NEW
Font size
WorksheetsUAS Jiwa
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Seorang laki-laki usia 30 tahun, dibawa ke IGD oleh keluarganya, karena memukul dan melempar rumah tetangga dengan batu. Hasil pengkajian : klien mengatakan dirinya sudah tidak ada lagi di dunia ini. Klien tampak menarik diri, wajah tegang dan waspada.
Pertanyaan soal
Apakah jenis waham pada kasus diatas ?
Waham Curiga
Waham Nihilistik
Waham Siar Pikir
Waham Sisip Pikir
Waham Kontrol Pikir
Seorang perempuan berusia 28 tahun dirawat di RSJ karena mengatakan dirinya adalah Ibu Tin Soeharto. Hasil pengkajian : pasien mengatakan suami dan anak-anaknya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas sejak 1 tahun yang lalu. Pasien divonis menderita kanker rahim sejak 2 bulan yang lalu. Pasien bicara dan tertawa sendiri, menyendiri, dan penampilan tidak rapi.
Pertanyaan soal
Apa faktor predisposisi terjadinya gangguan jiwa pada kasus diatas?
Penyakit
Menyendiri
Penampilan tidak rapi
Bicara dan tertawa sendiri
Kehilangan orang yang dicintai
Seorang laki-laki berusia 29 tahun, dirawat di RSJ karena sering keluyuran dan meresahkan warga setempat. Hasil pengkajian: pasien mengatakan kesal dengan istrinya karena meninggakan dirinya. Klien tampak tertawa dan bicara sendiri, wajah tegang, afek labil, dan penampilan tidak rapi.
Pertanyaan soal
Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
Pasien mampu melakukan interaksi dengan lingkungannya
Pasien menunjukan perilaku meningkatnya harga diri
Pasien mampu mengontrol perilaku marahnya
Pasien mampu mengontrol halusinasinya
Pasien mampu melakukan kebersihan diri
Seorang perawat Puskesmas melakukan kunjungan rumah pertama terhadap seorang perempuan berusia 27 tahun. Perawat mencoba melakukan komunikasi dengan pasien dan keluarga pasien. Pasien mengatakan mendengar bisikan. Perawat menanyakan tindakan yang selama ini telah dilakukan oleh pasien.
Pertanyaan soal
Apa strategi komunikasi yang dilakukan oleh perawat?
Kontrak
Validasi
Evaluasi
Salam terapeutik
Rencana tindak lanjut
Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa ke IGD RSJ karena sering mengancam tetangga dengan pisau, bicara dan tertawa sendiri sejak 2 minggu yang lalu. Hasil pengkajian : pasien mengatakan semua tetangganya ingin meracuninya. Pasien tampak mondar mandir, menarik diri, waspada, penampilan tidak rapi. Pasien pernah dirawat sebelumnya karena bicara dan tertawa sendiri.
Pertanyaan soal
Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus diatas?
Defisit perawatan diri
Perilaku kekerasan
Resiko bunuh diri
Halusinasi
Waham
Seorang perawat Puskesmas melakukan kunjungan rumah pertama terhadap seorang perempuan berusia 35 tahun. Perawat telah mencoba melakukan bina hubungan saling percaya dengan pasien dan keluarga pada pertemuan sebelumnya. Perawat saat ini keluhan yang dirasakan dan tindakan yang selama ini dilakukan untuk mengatasi keluhan yang dirasakan.
Pertanyaan soal
Apa strategi komunikasi selanjutnya yang dilakukan oleh perawat ?
Kontrak
Validasi
Evaluasi
Salam Terapeutik
Rencana tindak lanjut
Seorang perawat RSJ melakukan komunikasi pertemuan kedua terhadap seorang laki-laki berusia 27 tahun. Perawat telah berkenalan, menanyakan keluhan dan kemampuan pada pertemuan sebelumnya. Perawat saat ini mengajarkan teknik mengontrol halusinasi dengan menghardik. Perawat kemudian menanyakan perasaan pasien setelah melakukan latihan dan cara melakukan latihan menghardik.
Pertanyaan soal
Apa strategi komunikasi selanjutnya yang dilakukan oleh perawat ?
Kontrak
Validasi
Evaluasi objektif
Evaluasi subjektif
Rencana tindak lanjut
Seorang perempuan berusia 45 tahun dibawa ke RSJ oleh keluarga 2 minggu yang lalu karena marah-marah, membanting banting pintu,dan keluyuran. Pasien saat menarik diri, afek datar, tidak ada kontak mata, ini lebih banyak diam, tidak melakukan perawatan diri.
Pertanyaan soal
Apa masalah keperawatan utama yang sesuai dengan kasus diatas?
