NEW
Font size
WorksheetsUAS Survei Konsumsi Pangan Prodi D3 Gizi TA.2021
Total questions: 60
Worksheet time: 45mins
Seorang Ibu belanja bahan 2 makanan berupa sayur 1 ikat bayam 1/4 kg telor ayam (4 butir ) dan 1 kg ikan gabus yang sudah bersih ,rencananya ibu akan membuat pempek,lalu dipersiapkanlah ikan gabus 1 kg di tambah dengan telor ayam 4 butir yang diambil merahnya saja . kemudian ibu menyiapkan sayur bayam yang diambil daunnya saja batang dan akar tidak diolah sehingga diperoleh hanya I piring bayam mentah . Dari Bahan makanan yang ibu akan masak apakah yang dimakdud dengan “ Refuse”
Perkiraan berat bahan makanan yang di beli yang dapat dimakan
Bagian Berat bahan mentah yang tidak dapat dimakan.
Bagian Berat bahan mentah yang dapat dimakan
Perkiraan berat bahan makanan yang di beli
Perkiraan berat bahan sisa.
Untuk memperkirakan berat bahan makanan yang dimakan, beberapa diantara Contoh jenis bahan makanan dibawah ini termasuk dalam “ Refuse ”
Cangkang telur
Kulit pisang
Tulang Ayam
Daging IKan
Akar sayur.
Yang dimakdud dengan “ Waste ” pada pernyataan kalimat di bawah ini adalah :
Bahan makanan yang tidak dapat dimakan tetapi sesungguhnya masih dimakan
Bahan makanan yang tidak dimakan tetapi sesungguhnya dapat dimakan
Bahan makanan yang sesungguhnya masih dimakan
Bahan makanan yang sama sekali tidak boleh dimakan
Bahan makanan yang sama sekali tidak boleh di buang.
Yang dimaksud dari Berat makanan dalam keadaan belum terolah dan sudah merupakan bagian yang dapat dimakan adalah :
Berat makanan matang ke mentah.
Berat makanan mentah bersih
Berat makanan matang bersih
Berat makanan mentah kotor
Berat makanan matang kotor
Manfaat dilakukannya Evaluasi Asupan Gizi hasil survey konsumsi pangan
Sebagai bahan informasi bagi Program gizi
Sebagai Informasi untuk melakukan Konseling
Untuk kegiatan dalam melaksanakan Wawancara
Sebagai bahan informasi bagi yang membutuhkannya
Sebagai Data dan informasi bagi tenaga kesehatan untuk penelitian
Berat badan yag digunakan sebagai pembagi dalam
menilai Tingkat kecukupan Gizi adalah :
Tidak di perlukan Adanya BB
Berat Badan sesungguhnya
Berat Badan saat ini
Berat Badan Aktual
BB bulan ini
Untuk menghitung Tingkat asupan Gizi dengan Faktor konversi digunakan sebagai pembagi adalah :
Kebutuhan Rata-rata
Nutrition Adequacy Ratio
Rasio Kecukupan Zat Gizi,
Estimasi Kebutuhan Rata-rata
Perbandingan asupan zat gizi tertentu yang dibandingkan dengan nilai angka kecukupan zat gizi sesuai dengan kelompok usia dan jenis kelamin merupakan Cara Evaluasi menggunakan Rumus :
Nutrition Adequacy Ratio (.NAR )
Mean Adequacy Ratio ( MAR )
Index of Nutritional Quality ( INQ )
Estimated Average Requiremen (.EAR )
Hasil dari Evaluasi asupan konsumsi zat gizi dapat dperigunakan sebagai bahan untuk Melakukan kegiatan :
Konseling
Pengobatan
Menilai Status Gizi
Wawancara
Terpenuhi apa tidak Kecukupan zat gizi dan Bervariasi tidaknya dapat di tentukan dengan Menggunakan Jenis Evaluasi
Angka Kecukupan Gizi
Estimasi Kebutuhan Rata-rata
Mean Adequacy Ratio
Indeks Kualitas Gizi.
