NEW
Font size
WorksheetsKeperawatan Maternitas D3 Kep Poltekkes Jambi
Total questions: 55
Worksheet time: 41mins
Seorang perempuan berusia 30 tahun datang keruang periksa ibu hamil untuk memeriksakan Kehamilanya. Tanda pasti seorang ibu di diagnosis hamil adalah……
hasil plano test positif
uterus membesar
tanda chadwick
terdengar DJJ
amenorhoe
Berikut ini merupakan bagian dari anatomi system reproduksi wanita internal kecuali
Labia mayora, labia minora, vagina
Liang vagina, servik, uterus
Endometrium, tuba falopi, fimbrae
Liang vagina, servik, cavum uteri, tuba falopi, ovarium
Isthmus, ampula tuba, fimbrae, ovarium
Berikut adalah pernyataan yang tepat terkait anatomi system reproduksi wanita
Liang vagina menghubungkan antara introitus vagina dengan tuba falopi
Uterus normalnya membentuk sudut dengan vagina
Uterus terdiri dari fundus, cavum, dan liang vagina
Uterus berada diantara vesika urinaria dengan rectum
Perineum terletak antara labia mayora dan labia minora
Ibu Y dinyatakan hamil melalui pemeriksaan oleh dokter spesialis kandungan. Saat ini kehamilannya diperkirakan baru masuk minggu ke 2. Proses terjadinya kehamilan pada hari ke 8-9 adalah:
Pembuahan
Pembentukan zigot
Pembentukan blastokista
Implantasi embrio
Pembentukan cairan ketuban
Ny. A (usia 40 tahun) datang ke poli kebidanan Rs. X untuk memeriksakan diri. Ia mengatakan terlambat haid kira-kira sudah lebih 2 bulan, mual muntah, dan hasil pemeriksaan kehamilan dengan tespack garis 2 tapi samar. Suami Ny. A ingin memastikan kehamilan istrinya, kemudian dokter melakukan pemeriksaan USG abdomen dan memeriksa denyut jantung janin Ny. A. Pernyataan dibawah ini merupakan diagnosis kehamilan atau tanda pasti kehamilan yang paling tepat
tidak haid, tes kehamilan positif
Tes kehamilan positif, mual muntah
Mual muntah, tidak haid
Pemeriksaan sonografi positif, bunyi jantung janin
Pembesaran payudara, mual muntah, dan tidak haid
Pada pemeriksaan abdomen Ny. B dengan perkiraan kehamilan 4 minggu perawat mungkin menemukan tanda-tanda kehamilan kecuali:
Amenorrhea
Morning sickness
Quickening
Tes kehamilan positif
Tanda hegar
Ny1. . C (22 tahun) mengatakan telat menstruasi 1 minggu. Saat ini ia mengeluh mual dan selalu memuntahkan yang ia makan. Ny. C tampak lemas dan berbaring di tempat tidurnya karena terasa pusing jika berdiri atau berjalan. Ny. C belum mau memeriksakan kemungkinan kehamilannya ke dokter atau rumah sakit karena tidak ada biaya, padahal sebelumnya ibu pernah mengalami keguguran. Perawat perlu menetapkan masalah keperawatan pada kondisi Ny. C. Masalah keperawatan yang kurang tepat pada kasus ini adalah?
