanda negeri tersebut sehingga pepohonan yang baru saja mulai berbuah menjadi layu. Malapetaka itu menyebabkan seluruh penduduk negeri menderita kelaparan. Tubuh mereka tampak lemah dan kurus karena kekurangan makanan. Di antara penduduk tersebut tampak seorang anak laki-laki bernama Beru Dayang sedang menangis di pangkuan ibunya. Tubuh bocah laki-laki itu kurus kering dan wajahnya sangat pucat. Bocah itu kemudian merengek-rengek minta makan kepada ibunya. Gagasan pokok dari penggalan cerita ini adalah ....

a)

Kemarau panjang melanda negeri.

b)

Malapetaka menyebabkan seluruh penduduk negeri kelaparan.

c)

Tubuh penduduk tampak lemah dan kurus

d)

Beru Dayang merengek minta makan kepada ibunya.

9.

Dahulu kala, hiduplah seorang ibu dengan anak perempuannya yang cantik jelita bernama Ni Timun Mas. Setiap hari ibunya pergi ke sawah. Letak rumah mereka berjauhan dengan para tetangga. Demi keamanan anaknya, sang ibu biasanya akan bernyanyi saat pulang agar Ni Timun Mas membukakan pintu. Ibu Timun Mas bernyanyi, "Timun Mas bukakan pintu sejenak. Ibu sudah pulang dari menuai padi," Gagasan pokok dari penggalan cerita ini adalah ....

a)

Dahulu kala hiduplah seorang ibu bersma anak perempuannya.

b)

Anak perempuannya yang cantik jelita bernama Ni Timun Mas.

c)

Demi keamanan anaknya, ibunya akan bernyanyi saat pulang.

d)

Timun mas bukakan pintu sejenah, ibu sudah pulang menuai padi

10.

Kisah seorang anak bernama Cindelaras, yang tinggal di Hutan bersama Ibunya. Ibunya adalah seorang Permaisuri yang di usir karena difitnah telah meracuni Selir dan Tabib Kerajaan Jenggala.

Cindelaras bermaksud untuk menjelaskan semua permasalahan yang terjadi kepada Ayahnya (Raden Putra), namun itu sangat sudah untuk dilakukan.

Ayam jago milik Cindelaras yang bisa berkokok unik, berhasil mengalahkan semua para penyabung ayam di kerajaan itu. Raja Jenggala penasaran, meintan hulubalang untuk mengatur pertandingan.

Cindelaras meminta syarat, jika kalah dia bersedia dipancung, dan jika menang dia minta setengah kekayaan Raden Putra. Pertarungan itu dimenangkan oleh Cindelaras, kemudian dia menceritakan duduk permasalahannya dan dibantu oleh Patih Kerajaan yang menolong Ibunya dahulu.

Akhirnya, Selir itu pun di berikan hukuman yang setimpal oleh Raden Putra. Raja segera memerintahkan prajuritnya untuk menjemput Permaisuri di Hutan. Watak tokoh dari Pangeran Putra adalah ...

a)

mudah percaya pada perkataan orang lain

b)

tidak bijaksana dan tidak adil

c)

bijaksana dan sangat adil

d)

tidak mudah percaya pada orang lain