Kalimat dibawah ini yang dimaksud dengan Estimated Average Requiremen (EAR ) adalah
Perkiraan zat gizi sesuai kebutuhan
Perkiraan kebutuhan sesuai denga RDA
Perkiraan zat gizi sesuai kebutuhan bagi orang sehat dan Jenis kelaimin
Perkiraan zat gizi sesuai kebutuhan bagi orang sehat sesuai usia dan jenis kelamin.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, dengan
BB 33 kg. BB anak dengan usia tsb pada standar adalah 35 kg .Hasil Recall asupan Energi diperoleh 1850 kkal dan protein 45 gram. Pada Standar AKG tercantum untuk Energinya 2050 kkal dengan protein 50 gram. Berapa Angka Kecukupan Gizi Koreksi untuk Energi nya :
1932 kkal
1930 kakl
1929 kkal
1928 kkal
1927 kkal.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, dengan
BB 33 kg. BB anak dengan usia tsb pada standar adalah 35 kg. Hasil Recall asupan Energi diperoleh 1850 kkal dan protein 45 gram. Pada Standar AKG tercantum kecukupan Energinya 2050 kkal dengan protein 50 gram. Berapa Tingkat Pemenuhan zat gizi untuk Energi nya?
93,9 %
94,9 %
95,7 %
96,0 %
97.0 %
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, dengan
BB 33 kg. BB anak dengan usia tsb pada standar adalah 35 kg .Hasil Recall asupan Energi diperoleh 1850 kkal dan asupan vitamin A 380 mcg,. Pada Standar AKG tercantum kecukupan Energinya 2050 kkal. Vitamin A untuk anak-anak usia 12 tahun adalah 600 µg RE. Faktor konversi Vitamin A 1,4. Nilai Estimated Average Requiremen (EAR) Vitamin A untuk anak tersebut adalah :
128 µg RE
282 µg RE
386 µg RE
428 µg RE
486 µg RE.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun, dengan BB 33 kg. BB anak dengan usia tsb pada standar adalah 35 kg .Hasil Recall asupan Energi diperoleh 1850 kkal dan asupan vitamin A 380 mcg. Pada Standar AKG tercantum kecukupan Energinya 2050 kkal. Vitamin A untuk anak usia 12 tahun adalah 600 µg RE. Faktor konversi Vitamin A 1,4.Tingkat pemenuhan Estimated Average Requiremen ( EAR) Vitamin A untuk anak tersebut adalah
84,8 %
85,9 %
86,7 %
87.9 %
.88.8 %
Jika dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG), maka nilai Estimated Average Requiremen (EAR ) adalah :
.-2 SD AKG
.+2 SD AKG
-1 SD AKG
+1 SD AKG
Sama dengan nilai AKG
Evaluasi asupan makan dengan ratio atau perbandingan asupan zat gizi tertentu yang Dibandingkan dengan nilai angka kecukupan zat gizi ( AKG ) sesuai dengan kelompok usia dan jenis kelamin,disebut:
Angka Kecukupan Gizi
Estimated Average Intake
Estimated Average Requirement
Nutrient Adequacy Ratio
Mean Adequacy Ratio
Seorang ibu menyiapkapkan menu untuk makan siang keluarga, yang terdiri dari ayah , ibu dan 2 anak yang 1 orang duduk di kls 5 SD dan 1 orang lagi duduk di kelas 9 SMP.Dari menu yang disajikan sudah lengkap dan memenuhi gizi seimbang antara lain Nasi 500 gram, ikan Mas 500 gr, Tempe 100 gr sayur bening bayam 4 porsi dan buah pisang Ambon 400 gr .Berapa gram berat mentah bersih ikan Mas , bila % BDD ikan mas 80 % .
300 gram
350 gram
400 gram
450 gram
500 gram
Seorang ibu menyiapkapkan menu untuk makan siang keluarga, yang terdiri dari ayah , ibu dan 2 anak yang 1 orang duduk di kls 5 SD dan 1 orang lagi duduk di kelas 9 SMP.Dari menu yang disajikan sudah lengkap dan memenuhi gizi seimbang antara lain Nasi 500 gram, ikan Mas 500 gr, Tempe 100 gr
sayur bening bayam 4 porsi dan buah pisang Ambon 400 gr. Jika anda mengkonsumsi tempe goreng dengan berat 50 g, FK serapan minyak untuk tempe goreng 14%. Berapa gram minyak yang terserap dalam tempe yang anda makan :
10.0 gram
9,0 gram
8,0 gram
7, 0 gram
6.0 gram
Nilai INQ adalah Hasil analisis asupan zat gizi Seseorang yang dinyatakan dapat memenuhi kecukupan zat gizi Tertentu Jika hasil perhitungan Evaluasinya berada pada nilai : .
