Font size
WorksheetsIPS KB 3
Total questions: 34
Worksheet time: 20mins
“ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti hal keuangan, perindustrian dan perdagangan)”Makna dari
Ekonomi
perilaku ekonomi
motif ekonomi
prinsip ekonomi
Segala sesuatu itu tergantung dari niatnya artinya bahwa segala kegiatan yang kita lakukan harus dibarengi dengan niat kita
motip ekonomi
prinsip ekonomi
perilaku ekonomi
Sebuah alasan yang berasal dari dalam diri manusia itu sendiri dengan tanpa paksaan atau pengaruh dari pihak lain.
motif ekonomi Ekstrinsik
perilaku ekonomi intrinsik
Motif Ekonomi Instrinsik
Motif yang terpengaruh oleh situasi di luar individu seperti ajakan dari orang lain untuk berbisnis, situasi dan kondisi lingkungan sekitar dan lain sebagainya
Motif Ekonomi Instrinsik
perilaku Ekonomi Instrinsik
Motif Ekonomi Ekstrinsik
penjual Ekonomi Instrinsik
Pembagian motif ekonomi berdasarkan aspeknya, antara lain:
Mendapatkan sebuah keuntungan
Mencari sebuah kekuasaan dalam perekonomian
Mendapatkan penghargaan dari pihak lai
Dorongan untuk perbuatan sosial
Memenuhi kebutuhan hidup dan mencari sebuah kesejahteraan
Suatu usaha yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan pengorbanan seminimal mungkin
tujuan ekonomi
Prinsip ekonomi
motif ekonomi
perilaku ekonomi
Dalam proses produksi untuk menambah nilai guna suatu barang dapat ditempuh melalui:
mengubah suatu bentuk barang menjadi barang baru
memindahkan suatu barang dari suatu tempat ke tempat lain
mengatur waktu penggunaan suatu barang;
menciptakan suatu jasa.
Barang-barang yang langsung dapat memuaskan pemakai
barang konsumsi
barang jasa
barang produksi
barang jasa
Dalam menghasilkan barang dan jasa, produsen mesti mempertimbangkan faktor produksi tersebut di atas, yakni:
Sumber daya alam (land)
Modal (capital)
Tenaga kerja (labour)
Kewirausahaan (enterprise)
Secara ekonomi, kegiatan distribusi merupakan suatu upaya untuk memberikan kegunaan waktu dan tempat. Dalam memutuskan saluran distribusi biasanya melibatkan kecuali
jumlah pedagang perantara yang akan dilibatkan
bagaimana memelihara saluran-saluran komunikasi antara berbagai tingkat dari pedagang perantara
seleksi pedagang perantara yang khusus
penempatan menurut letak geografis dari persediaan barang; dan
jumlah barang yang tersedia
Jenis saluran distribusi dapat terbagi menjadi tiga yaitu
bentuk intensif
bentuk selektif
bentuk eksklusif
bentuk inksklusif
Jenis saluran yang memanfaatkan banyak pedagang besar dan kecil
bentuk inksklusif
bentuk eksklusif
bentuk selektif
bentuk intensif
Memanfaatkan beberapa grosir dan sejumlah kecil pengecer
bentuk intensif
bentuk selektif
bentuk eksklusif
bentuk inksklusif
Melibatkan satu perantara dalam lingkungan masyarakat tertentu untuk menangani produk
bentuk intensif
bentuk intensif
bentuk eksklusif
Produsen – grosir – pengecer
Barang yang didistribusikan dengan cara ini adalah yang tahan lama dan mudah didapatkan seperti barang yang terbuat dari
logam
obat-obatan
bahan makanan
Produsen – pengecer – konsumen Contoh barang yang didistribusikan dengan cara semacam ini adalah
alat-alat rumah tangga,
furniture dan alat-alat sekolah
produsen membuat gudang-gudang cabang untuk memenuhi permintaan produk di daerah lain.
Lembaga-lembaga distribusi
Wholesaler (grosir),
Agen,
Pedagang eceran
Lembaga yang berniaga secara eceran antara lain:
Toserba (Department store)
Pasar swalayan (Supermarket)
Wholesaler (grosir),
pedagang perantara yang membeli barang dagangan untuk dijual kembali terutama kepada pengusaha lain dan bukan kepada konsumen. Fungsi utamanya adalah mengumpulkan dan menyebarkan.
