Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Agenda 1/2/3, Latsar CPNS

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Wawasan Nusantara

b)

Pancasila

c)

UUD 1945

d)

Bhinneka Tunggal Ika

e)

Negara Kesatuan Republik Indonesia

2.

Dalam konteks CPNS sebagai ASN, upaya bela negara diselenggarakan melalui:

a)

Pendidikan kewarganegaraan

b)

Pengabdian sesuai profesi

c)

Penyusunan Rencana Aksi Bela Negara

d)

Pelatihan dasar kemiliteran

e)

Pengabdian sebagai prajurit TNI

3.

Berikut ini merupakan aktualisasi dari sikap dan perilaku cinta tanah air:

a)

Menjadi agen penyebaran nilai-nilai Pancasila di tengah-tengah masyarakat

b)

Selalu ikhlas membantu masyarakat dalam menghadapi situasi dan kondisi yang penuh dengan kesulitan

c)

Selalu mengutamakan produk-produk Indonesia baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mendukung tugas sebagai ASN

d)

Memegang teguh prinsip netralitas ASN dalam setiap kontestasi politik, baik tingkat daerah maupun di tingkat nasional

e)

Memberikan layanan kepada publik secara jujur, tanggap, cepat, tepat, akurat, berdaya guna, berhasil guna, dan santun

4.

Empat level lingkungan strategis yang dapat mempengaruhi kesiapan PNS dalam melakukan pekerjaannya sesuai bidang tugas masing-masing, yakni:

a)

Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan

b)

Lingkungan keluarga, Lingkungan kerja, Lingkungan ASN, Pemerintahan Negara

c)

Visi/Misi, Tujuan, Program, dan Sasaran kegiatan

d)

Individu, Keluarga, Masyarakat, Nasional, dan Dunia

e)

Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian

5.

Berikut ini bukan merupakan modal insani dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis, yaitu:

a)

Modal Emosional

b)

Modal Ketabahan

c)

Modal Etika/Moral

d)

Modal Kesehatan

e)

Modal Kesejahteraan

6.

Salah satu pendekatan komprehensif yang dapat digunakan dalam memahami isu-isu kritikal dengan memetakan dan menganalisis semua pihak yang terlibat secara komprehensif adalah model Pentahelix yang melibatkan 5 unsur yaitu:

a)

Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha, Masyarakat, dan Media Massa

b)

Produsen, Bahan baku, Proses Produksi, Pemasaran, dan Konsumen

c)

Identifikasi Masalah, Analisis Masalah, Alternatif Solusi, Rencana Aksi, dan Tindak Lanjut

d)

Produsen, Konsumen, Pelaku usaha, Teknologi, dan Strategi Pemasaran

e)

Perencanan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengendalian, dan Evaluasi

7.

Salah satu cara untuk memilih isu utama (Core Issue) adalah menggunakan:

a)

Mindmapping

b)

U-S-G

c)

Fishbone

d)

S-W-O-T

e)

Cost-Benefit Analysis

8.

Menurut pasal 27 ayat (3) dan pasal 30 ayat (1) UUD 1945, upaya pembelaan negara serta usaha pertahanan dan kemanan negara adalah merupakan:

a)

Hak setiap elemen penyelenggara negara

b)

Kewajiban seluruh rakyat Indonesia

c)

Hak dan kewajiban warga negara

d)

Kewajiban pemerintah untuk melindungi seluruh komponen bangsa

e)

Hak dan kewajiban yang diselenggarakan secara bertingkat mulai dari level individu dan keluarga

9.

Kesehatan Jasmani dan Mental adalah salah satu perwujudan dari:

a)

Rela berkorban untuk bangsa dan negara

b)

Kesadaran berbangsa dan bernegara

c)

Cinta tanah air

d)

Kemampuan awal Bela Negara

e)

Semangat untuk mewujudkan negara berdaulat, adil, dan makmur

10.

Secara akademik, keamanan nasional dipandang sebagai suatu konsep multidimensional yang memiliki empat dimensi yang saling berkaitan, kecuali:

a)

Dimensi keamanan manusia,

b)

Dimensi keamanan dan ketertiban masyarakat

c)

Dimensi keamanan dalam negeri

d)

Dimensi pertahanan

e)

Dimensi politik luar negeri

11.

Dari 7 (tujuh) jenis korupsi yang disosialisasikan KPK, korupsi yang dilakukan individu karena mempunyai kesempatan untuk mendapat keuntungan dari pengetahuan dan pemahamannya atas sesuatu yang hanya diketahui sendiri dikenal sebagai korupsi…

a)

Autogenik

b)

Transaktif

c)

Investif

d)

Defensif

e)

Ekstroaktif

12.

