wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pembelajaran 1. Teori Belajar

Total questions: 87

Worksheet time: 47mins

Name
Class
Date
1.

Thorndike (Schunk, 2012) kemudian merumuskan peran yang harus dilakukan guru dalam proses pembelajaran, yaitu kecuali

a)

Membentuk kebiasaan peserta didik. Jangan berharap kebiasaan itu akan terbentuk dengan sendirinya.

b)

Berhati-hati jangan sampai membentuk kebiasaan yang nantinya harus diubah, karena mengubah kebiasaan yang telah terbentuk adalah hal yang sangat sulit.

c)

Jangan membentuk kebiasaan dengan cara yang sesuai dengan bagaimana kebiasaan itu akan digunakan.

d)

Bentuklah kebiasaan dengan cara yang sesuai dengan bagaimana kebiasaan itu akan digunakan.

e)

Bentuklah kebiasaan dengan cara yang sesuai dengan bagaimana kebiasaan itu akan digunakan peserta didik

2.

Salah satu contoh pembelajaran behavioristik adalah pembelajaran terprogram (PI/Programmed Instruction), dimana pembelajaran terprogram ini merupakan pengembangan dari prinsip-prinsip pembelajaran Operant conditioning yang di bawa oleh

a)

Skiner shuck

b)

Thorndike

c)

Siregar & Hartini,

d)

J. Piaget,

3.

Skinner (Collin, 2012). Skinner mengembangkan model pembelajaran yang disebut

a)

teaching machine

b)

genetik

c)

mimetic

d)

leartik

4.

Tokoh teori belajar Behavioristik

a)

Jerome Bruner

b)

Thorndike, Skinner (Collin,)

c)

Jean Piaget

d)

David Ausubel

5.

Tokoh Teori Kognitif

a)

Jean Piaget,Jerome Bruner,David Ausubel,siregar

b)

skiner,Thurdike,siregar

c)

Vicocty,skiner,david Ausubel

6.

Menurut Piaget, proses belajar terdiri dari 3 tahap, yakni

a)

asimilasi

b)

inlumunisasi

c)

akomodasi

d)

equilibrasi

7.

Proses pengintegrasian informasi baru ke struktur kognitif yang sudah ada

a)

Asimilasi

b)

equilibrasi

c)

akomodasi

d)

iluminisasi

8.

proses penyesuaian struktur kognitif ke dalam siatuasi yang baru.

a)

asimilasi

b)

equilibrasi

c)

akomodasi

9.

Dalam pembelajaran matematika seorang anak jika sudah memahami prinsip pengurangan maka ketika mempelajari prinsip pembagian akan terjadi proses pengintegrasian antara prinsip pengurangan yang sudah dikuasainya dengan prinsip pembagian (informasi baru). Inilah yang disebut proses

a)

akomodasi

b)

equilibrasi

c)

verifikasi

d)

asimilasi.

10.

Jika anak tersebut diberikan soal-soal pembagian,anak tersebut sudah dapat mengaplikasikan atau memakai prinsip-prinsip pembagian dalam situasi yang baru dan spesifik

a)

asimilasi

b)

akomodasi

c)

equilibrasi

11.

Salah satu implikasi teori belajar yeng mengemukakan bahwa untuk menjelaskan suatu konsep, guru sebaiknya mengambil contoh yang sekiranya sudah sering dijumpai dalam kehidupan sehari - hari adalah dari teori belajar .....

a)

Torndike

b)

Skiner

c)

Bandura

d)

Ausubel

12.

Teori ini mengedepankan proses belajar dimulai dari memanusiakan manusia, dengan aktif dalam kegiatan seperti diskusi atau berdialog. Teori ini dikemukakan oleh ....

a)

David A.Kolb

b)

Peter Honey

c)

J. Habermas

d)

B.S Bloom

13.

Tahap dimana anak mampu menyelesaikan tugas-tugas menggabungkan, memisahkan, menyusun, menderetkan melipat dan membagi merupakan tahap......

a)

sensorimotorik

b)

Praoperasional

c)

Operasional formal

d)

Operasional konkrit

e)

Operasional terbimbing

14.