Wholesaler (grosir),
Agen,
Agen,
Toserba (Department store)
pedagang perantara yang tidak membeli dan memiliki barang yang mereka jual. Fungsi utamanya adalah melakukan penjualan bagi produsen
Wholesaler (grosir),
Agen
Pedagang eceran,
Toserba (Department store)
perusahaan yang membeli barang-barang dari produsen atau dari grosir kemudian menjualnya kepada konsumen.
Wholesaler (grosir),
Agen,
Pedagang eceran
Pasar swalayan
Permintaan masyarakat atas suatu barang dapat digolongkan menjadi tiga (Mulyati, Mahfudz, Permana, 2009), yaitu:
Permintaan absolut,
Permintaan potensial,
Permintaan efektif
Permintaan prodiktip
permintaan atas barang atau jasa yang tidak diiringi dengan kemampuan untuk membeli, sehingga lebih merupakan angan-angan. Permintaan absolut ini dimiliki oleh semua orang. Misalnya, seorang Pegawai Negeri Sipil baru dengan pangkat IIIa memiliki keinginan untuk membeli sebuah mobil baru namun belum memiliki uang yang cukup untuk membeli.
Permintaan absolut,
. Permintaan potensial,
Permintaan efektif
. Permintaan produktip
Misalnya, seorang yang memiliki uang Rp 300.000 berencana membeli sepasang sepatu dengan kisaran harga Rp 250.000, namun masih belum memutuskan sepatu merk apa yang akan dibeli
Permintaan potensial
. Permintaan efektif
Permintaan absolut,
seorang Pegawai Negeri Sipil baru dengan pangkat IIIa memiliki keinginan untuk membeli sebuah mobil baru namun belum memiliki uang yang cukup untuk membeli
Permintaan efektip
Permintaan potensial,
Permintaan selektif
Permintaan absolut,
permintaan atas suatu barang atau jasa yang didukung dengan adanya kepemilikan sejumlah uang atau kemampuan daya beli
Permintaan potensial
Permintaan efektif,
Permintaan absolut
permintaan atas suatu produk barang atau jasa yang dilakukan sesuai dengan daya beli yang dimiliki. Misalnya seseorang pada contoh diatas (permintaan potensial) akhirnya membeli sepatu merk Adidas, seharga Rp 280.000.
. Permintaan efektif
Permintaan potensial,
Permintaan potensial,
Menurut Sudarman (2011) pasar memiliki lima fungsi yaitu:
menetapkan nilai (sets value).
mengorganisasikan produksi yaitu memecahkan masalah bagaimana cara menghasilkan barang
pasar mendistribusikan barang. Gerakan harga barang dan faktor produksi akan menentukan distribusi barang yang diproduksi pada masyarakat
pasar berfungsi menyelenggarakan penjatahan.
pasar berfungsi menyelenggarakan penjatahan.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BUMN digolongkan menjadi tiga jenis yaitu perusahaan jawatan, perusahaan umum, dan perusahaan perseroan.
Perusahaan jawatan
Perusahaan umum (perum)
Perusahaan perseroan
Perusahaan perserorangan
perusahaan negara yang bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bukan semata-mata mencari keuntungan.
Perusahaan jawatan
Perusahaan umum (perum)
Perusahaan umum (perum)
perusahaan negara yang seluruh modalnya diperoleh dari negara. Selain bertujuan melayani masyarakat, Perum juga mencari keuntungan.
Perusahaan umum (perum)
Perusahaan jawatan
Perusahaan perseroan atau persero
Perdagangan internasional antar negara disebabkan beberapa hal yaitu kecuali
. perbedaan tingkat kelangkaan
perbedaan komparatif
. perbedaan tingkat produks
perbedaan jenis konsumsi
sektor industri kreatif yang dikembangkan oleh Indonesia, meliputi
Periklanan (advertising) Penerbitan dan Percetakan
. Arsitektur Seni Pertunjukan (showbiz)Layanan Komputer
Pasar Barang Seni Permainan Interaktif m. Televisi & Radio (broadcasting):
. Kerajinan (craft) Video, Film dan Fotografi:
. Desain Fesyen (fashion) musik
Pengembangan ke 14 sub sektor ekonomi kreatif Indonesia memiliki lima permasalahan utama, seperti diutarakan Kementerian Perdagangan Indonesia adalah:
Kuantitas dan kualitas sumber daya insani sebagai pelaku dalam industri kreatif yang membutuhkan perbaikan dan pengembangan
Iklim kondusif untuk memulai dan menjalankan usaha di industri kreatif
Penghargaan/apresiasi terhadap insan kreatif Indonesia dan karya kreatif
. Percepatan tumbuhnya teknologi informasi dan komunikasi
Lembaga pembiayaan yang berpihak kepada pelaku industri kreatif m