Risiko defisit nutrisi
Intoleransi aktivitas
Gangguan pola tidur
Risiko cedera ibu
Risiko cedera janin
Nn. N (17 tahun) mengeluh nyeri setiap kali haid. Nyeri dirasakan teramat sangat sehingga ia tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Nn. N biasanya harus mengkonsumsi obat pengurang nyeri sampai 4x sehari saat sedang menstruasi hari pertama dan ia mengatakan bahwa obat yang ia minum hanya mampu membuatnya nyaman dan tidak merasakan nyeri hingga 2 jam setelah minum obat. Nn. N butuh intervensi keperawatan yang tepat untuk manajemen nyerinya
Minum obat pengurang nyeri 6x sehari
Slow deep breathing dan kompres hangat untuk mengurangi nyeri
Monitor tanda-tanda vital
Mengkaji skala nyeri
Kolaborasi dalam pemberian obat pengurang nyeri dengan dosis yang lebih besar
Ny. A (27 tahun) merupakan pasangan muda yang baru menikah. Saat ini Ny. A datang ke poli kebidanan RSUD Raden Mattaher dengan keluhan nyeri saat senggama dan saat berkemih. Dari hasil wawancara diketahui bahwa Ny. A memiliki riwayat nyeri setiap menstruasi dengan lama menstruasi 8-9 hari dengan perdarahan yang banyak. Diketahui bahwa kakak kandung Ny.A juga mengalami masalah yang sama dengan infertilitas. Kemudian dilakukan pemeriksaan USG transvaginal ditemukan lesi endometriosis pada ovarium kiri. Saat ini nyeri yang dirasakan skala 4 dan merasa kawatir dengan kondisinya. Kondisi diatas merupakan factor risiko dari endometriosis adalah:
Memiliki riwayat lama menstruasi 8-9 hari
Pasangan muda baru menikah
datang ke poli kebidanan dengan keluhan nyeri
Memiliki kakak dengan gangguan mestruasi
Sangat kawatir terhadap kondisinya
Ny. A (27 tahun) merupakan pasangan muda yang baru menikah. Saat ini Ny. A datang ke poli kebidanan RSUD Raden Mattaher dengan keluhan nyeri saat senggama dan saat berkemih. Dari hasil wawancara diketahui bahwa Ny. A memiliki riwayat nyeri setiap menstruasi dengan lama menstruasi 8-9 hari dengan perdarahan yang banyak. Diketahui bahwa kakak kandung Ny.A juga mengalami masalah yang sama dengan infertilitas. Kemudian dilakukan pemeriksaan USG transvaginal ditemukan lesi endometriosis pada ovarium kiri. Saat ini nyeri yang dirasakan skala 4 dan merasa kawatir dengan kondisinya.
Masalah keperawatan utama pada kasus diatas adalah:
Nyeri akut
Kecemasan
Risiko cidera
Risiko defisit volume cairan
Manajemen keluarga tidak efektif
Komplikasi yang mungkin muncul terkait masalah endometriosis pada Ny. A adalah:
Infertility
Nyeri post tindakan
Masalah kecemasan
Masalah kesehatan mental
Penyebaran endometriosis
Nn. E (20 tahun) mengeluh keputihan yang disertai gatal. Setelah dilakukan pemeriksaan, warna secret keputihannya kuning kehijauan, berbau menyengat, dan ditemukan inflamasi pada vagina. Sesuai tanda tersebut, kemungkinan penyebab keputihan pada Nn. E adalah:
E. coli
Garnerella vaginalis
Trichomonas vaginalis
Candida albicans
Jamur
Ny. R (45 tahun) mengalami keluhan nyeri perut dan saat berhubungan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter kebidanan, Ny. R didiagnosis mengalami peradangan leher rahim. Ny. R kawatir dan ingin melakukan pemeriksaan pap smear, karena juga memiliki riwayat keluarga dengan kanker serviks. Apa yang dapat dilakukan perawat kepada Ny. R pada kondisi ini.
Menentukan jadwal untuk pemeriksaan pap smear
Menjelaskan bahwa pap smear dilakukan bila peradangan leher rahim sembuh
Menjelaskan untuk menunggu hingga 12 minggu kemudian
Melakukan persiapan untuk pemeriksaan pap smear
Menenangkan Ny. R agar pemeriksaan berjalan lancar
Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke puskesmas karena tidak haid sudah satu bulan yang lalu. Peristiwa tertanamnya hasil konsepsi kedalam endometrium merupakan …
Konsepsi
Fertilisasi
Implantansi
Terminasi
Plasentasi
Seorang ibu usia 32 tahun post partum hari kedua, G2P2A0, ibu mengeluh nyeri di daerah abdomen. Perawat melakukan pengkajian pada daerah abdomen pasien
Mencatat adanya striae
Mengkaji kandung kemih
Memeriksa kontraksi uterus
Melihat kesimetrisan abdomen
Melihat adanya diastasis rectus abdominus
Manakah pernyataan di bawah ini yang merupakan fungsi dari ovarium?
Tempat terjadinya implantasi
Saluran tempat fertilisasi
Menghasilkan ovum dan estrogen
Jalan lahir dan pengeluaran darah menstruasi
Mengeluarkan hormon FSH
Bentuk panggul yang manakah yang paling ideal untuk terjadinya persalinan pervaginam?
Ginekoid
Android
Platiforme
Antropoid
Bukan salah satu diatas
Seorang perempuan berusia 28 tahun 5 menit yang lalu melahirkan bayi perempuan di ruang VK dengan suhu ruangan 25°c. Tali pusat telah dipotong, ditubuh bayi masih terdapat cairan ketuban yang belum dibersihkan.
