Font size
WorksheetsENDOKRIN 2017
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 40mins
1. Perempuan 60 tahun datang ke UGD dengan kesadaran menurun. Dialami sejak 5 jam yang lalu, dengan hasil cito laboratorium didapatkan GDS 30 mg/dL.Komplikasi apakah yang bisa terjadi untk pasien ini ?
Infeksi
Gagal ginjal akut
Infark Myokard
Hipokalsemia
Hiperkalemia
2.Seorang wanita berusia 50 tahun, datang ke klinik dengan keluhan penglihatan kabur sejak 3 hari yang lalu. Riwayat menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. GDS 2 hari yang lalu 250mg/dL. Pada pemeriksaan funduskopi tampak cotton wool spot.Apakah penyebab dari terbentuknya cotton wool spot?
Mikrotrauma pada retina
Mikroaneurisma kapiler retina
Terdapat neovaskularisasi
Iskemik retina akibat oklusi perifer
Peningkatan permeabilitas kapiler retina
3. Seorang ibu hamil datang ke puskesmas dengan keluhan benjolan pada leher yang dialami sejak kurang lebih 1 bulan yang lalu, pasien juga mengeluh suka gemetar saat memegang suatu barang. dari hasil anamnesis didapatkan umur kehamilannya 10 minggu.Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas ?
PTU
Metimazol
Iodide
Insulin
Metformin
4. Pernyataan yang benar mengenai DM Tipe 1?
Kumpulan kelainan dengan intoleransi laktosa
Penyakit yang ditandai dengan meningkatnya BB, banyak minum dan tidak ada selera makan
Kekurangan insulin secara absolut maupun relatif menyebabkan menurunnya gula darah
Terjadi kerusakan sel ẞ-pankreas sehingga produksi insulin meningkat
Terjadi kerusakan sel ẞ-pankreas sehingga produksi insulin menurun
5. Perempuan 44 tahun tanpa keluhan akan tetapi memiliki riwayat ibunya menderita diabetes dan pernah melahirkan anak 4 kg, datang dengan membawa hasil laboratorium dengan hasil GDS 228 mg/dL.Diagnosis diabetes melitus tipe 2 pada pasien ini dapat ditegakkan dengan pemeriksaan :
Glukosa darah puasa
glukosa darah sewaktu
Glukosa darah 2 jam post prandial
Test tolenrasi gula oral
Albumin terglikosilasi
6. Pria 50 tahun datang dengan sesak napas yang dialami sejak 6 jam yang lalu. Pasien sebelumnya mengeluh mual, muntah, nyeri ulu hati, sering berkemih malam hari akan tetapi tidak nyeri, demam 3 hari terakhir disertai batuk lendir kuning, lemas, dan kering kerongkongan. Pasien menderita diabetes 5 tahun akan tetapi tidak kontrol teratur, dan hanya mengkonsumsi jamu. Ibu pasien menderita diabetes. Pemeriksaan fisis : sadar, T : 90/palpasi, N : 110x/menit, P : 28 x/menit cepat dan dalam (kussmaul), , jumlah urin hanya sekitar 50 cc pekat dan keruh. Pemeriksaan GDS : 300 mg/dL. Pemeriksaan apakah yang saudara mintakan untuk menegakkan diagnosis pasien ini
Keton darah
Kadar insulin puasa
HbA1c
Osmolaritas plasma
Elektrolit darah
7. Seorang pria usia 60 tahun telah menderita DM tipe 2 sejak 1 tahun yang lalu, riwayat kadar gula terkontrol. Terapi farmakologi yang diberikan adalah acarbose.Berikut yang SALAH tentang acarbose ?
Penghambat enzim α-Glikosidase
Mencegah peningkatan glukosa plasma
Mempengaruhi sekresi insulin
Menyebabkan hipoglikemi
Kontraindikasi pengunaan bersama gol.Sulfonilurea
8. Gejala klinis pada kasus hipotiroid kongenital adalah
Wajah sembab dan konstipasi
Gemetar dan tidak tahan udara panas
Jantung berdebar-debar dan malas makan
Hiperaktif dan berat badan turun
Hpotermi dan kuat mengisap
9. Substansi kimiawi yang disekresikan oleh kelenjar endokrin dalam sirkulasi tubuh untuk kontrol aktivitas tubuh adalah
Sistem Endokrin
Hormon
Kelenjar Hipofisis
Growth hormone
Insulin
10. Perempuan 60 tahun datang dengan kesadaran menurun yang dialami sejak 5 jam yang lalu. Pasien sebelumnya mengeluh mual, muntah, nyeri ulu hati, sering berkemih malam hari akan tetapi tidak nyeri, demam 3 hari terakhir, lemas, dan kering kerongkongan. Pasien tidak ada riwayat menderita penyakit apa pun, akan tetapi ada riwayat melahirkan anak 4 kg. Pemeriksaan fisis : koma, T : 90/palpasi, N : 110x/menit, P : 18 x/menit, turgor kulit kesan menurun, jumlah urin hanya sekitar 20 cc pekat dan keruh (anuria). Pemeriksaan GDS : 600 mg/dL, dan keton darah normal. Apakah kondisi yang dialami pasien ini ?
Hyperosmoler hyperglycemic state
Ketoasidosis diabetes
Asidosis Laktat
Koma hipoglikemia
Koma hipoglikemia
11. Dibawah ini yang termasuk tes monitoring terapi pada kelainan fungsi tiroid, kecuali :
T3 serum
T4 serum
FT4
TRH
TRH
12. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan berat badan yang bertambah sejak 1 tahun terakhir. Riwayat sering makan junk food dan makan cemilan serta malas olahraga. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi napas 18 x/menit, suhu 37oC. Pemeriksaan antropometri didapatkan IMT 31 kg/m2. Apakah pemeriksaan antropometrik selanjutnya ?
Lingkar perut
Lingkar panggul
Lingkar pinggang
Lingkar lengan atas
Tebal lipatan kulit
13. Pria 50 tahun datang ke poliklinik untuk melakukan control terhadap diabetes yang telah diidapnya sejak 5 tahun terakhir. Pria 50 tahun datang ke poliklinik untuk melakukan control terhadap diabetes yang telah diidapnya sejak 5 tahun terakhir.
GDS < 200 mg/dL
GD puasa 80 – 30 mg/dL
HbA1c < 7
GD 2 jam PP < 200 mg/dL
TTGO 130 – 180 mg/dL
14. Seorang laki-laki berusia 3 tahun merupakan pasien perawatan dibangsal penyakit saraf dibawa masuk ke ICU dengan kesadaran menurun sejak 1 hari lalu. Pasien sebelumnya mempunyai riwayat perawatan di RS post trauma capitis. Pada pemeriksaan derajat kesadaran didapatkan : pasien stupor dan poliuria. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hipernatremia dan kadar natium di urine menurun. Apakah diagnosa paling tepat ?