Pemikiran Prakonseptual dan periode pemikiran intuitif dan Penggunaan symbol/Bahasa tandamerupakan bagian dari tahap perkembangan Piaget, yang berada pada tahapan........

a)

Properasional 2 - 7/8 tahun

b)

Properasional 2 - 7/8 tahun

c)

Properasional 2 - 7/8 tahun

d)

Operasional formal 11/12 - 18 tahun

15.

Pemikiran

1.Berdasarkan tindakan

2.Langkah demi langkah merupakan bagian dari tahap perkembangan Piaget, yang berada pada tahapan........

a)

Operasional Kongkrit 7/8 - 11/12 tahun

b)

Properasional 2 - 7/8 tahun

c)

Properasional 3 - 7/8 tahun

d)

Operasional formal 11/12 - 18 tahun

e)

Sensorimotor 0-2 tahun

16.

Pemikiran Prakonseptual dan periode pemikiran Pakai aturan jelas/logis • Revesibel dan kekekalanmerupakan bagian dari tahap perkembangan Piaget, yang berada pada tahapan........

a)

Sensorimotor 0-2 tahun

b)

Operasional Kongkrit 7/8 - 11/12 tahun

c)

Operasional Kongkrit 5/8 - 11/12 tahun

d)

Properasional 2 - 7/8 tahun

17.

Pemikiran Prakonseptual dan periode pemikiran Hipotesis • Abstract • Deduktif dan induktif • Logis dan probalitasmerupakan bagian dari tahap perkembangan Piaget, yang berada pada tahapan........

a)

Operasional formal 11/12 - 18 tahun

b)

Operasional Kongkrit 7/8 - 11/12 tahun

c)

Properasional 2 - 7/8 tahun

d)

Sensorimotor 0-2 tahun

18.

Tokoh selanjutnya dalam teori kognitif adalah Jerome Bruner. Beliau adalah seorang pengikut setia teori kognitif, khususnya dalam studi perkembangan fungsi kognitif. Ia menandai perkembangan kognitif manusia sebagai berikut:

a)

Perkembangan intelektual ditandai dengan adanya kemajuan dalam menanggapi rangsangan.

b)

Peningkatan pengetahuan tergantung pada perkembangan system penyimpanan informasi secara realis.

c)

Perkembangan intelektual meliputi perkembangan kemampuan berbicara pada diri sendiri atau pada orang lain memalui kata-kata atau lambang tentang apa yang akan dilakukan. Hal ini berhubungan dengan kepercayaan pada diri sendiri.

d)

Interaksi secara sistematis antara pembimbing, guru atau orang tua dengan anak diperlukan bagi perkembangan kognitifnya.

e)

Membentuk kebiasaan peserta didik. Jangan berharap kebiasaan itu akan terbentuk dengan sendirinya.

19.

Perkembangan kognitif ditandai dnegan kecakapan untuk mengemukakan beberapa alternatif secara simultan, memilih tindakan yang tepat, dapat memberikan prioritas yang berurutan dalam berbagai situasi

a)

Membentuk kebiasaan peserta didik. Jangan berharap kebiasaan itu akan terbentuk dengan sendirinya

b)

Berhati-hati jangan sampai membentuk kebiasaan yang nantinya harus diubah, karena mengubah kebiasaan yang telah terbentuk adalah hal yang sangat sulit

c)

Bahasa adalah kunci perkembangan kognitif, karena bahasa merupakan alat komunikasi antara manusia. Untuk memhami konsep-konsep yang ada diperlukan bahasa. Bahasa diperlukan untuk mengkomunikasikan suatu konsep kepada orang lain.

d)

Perkembangan kognitif ditandai dnegan kecakapan untuk mengemukakan beberapa alternatif secara simultan, memilih tindakan yang tepat, dapat memberikan prioritas yang berurutan dalam berbagai situasi

20.