Apa tindakan keperawatan pertama yang harus dilakukan pada bayi:
Memandikan bayi
Mengelap cairan ketuban yang masih melekat
Langsung menyelimuti bayi
Menimbang bayi
Memberi ASI
Seorang bayi perempuan lahir 5 menit yang lalu di ruang bersalin, hasil pemeriksaan fisik: denyut jantung 80x/mnt, pernapasan irreguler, bayi menangis merintih, ektrimitas fleksi, warna kulit pada ujung ekstrimitas tampak kebiruan. Perawat ruangan sudah melakukan resusitasi pada bayi.
Apa tindakan keperawatan yang diberikan selanjutnya:
Memberi oksigen sesuai instruksi
Lakukan resusitasi kembali
Masukkan bayi dalam inkubator
Evaluasi kondisi bayi
Pasang bedong bayi
Seorang bayi baru lahir jenis kelamin laki-laki di rawat di ruangan PRT, hasil pemeriksaan fisik BB 2300 gram, PB 48 cm, Lingkar kepala 30 cm, Lingkar dada 28 cm, frekuensi napas 30x/mnt irreguler, tampak tarikan dinding dada saat inspirasi.
Apa masalah keperawatan pada bayi tersebut:
Ketidakefektifan pola nafas
Risiko tinggi hipotermi
Gangguan pertukaran gas
Jalan nafas tidak efektif
Ketidakseimbangan nutrisi
Seorang bayi perempuan usia 1 hari, PB 49 cm, frekuensi napas 40x/mnt, frekuensi jantung 100 x/mnt, suhu 37° c, reflek menghisap dan menelan baik.
Apa tindakaan perawatan pada bayi tersebut:
memberikan ASI
memberikan O2
memasang NGT
mempertahankan suhu
memberikan cairan infus
Seorang bayi baru lahir, jenis kelamin laki-laki berada diruang bersalin, perawat akan melakukan pengukuran lingkar kepala dengan pita ukur.
Bagaimana cara pengukurannya?
meletakkan pita ukur mulai dari frontal ke occipital.
Meletakan pita ukur dari parietel ke parietal
Meletakan pita ukur dari frontal ke parietal
Meletakan pita ukur pada pagian yang paling menonjol.
Meletakan pita ukur dari medial ke lateral.
Seorang bayi perempuan usia 1 hari, PB 49 cm, frekuensi napas 40x/mnt, frekuensi jantung 100 x/mnt, suhu 37° c, reflek menghisap dan menelan baik, bayi telah diberikan ASI
Apa tindakaan perawatan selanjutnya pada bayi tersebut:
memberikan ASI
memberikan O2
memasang NGT
mempertahankan suhu
memberikan cairan infus
Seorang perempuan berusia 25 tahun G2P0A1, datang ke poli kebidanan karena sudah 2 minggu tidak haid, berdasarkan hasil wawancara ibu mengatakan kehamilan yang pertama keguguran dan takut kalau kehamilan ke dua ini keguguran lagi. Hasil pemeriksaan didapatkan data TD 120/80 mmHg, Nadi 88x/menit.Tes kehamilan (+)
Apakah faktor utama yang menyebabkan kecemasan pasien tersebut ?
ego melemah
koping yang tidak efektif
keluarga yang disintegrasi
hubungan interpersonal yang kurang baik
pengalaman masa lalu yang tidak berhasil
Seorang perempuan berusia 23 tahun G1P0A0 datang ke puskesmas untuk ANC yang kedua kali Hasil pemeriksaan fisik ,Tekanan darah 100/70 mmHg, Nadi 80 kali permenit, HPHT 5 Februari 2021, ibu mengatakan Haid teratur, siklus 28 hari.
Kapankah taksiran partus ibu tersebut ?
