wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

AGENDA 1

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan Nasional tercantum pada

a)

Pancasila dan butir-butirnya

b)

Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4

c)

Pancasila sila ke - 4

d)

Nila-nilai Bela Negara

2.

Makna dari Tujuan Nasional tersebut adalah

a)

Keadilan sosial bagi seluruh tumpah darah Indonesia

b)

Melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

c)

Turut serta memajukan kebudayaan Nusantara

d)

Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

3.

Agar kepentingan bangsa dan Negara dapat selalu ditempatkan di atas kepentingan lainnya dibutuhkan langkah-langkah konkrit, melalui antara lain :

a)

Melanjutkan Perjuangan Bangsa

b)

Menumbuhkan Kesadaran diri

c)

Memantapkan wawasan kebangsaan.

d)

Menjaga Indonesia dari Isu Strategis

4.

Peran ASN sebagaimana diatur dalam PASAL 12 UU NO. 5 TAHUN 2014 antara lain :

a)

Perekat pemersatu bangsa

b)

Perencana

c)

Pelayan Publik

d)

Pelaksana Kebijakan

5.

Terbentuknya organisasi Boedi Oetomo di Jakarta melatar belakangi Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei 1908 yang isinya adalah

a)

Merencanakan suatu perjuangan Kemerdekaan

b)

Pentingnya membentuk organisasi yang memajukan pendidikan dan kebudayaan di Hindia Belanda.

c)

Merancang penyusunan Piagam Kemerdekaan

d)

Pelaksanaan penyusunan UUD 1945

6.

Pengertian wawasan Kebangsaan adalah :

a)

Cara pandang kita dalam melaksanakan kegiatan dikantor yang dilandasi kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,

b)

Cara Pandang kita terhadap Isu Kontemporer

c)

Cara mengelola kehidupan berbangsa dan bertanah Air

d)

Cara pandang bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, guna memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur, dan sejahtera.

7.

4 (empat) Konsesus Dasar Berbangsa dan Bernegara adalah :

a)

Bela Negara

b)

Pancasila

c)

Bernegara

d)

Bendera

8.

Selain berfungsi sebagai landasan bagi kokoh tegaknya negara dan bangsa, dan sebagai Ideologi Nasional, Pancasila juga berfungsi sebagai :

a)

Pemandu bagi bangsa Indonesia

b)

Pandangan hidup bangsa,

c)

Wadah yang cukup fleksibel, yang dapat mencakup paham-paham positif

d)

Rasa kesatuan sebagai sebuah komunitas juga tercermin pada berbagai ungkapan dalam bahasa-bahasa daerah

9.

Pentingnya kedudukan Pancasila bagi bangsa Indonesia dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, adalah sebagai :

a)

Gagasan dasar yang berisi konsep, prinsip dan nilai yang terkandung dalam Pancasila harus berisi kebenaran nilai yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia

b)

Kemajemukan dalam kesamaan rasa dan pengalaman sebagai anaka jajahan ini menemunkan titik temunya dalam Pancasila.

c)

Wadah yang cukup fleksibel, yang dapat mencakup paham-paham positif yang dianut oleh bangsa Indonesia, dan paham lain yang positif tersebut mempunyai keleluasaan yang cukup untuk memperkembangkan diri.

d)

menjaga, memelihara, memperkokoh dan mensosialisasikan Pancasila

10.

Lambang NKRI Garuda Pancasila dengan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika ditetapkan Peraturan Pemerintah nomor 66 Tahun 1951, pada tanggal 17 Oktober diundangkan pada tanggal :

a)

22 Juni 1945.

b)

28 Mei 1945

c)

19 Mei 1908

d)

28 Oktober 1951

11.

Tujuan NKRI seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV, antara lain :

a)

Menyusun Piagam Jakarta

b)

Mendirikan Pendidikan

c)

Memerdekakan Indonesia

d)

Mencerdaskan kehidupan bangsa;

12.

Mengapa urgensi ASN harus berwawasan kebangsaan sehingga menjadi bagian kompetensi ASN, yaitu :

a)

Rasa kesatuan sebagai sebuah komunitas juga tercermin pada berbagai ungkapan dalam bahasa-bahasa daerah di seluruh nusantara yang mengandung pengertian “tanah air” sebagai ekspresi pengertian persataun antara tanah dan air, kesatuan wilayah yang terdiri atas pulau-pulau, lautan dan udara: “tanah tumpah darah” yang mengungkapkan persatuan antara manusia dan alam sekitarnya antara bui dan orang disekitarnya.

b)

Berpangkal tolak dari struktur sosial dan struktur kerohanian asli bangsa indonesia, serta diilhami oleh ide-ide besar dunia.

c)

Sebagaimana tercantum dalam alinea ke-4 Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), diperlukan ASN yang profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

d)

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak dapat dipisahkan dari persitiwa Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, karena melalui peristiwa proklamasi tersebut bangsa Indonesia berhasil mendirikan negara sekaligus menyatakan kepada dunia luar.

13.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, secara signifikan telah mendorong kesadaran PNS untuk menjalankan profesinya sebagai ASN dengan berlandaskan pada, antara lain :

a)

Intelektual

b)

Kode etik dan kode perilaku

c)

Isu strategis

d)

Sikap Perilaku

14.