Menurut Bruner perkembangan kognitif seseorang terjadi melalui tiga tahap yang ditentukan oleh caranya melihat lingkungan, yaitu

a)

Tahap enaktif

b)

Tahap ikonik

c)

Tahap simbolik,

21.

seseorang melakukan aktivitas-aktivitas dalam upayanya untuk memahami lingkungan sekitarnya. Artinya, dalam memahami dunia sekitarnya anak menggunakan pengetahuan motorik. Misalnya, melalui gigitan, sentuhan, pegangan, dan sebagainya

a)

Tahap enaktif

b)

Tahap ikonik

c)

Tahap simbolik,

22.

seseorang telah mampu memiliki ide-ide atau gagasangagasan abstrak yang sangat dipengaruhi oleh kemampuannya dalam berbahasa dan logika. Dalam memahami dunia sekitarnya anak belajar melalui simbol-simbol bahasa, logika, matematika,

a)

Tahap enaktif

b)

Tahap ikonik

c)

Tahap simbolik,

23.

seseorang memahami obyek-obyek atau dunianya melalui gambar-gambar dan visualisasi verbal.

a)

Tahap enaktif,

b)

Tahap ikonik

c)

Tahap simbolik,

24.

Seseorang makin lama akan semakin mampu melakukan observasi secara aktif terhadap peristiwa yang di alaminya,ia berusaha mencari jawaban dari kejadian tersebut, berada pada tahap

a)

Ikonik

b)

Enaktif

c)

Pengamatan aktif

d)

Pengalaman kongkrit

25.

Pengetahuan siswa dapat dibentuk melalui kegiatan aktif siswa dalam menggunakan benda-benda nyata. Misalkan keterampilan berhitung dengan menghitung banyaknya pensil warna yang dimiliki siswa. Menurut Brunner termasuk pada tahapan belajar.

a)

Simbolik

b)

Ikonik

c)

Enaktif

d)

Intuitif

26.

Memformulasikan Advance Organizer. Advance organizer dapat dilakukan

dengan dua cara, yaitu

a)

mengkaitkan atau menghubungkan materi pelajaran dengan struktur pengetahuan peserta didik

b)

mengorganisasikan materi yang dipelajari peserta didik

c)

mengorganisasikan materi yang dipelajari peserta guru

27.

Ciri Belajar Kontruktivisme yang dikemukakan oleh Driver and Oldhan sebagai berikut kecuali

a)

A. Orientasi

b)

B. Elitasi

c)

C. Review

d)

D. Penggunaaan Ide Baru

e)

E. Membuat Struktur baru

28.

Ciri-ciri belajar konstruktivisme yang dikemukakan oleh Driver dan Oldhan (1994) adalah sebagai berikut urutan yang benar adalah

a)

orientasi,review,Restrukturisasi ide,Penggunaan ide,elitasi

b)

orientasi,elitasi,Penggunaan ide,Restrukturisasi ide,Review

c)

orientasi,review,Restrukturisasi ide,Penggunaan ide,Review

d)

orientasi,elitasi,Restrukturisasi ide,Penggunaan ide,Review

29.

Ciri-ciri belajar konstruktivisme yang dikemukakan oleh Driver dan Oldhan Orientasi yang maknanya

a)

peserta didik mengungkapkan idenya denegan jalan berdiskusi, menulis, membuat poster, dan lain-lain.

b)

peserta didik mengungkapkan idenya denegan jalan berdiskusi, menulis, membuat poster, dan lain-lain.

c)

peserta didik diberik kesempatan untuk mengembangkan motivasi dalam mempelajari suatu topik dengan memberi kesempatan melakukan observasi.

d)

ide atau pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi.

30.

Ciri-ciri belajar konstruktivisme yang dikemukakan oleh Driver dan Oldhan Elitasi artinya

a)

peserta didik diberik kesempatan untuk mengembangkan motivasi dalam mempelajari suatu topik dengan memberi kesempatan melakukan observasi

b)

peserta didik mengungkapkan idenya denegan jalan berdiskusi, menulis, membuat poster, dan lain-lain.

c)

klarifikasi ide dengan ide orang lain, membangun ide baru, mengevaluasi ide baru.

d)

Penggunaan ide baru dalam setiap situasi, yaitu ide atau pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi.