Dari pernyataan di bawah ini, manakah yang paling tepat terkait penyelarasan nilai organisasi dan nilai dasar anti korupsi:

a)

Organisasi yang telah mempunyai nilai-nilai organisasi secara otomatis selaras dengan nilai-nilai dasar anti korupsi

b)

Organisasi yang telah mempunyai nilai-nilai organisasi masih perlu untuk melakukan penyelerasan nilai-nilai organisasinya dengan nilai-nilai dasar anti korupsi

c)

Bagi organisasi yang berintegritas, menerapkan nilai-nilai organisasi lebih penting dan prioritas dibandingkan dengan menerapkan nilai-nilai dasar anti korupsi

d)

Bagi organisasi yang berintegritas, menerapkan nilainilai dasar anti korupsi lebih penting dan prioritas dibandingkan dengan menerapkan nilai-nilai organisasi

e)

Budaya integritas dalam organisasi terbentuk melalui penanaman integritas dan pembangunan sistem integritas secara simultan

13.

Sila kedua Pancasila menurut Bung Hatta memiliki konsekuensi ke dalam dan ke luar. Ke dalam berarti:

a)

menjadi pedoman politik dalam negeri yang menjunjung tinggi persamaan hak bagi seluruh warga negara

b)

memperhatikan kemanusiaan dalam negeri dengan tidak mengabaikan pergulatan dunia sebagai bagian dari masyarakat global

c)

menjadi pedoman negara dalam memuliakan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia

d)

berbagai tindakan dan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan tidak sepatutnya mewarnai kebijakan dan perilaku aparatur negara

e)

masyarakat Indonesia perlu lebih selektif dalam menerima pengaruh global

14.

Pelayanan prima diukur dari pemenuhan terhadap Standar Pelayanan Minimum (SPM) dari suatu instansi. Namun demikian bila SPM belum ada, maka ukuran pelayanan yang digunakan adalah:

a)

Hasil survey yang dilaksanakan oleh lembaga yang kredibel

b)

Rerata jam kerja pegawai dalam melaksanakan pelayanan publik

c)

Pencapaian target program yang ditetapkan oleh instansi yang bersangkutan

d)

Kepuasan konsumen atau pelanggan sebagai penerima layanan

e)

Jumlah permohonan pelayanan yang masuk setiap periode tertentu

15.

Berikut adalah 5 langkah yang harus dilakukan dalam membuat framework akuntabilitas di lingkungan kerja PNS, kecuali:

a)

Menentukan tujuan yang ingin dicapai dan tanggungjawab yang harus dilakukan

b)

Membuat perencanaan atas apa yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan

c)

Melakukan implementasi dan memantau kemajuan yang sudah dicapai

d)

Memberikan laporan hasil secara lengkap, mudah dipahami dan tepat waktu

e)

Menerapkan mekanisme reward and punishment bagi pegawai selaku pelaksana pelayanan

16.

Dalam hal penyimpanan dan penggunaan data dan informasi pemerintah, informasi dan data yang disimpan dan dikumpulkan serta dilaporkan tersebut harus memenuhi kriteria berikut, kecuali:

a)

Interchangeable (dapat dipertukarkan)

b)

Relevant (relevan)

c)

Reliable (dapat dipercaya)

d)

Understandable (dapat dimengerti)

e)

Comparable (dapat diperbandingkan)

17.

Tindakan yang sesuai dengan nilai, tujuan, dan kewajibannya untuk memecahkan dilema moral yang tercermin dalam kesederhanaan hidup adalah makna secara luas dari:

a)

Pelayanan Publik

b)

Integritas Publik

c)

Etika Publik

d)

Perilaku Pejabat Publik

e)

Administrasi Publik

18.

Salah satu aspek dalam perubahan mindset yang merupakan reformasi birokrasi yang paling penting, yakni berubah dari penguasa menjadi:

a)

Birokrat

b)

Administrator

c)

Pelayan

d)

Influencer

e)

Pelaksana

19.

Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management atau TQM) memliki 5 pilar yaitu:

a)

Organisasi – Pemimpin – Pegawai – SOP – Produk

b)

Manajer – Sistem – Pelaksana – Stakeholder – Produk/Jasa

c)

Planning – Organizing – Actuating – Controlling – Evaluating

d)

Organisasi – Produk – Proses – Komitmen – Pemimpin

e)

Integritas – Akuntabilitas – Orientasi pada Hasil – Kepemimpinan – Pengendalian

20.

