NEW
Font size
WorksheetsBEP PKWU
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Berikut ini yang termasuk biaya tetap (fixed cost)dalam penentuan harga jual produk adalah
Biaya alat
Biaya bahan baku
Biaya asuransi
Biaya bahan bakar
Biaya promosi
Berikut ini yang termasuk biaya tidak tetap (variable cost) dalam penentuan harga jual produk adalah
Biaya alat
Biaya bahan baku
Biaya asuransi
Biaya bahan bakar
Biaya promosi
BEP atau break event point adalah tiitk dimana seorang wirausahawan tidak mengalami keuntungan dan kerugian. Ada 2 metode dalam menghitung BEP, yakni BEP Satuan dan BEP Rupiah. Jika nilai BEP Satuan lebih besar dari Jumlah produksi yang sebenarnya, kondisi yang dialami oleh wirausahawan adalah. . .
Untung
Rugi
Titik Impas
Balik modal
Tidak untung dan tidak rugi
BEP atau break event point adalah tiitk dimana seorang wirausahawan tidak mengalami keuntungan dan kerugian. Ada 2 metode dalam menghitung BEP, yakni BEP Satuan dan BEP Rupiah. Jika nilai BEP Penjualan lebih kecil dari Jumlah penjualan yang sebenarnya, kondisi yang dialami oleh wirausahawan adalah. . .
Untung
Rugi
Titik Impas
Bangkrut
Tidak untung dan tidak rugi
Ragil addalah seorang wirausahawan yang mempunyai usaha pembuatan sushi. setiap bulan rata-rata Ragil memperoleh uang hasil penjualan sebesar Rp. 550.000. berdasarkan perhitungan BEP dari usaha milik Ragil, diperoleh BEP penjualan sebesar Rp. 400.000. Kondisi yang dialami Ragil dalam menjalankan usaha tersebut adalah ....
Untung
Rugi
Titik Impas
Bangkrut
Tidak untung dan tidak rugi
Rini memiliki usaha pembuatan dalgona coffe, setiap hari rata rata Rini mampu menjual dan memproduksi 25 Gelas dalgona coffe. Berdasarkan perhitungan BEP usaha milik Rini, diperoleh BEP satuan sebesar 18. Kondisi yang dialami Rini dalam menjual dalgona coffe adalah ....
Untung
Rugi
Titik Impas
Balik modal
Tidak untung dan tidak rugi
Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya HPP dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....
Rp.100.000
Rp. 200.000
Rp. 300.000
Rp. 800.000
Rp. 1.200.000
Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya Total HPP (HPP+Promosi 10%) dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....
Rp.110.000
Rp. 220.000
Rp. 330.000
Rp. 880.000
Rp. 1.320.000
Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya Total HPP (HPP+Promosi 10%) dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....
Rp.110.000
Rp. 220.000
Rp. 330.000
Rp. 880.000
Rp. 1.320.000
Wanda memiliki usaha pembuatan mie Ramen, setiap hari ia mampu menjual 50 porsi Ramen dengan harga 15.000/porsi. Total HPP perhari dari usaha yg dimiliki wanda adalah sebesar Rp. 500.000. Berapakah besarnya biaya produksi perunit (BPU) dari ramen yang diproduksi Wanda?
Rp. 10.000
Rp. 15.000
Rp. 20.000
Rp. 25.000
Rp. 500.000
BEP (Break Even Point) memiliki arti …
Titik Impas Produksi
Titik Estimasi Produksi
Titik Pendapatan
Titik Pengeluaran
Titik Beban
Komponen perhitungan dasar BEP dimana komponen ini merupakan biaya per unit yang sifatnya dinamis tergantung dari tindakan volume produksinya disebut....
selling price
Fixed Cost
Variable Cost
Total Revenue
Laba
Berikut ini adalah manfaat dari perhitungan BEP, kecuali…
mengganti system laporan dengan grafik yang mudah dipahami
memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan
alat perencanaan untuk menghasilkan laba
mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan
menentukan harga jual
Biaya penyusutan alat termasuk jenis biaya……
Tetap
variabel
administrasi
pemasaran
produksi
Hal - hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan harga jual suatu produk, kecuali…
biaya
pesaing
pelanggan
kemasan
kemanfaatan usaha
Tahap Yang termasuk biaya variabel adalah…
Biaya tenaga kerja
Biaya listrik
Biaya bahan baku
investasi alat
biaya sewa gedung
Seorang pengusaha mencoba menghitung berapa Unit penjualan yang perlu diterima agar terjadi BEP, maka dia perlu menggunakan Rumus BEP…
BEP dalam bentuk Unit
BEP dalam bentuk Rupiah
BEP dalam bentuk kualitas
BEP dalam bentuk Jumlah
BEP dalam bentuk pemasaran
Sebuah restoran memproduksi 50 buah hiasan bamboo untuk satu kali proses produksi. Hiasan dijual dengan harga Rp. 20.000,-/buah. Biaya variabel perbungkus hiasan adalah Rp. 10.000,-, biaya tetapnya Rp 150.000,-. BEP dalam rupiah dari data tersebut adalah……
Rp. 200.000;
Rp. 250.000;
Rp. 300.000;
Rp. 350.000;
Rp. 400.000
Dalam grafik BEP saat garis total revenue di atas garis total cost, maka perusahaan mengalami…
Rugi
Laba
Titik impas
kebangkrutan
keseimbangan
BEP dapat dihitung dengan … cara.
