Font size
S
M
L
XL
WorksheetsAuditing 2 : Ch 13 dan 14 Uji Substantive Kas dan Peristiwa
Total questions: 29
Worksheet time: 24mins
Name
Class
Date
1.
Kas di tangan perusahaan, yang terdiri dari:
a)
Penerimaan kas yang belum disetor ke bank, yang berupa uang tunai, pos wesel,certified check, cashier’ check, cek pribadi, dan bank draft.
b)
Saldo dana kas kecil, yang berupa uang tunai yang ada di tangan pemegang dana kas kecil.
c)
Kas yang berupa simpanan di bank berbentuk rekening giro
d)
Kas Ditangan Orang lain
e)
Semua jawaban benar
2.
TUJUAN PEMERIKSAAN (audit objectivities) KAS DAN SETARA KAS
a)
Untuk memeriksa apakah terdapat internal control yang cukup baik atas kas dan setara kas serta transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dan bank.
b)
Untuk memeriksa apakah terdapat piutang
c)
Untuk memeriksa apakah terdapat persediaan
d)
Tidak perlu memeriksa apakah ada pembatasan untuk penggunaan kas dan setara kas.
3.
PROSEDUR PEMERIKSAAN KAS DAN SETARA KAS
a)
Pahami dan evaluasi internal control atas kas dan setara kas serta transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dan bank
b)
Buat Top Schedule kas dan setara kas per tanggal neraca (missal: 31 Desember 20XX), atau kalau belum selesai, boleh per 31 Oktober 20XX atau 30 November 20XX, penambahan mutasi akan diperiksa kemudian, apakah ada hal-hal yang unusual (diluar kebiasaan)atau tidak
c)
Lakukan Cash Count (perhitungan fisik uang kas) per tanggal neraca, bias juga sebelum atau sesudah tanggal neraca.
d)
Kirim Konfirmasi atau dapatkan pernyataan saldo dari kasir dalam hal tidak dilakukan kas opname.
e)
Kirim konfirmasi untuk seluruh rekening bank yang dimiliki perusahaan.
4.
TUJUAN KERTAS KERJA PEMERIKSAAN
a)
Mendukung opini auditor mengenai kewajaran laporan keuangan. Opini yang diberikan harus sesuai dengan pemeriksaan yang dicantumkan dalam kertas kerja di perusahaan
b)
Sebagai bukti bahwa auditor telah melaksanaan pemeriksaan sesuai dengan standar professor akuntan public. Dalam kertas kerja pemeriksaan harus terlihat bahwa apa yang diatur dalam SPAP sudah diikuti dengan baik oleh auditor
c)
Sebagai salah satu dasar penilaian asisten sehingga dapat dibuat evaluasi mengenai kemampuan asisten sampai dengan partner sesudah selesai suatu penugasan
d)
Sebagai pegangan untuk audit tahun berikunya. Untuk persiapan audit tahun berikunya kertas kerja tersebut dapat dimanfaatkan antara lain: Untuk mengecek saldo awal, untuk dipelajari oleh audit staf yang baru ditugaskan untuk memeriksa klien tersebut, untuk mengetahui masalah-masalah yang terjadi di tahun lalu dan berguna untuk penyusunan audit plan tahun berikutnya.
e)
Semua jawaban salah
5.
Yang tidak dapat digolongkan sebagai bagian dari kas dan bank dalam neraca adalah
a)
Deposito berjangka yang jatuh tempo lebih dari 3 bln (time deposit)
b)
Check kosong dan check mundur
c)
Dana yang disisihkan untuk tujuan tertentu (sinking fund)
d)
Rekening giro yang tidak dapat segera digunakan baik di dalam maupun di luar negeri, misalnya karena dibekukan
e)
semua jawaban salah
6.
Beberapa ciri-ciri implementasi internal control pada perusahaan :
a)
Adanya pemisahan tugas dan tanggungjawab antara yang menerima dan yang mengeluarkan kas dengan yang melakukan pencatatan, memberikan otoritas atas pengeluaran dan penerimaan kas dan bank
b)
Pegawai yang membuat rekonsiliasi bank harus lain dari pegawai yang mengerjakan buku bank. Rekonsiliasi bank dibuat setiap bulan dan harus ditelaah oleh kepala bagian akuntansi
c)
Digunakannya impress fund system untuk mengelola kas kecil
d)
Penerimaan kas, cek & giro harus di setor ke bank dalam jumlah seutuhnya
e)
Uang kas disimpan di tempat yang aman dan dikelola dengan baik
7.