SIADH
Diabetes Insipidus
Cerebral wasting
Diabetes mellitus
Acute Renal Failure
15. Insulin diperlukan pada metabolisme glukosa, karena insulin memasukkan glukosa ke dalam sel.
Bila insulin tidak diproduksi oleh sel ẞ pankreas, maka terjadi :
Eutiroid
Hipoglikemia
Hiperglikemia
Euglikimia
Hipertiroid
16. Seorang perempuan 45 tahun mengeluh cepat lelah, banyak kencing, berat badan menurun 8 kg, riwayat ibu menderita kencing manis, pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih dari 4 kg, pemeriksaan fisik berat badan 51 kg, tinggi badan 160 cm, tekanan darah 150/90 mmHg. Kemungkinan hasil pemeriksaan laboratorium yang ditemukan pada pasien ini adalah :
GDS 120 mg/dL
GDP 154 mg/dL
GD2PP 142 mg/dL
HbA1C 6.3 %
TTGO 198 mg/dL
17. Aktifitas sel target, tergantung pada beberapa faktor yaitu:
Kadar hormon dalam darah ,Jumlah relatif reseptor hormon pada sel target, dan Afinitas reseptor terhadap hormon
Kadar neurotransmitter dalam darah ,Jumlah relatif reseptor hormon pada sel target, dan Afinitas reseptor terhadap hormone
Kadar neurotransmitter dalam darah ,Jumlah relatif reseptor hormon pada sel target, dan Afinitas reseptor terhadap hormone
Kadar hormon dalam darah ,Jumlah relatif reseptor hormon pada sel target, dan Afinitas reseptor terhadap neurotransmitter
Kadar hormon dalam darah , jumlah sel target, dan Afinitas reseptor terhadap hormone
18. Pemantauan penderita setelah diberikan pengobatan goiter non toksik, adalah :
Pemeriksaan hormon seks
Pemeriksaan hormon kortisol
Pemeriksaan hormon tiroid
Pemeriksaan perkembangan anak
Ukuran besarnya kelenjar tiroid
19. Seorang perempuan berusia 75 tahun datang ke dokter praktek dengan keluhan nyeri pinggang bawah sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan menjalar ke depan dan kadang disertai rasa kembung dan mual. Pasien juga merasa dirinya bertambah pendek dan terbukti pada pemeriksaan fisik didapatkan penurunan tinggi badan sekitar 3 cm. Pada pemeriksaan foto polos lumbosacral didapatkan adanya fraktur kompresi L4-S1 dan terdapat penipisan massa tulang di daerah trabekular. Pemeriksaan penunjang lain yang merupakan gold standard pada kasus tersebut adalah?
CT scan abdomen
MRI
Bone densitometry
Bone scan
Biopsi tulang
20. Seorang pria berusia 50 tahun datang ke tempat praktek Anda, dan mengeluhkan pandangan yang buram, apalagi ketika membaca dekat sejak 2 bulan terakhir, penderita diketahui mengidap diabetes melitus tipe 2 sejak 5 tahun yang lalu.Ketika dilakukan funduskopi, terdapat lesi intraretinal terutama daerah polus posterior berupa mikroaneurisma, perdarahan bintik dan bercak, hard and soft exudat, edema, neovaskularisasi dan perdarahan vitreous. Apa diagnosa yang paling tepat?
Proliferative diabetic retinopathy
Non Proliferative diabetic retinopathy
Central retinal vein occlusion
Central retinal artery occlusion
Central retinal artery occlusion
21. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering buang air kecil sejak 4 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan penurunan berat badan meskipun makan banyak karena sering merasa lapar dan haus. Riwayat ibu kandung menderita DM. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan laboratorium ditemukan glukosa urine (+), GDP 140 mg/dL, GDS 225 mg/dL dan HbA1c 8,2%. Apakah edukasi diet yang tepat ?
Rendah serat
Rendah kalori
Rendah lemak
Rendah protein
Rendah karbohidrat
22. Seorang perempuan berusia 56 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sakit kepala sejak 1 minggu terakhir. Riwayat menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan laboratorium ditemukan glukosa urine (+), GDS 250 mg/dL, trigliserida 230 mg/dL, kolesterol total 215 mg/dL, kolesterol HDL 24 mg/dL, kolesterol LDL 150 mg/dL. Apakah edukasi gizi yang tepat diberikan ?
Kurangi karbohidrat sederhana dan lemak tidak jenuh
Kurangi karbohidrat sederhana dan lemak jenuh
Kurangi karbohidrat kompleks dan lemak tidak jenuh
Perbanyak konsumsi serat dan lemak jenuh
Perbanyak konsumsi serat dan air putih
23. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan merasa cepat lelah sejak 3 bulan terakhir. Tidak ada riwayat hipertensi dan DM. Riwayat sering makan dengan porsi yang banyak dan cemilan. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan antropometri didapatkan IMT 30 kg/m2, lingkar pinggang 90 cm. Hasil laboratorium menunjukkan GDP 140 mg/dL dan trigliserida 175 mg/dL. Apakah patomekanisme yang terjadi pada kasus di atas ?