31.

Ciri-ciri belajar konstruktivisme yang dikemukakan oleh Driver dan Oldhan adalah sebagai berikut Restrukturisasi ide maknanya

a)

klarifikasi ide dengan ide orang lain, membangun ide baru, mengevaluasi ide baru

b)

mengapliasikan pengetahuan, gagasan yang ada perlu direvisi dengan menambahkan atau mengubah

c)

ide atau pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situas

32.

Ciri-ciri belajar konstruktivisme yang dikemukakan oleh Driver dan Oldhan (1994) adalah sebagai berikut Penggunaan ide baru dalam setiap situasi artinya

a)

ide atau pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi.

b)

ide atau pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi.

c)

ide atau pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi.

d)

ide atau pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi.

33.

Ciri-ciri belajar konstruktivisme yang dikemukakan oleh Driver dan Oldhan adalah sebagai berikut Review

a)

pengetahuan yang telah terbentuk perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi.

b)

mengapliasikan pengetahuan, gagasan yang ada perlu direvisi dengan menambahkan atau mengubah

c)

klarifikasi ide dengan ide orang lain, membangun ide baru, mengevaluasi ide baru.

d)

u klarifikasi ide dengan ide orang lain, membangun ide baru, mengevaluasi ide baru.

34.

Paradigma konstruktivistik memandang peserta didik sebagai pribadi yang sudah memiliki kemampuan awal sebelum mempelajari sesuatu. Kamampuan awal tersebut akan menjadi dasar dalam mengkonstruksi pengetahuan yang baru. Oleh sebab itu meskipun kemampuan awal tersebut masih sangat sederhana atau tidak sesuai dengan pendapat guru, sebaiknya diterima dan dijadikan dasar pembelajaran dan pembimbingan. Peranan kunci guru dalam interaksi pedidikan adalah pengendalian yang meliputi kecuali

a)

Menumbuhkan kemandirian dengan menyediakan kesempatan untuk megambil keputusan dan bertindak.

b)

Menumbuhkan kemampuan mengambil keputusan dan bertindak, dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik.

c)

Membuat struktur materi, membuat struktur materi secara hierarkis merupakan salah satu pendukung untuk melakukan rekonsiliasi integratif dari teori Ausubel

d)

Menyediakan sistem dukungan yang memberikan kemudahan belajar agar peserta didik mempunyai peluang optimal untuk berlatih

35.

Terdapat dua fase dalam menerapkan teori belajar Ausubel pada fase pelaksanaan adalah

a)

Menetapkan Tujuan Pembelajaran,

b)

Mendiagnosis latar belakang pengetahuan peserta didik

c)

Membuat struktur materi,

d)

Memformulasikan Advance Organizer

e)

Menghubungkan atau membandingkan konsep-konsep itu melalui rekonsiliasi integrative

36.

Terdapat dua fase dalam menerapkan teori belajar Ausubel pada tahap pelaksanaan yaitu

a)

Mendiagnosis latar belakang pengetahuan peserta didik,

b)

Menetapkan Tujuan Pembelajaran,

c)

Mendiagnosis latar belakang pengetahuan peserta didik,

d)

Melanjutkan dengan difernsiasi progresif sehingga konsep tersebut menjadi lebih luas

37.

Terdapat dua fase dalam menerapkan teori belajar Ausubel pada fase perencanaan adalah

a)

Menetapkan Tujuan Pembelajaran, tahapan pertama dalam kegiatan perencanaan adalah menetapkan tujuan pembelajaran

b)

Memformulasikan Advance Organizer

c)

Mendiagnosis latar belakang pengetahuan peserta didik,

d)

Membuat struktur materi, membuat struktur materi secara hierarkis merupakan salah satu pendukung untuk melakukan rekonsiliasi integratif dari teori Ausubel

e)

Menghubungkan atau membandingkan konsep-konsep itu melalui rekonsiliasi integrative

38.