Mengapa auditor perlu memperoleh pemahaman tentang SPI klien ?
a)
Untuk mengetahui kemungkinan dapat atau tidaknya audit dilaksanakan
b)
Untuk mengetahui Salah saji material yang potensial dapat terjadi
c)
Untuk mengetahui atau Resiko deteksi
d)
Untuk Perancangan pengujian substantive.
e)
semua jawaban salah
8.
Langkah compliance test dalam uji substatif Kas dan setara kas
a)
Pengujian ketaatan atas transaksi Penerimaan Kas/Bank,
b)
Pengujian ketaatan atas transaksi Pengeluaran Kas/Bank dan Melakukan penghitungan cash count.
c)
Kirim Informasi atau dapatkan pernyataan saldo dari kasir dalam hal ini tidak dilakukan kas opname,
d)
Kirim Konfirmasi untuk seluruh rekening bank yang dimiliki perusahaan, dan Minta rekonsiliasi bank.
e)
semua jawaban salah
9.
Tujuan Pengujian Substantive Terhadap Kas
a)
Memperoleh keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan kas
b)
Membuktikan keberadaan kas dan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan kas yang dicantumkan di neraca
c)
Membuktikan asersi kelengkapan kas yang dicantumkan di neraca
d)
Membuktikan asersi hak kepemilikan klien atas kas yang dicantumkan dineraca
e)
Membuktikan asersi penilaian kas yang dicantumkan di neraca dan membuktikan asersi penyajian dan pengungkapan kas di neraca
10.
Prosedur Audit Awal Pengujian Substantive Terhadap Kas
a)
Usut saldo kas yang tercantum di neraca ke saldo akun Kas yang bersangkutan di dalam buku besar.
b)
Hitung kembali saldo akun Kas di buku besar (dengan menambah saldo awal dengan jumlah pendebitan dan menguranginya dengan jumlah pengkerditan akun tersebut).
c)
Usut saldo awal akun Kas ke kertas kerja tahun yang lalu.
d)
Lakukan review terhadap mutasi luar biasa dalam jumlah dan sumber posting dalam akun Kas.
e)
Usut posting pendebitan dan pengkreditan akun Kas ke jurnal yang bersangkutan
11.
Prosedur yang dimaksudkan untuk membantu auditor dalam memahami bisnis klien dan dalam menemukan bidang yang memerluka audit lebih intensif.
a)
Prosedur awal
b)
Prosedur akhir
c)
Program audit
d)
Prosedur analitik
e)
prosedur transaksi akun rinci
12.
Pengujian Terhadap Transaksi Rinci atas saldo kas
a)
Buatlah rekonsiliasi saldo kas menurut cutoff bank statement dengan saldo kas menurut catatan klien.
b)
Usut setoran dalam perjalanan (deposit in transit) pada tanggal neraca ke dalam cutoff bank statement.
c)
Periksa tanggal yang tercantum di dalam cek yang beredar pada tanggal neraca.
d)
Periksa adanya cek kosong yang tercantum di dalam cutoff bank statement.
e)
Periksa semua cek di dalam cutoff bank statement mengenai kemungkinan hilangnya cek yang tercantum sebagai cek yang beredar pada tanggal neraca.
13.
Pengujian Terhadap akun Rinci atas saldo kas
a)
Hitung kas yang ada di tangan klien
b)
Rekonsiliasi catatan kas klien dengan rekening koran bank yang bersangkutan.
c)
Lakukan konfirmasi saldo kas di bank.
d)
Periksa cek yang beredar pada tanggal neraca ke dalam rekening koran bank.
e)
Semua jawaban salah
14.
Verifikasi penyajian kas di neraca
a)
Periksa jawaban konfirmasi dari bank mengenai batasan yang dikenakan terhadap pemakaian rekening tertentu klien di bank
b)
Periksa jawaban konfirmasi dari bank mengenai batasan yang dikenakan terhadap pemakaian rekening tertenu klien di bank
c)
Tidak perlu disajikan secara transparan<br />
d)
Perlu penyajian akun akun pada neraca
e)
semua jawaban benar
15.