Karekteristik Nilai Dasar Orientasi Mutu meliputi hal-hal berikut, kecuali:

a)

Komitmen bagi kepuasan masyarakat

b)

Pemberian layanan yang cepat, tepat, dan dengan senyuman ramah

c)

Pemberian layanan yang menyentuh hati, tanpa cacat, tanpa kesalahan, dan tidak ada pemborosan

d)

Pendekatan ilmiah dan inovatif dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan

e)

Pemberian layanan yang dapat memberi perlindungan hukum kepada petugas di lapangan

21.

Salah satu azas penyelenggaraan pelayanan publik adalah kepastian hukum, yaitu:

a)

Pemenuhan hak harus sebanding dengan kewajiban yang harus dilaksanakan, baik oleh pemberi maupun penerima layanan

b)

Pelaksana pelayanan harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang tugas

c)

Proses penyelenggaraan pelayanan harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

d)

Jaminan terwujudnya hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan pelayanan

e)

Penyelesaian setiap jenis pelayanan dilakukan tepat waktu sesuai dengan standar pelayanan

22.

Pola pelayanan yang dilakukan secara tunggal oleh suatu unit kerja pemerintah berdasarkan pelimpahan kewenangan dari unit kerja pemerintah terkait lainnya, disebut:

a)

Pelayanan Satu Sektor

b)

Pelayanan Satu Untuk Semua

c)

Pelayanan Satu Pintu

d)

Pelayanan Satu Loket

e)

Pelayanan Satu Atap

23.

Kategori hubungan kelembagaan dalam WoG (Whole of Government) adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Pelibatan

b)

Keterkaitan

c)

Integrasi

d)

Kedekatan

e)

Koordinasi

24.

Prinsip pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan pelayanan prima adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Cepat

b)

Partisipatif

c)

Tidak diskriminatif

d)

Aksesibel

e)

Mudah dan murah

25.

Salah satu ciri ­New Public Service (NPS) adalah:

a)

Menaruh perhatian pada fokus pemerintahan yaitu pada penyediaan layanan secara langsung kepada masyarakat melalui badan-badan publik

b)

Peran manajer publik ditantang untuk menemukan cara-cara inovatif dalam menswastakan berbagai fungsi yang semula dijalankan pemerintahan

c)

Organisasi publik beroperasi paling efisien sebagai sistem tertutup sehingga keterlibatan warna negara dalam pemerintahan terbatasi

d)

Menekankan penggunaan mekanisme dan terminologi pasar sehingga memandang hubungan antara badan publik dan pelanggan sebagai transaksi antara penjual dan pembeli

e)

Memperkuat peran administrator publik untuk menunjukkan eksistensi dan keberpihakan negara dalam melayani masyarakat

26.

Barang/jasa yang memiliki ciri-ciri tingkat ekskludabilitas dan rivalitas yang tinggi termasuk dalam kategori:

a)

komoditas ekspor

b)

public goods

c)

semi privat

d)

barang/jasa privat

e)

semi publik

27.

Pelayanan publik dapat didefinikan sebagai pemberian layanan atau melayani keperluan orang atau masyarakat dan/atau organisasi lain yang mempunyai kepentingan pada organisasi itu, sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang ditentukan dan ditujukan untuk memberikan:

a)

Ketertiban dalam administrasi pemerintahan negara

b)

Penerimaan Negara dari layanan yang diberikan

c)

Kepuasan kepada penerima pelayanan

d)

Kemudahan bagi pemerintah dalam administrasi pemerintahan

e)

Pertumbuhan ekonomi sebagai dampak positif dari penyelenggaraan pemerintahan yang baik

28.

Berdasarkan Azas Proporsionalitas, yang bukan merupakan kewajiban ASN berikut ini adalah:

a)

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

b)

Menjaga keseimbangan dalam pemenuhan hak dan kewajiban sebagai ASN

c)

Melaksanakan tugas kedinasan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran, dan tanggung jawab

d)

Melaksanakan kebijakan yang dirumuskan pejabat pemerintah yang berwenang

e)

Menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan

29.

Salah satu fungsi ASN adalah sebagai:

a)

Pelaksana kebijakan publik

b)

Pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak

c)

Penyelenggara pemerintahan negara

d)

Pengguna Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah

e)

Penghubung antara Pemerintah dengan Masyarakat

30.

Hak perlindungan yang wajib disediakan oleh Pemerintah untuk PNS berupa hal-hal berikut, kecuali:

a)

jaminan kesehatan

b)

jaminan kecelakaan kerja

c)

jaminan kematian

d)

bantuan hukum

e)

jaminan kredit perumahan