WorksheetsPembelajaran 3. Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi
Total questions: 52
Worksheet time: 27mins
Pembelajaran yang berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi adalah pembelajaran yang melibatkan 3 aspek keterampilan berpikir tingkat tinggi yaitu . . .
transfer of knowledge
critical and creative thinking,
problem solving
Discovery Learning
Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi sebagai Transfer of Knowledg yaitu . . .
Ranah Kognitif
Ranah afektip
Ranah psikomotor
Ranah Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom urutan yang benar
a. Memahami
b,mengingat
c,menganalisis
d.menerapkan/mengaplikasikan
e.menilai/mengaplikasikan
f,mengkreasi mencipta
b,a,d,c,e,f
b,a,d,c,f,e
a,b,c,d,e,f
a,b,c,d,e,f
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom Tingkatan LOTS
Mengingat,memahami,menganalisis,
memhami,mengaplikasikan,mencipta
mengkreasikan/mengaplikasikan,menilai
menerepkan/mengaplikasikan,memahami,mengingat
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom Tingkatan HOTS
Menganalisis,mengevaliasi,mencipta
mengkreasi,menilai,mengaplikasikan
menerapkan,mencipta,menganalisis
menganalisis,mengevaluasi,mengkreasi
Ranah kognitip yg termasuk tingkatan hots
menilai/mengevaluasi
menerapkan/mengaplikasikan
menganalisis
mencipta/mengkreasi
Menerapkan/ Mengaplikasikan
Memahami
Memahami
LOTS
MOTS
HOTS
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom
Mengambil pengetahuan yang relevan dari ingatan
merupakan proses kognitif
mengingat
memahami
menerapkan
mengaplikasikan
Menghasilkan informasi yang tepat dari memory (terutama memori jangka panjang) seperti nama, tanggal dan tempat merupakan proses kognitif
C4 - Menganalisis
C3 - Mengaplikasikan
C2 - Memahami
C1 – Mengingat
Membangun arti dari proses pembelajaran, termasuk komunikasi lisan, tertulis, dan gambar merupakan proses kognitif ...
C4 - Menganalisis
C3-Mengaplikasikan
C2 - Memahami
C5 - Menilai
Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa merupakan proses kognitif ...
C4 - Menganalisis
C3 - Mengaplikasikan
C2 - Memahami
C1 – Mengingat
Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa merupakan proses kognitif ...
Mengaplikasikan
Mencipta
Menilai
Memahami
Memecah materi ke dalam bagian-bagiannya dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antarbagian dan ke struktur atau tujuan keseluruhan merupakan proses kognitif ...
C2- Memahami
C3- Menerapkan
C4 - Menganalisis
C3 -Mengaplikasikan
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar merupakan proses kognitif ...
C5 - mengevaluasi
C6- Mengkreasi
C4-Menganalisis
C2- Memahami
Menempatkan unsur-unsur secara bersamasama untuk membentuk keseluruhan secara koheren atau fungsional; menyusun kembali unsur-unsur ke dalam pola atau struktur baru merupakan proses kognitif ...
C4 - Menganalisis
C3 - Mengaplikasikan
C2 - Memahami
C6- Mengkreasi
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom Mengingat merupakan
Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa
Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa
Membangun arti dari proses pembelajaran, termasuk komunikasi lisan, tertulis, dan gambar
Mengambil pengetahuan yang relevan dari ingatan
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom memahami adalah
Mengambil pengetahuan yang relevan dari
Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar
Membangun arti dari proses pembelajaran, termasuk komunikasi lisan, tertulis, dan gambar
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom. Menerapkan/ Mengaplikasikan adalah
Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa
Memecah materi ke dalam bagian-bagiannya dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antarbagian dan ke struktur atau tujuan keseluruhan
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar
Menempatkan unsur-unsur secara bersamasama untuk membentuk keseluruhan secara koheren atau fungsional; menyusun kembali unsur-unsur ke dalam pola atau struktur baru
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom.Menganalisis adalah
Memecah materi ke dalam bagian-bagiannya dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antarbagian dan ke struktur atau tujuan keseluruhan
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar
. Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom Menilai/ Mengevaluasi adalah
Mengambil pengetahuan yang relevan dari ingatan
Menempatkan unsur-unsur secara bersamasama untuk membentuk keseluruhan secara koheren atau fungsional; menyusun kembali unsur-unsur ke dalam pola atau struktur baru
Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa
Mengambil pengetahuan yang relevan dari ingatan
Proses Kognitif sesuai dengan level kognitif Bloom. Mengkreasi/ Mencipta
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar
Menempatkan unsur-unsur secara bersamasama untuk membentuk keseluruhan secara koheren atau fungsional; menyusun kembali unsur-unsur ke dalam pola atau struktur baru
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar
Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar
Anderson dan Krathwoll melalui taksonomi yang direvisi memiliki rangkaian proses-proses yang menunjukkan kompleksitas kognitif dengan menambahkan dimensi pengetahuan, seperti:
Pengetahuan faktual
Pengetahuan konseptual,
Pengetahuan prosedural
Pengetahuan metakognitif
Pengetahuan terminologi meliputi nama-nama dan simbol-simbol verbal dan nonverbal tertentu (contohnya kata-kata, angka-angka, tanda-tanda, dan gambar-gambar).