PRINSIP AKUNTANSI BERTERIMA UMUM DALAM PENYAJIAN KAS DI NERACA
a)
Kas yang dicantumkan di neraca adalah saldo kas yang ada di tangan perusahaan pada tanggal tersebut dan saldo rekening giro di bank, yang pengembaliannya tidak dibatasi oleh bank atau perjanjian yang lain.
b)
Kas dalam bentuk valuta asing harus dicantumkan di neraca sebesar nilai kurs yang berlaku pada tanggal neraca
c)
Unsur-unsur berikut ini harus disajikan secara terpisah dari unsur kas di neraca jika jumlahnya material: Tabungan di bank
d)
Unsur-unsur berikut ini harus disajikan secara terpisah dari unsur kas di neraca jika jumlahnya material: Dana untuk perluasan pabrik, dana pelunasan utang, atau dana lain yang tidak digunakan untuk keperluan modal kerja
e)
Unsur-unsur berikut ini harus disajikan secara terpisah dari unsur kas di neraca jika jumlahnya material: • Saldo bank minimum yang disyaratkan oleh bank dalam suatu perjanjian penarikan kredit.
16.
TUJUAN PENGUJIAN SUBSTANTIF TERHADAP KAS
a)
Memperoleh keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan kas. Auditor melakukan rekonsiliasi saldo kas yang dicantumkan di neraca dengan akun kas yang bersangkutan di dalam buku besar dan selanjutnya ke jurnal pengeluaran kas dan junal penerimaan kas.
b)
Membuktikan keberadaan kas dan keterjadian transaksi yang berkaitan dengan kas yang dicantumkan di neraca.
c)
Membuktikan hak kepemilikan klien atas kas yang dicantumkan di neraca
d)
Membuktikan kewajaran penilaian kas yang dicantumkan di neraca
e)
Membuktikan kewajaran penyajian dan pengungkapan kas di neraca.
17.
PRINSIP DASAR PENYELESAIAN AUDIT
a)
PENYELESAIAN PEKERJAAN LAPANGAN
b)
EVALUASI TEMUAN
c)
KOMUNIKASI DENGAN KLIEN
d)
tidak perlu komunikasi dengan klien untuk menjaga independensi
e)
Komunikasi dengan bagian yang memberi MAKAN
18.
Hal hal yang berkaitan dengan PENYELESAIAN PEKERJAAN LAPANGAN
a)
Review peristiwa kemudian
b)
Review notulen rapat komisaris dan
c)
Review bukti persamasalahan hukum, tuntutan, dan kebijakan (LCA)
d)
Meminta surat representasi klien.
e)
Melakukan prosedur analitis
19.
Hal hal yang berkaitan dengan EVALUASI TEMUAN<br />
a)
Menentukan prakiraan akhir materialitas dan risiko audit.
b)
Review teknis penyajian laporan keuangan.
c)
Merumuskan pendapat audit dan menyusun draft laporan audit.
d)
Melakukan review akhir kertas kerja.
e)
Semua jawaban salah
20.
Hal hal yang berkaitan dengan <br />KOMUNIKASI DENGAN KLIEN<br />
a)
Komunikasi tertulis tentang pengendalian interen.
b)
Komunikasi tertulis tentang pelaksanaan audit.<br />
c)
Membuat management letter.
d)
Melakukan review akhir kertas kerja.
e)
Semua jawaban salah
21.
PERISTIWA KEMUDIAN
a)
Peristwa kemudian adalah peristiwa yang terjadi setelah tanggal neraca sampai dengan tanggal penerbitan laporan audit.
b)
Periode peristiwa kemudian adalah periode setelah tanggal neraca sampai dengan tanggal akhir pekerjaan lapangan.
c)
Tanggungjawab utama auditor adalah untuk peristiwa yang terjadi pada “periode peristiwa kemudian”.
d)
Peristiwa yang akan datang
e)
Semua jawaban Benar
22.
Kategori Peristiwa Kemudian
a)
Peristiwa kemudian yang memberikan informasi tentang kondisi yang ada pada tanggal neraca dan berpengaruh terhadap ketepatan estimasi akuntansi saldo akun dalam neraca
b)
Peristiwa kemudian yang memberikan informasi tentang kondisi yang tidak ada pada tanggal neraca tetapi berpengaruh terhadap kegiatan organisasi ke depan.
c)
Peristiwa kemudian yang Tidak memberikan informasi tentang kondisi yang ada pada tanggal neraca tetapi tdak berpengaruh terhadap kegiatan organisasi ke depan.
d)
Peristiwa yang akan datang yang Tidak memberikan informasi tentang kondisi yang ada pada tanggal neraca tetapi tdak berpengaruh terhadap kegiatan organisasi ke depan.
e)
Semua jawaban BENAR
23.
