WorksheetsProfesional BK 5
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Name
Class
Date
1.
Seorang ibu yang tidak pernah menginginkan anaknya, tetapi merasa bersalah sehingga menjadi terlalu cemas terhadap anakanaknya, merupakan contoh dari level kesadaran..
a)
Diabaikan
b)
Disimbolisasikan secara akurat
c)
Terdistorsi
d)
Disimbolisasikan dengan makna berbeda
2.
“Mengumpulkan uang itu sangat penting, dan kalau saya tidak bisa mengumpulkan banyak uang maka saya gagal”. Kondisi tersebut mencerminkan jika pribadi tersebut bermasalah karenA....
a)
Adanya conditions of worth
b)
Mengalami disorganisasi
c)
Melakukan sikap defensif
d)
Mengalami inkongruensi
3.
Teknik konseling berpusat pribadi yang bertujuan memberikan dukungan/penguatan terhadap pernyataan positif konseli disebut teknik...
a)
Reassurance
b)
Acceptance
c)
Lead
d)
Summary
4.
Seorang anak ketika memilih pilihan studi lanjut mengikuti pilihan orang tuanyDalam pendekatan gestalt, kondisi ini merupakan contoh dari mekanisme…
a)
Introjeksi
b)
Projeksi
c)
Konfluensi
d)
Holisme
5.
Rani mengalami kesepian semenjak ibunya meninggal, dirinya seringkali meratapi nasib yang dialaminyRani pun menemui guru BK dan menceritakan keadaannyGuru BK mengajak konseli berlatih mengatakan “saya merasa kesepian dan saya bertanggung jawab atas perasaan saya”. Hal ini dilakukan untuk menyadari perasaan dan tingkah lakunyTeknik yang dilakukan konselor adalah teknik…
a)
“Saya bertanggung jawab atas.....”
b)
Empty chair
c)
Bahasa “Saya”
d)
Bermain Proyeksi
6.
Amir dimarahi oleh guru karena sering terlambat, pada saat masuk ke kelas dia menendang meja karena merasa kesal. Bentuk mekanisme pertahanan diri yang dilakukan berupa…
a)
Displacement
b)
Represi
c)
Fiksasi
d)
Proyeksi
7.
Dendi mendapat nilai ulangan di bawah KKM. Dia pun berkata pada temannya bahwa itu terjadi karena dia tidak belajar. Kondisi tersebut contoh mekanisme pertahanan diri…
a)
Rasionalisasi
b)
Fiksasi
c)
Sublimasi
d)
Proyeksi
8.
Salah satu komponen kepribadian dalam pendekatan psikoanalisis yang berfungsi untuk menjembatani tuntutan id dengan realitas di dunia luar yang merepresentasikan alasan dan akal sehat adalah…
a)
ego
b)
id
c)
superego
d)
eros
9.
Kemampuan konselor untuk memahami permasalahan konseli, melihat melalui sudut pandang konseli, peka terhadap perasaan konseli, sehingga dapat merespon perasaan konseli menunjukkan bahwa konselor tersebut memiliki sikap...
a)
Empathy
b)
Pilih salah satu:
c)
Acceptance
d)
Genuinenness
10.
Soni mengalami konflik dengan ayahnya, karena merasa tidak nyaman. Dia menemui konselor sekolah untuk konseling. Konselor pun mengaplikasikan teknik konseling gestalt dengan cara meminta Soni berdialog secara berkesinambungan dengan memainkan dua peran (dirinya sendiri dan ayahnya) agar Soni merasakan perasaanya secara penuh tentang konflik yang dihadapinyTeknik yang digunakan konselor merupakan teknik.…
a)
Empty chair
b)
Bermain Proyeksi
c)
Bahasa “Saya”
d)
Pembalikan
11.
Dalam merumuskan tujuan dalam konseling perilaku maka perilaku yang akan dirubah perlu dirumuskan dengan...
a)
Konkrit, terukur, positif dan dapat diamati
b)
Spesifik, dapat dikontrol dan mudah dilakukan
c)
Konkrit, terencana, evaluatif
d)
Dapat diamati, dilakukan segera, positif, dan terencana
12.