Faktual
prosedural
metakognitif
konseptual
Pengetahuan yang detail dan elemen-elemen yang spesifik mengacu pada pengetahuan peristiwa-peristiwa, tempat-tempat, orang-orang, tanggal, sumber informasi, dan semacamnya jenis pengetahuan
Metakognitip
prosedutal
konseptual
faktual
elemen-elemen dasar yang harus diketahui para peserta didik jika mereka akan dikenalkan dengan suatu disiplin atau untuk memecahkan masalah apapun di dalamnya peryataan di atas termasuk pengetahuan
Faktual
Prosedural
Konseptual
Metakognitip
elemen-elemen dasar yang harus diketahui para peserta didik jika mereka akan dikenalkan dengan suatu disiplin atau untuk memecahkan masalah apapun di dalamnya peryataan di atas termasuk pengetahuan
Faktual
Prosedural
Konseptual
Metakognitip
skema-skema, model-model mental, atau teori-teori eksplisit dan implisit dalam model-model psikologi kognitif yang berbeda adalah jenis pengetahuan
Konseptual
Faktual
Metagognitif
Prosedural
Pengetahuan klasifikasi dan kategori meliputi kategori, kelas, pembagian, dan penyusunan spesifik yang digunakan dalam pokok bahasan yang berbeda
faktual
metakognitip
prosedural
konseptual
Prinsip dan generalisasi cenderung mendominasi suatu disiplin ilmu akademis dan digunakan untuk mempelajari fenomena atau memecahkan masalah-masalah dalam disiplin ilmu
Konseptual
faktual
prosedur
metakognitip
Pengetahuan teori, model, dan struktur meliputi pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dan generalisasi-generalisasi bersama dengan hubunganhubungan di antara mereka yang menyajikan pandangan sistemis, jelas, dan bulat mengenai suatu fenomena, masalah, atau pokok bahasan yang kompleks
Faktual
Konseptual
Metakognitip
Prosedural
pengetahuan mengenai bagaimana" melakukan sesuatu. Hal ini dapat berkisar dari melengkapi latihan-latihan yang cukup rutin hingga memecahkan masalah-masalah baru
Faktual
metakognitip
prosedural
konseptual
algoritma-algoritma, teknik-teknik, dan metode-metode secara kolektif disebut
prosedural
metakognitip
konseptual
faktual
Pengetahuan teknik dan metode spesifik suatu subjek meliputi pengetahuan yang secara luas merupakan hasil dari konsensus, persetujuan, atau normanorma disipliner daripada pengetahuan yang lebih langsung merupakan suatu hasil observasi, eksperimen, atau penemuan. Bagian jenis pengetahuan ini secara umum menggambarkan bagaimana para ahli dalam bidang atau disiplin ilmu tersebut berpikir dan menyelesaikan masalah-masalah daripada hasilhasil dari pemikiran atau pemecahan masalah tersebut.
Pengetahuan faktual
Pengetahuan konseptual,
Pengetahuan metakognitif,
Pengetahuan prosedural
Sebelum terlibat dalam suatu penyelidikan, para peserta didik diharapkan dapat mengetahui metode-metode dan teknik-teknik yang telah digunakan dalam penyelidikan-penyelidikan yang sama. Pada suatu tingkatan nanti dalam penyelidikan tersebut, mereka dapat diharapkan untuk menunjukkan hubungan-hubungan antara metode-metode dan teknik-teknik yang mereka benar-benar lakukan dan metode-metode yang dilakukan oleh peserta didik
Pengetahuan metakognitif
engetahuan prosedural,
Pengetahuan konseptual,
Pengetahuan konseptual meliputi skema-skema, model-model mental, atau teori-teori eksplisit dan implisit dalam model-model psikologi kognitif yang berbeda. Pengetahuan konseptual meliputi tiga jenis:
Pengetahuan klasifikasi dan kategori meliputi kategori, kelas, pembagian,
Prinsip dan generalisasi cenderung mendominasi suatu disiplin ilmu
Pengetahuan teori, model, dan struktur meliputi pengetahuan mengenai prinsip-prinsip
Pengetahuan keahlian dan algoritma spesifik suatu subjek
Pengetahuan teknik dan metode spesifik suatu subjek.
Pengetahuan keahlian dan algoritma spesifik suatu subjek.
Pengetahuan teknik dan metode spesifik suatu subjek.
Pengetahuan kriteria untuk menentukan kapan menggunakan prosedurprosedur yang tepat.
