wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BEP PKWU

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini yang termasuk biaya tetap (fixed cost)dalam penentuan harga jual produk adalah

a)

Biaya alat

b)

Biaya bahan baku

c)

Biaya asuransi

d)

Biaya bahan bakar

e)

Biaya promosi

2.

Berikut ini yang termasuk biaya tidak tetap (variable cost) dalam penentuan harga jual produk adalah

a)

Biaya alat

b)

Biaya bahan baku

c)

Biaya asuransi

d)

Biaya bahan bakar

e)

Biaya promosi

3.

BEP atau break event point adalah tiitk dimana seorang wirausahawan tidak mengalami keuntungan dan kerugian. Ada 2 metode dalam menghitung BEP, yakni BEP Satuan dan BEP Rupiah. Jika nilai BEP Satuan lebih besar dari Jumlah produksi yang sebenarnya, kondisi yang dialami oleh wirausahawan adalah. . .

a)

Untung

b)

Rugi

c)

Titik Impas

d)

Balik modal

e)

Tidak untung dan tidak rugi

4.

BEP atau break event point adalah tiitk dimana seorang wirausahawan tidak mengalami keuntungan dan kerugian. Ada 2 metode dalam menghitung BEP, yakni BEP Satuan dan BEP Rupiah. Jika nilai BEP Penjualan lebih kecil dari Jumlah penjualan yang sebenarnya, kondisi yang dialami oleh wirausahawan adalah. . .

a)

Untung

b)

Rugi

c)

Titik Impas

d)

Bangkrut

e)

Tidak untung dan tidak rugi

5.

Ragil addalah seorang wirausahawan yang mempunyai usaha pembuatan sushi. setiap bulan rata-rata Ragil memperoleh uang hasil penjualan sebesar Rp. 550.000. berdasarkan perhitungan BEP dari usaha milik Ragil, diperoleh BEP penjualan sebesar Rp. 400.000. Kondisi yang dialami Ragil dalam menjalankan usaha tersebut adalah ....

a)

Untung

b)

Rugi

c)

Titik Impas

d)

Bangkrut

e)

Tidak untung dan tidak rugi

6.

Rini memiliki usaha pembuatan dalgona coffe, setiap hari rata rata Rini mampu menjual dan memproduksi 25 Gelas dalgona coffe. Berdasarkan perhitungan BEP usaha milik Rini, diperoleh BEP satuan sebesar 18. Kondisi yang dialami Rini dalam menjual dalgona coffe adalah ....

a)

Untung

b)

Rugi

c)

Titik Impas

d)

Balik modal

e)

Tidak untung dan tidak rugi

7.

Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya HPP dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....

a)

Rp.100.000

b)

Rp. 200.000

c)

Rp. 300.000

d)

Rp. 800.000

e)

Rp. 1.200.000

8.

Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya Total HPP (HPP+Promosi 10%) dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....

a)

Rp.110.000

b)

Rp. 220.000

c)

Rp. 330.000

d)

Rp. 880.000

e)

Rp. 1.320.000

9.

Agung memiliki usaha Thai tea, setiap bulan ia mengeluarkan biaya tetap sebesar Rp.100.000, biaya variabel Rp. 900.000, dan biaya overhead Rp. 200.000. Berapakah besarnya Total HPP (HPP+Promosi 10%) dari usaha milik agung tersebut (Full Costing)....

a)

Rp.110.000

b)

Rp. 220.000

c)

Rp. 330.000

d)

Rp. 880.000

e)

Rp. 1.320.000

10.

Wanda memiliki usaha pembuatan mie Ramen, setiap hari ia mampu menjual 50 porsi Ramen dengan harga 15.000/porsi. Total HPP perhari dari usaha yg dimiliki wanda adalah sebesar Rp. 500.000. Berapakah besarnya biaya produksi perunit (BPU) dari ramen yang diproduksi Wanda?

a)

Rp. 10.000

b)

Rp. 15.000

c)

Rp. 20.000

d)

Rp. 25.000

e)

Rp. 500.000

11.

BEP (Break Even Point) memiliki arti …

a)

Titik Impas Produksi

b)

Titik Estimasi Produksi

c)

Titik Pendapatan

d)

Titik Pengeluaran

e)

Titik Beban

12.

Komponen perhitungan dasar BEP dimana komponen ini merupakan biaya per unit yang sifatnya dinamis tergantung dari tindakan volume produksinya disebut....

a)

selling price

b)

Fixed Cost

c)

Variable Cost

d)

Total Revenue

e)

Laba

13.

Berikut ini adalah manfaat dari perhitungan BEP, kecuali…

a)

mengganti system laporan dengan grafik yang mudah dipahami

b)

memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan

c)

alat perencanaan untuk menghasilkan laba

d)

mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan

e)

menentukan harga jual

14.

Biaya penyusutan alat termasuk jenis biaya……

a)

Tetap

b)

variabel

c)

administrasi

d)

pemasaran

e)

produksi

15.

Hal - hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan harga jual suatu produk, kecuali…

a)

biaya

b)

pesaing

c)

pelanggan

d)

kemasan

e)

kemanfaatan usaha

16.

Tahap Yang termasuk biaya variabel adalah…

a)

Biaya tenaga kerja

b)

Biaya listrik

c)

Biaya bahan baku

d)

investasi alat

e)

biaya sewa gedung

17.

Seorang pengusaha mencoba menghitung berapa Unit penjualan yang perlu diterima agar terjadi BEP, maka dia perlu menggunakan Rumus BEP…

a)

BEP dalam bentuk Unit

b)

BEP dalam bentuk Rupiah

c)

BEP dalam bentuk kualitas

d)

BEP dalam bentuk Jumlah

e)

BEP dalam bentuk pemasaran

18.