Hormon adiponektin meningkat
Hormon leptin menurun
Sitokin inflamasi menurun
Kadar hsCRP normal
Retensi Insulin
24. Seorang perempuan 63 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tidak tahan dengan cuaca dingin, disertai rasa keram pada kedua tungkai, sering mengantuk, rambut mengalami kerontokan, buang air besar tidak lancar. Pemeriksaan fisik tekanan darah 140/80 mmHg, nadi 48x/menit, pernapasan 16x/menit, struma difus, makroglossi, kulit kering dan kasar, edema pretibia. Diagnosis yang paling mungkin untuk kasus diatas yaitu :
Hipotiroid tiroiditis Hashimoto
Hipotiroid kausa tiroiditis riedle
Hipotiroid kausa tiroiditis subklinis
Hipotiroid kausa tiroiditis subakut
Hipotiroid kausa tiroiditis akut
25. Penanganan ketoasidosis diabetic, yang pertama adalah
Resusitasi cairan 10 – 20 ml/kgBB yang diberikan 1 – 2 jam, kemudian pemberian insulin dengan dosis 0,05 - 0,1 unit/kgBB/jam via drips
Resusitasi cairan 10 – 20 ml/kgBB yang diberikan 1 – 2 jam, kemudian pemberian insulin dengan dosis 0,5 - 0,1 unit/kgBB/jam via drips
Resusitasi cairan 10 – 20 ml/kgBB yang diberikan 1 – 2 jam, kemudian pemberian insulin dengan dosis 0,05 - 0,1 unit/kgBB/jam via bolus (0,15)
Resusitasi cairan 10 – 20 ml/kgBB yang diberikan 1 – 2 jam, kemudian pemberian insulin dengan dosis 0,5 - 0,1 unit/kgBB/jam via bolus
Resusitasi cairan 10 – 20 ml/kgBB yang diberikan 2 – 3 jam, kemudian pemberian insulin dengan dosis 0,5 - 0,1 unit/kgBB/jam via bolus
26. Tipe interaksi hormone yang tidak berefek tanpa adanya hormone lain, merupakan tipe interaksi jenis
Permissiveness
Synergisme
Antagonism
Autokrin
Parakrin
27. Tujuan dilakukan tes saring yaitu untuk mendeteksi kasus DM sedini mungkin sehingga dapat dicegah terjadinya komplikasi kronik. Dibawah ini termasuk tes saring (Screening), kecuali :
Tes urine
Tes carik celup
GDS
GDP
Glukosa darah 2 jam post prandial
28. Organ Pankreas menghasilkan hormone :
Insulin(Sel B)
Aldosteron
Prolaktin
Growth Hormon
Lutheining hormone
29. Pemantauan yang paling baik untuk penderita DM Tipe 1 adalah :
Pemeriksaan Islet cell antibody
Pemeriksaan C-peptide
Pemeriksaan hormon tiroid
Pemeriksaan gula darah dan HbA1c
USG pancreas
30. Seorang anak umur 3 tahun 9 bulan dibawa ibunya ke poli anak dengan keluhan munculnya jerawat dan rambut-rambut di ketiak dan alat kelamin. Pada saat lahir, dokter mengatakan anaknya berjenis kelamin laki-laki. Gangguan elektrolit yang paling sering pada kasus tersebut di atas, adalah :
Peningkatan kadar Natrium, penurunan kadar Kalium
Peningkatan kadar Kalium, penurunan kadar Natrium
Peningkatan kadar Natrium, normal kadar Kalium
Peningkatan kadar Kalium, normal kadar Natrium
Kadar Kalium dan Natrium normal
31. Insulin merupakan contoh hormone yang bersifat
Parakrin
Neurokrin
endokrin
autokrin
eksokrin
32. Perempuan 60 tahun datang dengan kesadaran menurun yang dialami sejak 5 jam yang lalu. Pasien sebelumnya mengeluh mual, muntah, nyeri ulu hati, sering berkemih malam hari akan tetapi tidak nyeri, demam 3 hari terakhir, lemas, dan kering kerongkongan. Pasien tidak ada riwayat menderita penyakit apa pun, akan tetapi ada riwayat melahirkan anak 4 kg. Pemeriksaan fisis : koma, T : 90/palpasi, N : 110x/menit, P : 18 x/menit, turgor kulit kesan menurun.,jumlah urin hanya sekitar 20 cc pekat dan keruh. Pemeriksaan GDS : 600 mg/dL. Apakah terapi awal untuk pasien ini ?
Injeksi insulin kerja pendek per 6 jam subkutan
Injeksi insulin kerja panjang kontinu
Injeksi insulin kerja pendek intravena
Rehidrasi NaCl 0.9% 1 liter dalam 1 jam pertama
Pemberian oksigen 3-4 liter /menit
33. Seorang anak usia 10 tahun dengan keluhan pembesaran kelenjar gondok. Untuk memastikan diagnosis pada kasus ini perlu dilakukan pemeriksaan :
Analisa kromosom
Pemeriksaan elektroensefalografi
Pemeriksaan sidik tiroid
Pemeriksaan ulang kadar hormon secara keseluruhan
Biopsi tiroid
34. Prinsip penatalaksanaan kasus hiperplasia adrenal congenital yang utama adalah
Mempertahankan kadar hormon estrogen tetap normal
Mempertahankan kadar hormon testosteron tetap normal
Mempertahankan kadar cairan tubuh dalam batas normal
Mempertahankan pertumbuhan dan maturasi tulang pada anak
Mempertahankan kadar tiroid dalam batas normal
35. Kriteria obesitas pada anak berdasarkan antropometrik adalah sebagai berikut :
Bila BB > 80% dibandingkan BBi
Bila IMT ≥ persentil ke-85
Bila TLK triceps > persentil ke-80
Bila IMT ≥ persentil ke-95
Bila BB > 85% dibandingkan Bbi
36. Seorang perempuan 25 thn belum menikah datang dgn keluhan terdapat air susu dari payudaranya. Berdasarkan scenario di atas kita maka kondisi lain yang dapat terjadi pada regulasi hormone adalahKECUALI
FSH meningkat
LH menurun
FSH menurun
LH, FSH menurun
Gonadrotopin menurun
37. Seorang perempuan berusia 75 tahun datang ke dokter praktek dengan keluhan nyeri pinggang bawah sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan menjalar ke depan dan kadang disertai rasa kembung dan mual. Pasien juga merasa dirinya bertambah pendek dan terbukti pada pemeriksaan fisik didapatkan penurunan tinggi badan sekitar 3 cm. Pada pemeriksaan foto polos lumbosacral didapatkan adanya fraktur kompresi L4-S1 dan terdapat penipisan massa tulang di daerah trabekular. Patomekanisme terjadi nya kelainan pada kasus tersebut adalah :
Terjadi peningkatan diferensiasi dan maturasi osteoklas akibat penurunan kadar estrogen
Terjadi penurunan diferensiasi dan maturasi osteoklas akibat penurunan kadar estrogen
Terjadi peningkatan reabsorbsi kalsium di ginjal akibat penurunan kadar estrogen
Terjadi penurunan resorpsi tulang akibat penurunan kadar estrogen
Terjadi peningkatan absorpsi kalsium di usus akibat penurunan kadar estrogen
38. Seorang anak umur 3 tahun 9 bulan dibawa ibunya ke poli anak dengan keluhan munculnya jerawat dan rambut-rambut di ketiak dan alat kelamin. Pada saat lahir, dokter mengatakan anaknya berjenis kelamin laki-laki. Manifestasi klinis pada kasus ini yang paling sering pada saat bayi, adalah :
Hipertensi
Pubertas prekoks
Amenore
Hirsutisme
Krisis kehilangan garam
39.Seorang anak umur 3 tahun 9 bulan dibawa ibunya ke poli anak dengan keluhan munculnya jerawat dan rambut-rambut di ketiak dan alat kelamin. Pada saat lahir, dokter mengatakan anaknya berjenis kelamin laki-laki. Anak ini kemungkinan menderita penyakit :
Kriptorkidismuss
Hipospadia
Mikropenis
Hiperplasia adrenal kongenital
Sindrom klinefelter
40. Pria 51 tahun riwayat diabetes 5 tahun, perokok aktif 1 bungkus per hari selama 20 tahun, datang ke poliklinik dengan nyeri bila berjalan. Awalnya dirasakan sejak 3 bulan yang lalu dan pasien harus beristirahat untuk mengurangi nyerinya. Pemeriksaan fisis didapatkan jari 5 kanan nampak kehitaman dan pucat di jari 3 dan 4 kanan, serta ulkus kecil pada daerah lateral kaki kanan. Berdasarkan kriteria Fontaine, maka kondisi pasien ini diklasifikasi sebagai tingkatan :
Stage 1
Stage 2a
Stage 2b
Stage 3
Stage 4
41. Seorang perempuan 45 tahun mengeluh cepat lelah, banyak kencing, berat badan menurun 8 kg, riwayat ibu menderita kencing manis, pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih dari 4 kg, pemeriksaan fisik berat badan 51 kg, tinggi badan 160 cm, tekanan darah 150/90 mmHg. Riwayat pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih dari 4 kg menandakan bahwa pada saat hamil ibu ini mengalami :“berat badan bayi lahir normal : 2500 gr-4000 gr”
DM Tipe 1
DM Tipe 2
DM Tipe Insipidius
DM Tipe Gestasional
DM Tipe lain
42. Seorang perempuan berusia 43 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan merasa cepat lelah sejak 3 bulan terakhir. Ada riwayat hipertensi sejak 2 tahun yang lalu. Riwayat sering makan dengan porsi yang banyak dan cemilan. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan antropometri didapatkan IMT 30 kg/m2, lingkar pinggang 90 cm. Apakah jenis olahraga yang dianjurkan ?