Ani memiliki kecemasan terhadap tempat yang tinggi. Ia selalu bingung dan ingin mencoba untuk menghilangkan kecemasannya yang terkadang tidak berasalan. Dalam hal ini, Ani menemui konselor sekolah untuk melakukan konseling sehubungan dengan masalah yang dihadapinyJika Anda menjadi Pak Budi, maka untuk masalah Ani dapat dibantu dengan mengaplikasikan teknik konseling...
a)
Teknik Desensitisasi sistematis
b)
Teknik Relaksasi
c)
Teknik Pembanjiran (Implosif)
d)
Teknik extiction
13.
Prinsip-prinsip belajar yang digunakan dalam pendekatan konseling Behavioral adalah….
a)
Prinsip belajar Classical, Operan dan Social
b)
Prinsip belajar Social, Exercise dan Reinforcement
c)
Prinsip belajar Cognitive, Reinforcement dan Extinction
d)
Prinsip belajar Generalization, Reinforcement dan Punishment
14.
Kriteria perilaku bermasalah atau maladaptif didasarkan pada…
a)
Tingkah laku yang tak sesuai dengan lingkungan
b)
Subyektifitas pengamatan
c)
Pola perilaku
d)
Stimulus yang dikondisikan
15.
Belajar dapat dilakukan dengan mengamati apa yang dilakukan oleh orang lain atau lingkungan sekitar. Pernyataan tersebut sesuai konsep dari teori…
a)
Vicarious learning
b)
Konstruktivisme sosial
c)
Classical conditioning
d)
Modeling
16.
Mana pernyataan yang tidak benar terkait dengan konseling behavior...
a)
Konseling tidak terasa komplet/selesai jika tidak diikuti dengan tindakan verbal
b)
Hubungan yang baik antara konselor dan konseli agar terjadi perubahan perilaku meskipun tidak menjadi hal utama dalam proses konseling
c)
Konseling seharusnya berfokus pada perubahan perilaku
d)
Analisis anteseden dan konsikuen diperlukan untuk membuat tujuan perubahan perilaku
17.
Salah satu keterbatasan yang dimiliki oleh pendekatan konseling perilaku adalah sebagai berikut, kecuali...
a)
Menekankan pada proses kognitif dibanding tindakan
b)
Tujuan lebih sering ditentukan oleh konselor
c)
Mengabaikan hubungan terapeutik antara konselor dan konseli
d)
Terlalu memfokuskan pada teknik atau strategi pengubahan perilaku
18.
Pada tahapan proses konseling perilaku khususnya pada tahap identifikasi masalah, maka konselor dalam melakukan identifikasi perlu memusatkan pada….
a)
Analisis anteseden dan konsikuen
b)
Analisis reinforcement
c)
Stimulus dan respon
d)
Analisis resistensi
19.
Analisis pengubahan perilaku (applied behavior analysis) disusun dengan menggunakan prinsip....
a)
Semuanya benar
b)
Teknik kognitif perilaku/belajar sosial
c)
Teknik pengkondisian operan
d)
Teknik pengkondisian klasik
20.
Tingkah laku belajar terjadi karena adanya asosiasi antara tingkah laku dengan lingkungannyPernyataan tersebut sesuai dengan konsep dari teori….
a)
Classical conditioning
b)
Social learning
c)
Operant conditioning
d)
Reinforcement
21.
Dalam proses konseling kreatif, konseli diajak untuk mendiskusikan permasalahannya menggunakan berbagai teknik kreatif tertentu hingga memiliki insight baru yang membantunya merupakan tahap...
a)
Funnel
b)
Focus
c)
Contract
d)
Rapport
22.
Akhir-akhir ini Valen menunjukkan penurunan prestasi di sekolah. Dia merasa jenuh dengan tugas sekolah dan rutinitas hariannyDia pun datang kepada konselor dan menceritakan kondisinya ini. Konselor menggunakan konseling naratif untuk membantu Valen, karena fokus tujuan konseling naratif adalah…
a)
mengajak konseli menjelaskan pengalamannya dalam kisah dan bahasa yang penuh harapan dan lebih optimis
b)
Mengubah kerangka berpikir konseli terhadap masalahnya sehingga dapat melihat hal positif dari kondisinya
c)
Mengajak konseli lebih terbuka terhadap berbagai pengalaman hidup sehingga memiliki tanggung jawab terhadap dirinyA.
d)
Membantu konseli memahami diri dan mengambil keputusannya secara mandiri
23.