<1
>1
0,5
1
.-1
Hasil analisis asupan zat gizi Seorang ibu yang mempunyai NAR untuk sejumlah zat gizi mikro sebagai berikut, Kalsium 0.50 ; Vitamin A 0,57; Vitamin C 0,78;
Besi 0,85; Seng 0,40. Berapakah Nilai Rata –Rata Mean Adequacy Ratio asupan zat gizi mikro Ibu tersebut?
1,40
1,15
0,625
0,735
0,63
Untuk menilai kecukupan pemenuhan zat gizi dari makanan individu per 1000 kkal dapat digunakan Perhitungan Evaluasinya dengan metode.:
Nutrition Adequacy Ratio (.NAR )
Mean Adequacy Ratio (MAR )
Estimated Average Requiremen (EAR)
Index of Nutritional Quality ( INQ )
Nilai rata –rata Mean Adequacy Ratio
Ibu menyiapkan nasi liwet yang berasal dari beras 80 gram dan Faktor konversi untuk nasi liwet 0,4 Berapa berat matang nasi liwet.
100 gr
150 gr
200 gr
250 gr
300 gr
Mahasiswa X akan mengadakan survey pengambilan data dengan menggunakan cara penimbangan, pengukuran penggunaan pangan untuk konsumsi dilakukan dengan cara menimbang BM dalam keadaan mentah (proses persiapan), setelah makanan dimasak (penyajian), dan setelah pangan tersebut dikonsumsi (mengukur sisa yang tidak dimakan) . Metode apakah yang tepat untuk pengambilan data tersebut ..
Metode food weighing
Metode dietary history
Metode inventaris
Metode recall
Metode food record method
Bahan seperti garam, gula, minyak goreng dan sebagainya, bahan pangan tersebut termasuk kedalam bahan pangan …
Non Perishable food
Bahan pangan mudah rusak
Perishable food
Bahan pangan serba-serbi
Bahan pangan tidak mudah rusak
Yang dimaksud dengan metode food weighed adalah metode konsumsi pangan dengan cara :
Mengingat-ingat
Frekuensi makan
Penimbangan
Riwayat makan
Metode kombinasi
Metode food weighed, merupakan metode paling akurat karena
Dilakukan penimbangan secara cermat dan tepat terhadap makanan
Dilakukan penimbangan dengan mencatat makanan yang dikonsumsi
Dilakukan penimbangan secara cermat dan tepat terhadap makanan yang dikonsumsi
Dilakukan penmbangan dengan menanyakan secara cermat riwayat makanan yang dikonsumsi
Dilakukan penimbangan secara cermat dan tepat terhadap frekuensi makanan yang dikonsumsi
Gibson 2005, Menyatakan bahwa, lamanya pelaksanaan metode food weighed adalah
Tergantung pada zat gizi yang ingin diketahui, jumlah dan prinsip dari survey
Tergantung pada zat gizi yang ingin diketahui, individu dan tujuan dari survey
Tergantung pada zat gizi yang ingin diketahui, populasi dan tujuan dari survey
Tergantung pada zat gizi yang ingin diketahui, masyarakat dan tujuan dari survey
Tergantung pada zat gizi yang ingin diketahui, masyarakat dan sasaran dari survey
Mengukur secara langsung berat setiap jenis pangan yang dikonsumsi semua makanan pada saat sarapan, makan siang, selingan dan makan malam ditimbang dalam bentuk mentah, ditimbang pula makanan siap saji yang diperoleh dengan cara membeli atau diberi merupakan …
Prinsip metode food weighing
Prinsip metode dietary history
Prinsip metode inventaris
Prinsip metode recall
Prinsip metode food record
Ada beberapa metode yang dapat digunakan dalam menilai konsumsi pangan baik tingkat Individu, keluarga maupun masyarakat, Ada beberapa metode yang digunakan seperti metode inventaris (inventory