12 Desember 2021
12 Nopember 2021
12 Januari 2021
20 Desember 2021
17 Desember 2021
Seorang perempuan berusia 23 tahun G1P0A0 datang ke puskesmas dengan keluhan mual muntah tidak hanya dipagi hari, kepala pusing, tidak nafsu makan . Hasil pemeriksaan fisik Tekanan darah 100/70 mmHg, Nadi 80 kali permenit, HPHT 15 Mei 2018 , konjungtiva pucat, tinggi fundus uteri satu jari diatas pusat
Apakah masalah keperawatan priorotas untuk pasien tersebut :
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Risiko kekurangan volume cairan
Kurang pengetahuan
Risiko cidera janin
Ketidaknyamanan
Seorang ibu berusia 32 tahun G2P1A0 datang ke puskesmas untuk memeriksakan kehamilan. Hasil pemeriksaan fisik Tekanan darah 120/70 mmHg, Nadi 80 kali permenit tinggi fundus uteri pertengahan umbilkus dan prosesus xipoideus
Berapakah usia kehamilan pasien tersebut?
28 minggu
36 minggu
34 minggu
32 minggu
24 minggu
Seorang perempuan berusia 27 tahun G1P0A0 datang ke puskesmas dengan keluhan napas sesak, kepala pusing . Hasil pemeriksaan fisik Tekanan darah 100/70 mmHg, Nadi 80 kali permenit, Tinggi fundus uteri berdasarkan pemeriksaan secara Mc Donald 28 cm
Apakah intervensi keperawatan untuk mengurangi sesak napas pada pasien tersebut?
Menganjurkan ibu tidur semi fowler
Menganjurkan ibu untuk rilek
Hindari berdiri terlalu lama
Berikan obat untuk mengurangi sesak nafas
Hindari stres
Seorang perempuan berusia 24 tahun G1P0A0 datang ke poli kebidanan untuk memeriksakan kehamilan yang ke 5. Hasil pemeriksaan, Tinggi fundus uteri berdasarkan pemeriksaan secara Mc Donald 32 cm,Pemeriksaan leopold 3 bagian terbawa janin belum masuk pintu atas panggul
Berapakah perkiraan BB janin ?
3100 gr
2440 gr
3200 gr
2880 gr
2500 gr
Seorang ibu hamil 32 minggu dating ke poliklinik kebidanan dengan keluhan kepala pusing, lemah dan pucat. Pasien berada dalam posisi berbaring telentang.Tekanan darah 90/60 mmHg
Apakah intervensi keperawatan prioritas untuk pasien tersebut?
Mendengarkan bunyi jantung janin
Mengukur tekanan darah
Meminta pasien untuk menarik nafas dalam
Memutar tubuh agar berbaring pada sisi kirinya
Menganjurkan pasien rileks
Seorang perawat sedang melakukan pengkajian pada seorang ibu hamil, ibu mengatakan merasakan gerakan bayi dan menerima adanya kehidupan baru. Berdasarkan pengkajian masa gestasi ibu tersebut adalah…
8-12 minggu
10-14 minggu
15-17 minggu
18-20 minggu
22-24 minggu
Seorang perempuan usia 35 tahun datang ke poli KIA, dari hasil pengkajian ibu mengatakan terlambat haid, ibu belum mempunyai anak, ibu mengatakan hamil, karena merasa adanya pembesaran abdomen, dari hasil pemeriksaan test kehamilan negatif. Ibu mengalami kehamilan Palsu (pseudisiesis)
Apakah yang menyebabkan pembesaran abdomen pada ibu:
kontraksi otot abdomen
kelenjar pituitary terangsang oleh emosi
peningkatan hormon estrogen
relaksasi bawah sadar otot abdomen
dilatasi otot abdomen
Seorang perempuan usia 25 tahun, G1P0A0 datang kepoli KIA hasil anamnesa ibu mengatakan telat haid 2 minggu, mual muntah pagi hari. Perawat meminta pasien untuk menjalani tes kehamilan.
Manakah hasil pemeriksaan yang paling akurat untuk memastikan kehamilan?
Peningkatan hormon HCG
Penurunan kadar HCG
Peningkatan kadar estrogen
Penurunan kadar luteizing hormon
Peningkatan kadar progesteron
Seorang perawat sedang melakukan palpasi uterus pada seorang ibu hamil dengan usia kehamilan 24 minggu
Pada bagian apakah tinggi fundus uteri dapat diraba ?:
diatas simpisis pubis
pertengahan simpisis dan umbilkus
2 jari dibawah umbilikus
dilatas umbilikus
2 jari diatas umbilikus
Seorang ibu usia 25 tahun, G1P0A0 datang ke poli KIA tanggal 30 juni 2015, hasil anamnesa HPHT tanggal 20 maret 2015. Perawat akan melakukan menimbang berat badan ( BB 50kg sebelum hamil 48 kg ) , ibu mengatakan sering mual dan muntah, dan kepala sering pusing.