Kenapa Perubahan penting bagi ASN?

a)

Merubah tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan memahami posisi dan peran ASN serta kesiapannya memberikan hasil yang terbaik bagi Bangsa dan Negara.

b)

Sejalan dengan tujuan Reformasi Birokrasi terutama untuk mengembangkan PNS menjadi pegawai yang transformasional,

c)

Sosok PNS yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kualitas merupakan gambaran implementasi sikap mental positif PNS yang kompeten dengan kuat memegang teguh kode etik dalam menjalankan tugas jabatannya.

d)

Perkembangan lingkungan stratejik pada tataran makro.

15.

Perlunya Modal Insani Dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan Strategis Modal insani yang dimaksud, disini konsep modal manusia (human capital concept) memiliki 6 (enam) komponen antara Lain adalah :

a)

Modal bertalenta

b)

Modal Komunikasi

c)

Modal Emosional

d)

Modal Kebijakan

16.

Kesiapsiagaan bela negara merupakan aktualisasi nilainilai bela negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai peran dan profesi warga negara, demi menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman, Nilai Bela Negara tersebut antara lain :

a)

SADAR BERBANGSA DAN BERNEGARA

b)

Negara Indonesia adalah konstitusionalisme dan paham Negara hukum

c)

Terwujud melalui perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang senantiasa melibatkan warga negara. P

d)

Perjuangan bangsa Indonesia telah memberikan pengalaman berharga dengan nilai-nilai luhur

17.

Kesiapsiagaan bela negara diarahkan untuk :

a)

Terwujud melalui perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang senantiasa melibatkan warga negara.

b)

Pemantapan kesiapsiagaan bela negara bagi warga negara, merupakan implementasi pencapaian sasaran strategis terhadap nilai-nilai bela Negara dalam rangka menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia

c)

Menangkal faham-faham, ideologi, dan budaya yang bertentangan dengan nilai kepribadian bangsa Indonesia, merupakan kesiapsiagaan yang terintegrasi guna menghadapi situasi kontijensi dan eskalasi ancaman isu strategis yang mempengaruhi kondisi dalam negeri yang dipicu oleh faktor ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan.

d)

Komitmen dan kepatuhan seluruh warga negara dalam membangun kekuatan bangsa dengan segenap pranata, prinsip dan kondisi yang diyakini kebenarannya serta digunakan sebagai instrumen pengatur kehidupan moral, identitas, karakter serta jatidiri bangsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI 1945

18.

Kesiapsiagaan bela negara merupakan :

a)

Komitmen dan kepatuhan seluruh warga negara dalam membangun kekuatan bangsa dengan segenap pranata, prinsip dan kondisi yang diyakini kebenarannya serta digunakan sebagai instrumen pengatur kehidupan moral, identitas, karakter serta jatidiri bangsa yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI 1945

b)

Aktualisasi nilainilai bela negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai peran dan profesi warga negara, demi menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman didasari oleh sejarah perjuangan bangsa, sadar akan ancaman bahaya nasional yang tinggi serta memiliki semangat cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara,

c)

Sejalan dengan perkembangan zaman, proses globalisasi telah mengakibatkan munculnya fenomena baru yang dapat berdampak positif yang harus dihadapi bangsa Indonesia, seperti demokratisasi, penghormatan terhadap hak asasi manusia,

d)

Hal ini terwujud melalui perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang senantiasa melibatkan warga negara.

19.

Kesiapsiagaan bela negara bagi CPNS adalah :

a)

Kesiapsiagaan bela negara bagi CPNS bukanlah kesiapsiagaan untuk melaksanaan perjuangan fisik seperti para pejuang terdahulu, tetapi bagaimana melanjutkan perjuangan mereka dengan pranata nilai yang sama demi kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

b)

Bermain peran sebagai badan pengumpul keterangan,

c)

Perjuangan bangsa Indonesia telah memberikan pengalaman berharga dengan nilai-nilai luhur yang masih terus dipertahankan.

d)

Kesiapan untuk mengabdikan diri secara total kepada negara dan bangsa dan kesiagaan untuk menghadapi berbagi ancaman multidimensional yang bisa saja terjadi di masa yang akan datang, yang menjadi titik awal langkah penjang pengabdian yang didasari oleh nilai-nilai dasar negara.

20.

Kesiapasiagaan bela negara bagi CPNS ada beberapa hal yang dapat dilakukan, salah satunya adalah :

a)

Diperlukan suatu kesadaran bela negara bahwa bela negara itu pada hakikatnya adalah kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara.

b)

Tanggap dan mau tahu terkait dengan kejadian-kejadian permasalahan yang dihadapi bangsa negara Indonesia, tidak mudah terprovokasi, tidak mudah percaya dengan barita gosip yang belum jelas asal usulnya, tidak terpengaruh dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan permasalahan bangsa lainnya, dan yang lebih penting lagi ada mempersiapkan jasmani dan mental untuk turut bela negara.

c)

Perilaku kesiapsiagaan akan muncul bila tumbuh keinginan CPNS untuk memiliki kemampuan dalam menyikapi setiap perubahan dengan baik.

d)

Pelaksaaan tugas CPNS yang memiliki fungsi utama sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan sebagai perekat dan pemersatu Negara bangsa dari segala Ancaman, Ganguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) baik dari dalam maupun luar negeri. S