wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Cerita Fiksi

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Cerita fiksi adalah cerita yang dibuat berdasarkan …..

a)

Cerita misteri yang menakutkan

b)

Mitos dan kejadian aneh di dunia

c)

Kisah nyata yang telah terjadi pasti

d)

Imajinasi atau karangan penulisnya

2.

Dongeng yang didalamnya terdapat tokoh binatang yang berperilaku dan menggambarkan watak manusia dinamakan dongeng ....

a)

Cerita jenaka

b)

Mite

c)

Legenda

d)

Fabel

3.

Tokoh yang sering muncul dan berperan penting dalam sebuah cerita dinamakan tokoh ….

a)

figuran

b)

antagonis

c)

utama

d)

protagonis

4.

Hampir setiap malam mereka berkumpul bersama, berpesta, menari, dan bergembira. Mereka saling membuatkan masakan kecuali seekor belalang yang selalu hidup menyendiri. Ia hanya memandang keramaian dari depan rumahnya. Tingkah belalang itu sangat aneh, dia memiliki aib dikarenakan telah kehilangan sebuah kakinya.


Watak tokoh belalang yang tergambar pada kutipan dongeng tersebut ialah ….

a)

Gemar berkumpul dan berpesta

b)

Selalu hidup menyendiri

c)

Ceria

d)

Suka membagi makanan

5.

Tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya yang jahat atau tidak baik disebut dengan ...

a)

Tokoh utama

b)

Tokoh tambahan

c)

Tokoh protagonis

d)

Tokoh antagonis

6.

Kerajaan Jenggala memiliki seorang putri yang sangat cantik bernama Putri Juita. Sayangnya kecantikan fisiknya tidak sebaik sikapnya. Putri Juita sering membanggakan kecantikannya. Dayang-dayang juga sering mengeluhkan sifatnya yang kurang penyabar. Jika keinginan sang putri tidak terpenuhi ia akan menghukum siapa saja orang di dekatnya.


Tokoh utama dalam teks tersebut adalah ....

a)

Dayang-dayang

b)

Raja Jenggala

c)

Putri Juita

d)

Kurang penyabar

7.

Sifat tokoh Putri Juita memiliki karakter ....

a)

Baik hati

b)

dermawan

c)

sopan pantun

d)

pemarah

8.

Berikut merupakan jenis cerita rakyat legenda, kecuali...

a)

Tangkuban Perahu

b)

Asal Mula Telaga Warna

c)

Dewi Sri

d)

Asal Usul Danau Toba

9.

Si Lancang sudah mulai bosan dengan kehidupan yang serba kekurangan. Ia mengeluh. Tampak putus asa. Berkali-kali ibunya memberi nasihat kepada si Lancang agar anaknya tekun bekerja. "Sabarlah, Nak! Janganlah kamu terus-terusan mengeluh! Kita memang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jangan putus asa dan jangan menyerah." Begitu ibu si Lancang menasihati anak semata wayangnya itu.

Dikutip dari ”Si Lancang” dalam Kumpulan Cerita Rakyat, Citra Aji Parama, 2007)


Berikut ini merupakan sifat si Lancang, kecuali . . . .

a)

Suka mengeluh

b)

Mudah putus asa

c)

Tekun bekerja

d)

Tidak sabar

10.

Dongeng kepahlawanan,kesaktian dan keperkasaan para pangeran,Raja ataupun tokoh-tokoh tertentu disebut .....

a)

mite

b)

legenda

c)

sage

d)

fabel

11.

Di sebuah desa di Payakumbuh, Sumatra barat, hiduplah seorang laki-laki yang bernama Mak Isun. Dia bekerja sebagai kusir bendi milik majikannya.

Setiap hari ia mendapat upah dari hasil menarik bendi. Ia rajin merawat bendi dan kudanya agar selalu terlihat bersih dan kudanya selalu sehat. Ia juga rajin menabung.


Yang bukan termasuk sifat tokoh dalam cerita tersebut adalah....

a)

Rajin membersihkan kuda

b)

Rajin bekerja

c)

Suka menabung

d)

Suka menolong

12.

Terjadinya Selat Bali

Manik Angkeran adalah putra Sidhimantra, seorang Brahmana. Manik Angkeran dan ayahnya tinggal di Kerajaan Daha, Bali saat Pulau Bali belum terpisah dengan Pulau Jawa. Manik Angkeran suka sekali menghambur-hamburkan harta orang tuanya.

Berulang kali Sidhimantra menasihati anaknya. Namun, Manik Angkeran tidak mau mendengarkan nasihat ayahnya. Harta orang tuanya pun dihabiskan. Bahkan, dia berani berutang kepada orang lain. Pada akhirnya Manik dikejar-kejar penagih utang. Sidhimantra tidak tega. Hartanya sudah habis, tapi Sidhimantra tidak mau anaknya celaka.


Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita berjudul ”Terjadinya Selat Bali” yaitu ....

a)

Naga Besukih dan Manik Angkeran

b)

Manik Angkeran dan Sidhimantra

c)

Naga Besukih dan Sidhimantra

d)

Manik Angkeran dan Ki Sapa Wira

13.

Setelah belajar Hani selalu memadamkan lampu belajarnya. Pada malam hari, di kamarnya yang menyala hanyalah lampu tidur. Ketika mandi pun, Hani tidak suka berlama-lama. Dia menggunakan air secukupnya.


