NEW
Font size
WorksheetsINTERNAL AUDIT ISO 14001 SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Panduan Audit Sistem Manajemen Lingkungan menggunakan standar internasional
ISO 14001 : 2015
ISO 19011 : 2018
ISO 9001 : 2015
ISO 27001 : 2013
Definisi Audit adalah proses yang Mandiri, Sistematis,
Terdokumentasi, untuk memperoleh dan menilai bukti obyektif untuk memastikan bahwa KRITERIA AUDIT telah terpenuhi, pernyataan diatas adalah
Benar
Salah
Audit yang dilaksanakan oleh pihak ketiga yang berhak memberikan sertifikasi atau registrasi tentang kesesuaian dengan persyaratan standar sistem manajemen, disebut juga
2nd Parties Audit
1st Parties Audit
3rd Parties Audit
Supplier Audit
Berikut ini adalah Tujuan dilakukannya Audit Internal, Kecuali :
Memeriksa keefektifan implementasi sistem manajemen lingkungan.
Apakah sistem manajemen telah memenuhi persyaratan pelanggan tentang lingkungan, organisasi dan peraturan perundang-undangan.
Mengidentifikasi kesalahan kesalahan auditee
Memeriksa kesesuaian terhadap persyaratan sistem manajemen lingkungan.
Berikut ini adalah wewenang dari Auditor Internal, KECUALI :
Memberikan saran perbaikan dan peningkatan terhadap proses.
Menetapkan status temuan audit berdasarkan kriteria audit
Memberikan hukuman atau sanksi pada auditee
Menetapkan efektif tidaknya hasil verifikasi.
Prinsip dalam mengaudit yang bermakna salah satunya Obyektif, tepat waktu, jelas dan lengkap, adalah
Pelayanan Profesional
Penyajian Secara Wajar
Integritas
Kerahasiaan
Berikut ini adalah tahap tahap Audit Internal yaitu
Perencanaan - Pelaksanaan - Pelaporan - Follow Up dan Verifikasi.
Manakah diantara tahapan tersebut yang melakukan aktifitas membuat turtle diagram
Perencanaan
Pelaksanaan
Pelaporan
Follow Up dan Tindaklanjut
Berikut ini adalah kriteria audit sistem manajemen lingkungan, kecuali
Pedoman Mutu atau Manual Mutu
IADL, Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan
Prosedur Lingkungan
Standard ISO 14001:2015
Tidak ada bukti penerapan sistem manajemen pada proses (breakdown system).
Ketidaksesuaian yang mengakibatkan barang reject terkirim ke pelanggan dan melanggar undang-undang / regulasi terkait
Kumpulan dari kegagalan minor yang bisa menyebabkan kegagalan major pada proses (berdasarkan hasil analisa).
Jika ada kondisi seperti diatas, maka dalam audit internal ditetapkan sebagai :
Temuan Minor
Observasi
Temuan Mayor
Kesesuaian
Berikut ini adalah aktivitas yang bukan merupakan bagian dari tahapan Follow up dan verifikasi dari audit internal di sebuah organisasi :
Membuat NCR baru bila saat verifikasi dilaksanakan ditemukan bahwa tindakan perbaikan belum dilakukan.
Memeriksa efektifitas dari tindakan perbaikan yang dilakukan auditee.
Membuat Jadual Audit dan Checklist Audit
Menentukan tanggal verifikasi terhadap ketidaksesuaian yang masih berstatus open.