Aerobik
Anaerobik
Force training
Olahraga sistem fosfagen
Kombinasi aerobik dan anaerobic
43. Seorang pria berusia 35 tahun dirujuk ke klinik mata dari klinik endokrin, dia menderita DM sejak 10 tahun yang lalu, kadar gula darah normal, pemeriksaan visus maupun luar mata normal, funduskopi : media jernih, papil normal, retina datar, tidak ada neovaskularisasi, dot hemorraghe (+), hard exudat (+), macula edema (-), foveal reflex normal. Apa penanganan yang paling tepat?
Laser Fotokoagulasi
Kontrol Gula Darah
injeksi Intravitrea
Operasi Vitrektimi
Pemberian obat tetes antibiotika
44. Perempuan 70 tahun datang ke UGD dengan lemas badan. Dialami sejak 3 jam yang lalu, yang diawali dengan menggigil, perasaan dingin, keringat, rasa lapar dan gemetar. Pasien mengidap diabetes sejak 5 tahun yang lalu dan rajin melakukan control dan makan obat secara teratur. Pasien berobat 1 mnggu yang lalu dan mendapatkan perubahan terapi. Pemeriksaan fisis : sadar, TB : 160 cm, BB 57 kg T 110/80 mmHg, N 100x/menit, keringat, tremor. Hasil cito lab : GDS 60 mg/dL dan HbA1c 6,7 %.Faktor risiko kondisi yang terjadi pada pasien ini adalah :
Usia tua
Kontrol glikemik yang ketat
Gagal ginjal kronis
Penyakit liver kronis
Malnutrisi
45. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun, dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan anak sangat pendek. Prestasi belajar di sekolah baik, anak sering mengalami konstipasi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TB 110 cm, BB 40 kg, wajah sembab. Pemeriksaan usia tulang (bone age) sangat jauh terlambat dari usia kronologis. Riwayat kelahiran lahir normal, cukup bulan, sesuai masa kehamilan. Anak ini termasuk golongan :
Obesitas endogen
Obesitas eksogen
Obesitas nutritional
Obesitas primer
Obesitas tersier
46. Tes TRH hanya dilakukan pada
Suspek Hipertiroidisme dengan FT3 dan FT4 normal
Suspek Hipertiroidisme dengan FT3 dan FT4 menurun
Suspek Hipertiroidisme dengan FT3 dan FT4 meningkat
Evaluasi kadar TSH tinggi dengan/tanpa hipotiroidisme
Evaluasi kadar TSH tinggi dengan/tanpa hipertiroidisme
47. Perempuan 60 tahun datang ke UGD dengan lemas badan. Dialami sejak 3 jam yang lalu, yang diawali dengan menggigil, perasaan dingin, keringat, rasa lapar dan gemetar. Pasien mengidap diabetes sejak 5 tahun yang lalu dan rajin melakukan control dan makan obat secara teratur. Pasien berobat 1 mnggu yang lalu dan mendapatkan perubahan terapi. Pemeriksaan fisis : sadar, T 110/80 mmHg, N 100x/menit, keringat, tremor. Hasil cito laboratorium didapatkan GDS 60 mg/dL. Terapi apakah yang bisa menyebabkan kondisi pasien ini ?
Glimepirid
Metformin
Pioglitazone
Acarbose
Empagliflozin
48. Pria 50 tahun datang ke poliklinik untuk melakukan control terhadap diabetes yang telah diidapnya sejak 1 tahun terakhir. Pasien selama ini mengkonsumsi metformin 3x 500 mg Apakah komplikasi yang dapat ditimbulkan terapi ini ?
ketoasidosis diabetik
Gagal ginjal kronik
Retensi cairan
Gangguan gastrointestinal
Infeksi saluran napas atas
49. Enzim-enzim yang berperan dalam pembentukan hormon-hormon korteks adrenal yang paling sering mengalami gangguan adalah :
3ẞ-OH-steroid dehidrogenase
21-hidroksilase
11 ẞ-hidroksilase
18-hidroksilase
Desmolase
50. Seorang laki-laki berusia 38 tahun merupakan pasien perawatan dibangsal penyakit saraf dibawa masuk ke ICU dengan kesadaran menurun sejak 1 hari lalu. Pasien sebelumnya mmpunyai riwayat perawatan di RS akibat perdarahan Subarachnoid. Pada pemeriksaan derajat kesadaran didapatkan : pasien apatis, kejang dan oligouria. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hiponatremia dan kadar natrium di urine meningkat. Apakah patomekanisme utama keluhan tersebut ?
Gangguan sekresi hormon aldosteron
Ketidaksesuaian sekresi hormon ADH
Gangguan sekresi hormon Insulin
Gangguan sekresi hormon Glukagon
Gangguan sekresi hormon Tiroksin
51. Seorang perempuan berusia 48 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering buang air kecil sejak 4 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan penurunan berat badan meskipun makan banyak karena sering merasa lapar dan haus. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan laboratorium ditemukan glukosa urine (+), GDS 315 mg/dL, trigliserida 135 mg/dL, kolesterol total 170 mg/dL, kolesterol HDL 45 mg/dL, kolesterol LDL 85 mg/dLApakah jenis karbohidrat yang sebaiknya dikonsumsi ?