Tema dari cerita di atas adalah ….

a)

Pemborosan

b)

hidup hemat

c)

hidup sederhana

d)

pendidikan

14.

Raja Agung mempunyai dua orang putri, yaitu Ajeng Ayu dan Ajeng Rara. Ajeng Ayu sangat cantik. Ia tidak pernah membeda-bedakan orang. Semua orang yang bertemu dengan dia disapanya. Semua orang sangat menyukai Ajeng Ayu. Ajeng Rara menjadi benci kepada saudaranya. Ajeng Rara juga menjadi tidak suka melihat kecantikan Ajeng Ayu. Karena itu, ia ingin mencelakakan saudaranya. Dia menyuruh pelayannya untuk membubuhkan racun ke dalam makanan saudaranya. Ia ingin saudaranya menjadi buruk rupanya.


Perbedaan watak Ajeng Ayu dan Ajeng Rara adalah ….

a)

Ajeng Ayu sangat cantik jelita, sebaliknya Ajeng Rara sangat buruk.

b)

Ajeng Ayu sangat ramah dan Ajeng Rara pendengki.

c)

Ajeng ayu sangat cantik dan Ajeng Rara juga cantik.

d)

Ajeng Rara ramah dan Ajeng Ayu suka iri

15.

Cerita fiksi mempunyai ciri-ciri antara lain adalah ….

a)

Berdasarkan kisah nyata

b)

Disukai oleh semua orang

c)

Mempunyai tokoh yang hebat

d)

Berdasarkan imajinasi penulisnya

16.

Bacalah teks berikut!

(1) Suatu hari di sebuah lembah, Monyet bertemu dengan Burung Pipit yang sedang mencari biji-bijian. “Hai Burung Pipit, kau sedang mencari biji-bijian lagi, ya? Pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya“, ejek Monyet. Burung Pipit hanya diam dan terus mengumpulkan biji-biji apel yang dibuang oleh Monyet.


(2) Suatu hari, hujan turun dengan deras selama berhari-hari. Lembah itu pun tertutup oleh air. Semua hewan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit. Mereka kedinginan dan kelaparan. Ketika hujan berhenti, mereka turun kembali ke lembah untuk mencari makanan. Tetapi, semua pohon telah tumbang tersapu air hujan. Tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan.


(3) Saat berjalan menyusuri lembah untuk mencari makan, Monyet bertemu lagi dengan Burung Pipit. Burung Pipit iba dengan kondisi Monyet. Burung Pipit mengajak Monyet ke atas bukit. Betapa terkejutnya Monyet, melihat bukit yang penuh buah-buahan. Ternyata, Burung Pipitlah yang menanam pohon buahbuahan itu. Itulah sebabnya kenapa Burung Pipit selalu mengumpulkan biji buah-buahan yang dibuang.

Mengapa Burung Pipit mengumpulkan biji-bijian?

a)

Burung Pipit tahu akan turun hujan deras dan banjir yang menumbangkan pepohonan.

b)

Burung Pipit menanam biji-bijian tersebut di atas bukit.

c)

Monyet kehabisan makanan karena pepohonan di lembah tersapu banjir.

d)

Burung Pipit adalah burung pemakan biji-bijian.

17.

Pesan moral dari cerita "Monyet dan Burung Pipit" adalah....

a)

Biarlah orang lain yang bekerja keras, kita menikmati hasilnya saja

b)

Mengejek orang lain akan membuat kita bahagia

c)

Janganlah berburuk sangka kepada orang lain

d)

Burung pipit sangat egois dan membiarkan orang lain kelaparan karena tidak mau berusaha

18.

Alkisah, ada dua pengelana yang sedang melintasi gurun pasir. Kedua pengelana itu memiliki sifat yang berbeda. Lihatlah setiap kali berhenti. Kohar tidak langsung membuka bekal makanannya. Ia menunggu sampai Abdullah menawarinya makan dan minum. Senyum terkembang di bibir Kohar karena mendapat makanan dan air gratis. Jadi, bekal air dan makanan Kohar masih utuh. Begitulah selama beberapa hari, Kohar makan dari bekal rekan seperjalanannya.

Sifat kedua pengelana pada cerita tersebut adalah . . . .

a)

Kohar dan Abdullah memiliki sifat pelit

b)

Kohar dan Abdullah memiliki sifat baik

c)

Abdullah memiliki sifat baik, Kohar memiliki sifat pelit

d)

Kohar memiliki sifat baik, Abdullah memiliki sifat pelit

19.

Jenis cerita fiksi "Kasuari dan Dara Makota" adalah ...

a)

fabel

b)

legenda

c)

mite

d)

sage

20.

Raja muda menikah dengan putri cantik. Semua rakyat bergembira kecuali Dayang Ipu. Ia ingin menyingkirkan Sang Putri. Sang Putri oleh Dayang Ipu di bawa ke laut kemudian ia ditinggalkan seorang diri. Dayang Ipu menjelma menjadi Sang Putri, kemudian ia bersenang-senang di istana.

Tokoh Dayang Ipu pada cerita tersebut bersifat....

a)

sombong

b)

dengki

c)

kikir

d)

cerdik