wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ANALISIS FARMASI LANJUTAN SEM.GENAP TA 2020/2021

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 9mins

Name
Class
Date
1.

Sebanyak 50 ml minuman ringan yang mengandung vitamin C (BM= 176,12 g/mol) dilarutkan dalam campuran yang terdiri atas 200 ml air bebas karbon dioksida dan 50 ml asam sulfat encer (10% v/v). Campuran selanjutnya dititrasi segera dengan iodium 0,1 N menggunakan indikator kanji sampai membentuk warna biru tetap. Sampai titik akhir titrasi dibutuhkan volume titrasi sebanyak 10,5 ml. Berapakah kandungan vitamin C dalam minuman ringan tersebut?

a)

0,185% b/v

b)

1,850% b/v

c)

18,50% b/v

d)

185% b/v

2.

BILA PADA SUATU ANALISIS KADAR VITAMIN C PADA SALAH SATU MEREK MINUMAN RINGAN DIPEROLEH KADAR SEBESAR 0,185% b/v....maka dapat diartikan bahwa

a)

terdapat 185 mg vitamin C dalam 100 ml minuman ringan tersebut

b)

terdapat 0,185 gram vitamin C dalam 100 ml minuman ringan tersebut

c)

semua benar

d)

semua salah

3.

Vitamin C yang dikenal dengan asam askorbat (BM=176,13 g/mol) dalam keadaan kering cukup stabil; tetapi dalam larutan, oleh beberapa logam (terutama tembaga) mengalami oksidasi serta

jika terkena sinar akan lambat laun akan berubah menjadi coklat. Salah satu metode analisis titrimetri yang dapat digunakan untuk menentukan kadarnya dalam sediaan adalah iodimetri berdasarkan prinsip reaksi?

a)

reduksi-oksidasi (redoks)

b)

asam-basa

c)

pembentukan kompleks

d)

pembentukan endapan

4.

Berikut ini yang merupakan vitamin larut dalam lemak adalah....

a)

Asam folat

b)

Vit. B1

c)

Vit.D

d)

asam askorbat

5.

Berikut ini yang merupakan vitamin larut air, kecuali...

a)

Alfa tokoferol

b)

Vitamin B6

c)

Vitamin B1

d)

Vitamin B12

6.

Berapa molaritas larutan HCl pekat ( konsentrasi 36,5% ; BM= 36,5 g/mol ; ρ= 1,18g/ml)

a)

118 M

b)

11,8 M

c)

1,18 M

d)

0,118 M

7.

Berapa normalitas larutan HCl pekat ( konsentrasi 36,5% ; BM= 36,5 g/mol ; ρ= 1,18g/ml)

a)

11,8 N

b)

1,18 N

c)

0,118 N

d)

0,0118 N

8.

Keaktifan vitamin E dalam beberapa senyawa tokoferol berbeda-beda. Keaktifan vitamin E yang paling tinggi ditunjukkan pada...

a)

α- tokoferol

b)

β- tokoferol

c)

γ- tokoferol

d)

δ- tokoferol

9.

Manakah metode analisis kadar vitamin E berikut?

a)

Metode Serimetri

b)

Metode spektrofotometri

c)

Metode kolorimetri

d)

Benar semua

e)

Salah semua

10.

Pada metode analisis kadar secara spektrofotometri, α-tokoferol dalam etanol 95% menunjukkan absorbansi maksimum pada 292 nm dan minimum pada 257 nm tetapi

Jika digunakan pelarut sikloheksan maka α-tokoferol menunjukkan absorbansi maksimum pada 298 nm dan minimum pada 257 nm

Pergeseran panjang gelombang maksimum dari 292 nm menjadi 298 nm dikenal dengan istilah?

a)

Hipsokromik

b)

Batokromik

c)

Hiperkromik

d)

Hipokromik

11.

Pada metode analisis kadar secara spektrofotometri, α-tokoferol dalam etanol 95% menunjukkan absorbansi maksimum pada 292 nm dan minimum pada 257 nm tetapi

Jika digunakan pelarut sikloheksan maka α-tokoferol menunjukkan absorbansi maksimum pada 298 nm dan minimum pada 257 nm

Pergeseran panjang gelombang maksimum dari 292 nm menjadi 298 nm menyebabkan peningkatan intensitas (ABSORBANSI) ke arah yang lebih tinggi yang dikenal dengan istilah?

a)

Hipsokromik

b)

Batokromik

c)

Hiperkromik

d)

Hipokromik

12.