Evaluasi belajar pandangan konstruktivistik menggunakan goal-free evaluation, yaitu

a)

suatu konstruksi untuk mengatasi kelemahan evaluasi pada tujuan spesifik.

b)

suatu konstruksi untuk mengatasi kekurangan evaluasi pada tujuan spesifik.

c)

suatu konsep untuk mengatasi kelemahan evaluasi pada tujuan spesifik.

d)

suatu generasi untuk mengatasi kelemahan evaluasi pada tujuan spesifik.

39.

Beberapa hal penting tentang evaluasi dalam aliran konstruktivistik yaitu

a)

diarahkan pada tugas- tugas autentik

b)

mengkonstruksikan pengetahuan yang menggambarkan proses berpikir yang lebih tinggi

c)

mengkonstruksi pengalaman peserta didik,

d)

mengarhkan evaluasi pada konteks yang luas dengan berbagai perspektif

40.

Tokoh teori Konstruktivistik

a)

Driver dan Oldhan,Siregar,Lev Vygotsky

b)

jean piaget, bruner,gagne

c)

bruner,Lev Vygotsky, bruner

d)

bruner,Siregar, Lev Vygotsky

41.

perkembangannya membutuhkan orang lain untuk memahami sesuatu dan memecahkan masalah yang dihadapinya.

a)

Zona Proksimal Developmen (ZPD)

b)

)Zona perkembangan proksimal

c)

hukum genetik tentang perkembangan,

d)

mediasi.

42.

Salah satu teori belajar yang menyatakan bahwa dalam menyajikan objek ada tiga tahap, yakni enaktif, ikonik, dan simbolik adalah .....

a)

Thorndike

b)

Bruner

c)

Ausubel

d)

Skinner

43.

Perkembangan menurut Vygotsky tidak bisa hanya dilihat dari fakta-fakta atau keterampilan-keterampilan, namun lebih dari itu, perkembangan seseorang melewati dua tataran. Tataran sosial dan tataran psikologis adalah

a)

Memformulasikan Advance Organizer

b)

Hukum Genetik tentang Perkembangan

c)

Zona Perkembangan Proksimal

44.

Vygotsky berpendapat bahwa setiap anak dalam suatu domain mempunyai ‘level perkembangan aktual’ yang dapat dinilai dengan menguji secara individual dan potensi terdekat bagi perkembangan domain dalam tersebut.

a)

Hukum Genetik tentang Perkembangan

b)

mediasi

c)

Zona Perkembangan Proksimal

d)

Zona Proksimal Developmen

45.

Vygotsky mengemukakan ada empat tahapan Zona Proximal Development ZPD yang terjadi dalam perkembangan dan pembelajaran

a)

Tindakan anak masih dipengaruhi atau dibantu orang lain.

b)

Tindakan anak yang didasarkan atas inisiatif sendiri.

c)

Tindakan anak berkembang spontan dan terinternalisasi.

d)

Tindakan anak spontan akan terus diulang-ulang hingga anak siap untuk berfikir abstrak.

46.

tanda-tanda atau lambang yang digunakan seseorang untuk memahami sesuatu di luar pemahamannya

a)

Mediasi

b)

semantik

c)

deconding

d)

ecoding

47.

Tiga tahap teori belajar konstruktivis vygotski yang benar

a)

Hukum genetik pertumbuhan,ZPD, mediasi

b)

Hukum genetik perkembangan, mediasi, scafholding

c)

Hukum genetik perkembangan, ZPD, mediasi

d)

Scafholding, mediasi, hukum genetik pertumbuhan

48.

Yang bukan termasuk tahap ZPD vygotski

a)

Tindakan anak di bantu orang lain

b)

Tindakan anak di bantu teman sebay

c)

Tindakan anak inisiatif sendiri

d)

Tindakan anak berkembang spontan

49.