Contoh Peristiwa kemudian yang memberikan informasi tentang kondisi yang ada pada tanggal neraca dan berpengaruh terhadap ketepatan estimasi akuntansi saldo akun dalam neraca.
a)
Estimasi biaya garansi dan biaya hadiah.
b)
Estimasi biaya denda perkara pengadilan.
c)
Estimasi penghapusan piutang.
d)
Estimasi Penghapusan management letter
e)
Estimasi Penghapusan Pemilik Saham
24.
Contoh Peristiwa kemudian yang memberikan informasi tentang kondisi yang tidak ada pada tanggal neraca tetapi berpengaruh terhadap kegiatan organisasi ke depan
a)
Kebijakan pengembangan bisnis
b)
Kebijakan penghentian produk
c)
Kebijakan penutupan cabang
d)
Bencana alam (kebakaran, banjir dst.)
e)
Estimasi Penghapusan Pemilik Saham
25.
Prosedur Audit Peristiwa Kemudian
a)
Mereview laporan interim dan membandingkannya dengan data laporan keuangan yang diaudit.
b)
Wawancara dengan penanggungjawab laporan keuangan tentang: (1) Status utang bersyarat atau komitmen lain per tanggal laporan keuangan, (2).Perubahan signifikan pada modal saham, utang jangka panjang, atau modal kerja, (3) Status akun akun yang dilaporkan berdasarkan data tentatif/estimasi
c)
Mereview notulen rapat direksi, pemegang saham, dan komite-komite tertentu yang relevan.
d)
Wawancara/konfirmasi dengan bagian legal perusahaan tentang LCA (litigation, claims, and assessments) atau permasalahan hukum, klaim/tuntutan fihak ketiga, serta estimasi konsekuensi ekonomi dari permasalahan legal yang dihadapi oleh perusahaan.
e)
Meminta surat representasi dari manajemen tentang peristiwa kemudian yang memerlukan penyesuaian atau pengungkapan.
26.
Fungsi dari Surat Representasi Manajemen
a)
Untuk mengkonfirmasi pernyataan lisan manajemen.
b)
Untuk mendokumentasikan pernyataan manajemen
c)
Untuk mengurangi potensi salah faham tentang pernyataan manajemen.
d)
Untuk memberikan informasi tentang kegiatan bisnis orang lain
e)
Semua jawaban benar
27.
Isi dari Surat Representasi Manajemen
a)
Pernyataan tentang tingkat tanggungjawab manajemen terhadap laporan keuangan dan Pernyataan tentang tingkat kelengkapan informasi dan bukti yang diserahkan kepada auditor.
b)
Penjelasan tentang masalah pengakuan pendapatan, estimasi akuntansi, dan pengungkapan serta Penjelasan tentang peristiwa kemudian (subsequent events).
c)
Pernyataan tentang tingkat tanggungjawab manajemen terhadap laporan keuangan dan Pernyataan tentang tingkat kelengkapan informasi dan bukti yang diserahkan kepada auditor.
d)
Penjelasan tentang masalah pengakuan pendapatan, estimasi akuntansi, dan pengungkapan.
e)
Penjelasan tentang peristiwa sebelumnya
28.
Tujuan Review oleh Partner
a)
Menguji keakuratan dan kelengkapan kertas kerja.
b)
Menguji ketepatan pertimbangan profesional pembuat kertas kerja
c)
Menguji kesesuaian pelaksanaan audit dengan ketentuan audit yang tertera dalam surat penugasan audit
d)
Menguji ketepatan penyelesaian seluruh pertanyaan penting tentang akuntansi, audit, dan pelaporan, yang telah muncul dalam proses audit.
e)
Menguji kesesuaian pendapat auditor dengan kertas kerja yang mendukungnya dan Menguji kesesuaian pelaksanaan audit dengan SPAP dan kebijakan kontrol kualitas KAP.
29.
Hal-hal yang perlu diungkapkan peristiwa setelah tanggal neraca
a)
Kondisi dan peristiwa yang menyebabkan munculnya keraguan substansial kelangsungan hidup perusahaan.
b)
Kemungkinan-kemungkinan akibat dari kondisi dan keadaan sulit yang dihadapi perusahaan
c)
Hasil evaluasi manajemen dan upaya pencegahannya.
d)
Potensi penghentian kegiatan operasional.
e)
Semua jawaban salah
Reset