Isolasi sosial
Harga diri rendah
Perilaku kekerasan
. Defisit perawatan diri
Risiko perilaku kekerasan
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dirawat di RSJ karena memukul dan membanting banting barang di rumah sejak 1 minggu yang lalu. Hasil pengkajian: pasien mengatakan merasa kesal karena sering dibanding bandingkan oleh ayahnya. Wajah klien tampak tegang, afek labil. Perawat telah mengkaji penyebab, tanda dan gejala, akibat dari marah yang dilakukan, dan latihan tarik nafas dalam.
Pertanyaan soal
Apa tindakan keperawatan selanjutnya yang dilakukan oleh perawat ?
Ajarkan cara verbal
Ajarkan cara spiritual
Ajarkan patuh minum obat
Ajarkan pukul kasur dan bantal
Ajarkan latihan tarik nafas dalam
Seorang laki-laki berusia 21 tahun dirawat di RSJ karena tidak mau bicara dan mengurung diri di rumah sejak 2 minggu yang lalu. Hasil pengkajian : klien mengatakan dirinya adalah seorang ulama besar. Kontak mata ada, klien tampak menyendiri. Perawat akan mengikutkan pasien dalam terapi aktifitas kelompok
Pertanyaan soal
Apa terapi aktifitas kelompok yang tepat dilakukan oleh perawat ?
TAK Sosialisasi
TAK Isolasi Sosial
TAK Orientasi Realita
TAK Stimulasi Sensori
TAK Stimulasi Persepsi
Seorang laki-laki berusia 25 tahun dirawat di RSJ karena bicara dan tertawa sendiri serta marah-marah di rumah sejak 1 bulan yang lalu. Hasil pengkajian : pasien mengatakan mendengar suara yang menyuruhnya untuk memukul ibunya. Klien tampak bicara sendiri, afek labil dan menyendiri. Perawat telah mengkaji isi dari halusinasinya, mengajarkan latihan menghardik, minum obat secara teratur, dan bercakap-cakap dengan teman dan perawat di ruangan.
Pertanyaan soal
Apa tindakan keperawatan selanjutnya yang dilakukan oleh perawat ?
Ajarkan menghardik
Ajarkan cara spiritual
Ajarkan patuh minum obat
Ajarkan cara melakukan kegiatan
Ajarkan cara bercakap dengan orang lain
Seorang perempuan berusia 20 tahun dirawat di RSJ karena mengurung diri di kamar dan tidak mau berbicara sejak 2 minggu yang lalu. Hasil pengkajian : keluarga pasien mengatakan pasien pernah mengalami pelecehan seksual 1 tahun yang lalu. Pasien kehilangan pekerjaan 1 bulan yang lalu. Kontak mata tidak ada, penampilan tidak rapi, afek datar.
Pertanyaan soal
Apa faktor presipitasi terjadinya gangguan jiwa pada kasus diatas?
Mengurung diri
Tidak mau bicara
Pelecehan Seksual
Kehilangan pekerjaan
Penampilan tidak rapi
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RSJ bicara dan tertawa sendiri di rumah serta keluyuran sejak 1 bulan yang lalu. Hasil pengkajian : pasien mengatakan sudah ditinggalkan istrinya sejak 1 tahun yang lalu, di saat yang sama pasien kehilangan pekerjaan. Pasien kehilangan anak karena kecelakaan sejak 2 bulan yang lalu. Pasien menyendiri, penampilan tidak rapi.
Pertanyaan soal
Apa faktor presipitasi terjadinya gangguan jiwa pada kasus diatas?
Mengurung diri
Tidak mau bicara
Pelecehan Seksual
Kehilangan pekerjaan
Kehilangan orang yang dicintai
Seorang perawat Puskesmas melakukan kunjungan rumah terhadap seorang perempuan usia 25 tahun. Hasil pengkajian : pasien mengatakan permohonan maaf, dirinya akan pergi jauh. Pasien memiliki riwayat kehilangan pekerjaan dan orang yang dicintai. Pasien murung, afek datar. Pasien belum pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya.
Pertanyaan soal
Apa upaya bunuh diri pada kasus diatas?
Tanda bunuh diri
Isyarat bunuh diri
Resiko bunuh diri
Ancaman bunuh diri
Percobaan bunuh diri
Seorang perempuan berusia 26 tahun, dirawat di RSJ karena sering marah-marah dan melempari rumah tetangga dengan batu. Hasil pengkajian: pasien mengatakan mendengar suara-suara yang menyuruhnya memukul seseorang. Klien tampak tertawa dan bicara sendiri, wajah tegang, afek labil, menyendiri dan penampilan tidak rapi.
Pertanyaan soal
Apakah tujuan tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
Pasien mampu melakukan interaksi dengan lingkungannya
Pasien menunjukan perilaku meningkatnya harga diri
Pasien mampu mengontrol perilaku marahnya
Pasien mampu mengontrol halusinasinya
Pasien mampu melakukan kebersihan diri