Teori belajar yang titik tekan utamanya adalah pada bagaimana seseorang belajar dengan bantuan orang lain dalam suatu Zona keterbatasan dirinya

a)

ZPD dan meditasi

b)

ZPD dan mediasi

c)

Mediasi dan pertumbuhan

d)

Meditasi dan scafholding

50.

Urutan-urutan konstruktivisme yang benar menurut driver y Oldhan

a)

Orientasi, elitasi, review, rekonstruksi ide, penggunaan ide

b)

Orientasi, review, elitasi, rekonstruksi ide, penggunaan ide

c)

Elitasi, orientasi, rekonstruksi i ide, penggunaan ide, review

d)

Orientasi, elitasi, rekonstruks i ide, penggunaan ide, review

51.

Klarifikasi ide dengan ide orang lain, membangun ide baru, mengevaluasi ide baru. Menurut ciri belajar konstruktivisme yang dikemukakan oleh Driver dan Oldhan kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik tersebut adalah ….

a)

orientasi

b)

restrukturisasi ide

c)

penggunaan ide baru

d)

. elitasi

52.

Implikasi teori belajar konstruktivis pada pembelajaran modern

a)

Powerpoint dan multimedia

b)

Multimedia dan web learning

c)

Eksperimen dan web learning

d)

Web learning dan social meddia learning

53.

di mana tandatanda atau lambang-lambang yang digunakan seseorang untuk memahami sesuatu diluar pemahamannya ini didapat dari hal yang belum ada di sekitar kita

a)

Mediasi

b)

semiotik

c)

Scafholding

d)

mimetik

54.

di mana tanda-tanda atau lambang-lambang yang digunakan seseorang untuk memahami sesuatu di luar pemahamannya ini didapat dari hal yang memang sudah ada di suatu lingkungan,

a)

Mediasi

b)

Scafholding

c)

semiotik

55.

Tokoh teori Belajar humanistik

a)

David A. Kolb

b)

Peter Honey dan Alan Mumford

c)

Jurgen Hubermas

d)

Jerome bruner

56.

Pandangan David A. Kolb terhadap Belajar Kolb membagikan tahapan belajar menjadi empat tahap diantaranya kecuali

a)

Pengalaman konkrit,

b)

Pengamatan aktif dan reflektif

c)

Konseptualisasi

d)

Eksperimen aktif,

e)

konseptual

57.

Peserta didik yang biasanya sangat kritis, suka menganalisis dan tidak suka spekulatif

a)

Peserta didik tipe aktivitas

b)

Peserta didik tipe pragmatis

c)

Peserta didik tipe reflektor

d)

Peserta didik tipe teoris

58.

Seseorang makin lama akan semakin mampu melakukan observasi secara aktif terhadap peristiwa yang di alaminya,ia berusaha mencari jawaban dari kejadian tersebut, berada pada tahap

a)

Pengalaman kongkrit

b)

Pengamatan aktif

c)

Enaktif

d)

Ikonik

59.

seseorang mampu atau dapat mengalami suatu peristiwa atau suatu kejadian sebagaima adanya

a)

Pengalaman konkrit

b)

Pengalaman aktip

c)

Konseptualisasi

d)

tipe replektor

60.

seseorang sudah mulai berupaya untuk membuat abstraksi, mengembangkan suatu teori, konsep, atau hukum dan prosedur tentang sesuatu yang menjadi obyek perhatiannya

a)

Konseptualisasi

b)

Eksperimen aktif

c)

Pengamatan aktif dan reflektif

d)

Pengalaman konkrit

61.

Seseorang sudah mampu mengaplikasikan konsep-konsep, teoriteori atau aturan-aturan ke dalam situasi nyata. Berfikir deduktif banyak digunakan untuk mempraktekkan dan menguji teori-teori serta konsep-konsep di lapangan

a)

Konseptualisasi,

b)

Eksperimen aktif

c)

Pengalaman konkrit,

d)

Pengamatan aktif dan reflektif

62.