method), metode pendaftaran (food list-recall mthod), metode frekuensi pangan (food frekuensi method), metode tersebut termasuk dalam …
Tingkat rumah tangga
Tingkat masyarakat
Tingkat keluarga
Tingkat individu
Aktifitas Monitoring & Evaluasi Gizi adalah untuk menjawab pertanyaan
Problem, etiologi dan gejala
Problem, riwayat dan gejala
Problem, etiologi dan keluhan
Problem, riwayat dan keluhan
Pengelompokkan monev gizi berdasarkan perubahan prilaku, perubahan asupan zat gizi, perubahan status gizi dan peningkatan pengetahuan dari pasien/klien adalah pengelompokan
Langsung
Tidak langsung
Status klinis
Kesehatan
Nilai lab, BB, TD, perubahan profil faktor risiko, tanda dan gejala, status klinis, infeksi dan komplikasi lain adalah pengelompokkan
Status klinis dan kesehatan
Langsung
Tidak langsung
Antropometri
Standar dalam MONEV Gizi berupa tanggal dan waktu, Indikator-indikator yg diukur dan hasilnya, perkembangan ke arah tujuan yang akan dicapai serta faktor-faktor yang menghambat dan mendukung
kegiatan Proses Asuhan Gizi merupakan :
Pendokumentasian monev gizi
Pendokumentasian evaluasi
Pendokumentasian monitoring
Pendokumentasian NCP
Data yang dibutuhkan dalam MONEV adalah
Rekam medis pasien
Hasil Laboratorium pasien
Hasil recall pasien
Hasil wawancara pasien
Kesesuaian antara jumlah zat gizi yang dikonsumsi dengan banyaknya kebutuhan tubuh untuk menjalankan fungsi organ secara fisiologi disebut ?
Kecukupan gizi
Basal Metabolism Rate
Total Energy Expenditure
Aktivitas fisik
Faktor stress
Menghitung nilai energi makanan yang dikonsumsi selama 24 jam dibagi dengan total kebutuhan energi di kali 100 disebut apa?
Kecukupan gizi
Basal Metabolism Rate
Total Energy Expenditure
Persentase asupan energi
Persentase asupan protein
Berapa persen cut of point batas pemenuhan kebutuhan yang moderat menurut Gibson?
55 %
66%
77%
88%
99%
Menurut McCoory jika seorang individu makan antara 3-6 kali/hari maka memiliki kisaran asupan sekitaran berapa persen RDA ?
40%
50 %
60%
70%
80%
Berapa kadar retinol yang dianggap defisisiensi vitamin A :
< 50 µg/dl
< 60 µg/dl
< 70 µg/dl
< 80 µg/dl
< 90 µg/dl
Defisiensi vitamin larut lemak yang sering ditemukan adalah defisiensi vitamin?
A
D
E
K
B
Zat gizi apa yang kebutuhannya sedikit tetapi harus tersedia dalam jumlah yang cukup?
Karbohidrat
Lemak
Protein
Vitamin
Energi
Metode survei konsumsi makanan yang dilakukan terhadap hasil pengamatan sisa makanan disebut apa?
Food recall
Food record
Dietary history
Comstoc
Account
Dalam skala pengukuran taksiran Visual Comstock 6 skala, termasuk dalam skala berapa jika makanan tersisa ½ porsi (50% habis) dari yang diberikan ?
skala 0
skala 1
skala 2
skala 3
skala 4
Dalam skala pengukuran taksiran Visual Comstock 6 skala, termasuk dalam skala berapa jika makanan tersisa ¾ porsi (25% habis) dari yang diberikan ?
skala 0
skala 1
skala 2
skala 3
skala 4
Dalam skala pengukuran taksiran Visual Comstock 7 skala, termasuk dalam skala berapa jika makanan tersisa ½ porsi (50% habis) dari yang diberikan ?
skala 0
skala 1
skala 2
skala 3
skala 4
Dalam skala pengukuran taksiran Visual Comstock 6 skala, termasuk dalam skala berapa jika makanan tersisa ¾ porsi (25% habis) dari yang diberikan ?
skala 0
skala 1
skala 2
skala 3
skala 4
Kelebihan dari metode Visual Comstock adalah ?