Tinggi karbohidrat kompleks seperti kentang goreng, nasi putih, dan mie
Tinggi karbohidrat sederhana seperti gula pasir, sirup dan kue-kue manis
Rendah indeks glikemik seperti kentang rebus, oat dan beras merah
Tinggi indeks glikemik seperti kurma, biskuit dan semangka
Tinggi beban glikemik seperti roti putih, baked potato dan nasi putih
52. Pria 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan cepat lelah yang dialami sejak 1 bulan terakhir. Pasien juga mengeluh sering mengantuk pagi hari, berkemih malam hari, dan tenggorokan terasa kering. Hasil pemeriksaan laboratorium GDS 250 mg/dL,GD puasa 160 mg/dL, dan HbA1c 8.8%.Apakah patogensis dasar yang menyebabkan kondisi pasien ini?
Kerusakan sel beta
Resistensi insulin yang menyebabkan penurunan fungsi sel beta
Dislipidemia yang menyebabkan lipotoksisitas sel alfa pancreas
Faktor genetic sehingga terjadi gangguan kode sekresi insulin
Sel lemak menginfiltrasi sel beta pancreas
53. Sel lemak menginfiltrasi sel beta pancreas
Glukoneogenesis
Glikolisis
glikogenesis
lipogenesis
β- oksidase
54. Seorang anak laki-laki umur 12 tahun 10 bulan datang ke poli anak dengan keluhan berat badan menurun sejak 2 bulan terakhir. Anak lebih sering buang kecil dan selalu merasa lapar. Bila anak ini didiagnosis sebagai DM Tipe 1, pernyataan manakah yang sesuai dengan kasus ini?
Gula darah puasa 120 mg/dL
Gula darah sewaktu 250 mg/dL
Tes toleransi glukosa 110 mg/dL
Urin rutin ditemukan lekosit
Urin rutin ditemukan darah
55. Goiter non toksik, penyebab yang paling sering adalah :
Tiroiditis
Disgenesis/agenesis tiroid
Defisiensi yodium
Iodium radioaktif
Ibu menderita penyakit Graves
56. Perempuan 50 tahun datang ke poliklinik untuk melakukan kontrol terhadap penyakit akromegali. Pasien saat ini tanpa keluhan, dan tidak ada riwayat penyakit diabetes, hipertensi, maupun penyakit jantung. Hasil pemeriksaan darah menunjukka: GD puasa 170 mg/dL, TTGO : 280 mg/dL, HbA1c 8.9%.Apakah diagnosis pasien ini ?
DM Tipe 1
DM Tipe 2
DM Tipe lain
Prediabetes
DM Gestasional
57. Seorang anak umur 3 tahun 9 bulan dibawa ibunya ke poli anak dengan keluhan munculnya jerawat dan rambut-rambut di ketiak dan alat kelamin. Pada saat lahir, dokter mengatakan anaknya berjenis kelamin laki-laki. Pemeriksaan hormon yang meningkat pada kasus di atas, adalah?
Hormon testosteron
Hormon heterogen
Hormon heterogen
Hormon FSH
Hormon tiroid
58. Seorang wanita usia , 45 tahun datang ke poliklinik umum rumah sakit dengan keluhan nyeri pada pergelangan kaki. Dari anamnesis didapatkan riwayat post operasi tumor thyroid pada 5 tahun yang lalu. Tanda vital dalam batas normal. Laboratorium normal. Pemeriksaan fisik pada pergelangan kaki didapatkan agak swelling dan nyeri tekan.,Modalitas radiologi apa yang terbaik untuk pasien tersebut :
MRI
CT
ultrasound
Convensional x-ray
Kedokteran nuklir
59. Insulin diperlukan pada metabolisme glukosa, karena insulin memasukkan glukosa ke dalam sel. Bila insulin tidak diproduksi oleh sel ẞ pankreas, maka terjadi :
Eutiroid
Hipoglikemia
Hiperglikemia
Euglikimia
Hipertiroid
60. Seorang perempuan berusia 43 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan merasa cepat lelah sejak 3 bulan terakhir. Ada riwayat hipertensi sejak 2 tahun yang lalu.Riwayat sering makan dengan porsi yang banyak dan cemilan. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan antropometri didapatkan IMT 30 kg/m2, lingkar pinggang 90 cm. Apakah edukasi gizi yang tepat dilakukan ?
Minum obat penurun berat badan dan olahraga
Diet rendah kalori dan olahraga
Diet rendah protein dan olahraga
Diet rendah serat dan olahraga
Liposuction dan olahraga
61. Seorang perempuan berusia 75 tahun datang ke dokter praktek dengan keluhan nyeri pinggang bawah sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan menjalar ke depan dan kadang disertai rasa kembung dan mual. Pasien juga merasa dirinya bertambah pendek dan terbukti pada pemeriksaan fisik didapatkan penurunan tinggi badan sekitar 3 cm. Pada pemeriksaan foto polos lumbosacral didapatkan adanya fraktur kompresi L4-S1 dan terdapat penipisan massa tulang di daerah trabekular. Apakah diagnosis yang tepat kelainan pada kasus diatas :
Osteoporosis sekunder
Osteoporosis primer tipe I
Osteoporosis primer tipe II
Spondilosis Lumbalis
Spondyloarthropathy
62. Seorang perempuan berusia 24 tahun, G1P0A0 datang ke puskesmas dengan keterangan saat ini hamil 7 bulan. Dari ananmnesis diketahui ibu belum pernah menderita DM dan tidak ada riwayat keluarga menderita DM. Pada pemeriksaan fisik berat badan ibu 56 kg berdasarkan scenario diatas maka perempuan tersebut tergolong Risiko :
Risiko sangat rendah DMG
Risiko rendah DMG
Risiko sedang DMG
Risiko tinggi DMG
Risiko sangat tinggi DMG
63. Seorang anak usia 10 tahun dengan keluhan pembesaran kelenjar gondok. Pemeriksaan apakah yang akan saudara anjurkan :
Periksa umur tulang
FT4 dan TSH
CT-scan kepala
Biopsi tiroid
Scan tiroid
64. Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan sakit kepala sejak 1 minggu terakhir. Riwayat sering makan makanan yang berlemak dan makan sebelum tidur serta malas olahraga. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi napas 18 x/menit, suhu 37oC. Pemeriksaan antropometri didapatkan IMT 31 kg/m2, lingkar pinggang 110 cm.Dokter menyarankan diet rendah kalori dan tinggi serat. Apakah tujuan diberikan diet tinggi serat ?
Meningkatkan bulking effect
Menurunkan sensitivitas insulin
Menurunkan transit time di usus
Meningkatkan respon glukosa postprandial
Meningkatkan akumulasi trigliserida di hati dan otot
65. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan berat badan yang bertambah sejak 1 tahun terakhir. Riwayat sering makan junk food dan makan cemilan serta malas olahraga. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 37oC. Pemeriksaan antropometri didapatkan IMT 32 kg/m2,lingkar pinggang 105 cm. Hasil laboratorium menunjukkan GDP 175 mg/dL dan trigliserida 210 mg/dL. Apakah Diagnosis yang mungkin ?