Yang termasuk tokoh teori humanistik

a)

Ausubel, bruner, haburmas

b)

Piaget,skiner,Peter honey

c)

Alan Mumford, David kolb, bruner

d)

Haburmas,Alan Mumford, David kolb

63.

Belajar sangat di pengaruhi oleh interaksi, sosial atau lingkungan, menurut pendapat tokoh belajar

a)

David kolb

b)

Peter honey

c)

Alan Mumford

d)

Haburmas

64.

Berdasarkan teori Kolb, Honey dan Mumford menggolongkan peserta didik atas empat tipe yaitu sebagai berikut

a)

Peserta didik tipe aktivis,

b)

Peserta didik tipe reflektor

c)

Peserta didik tipe teoris,

d)

Peserta didik tipe pragmatis

e)

Peserta didik tipe teknis

65.

peserta didik yang cenderung melibatkan diri pada dan berpartisipasi aktif dengan berbagai kegiatan, dengan tujuan mendapatkan pengalaman-pengalaman baru

a)

Peserta didik tipe aktivis

b)

Peserta didik tipe reflektor

c)

Peserta didik tipe Reflektor

d)

Peserta didik tipe teknis

66.

perhatian besar terhadap aspekaspek praktis dalam segala hal, mereka tidak suka bertele-tele dalam membahas aspek toeritis-filosofis dari sesuatu. Bagi mereka, sesuatu dikatakan ada gunanya dan baik hanya jika bisa dipraktikkan.

a)

Peserta didik tipe pragmatis

b)

Peserta didik tipe teoris,

c)

Peserta didik tipe praktis

d)

Peserta didik tipe aktip

67.

tipe ini cenderung berhati hati mengambil langkah dan penuh pertimbangan. Dalam mengambil keputusan cenderung konservatif, maksudnya mereka sangat mempertimbangkan baik-buruk dan untung rugi

a)

Peserta didik tipe pragmatis

b)

Peserta didik tipe teoris

c)

Peserta didik tipe reflektor,

d)

Peserta didik tipe emansipatori

68.

Menurut Hubermas, belajar sangat dipengaruihi oleh interaksi, baik lingkungan ataupun dengan sesama. Hubermas membagi tiga macam tipe belajar yaitu

a)

Technical learning (belajar teknis)

b)

Practical elarning (belajar praktis)

c)

Emancpatory learning (belajar emansipatori)

d)

Peserta didik tipe pragmatis

69.

Pengetahuan dan keterapilan apa yang dibutuhkan dan perlu dipelajari agar mereka dapat menguasai dan mengelola lingkungan alam sekitarnya dengan baik tipe belajar

a)

Technical learning (belajar teknis)

b)

Technical learning (belajar teknis)

c)

Technical learning (belajar teknis)

d)

Peserta didik tipe reflektor,

70.

seseorang dapat berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, yaitu dengan orang-orang di sekelilingnya dengan baik. kegiatan belajar ini lebih mengutamakan terjadinya interaksi yang harmonis antar sesama manusia

a)

Practical elarning (belajar praktis

b)

Peserta didik tipe teoris

c)

Practical elarning (belajar praktis

d)

Peserta didik tipe teoris

71.

Anderson dan Krathwohl (2001) melakukan revisi kawasan kognitif. Terdapat 6 tingkatan pada kawasan kognitif, yaitu

a)

Mengingat,Mengerti,Memakai,Menganalisis,Menilai, Mencipta

b)

mengingat,mengerti,menganalisis,menilai,memakai,mencipta

c)

Mengerti,,Memakai,Menganalisis,Menilai, Mencipta

72.

meningkatkan ingatan atas materi yang disajikan dalam bentuk yang sama diajarkan makna

a)

Mengingat,

b)

Mengerti,

c)

Memakai,

d)

Menganalisis,

73.

mampu membangun arti dai pesan pembelajaran, termasuk komunikasi lisan, tulisan maupun grafis kawasan kognitip tingkatan

a)

Mengerti,

b)

Mengingat,

c)

Mengingat,

d)

Menganalisis

e)

Menganalisis

74.

