wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Seberapa Tahu Kamu Kota Tepian Air?

Total questions: 15

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Maluku Utara secara geografis merupakan wilayah berbentuk gugusan pulau yang didominasi 70% wilayah perairan dan 30% wilayah daratan. Terdiri dari memiliki 856 desa pesisir dari total 1.079 desa. Dibawah ini merupakan batas wilayah pesisir ke arah daratan, kecuali

a)

Batas administrasi desa/kecamatan pesisir

b)

Batas fisik sungai

c)

Batas fisik jalan

d)

Patok batas tanah

2.

Kota tepian air merupakan aset yang dimiliki Indonesia, hampir 75% ibu kota berada di kota tepian air. Definisi kota tepian air adalah

a)

Kota yang berada di wilayah pesisir, kegiatan penduduk pada sektor perikanan dan kelautan

b)

Kawasan pertemuan perairan dan daratan yang dilindungi dan tidak boleh ada kegiatan pembangunan

c)

kota yang berbatasan langsung dengan wilayah perairan, terdapat satu/beberapa kegiatan, daerah tersebut memanfaatkan potensi air sebagai kekuatan

d)

Kota yang memiliki jumlah penduduk kurang dari 500.000 jiwa

3.

Ciri khas kota tepian air adalah memanfaatkan potensi air sebagai kekuatan, artinya

a)

Arah bangunan membelakangi perairan

b)

Orientasi bangunan menghadap perairan

c)

Pembangunan berwawasan lingkungan

d)

Memperhatikan titik pasang surut

4.

Secara historis, Ternate sebagai Bandar Jalur Sutra menjadi titik nol dalam Jalur Rempah, penghasil utama cengkeh dunia. Berikut makna jalur rempah, kecuali

a)

sebuah jalur pelayaran abstrak tetapi nyata

b)

simpul peradaban bahari Nusantara

c)

aksesbilitas kota pusaka maritim

d)

warisan budaya kebanggaan Indonesia

5.

Benteng Kastela, Benteng Orange, Benteng Kalumata, dan benteng lainnya yang tersebar di Kota Ternate merupakan saksi sejarah masa kolonialisme. Dilihat dari sudut pandang fungsi ruang, kawasan benteng termasuk dalam

a)

kawasan bersejarah

b)

kawasan perdagangan dan jasa

c)

kawasan pariwisata

d)

kawasan pendidikan

6.

Acuan normatif dalam pembangunan kota wilayah daratan merujuk pada

a)

Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

b)

Rencana Strategis Kawasan

c)

Rencana Pembangunan Jangka Panjang

d)

Rencana Tata Ruang dan Wilayah

7.

Berikut adalah klasifikasi kota tepian air menurut tipe pembangunan, kecuali

a)

Revitalisasi

b)

Konservasi

c)

Pengembangan

d)

Diversifikasi

8.

Pemerintah Provinsi memiliki kewenangan pengelolan wilayah laut sejauh

a)

4 mil

b)

12 mil

c)

100 mil

d)

Zona Ekonomi Eksklusif sejauh 200 mil

9.

Dalam periode kerajaan Nusantara, setidaknya ada dua jenis kota yaitu kota suci dan kota pesisir. Kota Suci merupakan pusat pemerintahan dan agama kerajaan, sedangkan Kota Pesisir berfungsi sebagai

a)

pusat pendidikan dan budaya

b)

pusat peradaban dan sosialisasi penduduk

c)

kota pelabuhan dan pusat perdagangan

d)

penghasil bahan baku

10.

Revolusi Industri berdampak pada degradasi lingkungan perkotaan yang memicu tumbuhnya kantong-kantong permukiman kumuh. Konsep yang ditawarkan Le Corbusier dalam Radiant City adalah membangun

a)

Kota taman

b)

Kota Tangguh

c)

Superblok

d)

Smart City

11.

Indonesia sebagai negara poros maritim dunia diwujudkan dalam strategi pembangunan berikut, kecuali

a)

Menyusun Tata Ruang Maritim

b)

Peningkatan Ekonomi Maritim

c)

Pembangunan Kekuatan Maritim

d)

Menciptakan Peradaban Maritim

12.

Berikut aspek-aspek yang harus ditemukan dalam menganalisis potensi wilayah kota tepian air, kecuali

a)

kearifan lokal

b)

keunggulan lokasi

c)

kelengkapan infrastruktur

d)

sistem aktivitas

13.

Acuan normatif dalam perencanaan ruang laut merujuk pada

a)

Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

b)

Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan

c)

Rencana Pembangunan Jangka Panjang

d)

Rencana Tata Ruang dan Wilayah

14.

Perencanaan kota tepian air berdasarkan fungsi ruang diarahkan pada prinsip-prinsip berikut, kecuali

a)

Menjadikan perairan sebagai potensi kekuatan kawasan

b)

Orientasi arah bangunan menghadap tepian air

c)

Penguatan kearifan lokal dalam desain kawasan

d)

Sesuai dengan perkembangan zaman

15.

Salah satu permasalahan kota tepian air adalah kurang optimalnya pemanfaatan ruang kawasan. Arsitek hadir sebagai solusi melalui

a)

Fasilitator kegiatan

b)

Pengawas proyek bangunan

c)

Desain rancang kawasan

d)

Staff Khusus Kepresidenan