Berapakah rata-rata kenaikan berat badan normal selama kehamilan?
5 sampai 8 kg
7 sampai 11 kg
10 sampai 13 kg
13 sampai 18 kg
19 sampai 20 kg
Seorang perempuan usia 25 tahun dengan G1P0A0 datang kepoli KIA. Hasil anamnesa ibu mengatakan telat haid 2 minggu, mual muntah pagi hari, ibu bertanya apakah benar hamil dan merasa cemas.
Apakah reaksi emosional pada trimester I :
Ambivalen
Sensitif
Cepat marah
Malu merasa tubuh tidak menarik
Memberitahu kehamilan pada suami
Seorang perempuan usia 26 tahun dengan kondisi hamil 28 mgg ( G3 P2 A0 ) melakukan pemeriksaan kehamilan ke klinik kandungan. Pasien tampak pucat dan lelah, mengeluh sering pusing. Pada pemeriksaan didapatkan data 110/70 mmhg, Nadi 88x/menit, pernafasan 18x/mnt dan suhu 36°C serta pemeriksaan laboratoium Hb. 8 gr/dl dan Ht 27 %. Apakah diagnosis keperawatan prioritas pada pasien tersebut ?
Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan darah sebelumnya, selama, atau setelah persalinan.
Gangguan rasa nyaman: nyeri berhubungan dengan anemia.
Risiko perdarahan berhubungan dengan kejadian anemia.
Gangguan keseimbangan tubuh berhubungan dengan kondisi anemia.
Defisit Pengetahuan yang berhubungan dengan kebutuhan untuk transfusi atau administrasi pengobatan
Seorang perempuan usia 38 tahun G4 P3 A0. Usia kehamilan 8 mgg dengan keluhan mengeluarkan darah pervaginam banyak disertai dengan gumpalan darah dan mengeluh pusing. Hasil pengkajian mukosa bibir pucat, akral dingin, tekanan darah 90/70 mmHg, nadi kecil dan cepat, frekuensi 100x/menit, frekuensi nafas 20x/menit, suhu 36°C. Apakah tindakan keperawatan prioritas yang dilakukan untuk mengatasi masalah pasien tersebut ?
Klien tampak pucat dan dehidrasi
Klien menyatakan mengalami nyeri hebat pada daerah perut (epigastrium)
Klien tampak kurus, anoreksia, konjungtiva pucat
Klien tampak lemah dan bedrest
Klien mengalami peningkatan berat badan 15 Kg
Seorang perempuan usia 15 tahun datang ke rumah sakit dengan gangguan menstruasi, mengeluh merasakan nyeri hebat pada daerah abdomen setiap menstruasi, Keluhan lain yang dirasakan adalah insomnia, pusing, distensi abdomen, nyeri pelvic dan nyeri payudara. Gangguan psikologis yang dirasakan emosi tidak stabil dan mudah tersinggung. Apakah jenis gangguan menstruasi yang dirasakan oleh pasien tersebut ?
Pre menstrual syndrome
Dysminorrhoe
Amenorrhea
Endometriosis
Metrorhagia
Seorang perempuan usia 33 tahun, sudah menikah menderita infeksi radang genetalia rendah dengan keluhan nyeri dan panas pada vulva terutama saat buang air kecil, sering keluar cairan yang disertai dengan rasa gatal, terdapat iritasi atau lecet pada vulva akibat garukan. Apakah diagnosis keperawatan yang tepat?
Nyeri b.d infeksi pada sistem reproduksi
Disfungsi seksual b.d perubahan kesehatan seksual
Resiko terhadap infeksi b.d kontak dengan mikroorganisme
Kurang pengetahuan b.d kurangnya informasi mengenai penyakit, prognosis dan kebutuhan
Risiko terjadinya kemandulan berhubungan dengan adanya infeksi.
Seorang perempuan usia 28 tahun post partum 2 jam yang lalu. Perawat melakukan pengawasan dan monitoring pada ibu yang bertujuan mendeteksi deviasi perubahan fisik normal termasuk tanda-tanda perdarahan.
Apakah intervensi utama yang dilakukan untuk mencegah perdarahan?
Mempertahankan tonus uterus
Mempertahankan nutrisi adekuat
Mempertahankan tanda vital dalam batas normal
Menganjurkan ambulasi dini
Seorang perempuan usia 34 tahun, post partum hari pertama mengeluh nyeri pada daerah perineum akibat luka episiotomy. Perawat melakukan pengkajian pada luka episiotomy.