Pada suatu sesi konseling Pak Toni (konselor) menanyakan suatu pertanyaan kepada konselinya sebagai berikut “..bila skor 0 adalah titik dimana saudara mengalami kejenuhan dan skor 10 dimana saudara merasa nyaman, maka pada skor berapakah saudara saat ini beradA..?”. Sehubungan dengan pertanyaan tersebut, maka sebenarnya Pak Toni telah mempraktikkan suatu teknik konseling SFBC yaitu…
a)
Pertanyaan berskala
b)
Pertanyaan Koping
c)
Pertanyaan refleksi
d)
Pertanyaan terbuka
24.
Nani mengungkapkan kepada konselornya bahwa dirinya merasa memiliki ketergantungan kepada permainan game online. Hal ini membuat dirinya selalu mengabaikan tugas-tugas sekolah dan sering terlambat masuk karena tidur terlalu larut malam. Pada sesi konseling ini konselor fokus pada tingkat penurunan durasi bermain game online dibanding bagaimana mengurangi ketergantungannyCara yang dilakukan oleh konselor sebenarnya adalah tahapan dimana konselor….
a)
Merumuskan tujuan Spesifik
b)
Menggali problem konseli
c)
Memberikan solusi penting
d)
Mengajak konseli terlibat aktif
25.
Pak Budi sebagai guru BK/konselor sekolah memandang bahwa para siswa yang ada disekolahnya memiliki kemampuan dan potensi untuk berkembang serta dapat menyusun sendiri pemecahan masalah ketika mereka menghadapi kondisi yang tak nyaman. Pandangan ini senada dengan apa yang dinyatakan dalam sebuah pendekatan posmoderen yang melihat bahwa setiap individu memiliki sifat...
a)
Optimistik
b)
Realistik
c)
Determinitik
d)
Rasional
26.
Pak Toni menggunakan pendekatan SFBC tidak memandang Dona sebagai konseli yang memiliki masalah psikologis yang perlu didiagnosis secara mendalam agar diketahui penyebab masalah secara pasti dan dapat diberikan pemecahan masalah secara akurat. Menurut pendekatan SFBC apa yang dilakukan oleh Pak Toni sebenarnya merupakan asumsi bahwa…
a)
Konselor tidak bisa memahami secara pasti tentang penyebab masalah individu
b)
Masalah adalah bagian yang tidak perpisahkan dari kehidupan manusia
c)
Konseli sebenarnya sudah memiliki alternatif penyelesaian masalahnya sendiri.
d)
Cara pandang individu terhadap masalah berbeda dan dapat berubah sewaktu-waktu
27.
Dalam sebuah sesi konseling, Nani mengungkap bahwa penyebab nilainya buruk dalam pelajaran matematika karena tidak dapat mengelola waktu belajarnyPada langkah selanjutnya konselor menyegerakan untuk fokus pada hal-hal sukses pada diri Nani ketika mendapatkan nilai yang bagus dalam matematikBila apa yang dilakukan oleh konselor ini dilihat dari sudut pandang pendekatan SFBC, maka konselor sedang menitik-beratkan padA....
a)
Pemecahan masalah konseli
b)
Perilaku konseli
c)
Hubungan kolaboratif antara konselor dan konseli
d)
Pola kognitif konseli
28.
Dalam proses konseling, tugas utama konselor naratif dalam membantu konseli ditunjukkan dengan carA...
a)
Membantu konseli untuk membangun alur cerita yang disukai
b)
Mengajukan pertanyaan kepada konseli tentang sumber penyebab masalah
c)
Menganalisis setiap pengalaman menyakitkan yang terjadi dalam kehidupan konseli
d)
Membantu konseli memprediksi dampak dari masalah yang dialami.
29.
Ada siswa yang mengeluhkan jika sesi konselingnya terasa membosankan dan kurang efektif. Akhirnya guru BK pun mencoba mengaplikasikan pendekatan konseling kreatif karena memiliki keunggulan yaitu...
a)
Menggunakan pendekatan multi-aspek dan memanfaatkan media multisensory untuk membantu konseli
b)
Mengajak konseli mengeksplorasi pengalaman hidupnya agar lebih bermakna
c)
Konseli dapat mengekspresikan secara penuh perasaanya karena konselor fokus pada potensi konseli
d)
Memfokuskan pada tujuan yang jelas dan teknik intervensi yang fleksibel
30.