Obesitas
Hipertensi
Displidemia
Diabetes Melitus
Sindrom Metabolik
66. Seorang perempuan 29 tahun, G2P1A0, datang ke puskesmas dengan keluhan gerakan janin berkurang, Keluhan ini dirasakan sejak 3 hari terakhir. Dari anamnesis ibu menderita DM gestasional. Pada pemeriksaan fisik DJJ 100 kali/menit.Dari scenario diatas komplikasi pada janin dengan ibu DMG adalah :
Intra uterine growth restriction
Kematian Janin dalam Rahim
Respiratory distress syndrom
Ketoasidosis diabetic
Hipoglikemia Janinà
67. Seorang perempuan 45 tahun mengeluh cepat lelah, banyak kencing, berat badan menurun 8 kg, riwayat ibu menderita kencing manis, pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih dari 4 kg, pemeriksaan fisik berat badan 51 kg, tinggi badan 160 cm, tekanan darah 150/90 mmHg.Dikatakan mikroalbuminuria jika :
<20 mg/24 jam
<30 mg/24 jam
30 – 300 mg/24 jam
>200 mg/24 jam
>300 mg/24 jam
68. Seorang perempuan 63 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tidak tahan dengan cuaca dingin, disertai rasa keram pada kedua tungkai, sering mengantuk, rambut mengalami kerontokan, buang air besar tidak lancar. Pemeriksaan fisik tekanan darah 140/80 mmHg, nadi 48x/menit, pernapasan 16x/menit, struma difus, makroglossi, kulit kering dan kasar, edema pretibial. Proses yang mendasari terjadinya mekanisme penyakit pada kasus diatas yaitu autoimun dengan ditemukannya
TSH antibody
Antitiroid peroksidase
Triiodotironin antibody
Anti tiroksin
Anti nuclear antibody
69. Kelenjar Tiroid. menghasilkan hormon :
TSH
ACTH
prolaktin
tiroksin (T4)
insulin
70. Seorang wanita usia 50 tahun telah menderita DM tipe 2 sejak 2 bulan yang lalu, riwayat kadar gula tidak terkontrol. Terapi farmakologi yang diberikan adalah metformin serta dianjurkan untuk mengatur menu makanan harian. Berikut adalah yang BENAR tentang metformin adalah ?
Meningkatkan produksi glukosa di hepar
Meningkatkan glukoneogenesis
Merupakan golongan dari Sulfonilurea
Meningkatkan sesitifitas jaringan otot dan adipose terhadap insulin
Lama kerja 4 jam dan waktu paruh 1 jam
71. Seorang perempuan 45 tahun mengeluh cepat lelah, banyak kencing, berat badan menurun 8 kg, riwayat ibu menderita kencing manis, pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih dari 4 kg, pemeriksaan fisik berat badan 51 kg, tinggi badan 160 cm, tekanan darah 150/90 mmHg. Komplikasi mikrovaskular secara dini dapat ditemukan pada pasien tersebut jika pada pemeriksaan penunjang ditemukan :
Peningkatan kadar kreatinin
Peningkatan kadar ureum
Mikroalbuminuria
Proteinuria
Hematuria
72. Kelainan Hormon hipotiroid. menyebabkan pasien mengalami :
Penurunan berat badan
Gemetar
Denyut jantung cepat/palpitasi
Emosi tidak stabil
Tubuh jadi kerdil
73. Seorang pria berusia 35 tahun dirujuk ke klinik mata dari klinik endokrin, dia menderita DM sejak 10 tahun yang lalu, kadar gula darah normal, pemeriksaan visus maupun luar mata normal, funduskopi : media jernih, papil normal, retina datar, tidak ada neovaskularisasi,dot hemorraghe (+), hard exudat (+), macula edema (-), foveal reflex normal. Apa diagnosa yang paling tepat?
Proliferative diabetic retinopathy
Non Proliferative diabetic retinopathy
Central retinal vein occlusion
Central retinal artery occlusion
Retinal detachment
74. Seorang laki-laki berusia 38 tahun merupakan pasien perawatan dibangsal penyakit saraf dibawa masuk ke ICU dengan kesadaran menurun sejak 1 hari lalu. Pasien sebelumnya mmpunyai riwayat perawatan di RS akibat tumor kelenjar hipophyse. Pada pemeriksaan derajat kesadaran didapatkan : pasien apatis, poliuria dan dehidrasi berat. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hipernatremia & kadar natium di urine menurun. Apakah diagnosa paling tepat ?
SIADH
Diabetes Insipidus
Cerebral wasting
Diabetes Melitus
Acute Renal Failure
75. Pria 50 tahun datang dengan sesak napas yang dialami sejak 6 jam yang lalu. Pasien sebelumnya mengeluh mual, muntah, nyeri ulu hati, sering berkemih malam hari akan tetapi tidak nyeri, demam 3 hari terakhirdisertai batuk lendir kuning, lemas, dan kering kerongkongan. Pasien menderita diabetes 5 tahun akan tetapi tidak kontrol teratur, dan hanya mengkonsumsi jamu. Ibu pasien menderita diabetes. Pemeriksaan fisis : sadar, T : 90/palpasi, N : 110x/menit, P : 28 x/menit cepat dan dalam, , jumlah urin hanya sekitar 50 cc pekat dan keruh. Pemeriksaan GDS : 300 mg/dL. Apakah pemeriksan yang saudara lakukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini?
Keton darah
Kadar insulin puasa
HbA1c
Osmolaritas plasma
Elektrolit darah
76. Perempuan 57 tahun datang dengan kesadaran menurun yang dialami sejak 5 jam yang lalu. Pasien sebelumnya mengeluh mual, muntah, nyeri ulu hati, sering berkemih malam hari akan tetapi tidak nyeri, demam 3 hari terakhir, lemas, dan kering kerongkongan. Pasien menderita diabetes 3 tahun akan tetapi hanya mengkonsumsi herbal. Pemeriksaan fisis : koma, T : 90/palpasi, N : 110x/menit, P : 32 x/menit cepat dan dalam, turgor kulit kesan menurun., jumlah urin hanya sekitar 20 cc pekat dan keruh. Pemeriksaan GDS : 299 mg/dL, pH darah 6,99. Pencetus terbanyak terjadinya komplikasi akut ini adalah :
Stroke
penyakit jantung koroner
infeksi
kadar glukosa darah yang tinggi
asidosis laktat
77. Perempuan 61 tahun datang ke UGD dengan kadar glukosa darah 46 mg/dL, setelah 3 hari sebelumnya selalu merasa pusing, berkeringat, berdebar, dan rasa lapar yang hebat. Keluhan ini menghilang bila pasien mengkonsumsi air gula dan makan nasi. Pasien menderita diabetes sejak 5 tahun terakhir, dan mengkonsumsi obat secara rutin. 5 hari yang lalu pasien berpuasa dan mulai mengalami keluhan tadi.Obat anti diabetik yang dapat menyebabkan kondisi ini adalah :
Glipizid
Metformin
Acarbose
linaglipitn
78. Seorang laki-laki berusia 76 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri panggul depan yang bertambah bila di gerakkan sejak jatuh terpeleset di kamar mandi sekitar 1 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan di daerah panggul bagian kanan depan dan ROM yang terbatas . Pada pemeriksaan radiologis didapatkan fraktur columna femoralis. Bagaimana patomekanisme terjadinya kelainan tulang pada kasus tersebut?