Pada metode analisis kadar secara spektrofotometri, α-tokoferol dalam etanol 95% menunjukkan absorbansi maksimum pada 292 nm dan minimum pada 257 nm tetapi

Jika digunakan pelarut sikloheksan maka α-tokoferol menunjukkan absorbansi maksimum pada 298 nm dan minimum pada 257 nm

Pergeseran panjang gelombang maksimum dari 292 nm menjadi 298 nm menyebabkan peningkatan intensitas (ABSORBANSI) ke arah yang lebih tinggi.

Pergeseran panjang gelombang maksimum dan peningkatan Absorbansi TERSEBUT dipengaruhi oleh faktor?

a)

Pengaruh Pelarut

b)

Gugus kromofor

c)

Pengaruh pH

d)

Pengaruh suhu

e)

Ion-ion anorganik

13.

BERIKUT INI BERBAGAI FAKTOR YANG MENGATUR PENGUKURAN SERAPAN (ABSORBANSI) SPEKTROFOTOMETER UV-VIS ADALAH...

a)

GUGUS KROMOFOR

b)

PENGARUH PELARUT

c)

PENGARUH pH

d)

PENGARUH SUHU

e)

BENAR SEMUA

14.

Manakah metode analisis kadar vitamin C berikut?

a)

Metode Iodimetri

b)

Metode Kromatografi

c)

Metode Spektrofotometri

d)

Metode Spektoflourometri

e)

BENAR SEMUA

15.

Penggantian gugus R pada rumus struktur dasar penisilin diatas, akan berpengaruh terhadap...

a)

Kelarutan penisilin dalam pelarut organik

b)

Resistensi terhadap penisilinase

c)

Stabilitas penisilin terhadap asam

d)

Penyerapan

e)

BENAR SEMUA

16.

Berdasarkan rumus struktur dasar penisilin, atom H pada –COOH dapat diganti dengan kation anorganik atau organik membentuk suatu garam penisilin. Kation tersebut dapat berupa...

a)

Natrium

b)

Prokain

c)

Kalium

d)

Semuanya benar

17.

Penisilin dan sefalosforin merupakan antibiotik golongan...?

a)

Beta laktam

b)

Flourokuinolon

c)

Aminoglikosida

d)

Makrolida

18.

Pada penetapan kadar asam barbiturat dengan metode kolorimetri,dimana terbentuk turunan asam violurat yang berwarna merah-violet. Metode penetapan ini dilakukan oleh....

a)

Parri

b)

Budde

c)

Bartzatt

d)

Schulek

19.

Pada penetapan kadar asam barbiturat dengan metode kolorimetri dengan garam Kobalt, berdasarkan reaksi....

a)

Parri

b)

Budde

c)

Daielson

d)

Schulek dan Rozsa

20.

Pada penentuan kadar tablet fenobarbital, dilakukan penimbangan sejumlah sampel yang setara dengan kurang lebih 25 mg fenobarbital. Jumlah tablet yang ditimbang (kemudian dihitung berat rata-ratanya) berdasarkan Farmakope IV (memenuhi syarat keseragaman bobot dan kandungan) sebanyak...

a)

20 tablet

b)

1 tablet

c)

2 tablet

d)

5 tablet

21.

Manakah metode analisis kadar turunan asam barbiturat berikut?

a)

Metode spektrofotometri

b)

Metode kolorimetri(dengan garam kobalt)

c)

Metode asidi-alkalimetri

d)

Metode kromatografi

e)

Semua Benar

22.

Salah satu metode analisis kadar turunan asam barbiturat menggunakan metode titrasi alkalimetri menggunakan basa NaOH 0,1 N dimana dalam tehnik pelaksanaannya, larutan NaOH berada di...

a)

Buret

b)

Erlenmeyer

c)

Semua Benar

d)

Semua Salah

23.

Turunan asam barbiturat menunjukkan absorbsi yang spesifik pada daerah ultraviolet. Prinsip tersebut merupakan metode penentuan kadar turunan asam barbiturat secara....?

a)

Spektrofotometri UV-Vis

b)

Kromatografi

c)

Kolorimetri

d)

Bromometri

24.

Berikut ini yang merupakan senyawa barbiturat pada posisi 5,5-tersubtitusi, kecuali...

a)

Metarbital

b)

Fenobarbital

c)

Pentobarbital

d)

Butetal

25.