menggunakan prosedur untuk mengerjakan latihan maupun memecahkan masalah kawasan kogintip tingkatan

a)

mencipta

b)

menilai

c)

mengingat

d)

Memakai,

75.

memecah bahan-bahan ke dalam unsur-unsur pokoknya dan menetukan bagaimaa bagian-bagian saling berhubungan satu sama lain dan kepada seluruh struktur kawasan kognitip tingkatan

a)

Mencipta,

b)

Menganalisis,

c)

Memakai,

d)

Mengingat,

76.

membuat suatu pokok yang baru dengan mengatur kembali unsurunsur atau bagian-bagian ke dalam suatu pola atau struktur yang belum pernah ada ranah kognitip tingkatan

a)

Mencipta,

b)

Menganalisis,

c)

Memakai,

d)

Memakai,

77.

Kawasan afektif terdiri dari 5 tingkatan, yaitu:

a)

Penerimaan (receiving),

b)

Pemberian respons (responding)

c)

Pemberian nilai atau penghargaan (valuing),

d)

Pengorganisasian (organization),

e)

Karakterisasi (characterization),

78.

Kawasan afektif meliputi kesadaran akan adanya sesuatu, ingin menerima, dan memperhatikannya tingkatan

a)

Penerimaan (receiving)

b)

Pemberian respons (responding),

c)

Pemberian respons (responding),

d)

Pengorganisasian (organization),

79.

Pengorganisasian (organization),Kawasan afektif maknaya

a)

meliputi sikap ingin merespons, puas dalam memberi respons.

b)

meliputi kesadaran akan adanya sesuatu, ingin menerima, dan memperhatikannya

c)

meliputi kesadaran akan adanya sesuatu, ingin menerima, dan memperhatikannya

d)

meliputi kesadaran akan adanya sesuatu, ingin menerima, dan memperhatikannya

80.

meliputi menjadikan nilai-nilai sebagai bagian pola hidupnya kawasan afektip maknaya

a)

Karakterisasi (characterization),

b)

Pengorganisasian (organization)

c)

Pemberian respons (responding)

d)

Pemberian nilai atau penghargaan (valuing),

81.

Pengorganisasian (organization),kawasan afektip maknaya adalah

a)

meliputi menghubungkan nilai- nilai yang dipercayainya

b)

meliputi sikap ingin merespons, puas dalam memberi respons

c)

meliputi menghubungkan nilai- nilai yang dipercayainya

d)

meluputi menjadikan nilai-nilai sebagai bagian pola hidupnya.

82.

Kawasan psikomotor kemampuan mengamati gerakan.

maknanya

a)

Peniruan

b)

Peniruan

c)

Ketepatan,

d)

Perangkaian

83.

kemampuan mengikuti pengarahan, gerakan pilihan dan pendukung. kawasan psikomotor tingkatan

a)

Penggunaan

b)

Ketepatan,

c)

Perangkaian,

d)

Naturalisasi,

84.

kemampuan memberikan respons atau melakukan gerak dengan benar kawasan afektip

a)

Perangkaian,

b)

Ketepatan,

c)

Naturalisasi,

d)

Naturalisasi,

85.

melakukan gerakan secara rutin dengan menggunakan energi fisik dan psikis yang minimal.kawasan psikomotor

a)

Naturalisasi,

b)

Perangkaian,

c)

Ketepatan,

d)

Peniruan,

86.

Kawasan kognitif,afektif,psikomotor

a)

Pandangan Benjamin Samuel Bloom David Krathwohl

b)

Pandangan Peter Honey dan Alan Mumford

c)

Pandangan David A. Kolb terhadap Belaja

87.

Pemikiran Prakonseptual dan periode pemikiran intuitif dan Penggunaan symbol/Bahasa tandamerupakan bagian dari tahap perkembangan Piaget, yang berada pada tahapan........

a)

Properasional 2 - 7/8 tahun

b)

operasional kongrit 7/ 11/12 tahun

c)

Properasional 3 - 7/8 tahun

d)

Operasional formal 11/12 - 18 tahun