Pengetahuan konseptual
Pengetahuan metakognitif
Pengetahuan prosedural
metakognitif
pengetahuan mengenai kesadaran secara umum sama halnya dengan kewaspadaan dan pengetahuan tentang kesadaran pribadi seseorang.
metakognitip
prosedural
konseptual
faktual
Penekanan kepada peserta didik untuk lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap pengetahuan dan pemikiran mereka sendiri. Perkembangan para peserta didik akan menjadi lebih sadar dengan pemikiran mereka sendiri sama halnya dengan lebih banyak mereka mengetahui kesadaran secara umum, dan ketika mereka bertindak dalam kewaspadaan ini, mereka akan cenderung belajar lebih baik
Pengetahuan konseptual
pengetahuan prosedural
pengetahuan metakognitip
pengetahuan faktual
Kartwohl & Bloom juga menjelaskan bahwa selain kognitif, terdapat ranah afektif yang berhubungan dengan sikap, nilai, perasaan, emosi serta derajat penerimaan atau penolakan suatu objek dalam kegiatan pembelajaran dan membagi ranah afektif menjadi 5 kategori, yaitu
A1 Penerimaan
A2 Menanggapi
A3 Penilaian
A4 Mengelola
A5 Karakterisas
Penerimaan
Penilaian
menangapi
karakterisasi
mengelola
urutan ranah afektip yg benar adalah
penerimaan,menaggapi,penilaian,karakterisasi nmengelola
penerimaan,menaggapi,mengelola,penilaian,karakterisasi
menaggapi,penerimaan,penilaian,mengelola,karakterisasi
penerimaan,menaggapi,penilaian,mengelola,karakterisasi
semacam kepekaan dalam menerima rangsangan atau stimulasi dari luar yang datang pada diri peserta didik merupakan ranah afektip . . ,
penerimaan
menaggapi
penilain
mengelola
karakterisasi
Keterpaduan semua sistem nilai yang telah dimiliki seseorang yang emperngaruhi pola kepribadian dan tingkah laku merupakan ranah afektif
penerimaan
menaggapi
penilaian
mengelola
karakterisasi
suatu sikap yang menunjukkan adanya partisipasi aktif untuk mengikutsertakan dirinya dalam fenomena tertentu dan membuat reaksi terhadapnya dengan salah satu cara merupakan ranah afektip
menanggapi
karakterisasi
penilaian
mengelola
memberikan nilai, penghargaan, dan kepercayaan terhadap suatu gejala atau stimulus tertentu merupakan ranah afektip
penerimaan
menaggapi
penilaian
mengelola
karakterisasi
konseptualisasi nilai-nilai menjadi sistem nilai, serta pemantapan dan prioritas nilai yang telah dimiliki merupakan ranah afektip
karakterisasi
mengelola
penilain
menaggapi
penerimaan
Ranah Psikomotor
P1 Imitasi
P2 Manipulasi
P3 Presisi
P4 Artikulasi
P5 Naturalisasi
urutan ranah psikomotor yang benar adalah
imitasi
presisi
artikulasi
naturalisasi
manipulasi
imitasi manipulasi presisi naturalisasi artikulasi
manipulasi imitasi presisi artikulasi naturalisasi
imitasi manipulasi presisi artikulasi naturalisasi
imitasi manipulasi presisi naturalisasi artikulasi
Imitasi berarti meniru tindakan seseorang merupakan ranah psikomotor
P3 Presisi
P1 Imitas
P4 Artikulasi
P5 Naturalisasi
Manipulasi berarti melakukan keterampilan atau menghasilkan produk dengan cara mengikuti petunjuk umum, bukan berdasarkan observasi. Pada kategori ini, peserta didik dipandu melalui instruksi untuk melakukan keterampilan tertentu
P5 Naturalisasi
P4 Artikulasi
P3 Presisi
P2 Manipulasi
Presisi berarti secara independen melakukan keterampilan atau menghasilkan produk dengan akurasi, proporsi, dan ketepatan. Dalam bahasa sehari-hari, kategori ini dinyatakan sebagai “tingkat mahir”
P3 Presisi
P2 Manipulasi
P4 Artikulasi
P5 Naturalisas
Artikulasi artinya memodifikasi keterampilan atau produk agar sesuai dengan situasi baru, atau menggabungkan lebih dari satu keterampilan dalam urutan harmonis dan konsisten.
P2 Manipulasi
P3 Presisi
P4 Artikulasi
P5 Naturalisasi
Naturalisasi artinya menyelesaikan satu atau lebih keterampilan dengan mudah dan membuat keterampilan otomatis dengan tenaga fisik atau mental yang ada. Pada kategori ini, sifat aktivitas telah otomatis, sadar penguasaan aktivitas, dan penguasaan
P2 Manipulasi
P3 Presisi
P4 Artikulasi
P5 Naturalisasi