Apakah pengkajian yang dilakukan pada pasien?
kontraksi rahim
distensi abdomen
jumlah jahitan
penyatuan luka
warna lochea dan banyaknya
Seorang perempuan usia 35 tahun post partum hari kedua (persalinan normal). Pasien berencana pulang dan membutuhkan konseling untuk perawatan diri dan bayinya di rumah. Pasien mengeluhkan bentuk tubuhnya yang jauh berbeda dari sebelum hamil.
Apakah anjuran yang dapat diberikan pada ibu?
latihan fisik
defekasi teratur
terapi psikologis
pemberian vitamin
mengurangi asupan
Seorang perempuan primi para berusia 26 tahun dua jam post partum dirawat di Rumah Bersalin. Dari hasil pengkajian di peroleh data Tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi nadi 84x/menit, frekuensi pernafasan 22x/menit, suhu 36,9 0C, kontraksi uterus lemah, fundus uteri teraba lembek, jumlah perdarahan 400 cc, pasien mengatakan tubuh terasa lemah
Apakah tindakan keperawatan selanjutnya?
Memonitor tanda-tanda vital
Membuat posisi yang nyaman
Mengawasi jumlah perdarahan
Melakukan pemasangan gurita untuk meningkatkan kontraksi
Melakukan masase uterus dengan hati-hati untuk meningkatkan kontraksi
Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mual dan muntah, saat dikaji di peroleh data hari pertama hari terakhir (HPHT) adalah tanggal 10 Mei 2020 maka taksiran tanggal persalinan ibu tersebut adalah…
17 Febuari 2021
17 Maret 2021
17 Desember 2021
17 Desember 2020
17 November 2020
Seorang perempuan usia 36 Tahun post partum hari kedua (P2A0). Pada saat dilakukan pengkajian ibu mengatakan masih takut bergerak dan ekstremitas bawah juga terasa nyeri dan kaku. Perawat melakukan pemeriksaan ekstremitas untuk deteksi adanya thrombophlebitis.
Apakah kondisi yang menunjukkan pasien mengalami Thromboflebitis?
tanda hotman positif
adanya varises
edema pada kaki
kesulitan bergerak
kelemahan pada kaki
Seorang ibu berusia 20 tahun datang ke Rumah Bersalin. Hasil pengkajian diperoleh data kehamilan 33 minggu, pasien mengeluh mengeluarkan cairan bening melalui vagina ± 100 ml dan tidak berbau sejak subuh, terasa nyeri diatas simfisis pubis. Pasien terjatuh di kamar mandi sehari sebelumnya pembukaan 5 cm, tekanan darah 120/80 mmhg, frekuensi nadi 80x /menit, frekuensi pernafasan 20x/menit, DJJ 120x/ menit, pasien dianjurkan perawat untuk bedtrest total
Apakah tindakan perawat selanjutnya?
Memonitor frekuensi denyut jantung janin
Memonitor pengeluaran air ketuban
Memonitor pembukaan servik
Memonitor tanda-tanda vital
Memonitor risiko infeksi
Seorang ibu berusia 26 tahun primi para datang kerumah sakit untuk melahirkan pada pukul 10.00 wib dari pengkajian diperoleh data Tekanan darah 130/90 mmhg, frekwensi pernafasan 24x/menit, frekwensi nadi 84x/menit, suhu 37,90C, saat ini pembukaan serviks 3 cm, kontraksi uterus semakin kuat dan teratur , ibu mengeluh nyeri mulai dari abdomen sampai kepunggung bila berjalan rasa nyeri semakin kuat, tampak pengeluaran lendir bercampur darah, ketuban masih utuh.
Kapankah perkiraan waktu pembukaan serviks 10 cm (lengkap)?
pukul 12 wib
pukul 13 wib
pukul 14 wib
pukul 15 wib
pukul 16 wib
Seorang ibu berusia 24 tahun , primipara datang ke rumah sakit untuk melahirkan pada pukul 09.00 wib. Dari pengkajian diperoleh data tekanan darah 120/90mmhg, frekwensi pernafasan 24x /menit, frekwensi nadi 80x/menit, suhu 37,90C, hasil pemeriksaan dalam pembukaan serviks telah lengkap 10 cm, kontraksi uterus kuat dan teratur denyut jantung janin 122x/ menit, kepala janin terlihat di vulva diameter 5- 6 cm .