Rumit
Waktu lama
Hemat biaya
Memerlukan alat yang banyak
Tidak dapat mengetahui sisa makanan menurut jenisnya
Asupan zat gizi apakah bila berlebihan akan berdampak pada peningkatan kadar gula darah (penyakit diabetes mellitus)?
Protein
Lemak
Glukosa
Vitamin
Mineral
Asupan zat gizi apakah bila berlebihan akan berdampak pada penyakit dislipidemia ?
Protein
Lemak
Glukosa
Vitamin
Mineral
Ipin (18 tahun) memiliki BB 45 kg, hasil recall 24 jam diperoleh tingkat konsumsi enerrgi sehari sebesar 2750 kalori. Pada daftar AKG BB standar laki-laki 16-18 adalah 56 kg dan untuk energi adalah 2600 kalori. Berapa angka kecukupan energi Ipin sebenarnya :
2008 kalori
2009 kalori
2098 kalori
2089 kalori
Kesalahan dalam pengukuran konsumsi pangan sering terjadi bila tidak dilakukan pengendalian atas kualitas data, yang bersumber dari faktor-faktor di bawah ini. Faktor yang tidak terkait dengan kegiatan di atas adalah :
Pemilihan variabel
Instrumen pengumuplan data
Sumber dana/pendanaan
Pedoman/prosedur
Angka kecukupan gizi merupakan standar pemenuhan kecukupan gizi yang berisikan informasi zat-zat gizi yang harus terpenuhi dalam sehari oleh individu. Zat gizi yang tidak tercantum dalam standar tersebut yaitu
Energi
Protein
Karbohidrat
Yodium
Kegiatan kendali kualitas data sering dilakukan untuk menyakinkan kualitas data sebelum proses pengumpulan data dilakukan dalam survey konsumsi pangan. Kegiatan tersebut di atas sering disebut dengan :
Data quality control
Manajemen data
Data quality assurance
Analisis data.
Di bawah ini yang tidak menjadi dasar dalam penyajian angka kecukupan gizi yang dianjurkan, yaitu
Aktivitas fisik
Berat badan
Kelompok usia
Kondisi khusus (sakit)
Keluarga Muhidin (35 tahun) dengan istrinya Ema Enok ( 32 tahun ) dan anaknya Ozan (2,5 tahun) dia bekerja sebagai buruh. Setiap harinya Ema Enok menyediakan makanan keluarga dengan satu kali masak dengan 3 kali makan utama. Diketahui AKG usia 30-49 tahun laki-laki (2350 Kkal), AKG usia 30-49 tahun wanita (1800 Kkal), dan AKG usia 1-3 tahun (1000 Kkal). Hasil recall individu didapat : Muhidin (2400 kalori), Ema Enok (1550 kalori) dan Ozan (925 kalori). Berapa persentase kecukupan energi dari keluarga Muhidin tersebut
0,94 %
9,46 %
94,7 %
9,47 %
Memantau dan menjaga kualitas data selama kegiatan pengumpulan data, merupakan kegiatan pengendalian kualitas data yang terkait dengan survey konsumsi pangan. Kegiatan di atas sering disebut dengan istilah
Manajemen data
Quality assurance
Analisis data
Quality control
Langkah yang sering digunakan untuk meyakinkan kualitas data sebelum proses pengumpulan data konsumsi pangan sering dilakukan oleh peneliti.
Kegiatan tersebut sering disebut dengan :
Mereview secara acak kuesioner yang telah terisi
Melakukan pengkodean
Standarisasi prosedur
Mengawasi proses pengumpulan data.
Kegiatan yang berkaitan dengan penanganan dan memproses data selama pelaksanaan survei/pengukuran konsumsi pangan disebut
Kendali kualitas data
Manajemen data
Penjaminan kualitas data
Analisis data
Ipin (18 tahun) memiliki BB 45 kg, hasil recall 24 jam diperoleh tingkat konsumsi enerrgi sehari sebesar 2750 kalori. Pada daftar AKG BB standar laki-laki 16-18 adalah 56 kg dan untuk energi adalah 2600 kalori. Berapa pencapaian angka kecukupan energi Ipin sebenarnya
131 %
132 %
133 %
134 %