Pendekatan SFBC berasumsi bahwa ada saat-saat dimana konseli tidak selalu didera oleh permasalahannyDalam hal ini jika konselor ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi-kondisi konseli dalam menyusun solusi salah satunya dengan menerapkan teknik…
a)
Pertanyaan pengecualian
b)
Pertanyaan keajaiban/mukjizat
c)
Pertanyaan umpan balik
d)
Reframing
31.
Konseli tampak memiliki masalah dengan kecanduan alkohol atau obat-obatan tetapi pada penyelidikan lebih lanjut terungkap bahwa masalah mendasarnya adalah masalah pelecehan seksual pada masa kanak-kanak. Dalam hal ini layanan yang harus konselor berikan adalah
a)
Layanan referral
b)
Layanan advokasi
c)
Layanan konsultasi
d)
Layanan mediasi
32.
Konselor dapat menggunakan konsultasi untuk membantu guru dalam memahami perilaku-perilaku bermasalah dari siswa-siswa tertentu, merencanakan dan mengimplementasikan strategi-strategi kelas untuk mengatasi perilaku-perilaku ini dan membantu perkembangan siswHal ini didapatkan ketika konselor berkonsultasi dengan
a)
Guru mata pelajaran
b)
Kepala sekolah
c)
Staff sekolah
d)
Kepala Dinas
33.
Jika dalam tahapan referral, konseli dengan tegas mengatakan "tidak" maka konselor harus
a)
Menghormati keputusan konseli
b)
Memaksakan kepada konseli
c)
Tetap membantu konseli
d)
Menutup sesi konseling
34.
Persyaratan layanan referral dapat dilaksanakan jika
a)
Ahli yang menjadi arah alih tangan kasus merespon positif
b)
Konselor mampu menyelesaikan masalah konseli
c)
Konseli melakukan pemutusan layanan konseling
d)
Meminta persetujuan supervisor konselor
35.
Yang merupakan layanan yang diberikan oleh konselor kepada mereka yang membutuhkan pemecahan masalah dan kemungkinan alih tangan jika permasalahannya diluar kompetensi profesi konselor sesuai kode etik profesi adalah
a)
Layanan responsif
b)
Layanan perencanaan karir
c)
Dukungan system
d)
Layanan dasar
36.
Dengan jumlah konselor dan konseli selalu tidak seimbang, sementara waktu yang diberikan kepada konselor sangat terbatas dalam memberikan bimbingan kepada seluruh konseli, maka konselor dapat memberikan layanan
a)
Layanan Konsultasi
b)
Layanan Referal
c)
Layanan konseling individu
d)
Layanan Advokasi
37.
Kiki adalah siswa yang sudah beberapa kali melakukan konseling dan akan direferal kepada dokter karena permasalahannya melebihi wewenang konselor, akan tetapi kiki menolak diadakannya referal, maka yang harus dilakukan konselor adalah
a)
Memaksa konseli untuk bersedia
b)
Mengganti ahli yang menjadi arah referral
c)
Memberikan kiki konseling dengan pendekatan lain
d)
Melakukan terminasi
38.
Perbedaan penting antara prosedur referal dan terminasi dalam konseling adalah bahwa referal berarti bahwa konseling perlu dilanjutkan meskipun dilakukan dengan konselor atau profesional lain, sedangkan terminasi
a)
Selesainya proses konseling
b)
Pemberian jeda dalam proses konseling
c)
Pemutusan sepihak proses konseling
d)
Pemeberian waktu sementara untuk konseli
39.
Jika konseli menunjukkan impuls yang sangat agresif terhadap dirinya sendiri atau orang lain atau menunjukkan tanda-tanda penyakit mental, konselor dapat mereferal konseli kepada
a)
Psikiater
b)
Dokter syaraf
c)
Konselor narkoba
d)
Kepala sekolah
40.
Komponen yang harus dilibatkan dalam melakukan layanan konsultasi adalah
a)
Koordinasi, kolaborasi, berbagi infomasi
b)
Hubungan superior-inferior, melakukan observasi
c)
Koordinasi, berbagi ide, perencanaan konselor
d)
Observasi, kolaborasi, hipotesis tindakan mutlak
100 %