Peningkatan aktivitas fisik
Peningkatan reabsorbsi kalsium di ginjal
Peningkatan absorbs kalsium di usus
Peningkatan turn over tulang
Penurunan sekresi growth hormone
79. Perempuan 60 tahun datang dengan kesadaran menurun yang dialami sejak 5 jam yang lalu. Pasien sebelumnya mengeluh mual, muntah, nyeri ulu hati, sering berkemih malam hari akan tetapi tidak nyeri, demam 3 hari terakhir, lemas, dan kering kerongkongan. Pasien tidak ada riwayat menderita penyakit apa pun, akan tetapi ada riwayat melahirkan anak 4 kg. Pemeriksaan fisis : koma, T : 90/palpasi, N : 110x/menit, P : 18 x/menit, turgor kulit kesan menurun, jumlah urin hanya sekitar 20 cc pekat dan keruh. Pemeriksaan GDS : 600 mg/dL, dan keton darah normal Apakah penyebab sehingga tidak terjadinya pembentukan benda keton pada pasien ini ?
Masih ada insulin dalam jumlah sedikit
Insulin berkurang secara absolute
Infeksi yang tidak terlalu berat
Dehidrasi sedang
Jumlah cairan yang masih cukup untuk mencegah ketosis
80. Seorang anak laki-laki usia 8 tahun datang ke poliklinik anak dengan keluhan penonjolan pada leher. Orang tua baru memperhatikan dalam 3 hari ini. Anak tidak mengeluhkan nyeri jika dipegang. Pemeriksaan fisis didapatkan penonjolan di colly anterior dan berada di paramedian kiri setinggi sedikit dibawah cartilago thyroid. Teraba kenyal dan tidak ikut pergerakan menelan Modalitas radiologi apa yang terbaik untuk anak tersebut :
x-ray
ultrasound
MRI
CT scan
Nuclir Medicine
81. Pernyataan yang benar untuk koreksi kalium pada ketoasidosis diabetik : adalah
Tidak perlu dikoreksi, karena memang kalium keluar sel pada asidosis
Koreksi dapat dilakukan terakhir setelah pemberian insulin
Koreksi dapat dilakukan bersamaan dengan pemberian insulin, tetapi pastikan ada urin
Koreksi dapat dilakukan bersamaan dengan pemberian insulin, tanpa menunggu adanya urin
Pemberian insulin didahulukan sebelum pemberian kalium
82. Komplikasi obesitas nutrisional pada anak dan remaja adalah :
Sindrom Cushing
Sindrom Turner
Sindrom Metabolik
Sindrom Klinefelter
Sindrom Marfan
83. Hormon pengatur mineral adalah
Ion calcium
Ion calcium
Vitamin D3
Calsitonin
Semua benar
84. Seorang laki-laki berusia 76 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri panggul depan yang bertambah bila di gerakkan sejak jatuh terpeleset di kamar mandi sekitar 1 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan di daerah panggul bagian kanan depan dan ROM yang terbatas . Pada pemeriksaan radiologis didapatkan fraktur columna femoralis. Apa penyakit yang mendasari terjadinya patah tulang pada kasus diatas :
Osteoporosis sekunder
Osteoporosis primer tipe I
Osteoporosis primer tipe II
Spondilosis Lumbalis
Spondyloarthropathy
85. Perempuan 45 tahun datang unutk melakukan pemeriksaan kesehatannya. Pemeriksaan fisis TB ; 160 cm, BB 78 kg, lingkar pinggang 93 cm, Tensi 150/90 mmHg. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan glukosa darah puasa 112 mg/dL. Kondisi utama yang mendasari kumpulan abnormalitas metabolik ini adalah :
Hipertensi esensial
Dislipidemia
Resistensi insulin
Prediabetes
Obesitas sentral
86. Seorang wanita datang ke poliklinik umum rumah sakit dengan keluhan jantung berdebar. Dirasakan sejak 2 bulan lalu dan memberat 1 minggu terakhir. Dari pemeriksaan fisis didapatkan di daerah colli tampak tidak simetris dan tidak nyeri tekan Modalitas radiologi apa yang terbaik dan mudah untuk pasien ini :
MRI colly
CT-Scan dasar
ultrasound
Convensional x-ray
Kedokteran nuklir
87. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun, dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan anak sangat pendek. Prestasi belajar di sekolah baik,anak sering mengalami konstipasi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TB 110 cm, BB 40 kg, wajah sembab. Pemeriksaan usia tulang (bone age) sangat jauh terlambat dari usia kronologis. Riwayat kelahiran lahir normal, cukup bulan, sesuai masa kehamilan. Pada pemeriksaan laboratorium, bila kadar FT4 rendah dan TSHs juga rendah.Apakah kemungkinan kelainan tiroid pada kasus ini?