Tindakan perawat selanjutnya adalah
Memonitor denyut jantung janin
Memasang handuk bersih pada perut ibu
Memeriksa lilitan tali pusat pada leher janin
Memasang DTT pada kedua tangan
Menunggu hingga kepala janin selesai melakukan putar paksi luar
Seorang ibu berusia 25 tahun datang ke Rumah bersalin untuk memeriksakan kehamilannya.Hasil pengkajian diperoleh data pasien mengeluh nyeri didaerah perut bagian bawah disertai keluar lendir bercampur darah (skala nyeri 6), wajah pasien meringis menahan nyeri, gelisah, Tekanan darah 120/80 mmhg, frekuensi nadi 84x/menit, frekuesi nafas 24x/menit, pembukaan servik 5cm, pasien menanyakan keadaan bayinya.
Apakah diagnosis keperawatan untuk kasus diatas ?
Nyeri b/d proses kelahiran d/d wajah pasien meringis, skala nyeri 6
Nyeri perut bagian bawah b/d kontraksi uterus d/d keluar lendir bercampur darah
Cemas b/d proses pengeluaran janin d/d pasien menanyakan keadaaan janinnya
Kurang pengetahuan b/d kurangnya informasi yang di terima pasien d/d wajah pasien meringis
Resiko tinggi perdarahan b/d proses persalinan lambat d/d pengeluaran lendir bercampur darah
Seorang perempuan berusia 29 tahun, G1P0A0, hamil 42 minggu, datang ke Puskesmas pukul 15.00. Sudah merasakan mulas–mulas teratur sejak 14 jam yang lalu dan sekarang ingin mengedan. Klien mengatakan mulas terasa 5 x setiap 10 menit selama 50 detik.Tfu 36 cm ,klien mengatakan sudah ada keluar darah bercampur lendir, saat dilakukan periksa dalam pembukaan telah 10 cm,serviks tipis dan mendatar. Berdasarkan kasus diatas klien berada pada …
Kala II
Kala III
Kala IV
Kala I fase aktif
Kala I fase laten
Seorang ibu berusia 29 tahun, G1P0A0, hamil 42 minggu, datang ke Puskesmas jam 17.00. TFU 36 cm, klien sudah merasakan mulas–mulas teratur sejak 12 jam yang lalu dan sekarang ingin mengedan. Klien mengatakan mulas terasa 5 x setiap 10 menit selama 50 detik. Klien juga mengeluh sudah ada keluar darah bercampur lendir, pembukaan 10 cm .serviks tipis dan mendatar. Adaptasi psikologis yang terjadi pada ibu tersebut adalah …
nyeri punggung meningkat
perubahan perilaku klien karena kontraksi dan terdorongnya janin
saraf pada uterus dan serviks terangsang oleh kontraksi uterus dan dilatasi serviks
saraf pada perineum terangsang dan meregang pada kala II karena dilewati janin
nyeri dimulai dari abdomen bagian bawah sampai ke punggung bagian belakang
Seorang ibu berusia 30 tahun, telah melahirkan bayinya 8 menit yang lalu tiba–tiba darah banyak keluar, tali pusat menjulur panjang. Kondisi pasien tersebut berada pada ….
Kala I fase laten
Kala II fase aktif
Kala II
Kala III
Kala IV
Seorang ibu berusia 32 tahun, 10 menit yang lalu telah melahirkan bayinya. tiba–tiba darah banyak keluar, tali pusat menjulur panjang. Manajemen aktif kala III yang tepat dilakukan pada ibu agar perdarahan minimal adalah
anjurkan ibu untuk minum
lakukan inisiasi menyusu dini
anjurkan ibu untuk tarik nafas dalam
ajarkan klien untuk mengedan saat terasa mulas
berikan oksitosin untuk meminimalkan perdarahan
Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke Rumah Sakit. Dari hasil pengkajian diperoleh data: persalinan denga cara spontan, setelah 15 menit disusul dengan pengeluaran Uri, kontraksi uterus kuat, tekanan darah 130/90 mmhg, frekuensi nadi 84x/menit,
frekuensi pernafasan 20x/menit, jumlah darah yang keluar 250 cc, fundus uteri teraba keras dan Midline. Berapakah tinggi fundus uteri ?
setinggi pusat
satu jari dibawah pusat
dua jari dibawah pusat
tidak teraba diatas simpisis
pertengahan pusat dengan simpisis