satu
dua
tiga
empat
lima
1. Berikut ini yang berkaitan dengan BEP adalah
A. Keuntungan dan kerugian berada pada titik yang berlawanan.
B. Total penjualan yang didapat melebihi biaya modal
C. Keuntungan tidak stabil
D. Kerugian terjadi secara konsisten
E.Hasil penjualan tidak mengalami kerugian dan keuntungan
2.Berikut yang merupakan Fungsi BEP kecuali...
A. Jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan supaya perusahaan tidak mengalami kerugian
B. Tingkat produksi harus ditetapkan untuk memperoleh laba tersebut
C. Mengukur dan menjaga agar penjualan dan tingkat produksi tidak lebih rendah dari bep
D. Perencanaan tingkat produksi, supaya perusahaan secara minimal tidak mengalami kerugian
E. Mengukur dan menjaga agar penjualan dan tingkat produksi kurang lebih sama dari BEP
3. Sebutkan 3 komponen dari BEP..
A. Biaya tetap, biaya variabel, dan biaya tidak tetap
B. Biaya tidak tetap, biaya per unit, dan biaya variable
C. Biaya per unit, harga jual per unit, dan harga beli per unit
D. Biaya tidak tetap, harga jual per unit, dan biaya per unit
E. Harga jual per unit, biaya tetap, dan biaya per unit
4. Bagaimana rumus cara menghitung BEP unit adalah..
A. BEP = VC/ (1- ( FC/P))
B. BEP = FC/ (P-VC)
C. BEP = VC/ (P-FC)
D. BEP = FC/ (FC-P)-1)
A. BEP = FC/ (1-(VC/P))
5. Bagaimana rumus cara menghitung BEP rupiah adalah..
A. BEP = VC/ (1- ( FC/P))
B. BEP = FC/ (P-VC)
C. BEP = VC/ (P-FC)
D. BEP = FC/ (FC-P)-1)
A. BEP = FC/ (1-(VC/P))
6. Apakah kepanjangan dari VC ?
A. Variation Cost
B. Vulnerable Cost
C. Variable Cost
D. Variation Constant
E. Variable Constant
7. Apakah kepanjangan dari FC ?
A. Fix Constant
B. Fixable Constant
C. Fixed Constant
D. Fixable Cost
E. Fixed Cost
8. Apakah kepanjangan dari P ?
A. Prix
B. Price
C. Precise
D. Premise
E. Premix
9.
1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 100 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “P” dalam rumus BEP?
A. Rp.50.000
B. 50 kaos
C. 100 kaos
D. Rp. 30.000
E. Rp. 2.000.000
10.
1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 100 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “FC” dalam rumus BEP?
A. Rp.50.000
B. 50 kaos
C. 100 kaos
D. Rp. 30.000
E. Rp. 2.000.000
11.
1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 100 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “VC” dalam rumus BEP?
A. Rp.50.000
B. 50 kaos
C. 100 kaos
D. Rp. 30.000
E. Rp. 2.000.000
12.
1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 100 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “BEP” dalam rumus BEP?
A. Rp.50.000
B. 50 kaos
C. 100 kaos
D. Rp. 30.000
E. Rp. 2.000.000
13.
1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 60 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “FC” dalam rumus BEP?
A. Rp.100.000
B. 50 kaos
C. 60 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 3.000.000
14.
1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 60 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “P” dalam rumus BEP?
A. Rp.100.000
B. 50 kaos
C. 60 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 3.000.000
15.
1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 60 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “VC” dalam rumus BEP?
A. Rp.100.000
B. 50 kaos
C. 60 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 3.000.000
16.
1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000
2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan
3. Target 60 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “BEP” dalam rumus BEP?
A. Rp.100.000
B. 50 kaos
C. 60 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 3.000.000
17.
1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000
2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan
3. Target 40 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “FC” dalam rumus BEP?
A. Rp.150.000
B. 30 kaos
C. 40 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 4.000.000
18.
1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000
2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan
3. Target 40 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “P” dalam rumus BEP?
A. Rp.150.000
B. 30 kaos
C. 40 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 4.000.000
19.
1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000
2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan
3. Target 40 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “VC” dalam rumus BEP?
A. Rp.150.000
B. 30 kaos
C. 40 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 4.000.000
20.
1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000
2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan
3. Target 40 kaos/ bulan
4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000
5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000
Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “BEP” dalam rumus BEP?
A. Rp.150.000
B. 30 kaos
C. 40 kaos
D. Rp. 50.000
E. Rp. 4.000.000