Sebuah restoran memproduksi 50 buah hiasan bamboo untuk satu kali proses produksi. Hiasan dijual dengan harga Rp. 20.000,-/buah. Biaya variabel perbungkus hiasan adalah Rp. 10.000,-, biaya tetapnya Rp 150.000,-. BEP dalam rupiah dari data tersebut adalah……

a)

Rp. 200.000;

b)

Rp. 250.000;

c)

Rp. 300.000;

d)

Rp. 350.000;

e)

Rp. 400.000

19.

Dalam grafik BEP saat garis total revenue di atas garis total cost, maka perusahaan mengalami…

a)

Rugi

b)

Laba

c)

Titik impas

d)

kebangkrutan

e)

keseimbangan

20.

BEP dapat dihitung dengan … cara.

a)

satu

b)

dua

c)

tiga

d)

empat

e)

lima

21.

1. Berikut ini yang berkaitan dengan BEP adalah

a)

A. Keuntungan dan kerugian berada pada titik yang berlawanan.

b)

B. Total penjualan yang didapat melebihi biaya modal

c)

C. Keuntungan tidak stabil

d)

D. Kerugian terjadi secara konsisten

e)

E.Hasil penjualan tidak mengalami kerugian dan keuntungan

22.

2.Berikut yang merupakan Fungsi BEP kecuali...

a)

A. Jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan supaya perusahaan tidak mengalami kerugian

b)

B. Tingkat produksi harus ditetapkan untuk memperoleh laba tersebut

c)

C. Mengukur dan menjaga agar penjualan dan tingkat produksi tidak lebih rendah dari bep

d)

D. Perencanaan tingkat produksi, supaya perusahaan secara minimal tidak mengalami kerugian

e)

E. Mengukur dan menjaga agar penjualan dan tingkat produksi kurang lebih sama dari BEP

23.

3. Sebutkan 3 komponen dari BEP..

a)

A. Biaya tetap, biaya variabel, dan biaya tidak tetap

b)

B. Biaya tidak tetap, biaya per unit, dan biaya variable

c)

C. Biaya per unit, harga jual per unit, dan harga beli per unit

d)

D. Biaya tidak tetap, harga jual per unit, dan biaya per unit

e)

E. Harga jual per unit, biaya tetap, dan biaya per unit

24.

4. Bagaimana rumus cara menghitung BEP unit adalah..

a)

A. BEP = VC/ (1- ( FC/P))

b)

B. BEP = FC/ (P-VC)

c)

C. BEP = VC/ (P-FC)

d)

D. BEP = FC/ (FC-P)-1)

e)

A. BEP = FC/ (1-(VC/P))

25.

5. Bagaimana rumus cara menghitung BEP rupiah adalah..

a)

A. BEP = VC/ (1- ( FC/P))

b)

B. BEP = FC/ (P-VC)

c)

C. BEP = VC/ (P-FC)

d)

D. BEP = FC/ (FC-P)-1)

e)

A. BEP = FC/ (1-(VC/P))

26.

6. Apakah kepanjangan dari VC ?

a)

A. Variation Cost

b)

B. Vulnerable Cost

c)

C. Variable Cost

d)

D. Variation Constant

e)

E. Variable Constant

27.

7. Apakah kepanjangan dari FC ?

a)

A. Fix Constant

b)

B. Fixable Constant

c)

C. Fixed Constant

d)

D. Fixable Cost

e)

E. Fixed Cost

28.

8. Apakah kepanjangan dari P ?

a)

A. Prix

b)

B. Price

c)

C. Precise

d)

D. Premise

e)

E. Premix

29.

9.

1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 100 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “P” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.50.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 100 kaos

d)

D. Rp. 30.000

e)

E. Rp. 2.000.000

30.

10.

1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 100 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “FC” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.50.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 100 kaos

d)

D. Rp. 30.000

e)

E. Rp. 2.000.000

31.

11.

1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 100 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “VC” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.50.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 100 kaos

d)

D. Rp. 30.000

e)

E. Rp. 2.000.000

32.

12.

1. Harga perbuah kaos Rp. 50.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 100 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 30.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 2.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “BEP” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.50.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 100 kaos

d)

D. Rp. 30.000

e)

E. Rp. 2.000.000

33.

13.

1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 60 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “FC” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.100.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 60 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 3.000.000

34.

14.

1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 60 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “P” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.100.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 60 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 3.000.000

35.

15.

1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 60 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “VC” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.100.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 60 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 3.000.000

36.

16.

1. Harga perbuah kaos Rp. 100.000

2. Produksi pabrik 50 kaos setiap bulan

3. Target 60 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 3.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “BEP” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.100.000

b)

B. 50 kaos

c)

C. 60 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 3.000.000

37.

17.

1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000

2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan

3. Target 40 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “FC” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.150.000

b)

B. 30 kaos

c)

C. 40 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 4.000.000

38.

18.

1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000

2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan

3. Target 40 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “P” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.150.000

b)

B. 30 kaos

c)

C. 40 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 4.000.000

39.

19.

1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000

2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan

3. Target 40 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “VC” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.150.000

b)

B. 30 kaos

c)

C. 40 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 4.000.000

40.

20.

1. Harga perbuah kaos Rp. 150.000

2. Produksi pabrik 30 kaos setiap bulan

3. Target 40 kaos/ bulan

4. Biaya variabel per kaos rata-rata Rp 50.000

5. Rata-rata biaya tetap tahunan Rp 4.000.000

Berdasarkan data tersebut, data manakah yang kategori “BEP” dalam rumus BEP?

a)

A. Rp.150.000

b)

B. 30 kaos

c)

C. 40 kaos

d)

D. Rp. 50.000

e)

E. Rp. 4.000.000