Berikut ini yang merupakan senyawa barbiturat N1-metil-5,5-R,R adalah

a)

Metarbital

b)

Fenobarbital

c)

Pentobarbital

d)

Butetal

26.

Berdasarkan gambar di atas rumus bangun asam barbiturat dapat digambarkan bila R1 dan R2 adalah atom...

a)

Nitrogen

b)

Oksigen

c)

Karbon

d)

Hidrogen

27.

Kafein, teobromin, dan teofilin dapat dititrasi sebagai basa pada pelarut bebas air. Metode penetapan kadar turunan xantin ini dikenal sebagai......

a)

TBA

b)

Iodometri

c)

Gravimetri

d)

Argentometri

28.

Kafein dikenal dengan nama kimia...

a)

1,3,7-trimetil xantin

b)

3,7 dimetil xantin

c)

1,3-dimetil xantin

d)

1,7 dimetil xantin

29.

Gambar diatas merupakan senyawa turunan xantin dikenal dengan nama umum...

a)

Kafein

b)

Teofilin

c)

Teobromin

d)

Aminofilin

30.

Tujuan metode penetapan kadar total alkaloid kulit Kina adalah untuk mengetahui kadar alkaloid jumlah yang dihitung sebagai...

a)

Kinin

b)

Sinkonin

c)

Kinidin

d)

Sinkonidin

31.

Alkaloid mempunyai struktur dasar yang banyak jenisnya. Berdasarkan jenis cincin heterosiklik nitrogen yang merupakan bagian dari struktur molekulnya, maka salah satu cincin inti tersebut adalah....

a)

Purin

b)

Tiazolidin

c)

Beta laktam

d)

Barbiturat

32.

Alkaloida tidak mempunyai tatanama sistematik, oleh karena itu, suatu alkaloid dinyatakan dengan nama trivial. Manakah berikut ini yang bukan merupakan contoh alkaloid dengan nama trivial....?

a)

Morfin

b)

Nikotin

c)

Efedrin

d)

Amlodipin

33.

Alkaloid merupakan senyawa organik heterosiklik yang dihasilkan oleh sejumlah tanaman umumnya bersifat basa karena mengandung paling sedikit satu atom....

a)

Nitrogen

b)

Oksigen

c)

Karbon

d)

Hidrogen

34.

Sebanyak 50 ml minuman ringan yang mengandung vitamin C (BM= 176,12 g/mol) dilarutkan dalam campuran yang terdiri atas 200 ml air bebas karbon dioksida dan 50 ml asam sulfat encer (10% v/v). Campuran selanjutnya dititrasi segera dengan iodium 0,1 N menggunakan indikator kanji sampai membentuk warna biru tetap. Sampai titik akhir titrasi dibutuhkan volume titrasi sebanyak 10,5 ml. Berapakah BE (Berat Ekivalen) vit C terhadap Iodium berdasarkan reaksi seperti terlihat pada gambar?

a)

88,06

b)

880,6

c)

8,806

d)

0,8806

35.

Berapa molaritas larutan asam sulfat (H2S04) pekat ( konsentrasi 98,079% ; BM= 98,079 g/mol ; ρ= 1,84g/ml)

a)

18,4 M

b)

1,84 M

c)

184 M

d)

0,184 M

36.

Berapakah normalitas H2SO4 pada konsentrasi 18,4 M?

a)

9,20 N

b)

18,4 N

c)

92,0 N

d)

184 N

37.

Berapakah Normalitas HCl dengan konsentrasi 11,8 M?

a)

11,8 N

b)

5,9 N

c)

118 N

d)

59 N

38.

Jika dalam prosedur analisis disebutkan ukur seksama, maka alat ukur yang dapat

digunakan adalah...

a)

Gelas ukur dan gelas kimia

b)

Gelas ukur dan buret

c)

Gelas kimia dan pipet volum

d)

Buret dan pipet volum

e)

Gelas ukur dan pipet volum

39.

Berikut ini yang merupakan Baku sekunder yang dapat digunakan untuk membakukan/menstandarisasi larutan

natrium hidroksida adalah ...

a)

Natrium klorida

b)

Natrium karbonat

c)

Kalsium karbonat

d)

Kalium biftalat

e)

Asam klorida yang telah dibakukan sebelumnya

40.

Untuk membuat 250 ml larutan iodium 0,1N dari larutan iodium 2N, maka larutan

iodium 2N yang dibutuhkan adalah ....

a)

3,125 ml

b)

6,25 ml

c)

12,5 ml

d)

25,0 ml

e)

37,5 ml