Hipotiroid primer
Hipotiroid subklinik
Hipotiroid congenital
Hipotiroid sentral
Hipotiroid di dapat
88. Pria 61 tahun mengidap diabetes 5 tahun dan tidak mengkonsumsi terapi secara teratur. Pasien mengeluh mata kabur sejak 3 bulan terakhir disertai keram kedua tungkai. Pemeriksaan yang saudara anjurkan untuk skrining nefropati diabetik tiap tahunnya. Pasien terdiagnosis sebagai nefropatidiabetik bila hasil pemeriksaan urine ditemukan
Proteinuria
Protein Esbach positif
Albumin 30-300 mg/G
Albumin > 300 mg/G
Albumin > 25 mg/mmOL
89. Seorang perempuan 30 tahun dengan gangguan psikosis dan depresi berat sdh hampir 1 thn mengomsumsi obat anti depressan, datang dengan keluhan galaktore dan pembesaran payudara. Secara patofisiologi kondisi ini terjadi akibat :
Hipotiroidism
Antagonis dopamine
Sirosis Hati
Tumor
Infeksi
90. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun, dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan anak sangat pendek. Prestasi belajar di sekolah baik, anak sering mengalami konstipasi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TB 110 cm, BB 40 kg, wajah sembab. Pemeriksaan darah rutin tidak ada kelainan. Pemeriksaan usia tulang (bone age) sangat jauh terlambat dari usia kronologis. Riwayat kelahiran lahir normal, cukup bulan, sesuai masa kehamilan. Apakah kemungkinan diagnosis pada kasus ini
Hipotiroid kongenital
Hipotiroid subklinis
Hipotiroid di dapat
Hipotiroid sekunder
Hipotiroid tersier
91. seorang perempuan 63 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tidak tahan dengan cuaca dingin, disertai rasa keram pada kedua tungkai, sering mengantuk, rambut mengalami kerontokan, buang air besar tidak lancar. Pemeriksaan fisik tekanan darah 140/80 mmHg, nadi 48x/menit, pernapasan 16x/menit, struma difus, makroglossi, kulit kering dan kasar, edema pretibia Hasil pemeriksaan laboratorium yang diharapkan untuk diagnosis kelainan fungsi tiroid kasus diatas yaitu :
TSHs menurun dan T4 meningkat
TSHs menurun dan T4 menurun
TSHs meningkat dan T4 normal
TSHs meningkat dan T4 menurun
TSHs normal dan T3 meningkat
92. Seorang pria berusia 50 tahun datang ke tempat praktek Anda, dan mengeluhkan pandangan yang buram, apalagi ketika membaca dekat sejak 2 bulan terakhir, penderita diketahui mengidap diabetes melitus tipe 2 sejak 5 tahun yang lalu. Ketika dilakukan funduskopi, terdapat lesi intraretinal terutama daerah polus posterior berupa mikroaneurisma, perdarahan bintik dan bercak, hard and soft exudat, edema, neovaskularisasi dan perdarahan vitreous. Apa tindakan Anda yang paling tepat untuk pasien di atas?
diberikan obat-obatan empiris seperti vitamin E, Enico, dan antioksidan lain
fotokoagulasi laser
Operasi vitrektomi
konsul ke bagian Ilmu penyakit dalam
edukasi untuk kontrol gula darah dengan ketat
93. Perempuan 50 tahun datang ke poliniklinik dengan membawa hasil laboratorium. PAsien tidak ada keluhan, akan tetapi pernah melahirkan anak 4 kg dan bapaknya menderita diabetes. Hasil lab : GD puasa 150 mg/dL, HbA1c 6,9%.Apakah diagnosis pasien ini?
DM Tipe 1
DM Tipe 2
DM Tipe lain
Prediabetes
DM Gestasional
94. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan berat badan yang bertambah sejak 1 tahun terakhir. Riwayat sering makan junk food dan makan cemilan serta malas olahraga. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 80 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, suhu 37oC. Pemeriksaan antropometri didapatkan IMT 32 kg/m2, lingkar pinggang 105 cm. Apakah pemeriksaan penunjang yang dianjurkan ?
GDS dan LDL
GDS dan HDL
GDS dan trigliserida
GDP dan HDL
GDP dan LDL
95. Seorang perempuan 30 tahun datang dengan kondisi keluhan galaktore dan amenorea, pada pemeriksaan laboratorium: kadar prolactin 110 ug/L dari gejala klinis dan kadar prolactin maka pasien ini termasuk dalam kategori :
Peningkatan prolaktin berat
Peningkatan prolaktin sedang
Peningkatan prolaktin ringan
Peningkatan prolaktin primer
Peningkatan prolaktin sekunder
96. Seorang laki-laki berusia 28 tahun merupakan pasien perawatan dibangsal penyakit saraf dibawa masuk ke ICU dengan kesadaran menurun sejak 1 hari lalu. Pasien sebelumnya mmpunyai riwayat perawatan di RS akibat perdarahan Subarachnoid. Pada pemeriksaan derajat kesadaran didapatkan : pasien apatis, kejang dan oligouria. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hiponatremia dan kadar natrium di urine meningkat. Apakah diagnosa paling tepat ?
SIADH
Diabetes Insipidus
Cerebral wasting
Diabetes melitus
Acute Renal Failure
97. Perempuan 60 tahun datang ke UGD dengan lemas badan. Dialami sejak 3 jam yang lalu, dengan hasil cito laboratorium didapatkan GDS 60 mg/dL.Apakah gejala kolinergik yang bisa terjadi akibat kondisi pasien ini?
Berdebar
Gemetar
Gelisah
Rasa lapar
Koma
98. Seorang laki-laki berusia 38 tahun merupakan pasien perawatan dibangsal penyakit saraf dibawa masuk ke ICU dengan kesadaran menurun sejak 1 hari lalu. Pasien sebelumnya mmpunyai riwayat perawatan di RS akibat tumor kelenjar hipophyse. Pada pemeriksaan derajat kesadaran didapatkan : pasien apatis, poliuria dan dehidrasi berat. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan hipernatremia dan kadar natium di urine menurun. Apakah patomekanisme utama keluhan tersebut ?
Gangguan sekresi hormon aldosteron
Gangguan sekresi hormon ADH
Gangguan sekresi hormon Insulin
Gangguan sekresi hormon Glukagon
Gangguan sekresi hormon Tiroksin
99. Perempuan 60 tahun datang ke UGD dengan lemas badan. Dialami sejak 3 jam yang lalu, yang diawali dengan menggigil, perasaan dingin, keringat, rasa lapar dan gemetar.Pasien mengidap diabetes sejak 5 tahun yang lalu dan rajin melakukan control dan makan obat secara teratur. Pasien berobat 1 mnggu yang lalu dan mendapatkan perubahan terapi. Pemeriksaan fisis : sadar, T 110/80 mmHg, N 100x/menit, keringat, tremor. Hasil cito laboratorium didapatkan GDS 60 mg/dL.Apakah terapi awal yang saudara berikan untuk pasien ini?
Minum air gula/ cairan manis
Pemberian infus dextrose 5%
Pemberian intravena dextrose 40% 2 flacon
Pemberian glucagon intramuskuler
Infus dextrose 10%
100. Hormon tiroid sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan seorang anak, bila kadar hormon kurang akan mengalami penyakit hipotiroid. Pencegahan hipotiroid kongenital bisa dilakukan dengan cara skrining hipotiroid. Pengambilan sampel darah yang paling ideal adalah:
Mengambil sampel darah pada 24 jam pertama setelah lahir di tumit bayi
Mengambil sampel darah pada 24 sampai 48 jam pertama setelah lahir di tumit bayi
Mengambil sampel darah pada 48 sampai 72 jam pertama setelah lahir di tumit bayi
Mengambil sampel darah pada 24 sampai 72 jam pertama setelah lahir di tumit bayi
Mengambil sampel darah pada 72 jam pertama setelah lahir di tumit bayi
